Title : Ειδική Ικανότητα [Eidikí̱ Ikanóti̱ta]

Genre : Sci-fi, Adventure, Friendship, Mystery

Length : Chapeterd

Point of View : Author

Disclaimer : All Canon in my fic are belong to themeselves (not my mine).

Inspirational Thing : My Favorite Story "The Price Must Be Mine" but the story is totally different!

Cerita ini murni karya Author! Tidak ada sangkut pautnya dengan cerita lain! Jika ada yang bilang cerita ini sama dengan cerita lain mungkin hanya beberapa Ide yang author ambil dari cerita tersebut! Tetapi secara keseluruhan cerita ini MURNI karya pertama Author!

Jika ada yang tidak suka silahkan Close cerita ini!

Terima Kasih!

000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000

ειδικές ικανότητες

Angel Muaffi©2012

Totally Reserved

000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000

Chapter 13

Someone POV

Aku tidak tahu apa yang bisa ku lakukan untuk membantu dirinya. Aku tahu kami itu rival. Namun sebenarnya aku tidak pernah menganggap hal itu serius. Aku hanya bosan dan lalu dia muncul dan membuat diriku tertarik untuk menantangnya. Walaupun kami ini rival tapi kami bisa dibilang seperti hyung-dongsaeng. Karena mau bagaimana pun jika aku kalah dalam pertarungan memecahkan kode dengannya, dia pasti akan memberikanku nasihat walaupun dalam bentuk sindiran. Dia juga selalu tahu kapan dan dimana saat aku bad mod. Dia selalu mencoba membuatku merasa baik, yah walau dengan kompetisi sih. Tapi aku sangat menyayanginya, bahkan aku ingin bertemu dengannya.

Dan sekarang saat orang yang aku impikan untuk bertemu berada dihadapanku, aku sangat senang. Namun lain kondisinya jika orang yang ingin kutemui saat ini telah terbaring kaku di ruang ICU. Kalian pasti tahu siapa yang aku maksud bukan? Hahh…aku ingin sekali mencari cara untuk membantunya namun aku tidak akan bisa, karena aku tidak ahli dibidang obat-obatan atau tubuh manusia seperti Ryeowook.

Aku tahu dia adalah orang baik dan aku percaya jika dia termasuk orang yang sangat kuat dan bisa melewati semua ini. Bahkan aku tidak menyangka jika orang sebaik dan sekuat dia mempunyai masa lalu yang sangat tragis. Jika aku jadi dia mungkin aku sudah memilih untuk mengikuti apa yang diperintahkan oleh ajushi jahat itu. Tapi aku kagum dengan dirinya, bahkan dia masih bisa memikirkan orang lain disaat dirinya sedang kritis seperti ini.

Hyung aku harap kau bisa sembuh dan kembali bersama dengan kami lagi. Hyung walaupun aku tidak bisa membantu menyembuhkanmu, aku akan mencoba mencari tahu semua informasi tentang Taecyeon dan seseorang yang telah menembakmu. Hyung berjuanglah, aku tahu kau pasti bisa mengadapi semua ini.

Berjuanglah Jung Soo hyung….

Someone POV End.

0o0o0o0o0o0o0

Kim Kibum nama namja itu. Ia adalah namja yang sangat penyendiri, bahkan bisa dibilang ia sama sekali tidak memiliki teman satupun di sekolahnya. Walaupun begitu dia merupakan siswa berprestasi dan ia juga mendapatkan beasiswa penuh. Keluarganya bisa dikatakan berasal dari kalangan menengah. Ia tidak mempunyai appa, dan hanya tinggal berdua bersama eomma nya. Karna sang appa telah meninggal, akhirnya eomma nya lah yang harus bekerja banting tulang untuk memenuhi kehidupan mereka. Dan untungnya pekerjaan eommanya menjadi sekertaris di salah satu perusahaan yang lumayan besar bisa mencukupi kebutuhan mereka. Itulah sebabnya mengapa sikap Kibum bisa sedingin itu. Ia yang selalu terbiasa sendiri mulai tidak menganggap keberadaan orang yang ada disekitarnya. Ia juga selalu mengerjakan semuanya sendiri tanpa bantuan orang lain. Dan itu juga yang membuat dirinya bosan dengan kehidupan yang ia jalani, sampai ia memutuskan untuk menjadi seorang hacker dikarenakan kepandaian otaknya dalam bidang komputer.

Walaupun ia seorang hacker, ia bukanlah sembarang hacker. Terkadang ia bekerja untuk pemerintah, tapi jika ia sudah mulai bosan dengan pemerintah-pemerintah sekarang yang hanya ingin saling menjatuhkan akhirnya ia pun beralih untuk membantu beberapa penjahat kelas atas. Dan hasil yang ia keluarkan dari pekerjaan ini sangat lumayan bahkan bisa dikatakan lebih untuk penghasilan seorang remaja. Dan dari situlah Kibum diam-diam membantu sang eomma untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. Dan sisa uang yang ia dapatkan bisa ia tabungkan atau membelikan berbagai macam hadiah untuk anak-anak panti di dekat rumahnya.

Yah itulah seorang Kim Kibum, selalu hidup mandiri, tidak perduli dengan orang lain, dan bahkan bersikap sangat dingin. Sampai ia bertemu dengannya…

Saingannya dalam dunia hacker.

Tidak ada yang istimewa dari pertemuan mereka berdua. Hanya pertemuan biasa, bahkan bisa dibilang mereka bertemu bukan sebagai teman tetapi sebagai musuh. Ya Velnias melawan Anxo. Entah kenapa Kibum sangat tertarik dengan orang yang disebut-sebut sebagai Anxo tersebut. Ya mungkin karena ia sudah bosan juga, di kehidupan nya saja ia tidak bisa menemukan sesuatu yang menarik. Dan ternyata di dunia Hacker ia juga tidak bisa menemukan lawan yang cocok dengan otak jeniusnya (ehm mungkin kalau Kyu atau Changmin jadi Hacker, mereka yang akan Berjaya, ya kalian sendiri tahulah seberapa kapasitas otak duo evil itu?). Sampai ia mendengar jika di negara adidaya seperti Amerika mempunyai Hacker terkenal yang disebut-sebut sebagai Anxo. (Dalam kasus ini Leeteuk emang gak masuk dunia Hacker di Korea tapi ia terkenal di Amerika, kan Angel juga bilang kalau dia itu suka bantuin FBI buat kode-kode rahasia. Beda dengan Kibum yang hanya melihat di Korea, Jepang, dan Cina.)

Dan akhirnya mereka dipetemukan di saat seorang klien kaya-raya meminta beberapa Hacker untuk memecahkan sebuah kode-sandi. Dan tentu saja yang memenangkan nya adalah Anxo, namun setelah hal itu selesai, Anxo langsung mengajak dirinya untuk chat. Dan disanalah ia mengetahui bagaimana sifat Anxo yang sesungguhnya. Hangat, Keras Kepala, Cerewet, Lembut, Perhatian, dan Sedikit Rasa Kesepian. Entah kenapa Kibum bisa menyimpulkan semua itu hanya dalam beberapa obrolan singkat yang setiap minggunnya mereka lakukan.

Sampai ia mendengar kabar jika ternyata Anxo telah menghilang dan sama sekali tidak bisa dilacak keberadaannya. Bahkan ia tidak menerima berbagai tawaran untuk memecahkan kode. Dan disaat itu entah kenapa seorang Kim Kibum baru mengerti arti dari kata kehilangan. Karena di dalam hidupnya ia sudah merasa sendiri dan tidak memiliki orang yang mempunyai arti penting untuknya, bahkan sang eomma pun tidak bisa menggantikan posisi seorang Anxo.

Dan setelah kejadian hilangnya sang Hacker no.1 itu seorang Velnias alias Kim Kibum, kembali menjadi pribadinya yang dulu. Yaitu Kim Kibum yang berhati dingin.

Namun ia kembali bertemu dengan sosok pribadi hangat dan bagai seorang pemimpin dalam diri Park Jung Soo. Dan hal itu semakin mengingatkannya pada sosok Anxo. Namun ternyata dunia itu begitu sempit, fikirannya telah terbuka dan kenyataan mengatakan jika mereka berdua adalah orang yang sama. Ingin saat itu juga ia menghampiri Jung Soo dan bertanya kenapa ia meninggalkan dirinya beberapa tahun lalu. Namun lagi-lagi kenyataan menghantamnya, tak pelit masalah Jung Soo lebih menyulitkan seperti sebuah labirin yang tak pernah ada ujungnya. Ditambah setiap ada belokan kau pasti akan bertemu dengan berbagai macam jebakan yang bisa membuat nyawamu melayang. Etah kenapa dalam diri seorang Park Jung Soo selalu di ikuti oleh masalah, selalu diikuti oleh kematian. Apa tidak ada yang bisa menggantikannya? Ah pasti jawabannya tidak, maka akan kuubah pertanyaan itu. Tidak bisakah ia membagi penderitaannya pada kami? Temannya? Sahabatnya? Bahkan Keluarganya? Mungkin hanya Tuhanlah yang sanggup menjawab pertanyaan ini. Jika ia berkehendak, ia pasti membantu mereka untuk mencari jalan keluarnya.

Ya semua percaya itu. Bahkan seorang Kim Kibum yang tidak pernah peduli pada orang lain akan membantu sosok lemah yang menutupi semua kelemahannya dengan senyuman seperti Jung Soo.

Ya ia bahkan rela menolongnya…

Menolong seseorang yang berarti dihidupnya...

Menolong Hyung nya…

0o0o0o0o0o0

"Ditengah-tengah masalah yang sedang mereka hadapi author ingin membawa kalian dimasa-masa dimana para pemeran kita menjalankan kehidupan remaja mereka disekolah. Namun tentunya dengan tidak adanya sang pemeran utama yang sekarang sedang terbaring koma dirumah sakit."

0o0o0o0o0o0o0

Hari ini adalah hari yang cerah. Walaupun berbeda dengan suasana hati para namja tampan kita. Walaupun mereka mempunyai masalah yang sangat berat namun mereka juga harus bangkit dan kembali menjalankan kehidupan mereka seperti biasa. Pagi hari ini mansion besar Park tampak sangat ramai.

"Hae kau lihat dasiku?" tanya Eunhyuk.

"Ck, mana ku tahu Hyuk! Ah apa kau lihat buku catatan Matematikaku? Hari ini aku kelas dengan Taerin-songsaenim. Kau tahu kan dia itu bagaimana? Aduh dimana kau buku catatanku?" kata Donghae frustasi.

Catatan:

Ingat bahwa mereka bersekolah di SM Hight School yang merupakan sekolah music? Ya walaupun itu adalah sekolah music tapi mereka juga mengajarkan pelajaran lain. Hanya saja pelajaran-pelajaran inti, seperti Matematika, Sejarah Korea dan Dunia, Sains, dan beberapa mata pelajaran pokok lainnya. Ya dalam satu hari terdapat dua mata pelajaran pokok dan setelah itu sampai jam pulang sekolah akan diisi oleh mata pelajaran music. Ya tergantung kelas yang kalian tempati. Jika itu vocal maka kalian tentunya akan diajari vocal dan mungkin beberapa teknik membuat lagu atau lainnya. Kalau dance ya tentu saja kalian akan diajarkan bagaimana cara menciptakan gerakan dance yang hebat.

"Aku tidak tahu Hae!" teriak Enhyuk frustasi juga.

"Heechul hyung kembalikan sepatu ku! Heechul hyung nanti aku dan Changmin akan terlambat!" teriak Kyuhyun dari arah ruang keluarga.

"Jae hyung apa makanannya belum matang? Aku sudah lapar! Jae hyung!" teriak Changmin dari arah ruang makan.

"Ih Minnie sabar sedikit kenapa! Tatk tahu apa jika hyung sangat kerepotan!" omel Jaejoong.

"Jae hyung kau lihat kaus kaki ku?" teriak Junsu.

"Ada dilemari Su-ie!" balas Jaejoong sambil berkutat dengan masakannya. "Ah Su-ie jangan lupa bangunkan Henry dan suruh ia turun. Ia ada di kamarku." Kata Jaejoong kemudian.

"Jae hyung apa kau sudah menyiapkan seragam Yunho hyung? Aku akan ke rumah sakit sebentar menjemputnya." Teriak Yoochun.

"Ne ada di tempat tidur kamar ku Chunnie-ah! Ah tak perlu sarapan, nanti aku akan membawakan bekal untuk kalian. Hati-hati dijalan Chunnie!" teriak Jaejoong.

"Sungmin hyung bantu aku mengabil sepatuku yang ada ditangan Heechul hyung!" teriak Kyuhyun frustasi.

"Chulie hyung sudah jangan menggodanya lagi, lebih baik kita ke meja makan kurasa Jae hyung dan Wookie sudah selesai memasak."

"Ani aku sangat ingin mengerjai Evil satu ini!" balas Heechul.

"Chulie-ah sudah lah." Kata Hanggeng pelan serasa sudah jengah melihat kelakuan dua orang didepannya.

"Yesung hyung apa Kangin dan Siwon akan bersekolah hari ini?" tanya Hanggeng tiba-tiba sambil menatap orang yang sedari tadi diam tidak bersuara sambil melihat kelakuan mereka semua.

"Mungkin jika Siwon tidak terlalu sibuk dia akan masuk sekolah. Kalau Kangin aku rasa ia lebih memilih untuk tidak masuk, tapi jika Siwon masuk maka aku rasa ia akan ikut juga."

"Makanan siap!" teriak Ryeowook.

"Yey makan, makan, makan!" teriak Changmin girang.

"Makanan kami datang!" tiba-tiba tanpa diundang Donghae dan Eunhyuk yang tadinya ribut mengenai peralatan sekolah mereka langsung berlari begitu mendengar teriakkan Ryeowook. Diikuti Henry yang berjalan dibelakangnya sambil masih mencoba untuk menahan kantuknya.

"Oke semuanya sebelum makan mari kita berdoa dulu." Nasehat Jaejoong.

"Selamat makan!" teriak ChangKyuHaeHyuk. (psst mereka memang duo coulpe yg aneh dan unik) Sementara yang lain hanya menggelengkan kepala tidak percaya melihat tingkah kekanakan mereka berempat.

0o0o0o0o0

Hari ini sepertinya suasana sekolah cukup ramai dari yang biasanya, membuat para namja tampan kita terlihat kebingungan.

"Apa kita melewatkan sesuatu hyung?" tanya Ryeowook.

"Sepertinya begitu, ia kan Hae?" kali ini Eunhyuk yang merasa ada yang janggal pun meminta pendapat Donghae.

"Apa kalian semua lupa?" Jaejoong akhirnya pun memecah keheningan.

"Lupa tentang apa hyung?" kali ini Donghae yang bertanya.

"Hahh…minggu depan akan diadakan festival untuk memperingati ulang tahun sekolah. Dan makanya siswa-siswi terlihat sangat bersemangat." Kata Jaejoong.

"Dan yang ku dengar kita juga akan mengadakan drama musical dan juga konser kecil. Tapi siapa yang terpilih untuk melakukannya masih belum di putuskan." Kata Hanggeng.

"Ya dan sepertinya anak-anak Junior Hight juga akan bergabung bersama kita." Jelas Yesung.

"Ah author lupa bilang jika SM Senior Hight School dan SM Junior Hight School masih dibawah naungan yang sama hanya berbeda kawasan saja. Mengapa mereka tidak di satu kawasan? Itu agar mereka tidak bosan bila lingkungan atau kawasan belajar mereka haya disatu kawasan saja. Dan Angel hanya menyebutkannya SM Hight School saja kan? Hehehe Mian ne."

0o0o0o0o0o0

"Ok everybody it's show time baby!" kata seorang namja tampan berkulit putih dan berambut coklat muda.

"Hm kita pasti akan membuat mereka terkejut dengan hadiah yang akan kita berikan." Kata namja satu lagi yang duduk di sampingnya.

"Tentu saja tuan muda ku sayang! Aku tidak pernah mengecewakanmu. Dan lagi target kita sebenarnya bukan lah berkas-berkas tidak berguna yang ada di markas besar kepolisian. Tapi yang lebih berarti." Jelas namja tampan berkulit putih dan berambut coklat muda.

"Apa semua sudah siap?" tanya namja disebelahnya.

"Tenang saja semua sudah mulai bergerak. Kita hanya tinggal menunggu acara puncaknya." Balas namja itu.

"Hm, ya acara puncaknya akan datang seminggu lagi. Tepat di acara peringatan ulang tahun SM Hight School." Kata namja yang disebelahnya sambil mengambil gelas tehnya.

"Hm…aku sangat rindu pada mu tuan muda ku." Kata namja tampan itu sambil menyenderkan kepalanya di bahu namja yang duduk disebelahnya. Sementara namja disebelahnya hanya diam tidak merespon sama sekali tapi dia juga tidak menolak apa yang dilakukan namja tampan disebelahnya.

0o0o0o0o0o0

"Saatnya menjalankan rencana. Tunggu saja ELF Courpration sebentar lagi kau akan hancur!" kata seorang namja tinggi sambil memandang gedung tinggi yang ada dihadapannya.

"Silahkan lewat sini tuan." Kata seorang petugas yang hanya dibalasnya dengan sebuah anggukan.

"Mr. Cha siapkan semua berkas yang aku perlukan. Kita harus bisa merebut semua hati pemilik saham sehingga membuat mereka jatuh hati dan mau menjual semua saham mereka padaku." Kata namja tersebut pada sekertarisnya.

"Baik tuan muda."

'Hm selanjutnya tinggal memberi laporan pada 'orang menyebalkan' itu.'

0o0o0o0o0o0

Mianhae setelah tidak upadate selama kurang lebih setengah tahun Angel membawa kelanjutan fic abal ini dengan sedikit words. Maafkan Angel dikarenakan Angel yang sangat malas mengetik dan dikarenakan tidak adanya feel dan berbagai halangan lain terutama jadwal yang sibuk. Karena sesungguhnya Angel hanyalah seorang anak kelas 1 SMA, dan kebetulan April Kemarin baru merayakan Ulang Tahun ke-16, tepat saat pemilu dilangsungkan.

Dan jika ada yang bersedia untuk membantu Angel mengetik tolong review atau PM Angel. Masalahnya Ide cerita sudah ada bahkan sudah sangat panjang melalangbuana kemana2 namun Angel benar2 tidak sempat mengetik. Ditambah Laptop Angel yang suka error dan juga Internet yg beberapa minggu ini sering mati.

03/10/2014 1:57PM

Post 05/16/2014