Review:
.
Q: thor kalau blh pairnya tambah hancock ya,,plizzzz
P: memang akan saya tambahkan Hancock tapi ketemunya pas abis nyelematin Robin.
.
Q: lanjut thor oh ya sekalian pairingutamanya emang sebanyak itu ya?
P: karena harem pasti banyak
.
Q: thor tolong jangan dikasih chara naruto lagi ya,,cukup naruto saja,,,,tolong dipertimbangkan plizzz
P: maaf disini banyak char Naruto salah satunya yang akan melatih Naruto nanti setelah tesdampar oleh seprangan Kuma.
.
Q: Pairnya nambah ya gan
P: nambah tapi hanya Conis, Laki, dan Hancock.
.
Q: ap dsni karakter dri anime naruto bnyak yg masuk atau cma naruto dan danzo saja?
P: banyak
.
Q: gimama naruto tau sama luffy dan ace? dan gimana ace atau naruto?
P: karena rerama buronan parti kenal.
.
Q: Naruto punya harem?
P: punya.
.
Q: Lanjut n thor ap naru gk trlalu overpower?
P: menurut ku tidak, karena naruto belum manguasai Haki.
.
Q: seru dan apa naruto bakal ikut dg lufi?
P: yep.
.
Disclamer
Naruto dan One Piece bukan punya aku.
Naruto and One Piece: Mun'aizu no Naruto
Genere: Adventure, Fantasy, Mysteri, Friendship, and Romance
Pairing: [Uzumaki D. Naruto x Vivi x Nico Robin]
Raiting: M
Warning: Gaje, abal, Typo, OOC, OC, dan sebagainya.
.
Summary: Naruto adalah seorang anak yang ditinggal kedua orang tuanya sejak kecil, diera bajak laut yang kejam dan menjadi bahan percobaan Marine.
.
Chapter 2
.
Semua kru bajak laut topi jerami hanya diam mematung. Bagaimana orang ini kenal dengan Luffy, Ace, dan Vivi, itu lah yang ada difikiran mereka. Tapi berbeda dengan Ace dan Vivi. Ace melhat kedatangan Naruto tersenyum senang, layaknya ketemu sahabat lama, sedangkan Vivi menunjukan ekpresi shok dengan menutup mulutnya menggunakan kedua tanggannya dan meneteskan air mata.
"Naruto-kun, kau Naruto-kun?" tanya Vivi shok dan meneteskan air mata bahagia dari kedua mata indahnya.
"Tentu Vivi-chan" jawab Naruto tersenyum manis. Naruto sangat senang bisa melihat orang yang sanggat dirindukannya selama 7 tahun ini ada didepan matanya dan terlihat anggun walaupun hanya berpakaian seperti itu
Air mata vivi semakin deras mengalir dari kedua matanya mendengar jawaban Naruto. Tanpa pikir panjang Vivi berlari kearah Naruto dan memeluknya sangat erat.
"Hiks hiks, baka baka baka, kemana aja kau selama ini? hiks hiks" tangis Vivi mulai pecah dipelukan Naruto yang serasa hangat bagi dirinya.
"Hanya latihan agar aku bisa melindungi mu Vivi-chan" jawab Naruto tersenyum manis dan mengelus-elus pundak Vivi yang tertup jubah ungunya. Vivi tidak memperdulikan teman-temannya yang memlihat dirinya sedang berpelukan dengan pemuda yang tidak mereka kenal tapi Vivi mengenalnya pemuda yang dipeluknya yang selama ini ia cintai.
"Sepertinya kau sanggat bahagia Naruto bisa melihat dia" ucap Ace yang lebih tepatnya pernyataan Ace kepada pemuda pirang yang ada dihadapannya.
"Ace kau kenal dia?" tanya Luffy dengan tidak sopannya sambil menunjuk Naruto. menggunakan jari telunjuknya.
"Tentu saja aku mengenalnya, dia adalah sahabat ku" jawab Ace tersenyum. "Walaupun awal pertemuan diawali dengan berdansa" Naruto menambahkan perkataan Ace yang menurutnya kurang.
"APA KALIAN BERDANSA BERDUA? PASTI KAU SUDAH TIDAK NORMAL ACE" ucap Luffy teriak keras yang dapat menhancurkan gendang telinga orang.
DUAKH!
Akibat teriakan Luffy yang dapat menghancurkan gendang telinga, Luffy mendapat kado special dari kakak tercinta.
"Tentu saja tidak baka, yang dimaksud berdansa adalah bertarung" ucap Ace emosi. Ace tidak habis fikir kenapa dia bisa mempunyai adik yang bodohnya kelewat batas. Kru bajak laut topi jerami hanya geleng-geldng kepala termasuk Naruto melihat pertengkaran Ace dan Luffy yang kekanak-kanakan.
"Naruto, kenapa kau bisa kenal dengan Vivi?" Tanya sang navigator bajak laut topi jerami, yang memakai jubah putih bertudung, Nami itu lah sang navigator topi jerami.
"Karena kita teman masa kecil, tentu saja aku mengenalnya" jawab Naruto ramah seperti biasanya. Nami hanya ber'oh'ria mendengar jawaban dari sang pemuda pirang yang memakai pakaian serba hitam.
"Naruto, sepertinya Vivi terlelap dipelukan mu" ucap Ace yang melihat keadaan Vivi. Naruto menundukan wajahnya ketika mendemgar pernyatan Ace. Naruto menatap wajah cantik Vivi sesaat. Benar apa yang dikatakan Ace kalau Vivi telah tertidur dipelukan sang pujaan hati. Naruto tersenyum hangat melihat wajah Vivi yang tertidur begitu tenang dalam pelukannya.
"Sebaiknya kita lanjutkan perjalanan kita menuju kota Yuba" ucap Naruto yang membopong Vivi dipundaknya.
"Sepertinya begitu, sebaiknya kita cepat, sebelum malam" ucap sang pendekar pedang beraliran Santoryu, Roronoa Zoro, itu lah nama sang pendekar pedang bajak laut topi jerami.
.
(Dimarkas pemimpin Baroque Works)
Disebuah tempat yang gelap dan hanya diterangi oleh satu lampu dilangit-langit, terdapat sosok pria yang terlihat tua, dan terdapat jaitan panjang diwajahnya. Sosok itu duduk disebuah bangku besar, ditemani sebuah kopi yang hangat dan rokok kretek dimulutnya.
Sosok itu adalah Mr.0, salah satu bajak laut yang dilindungi oleh pemerintah dunia atau lebih dikenal Shicibukai. Mr.0 adalah nama pangilannya diorganisasi, Baroque Works, sebuah organisasi kriminal yang ada di Arabasta. Sir Crocodile, itu lah nama asli dari Mr.0, sang pemimpin, organisasi Baroque Works.
"Miss All Sunday, ada laporan apa kali ini?" Tanya Crocodile tenang dan mengeluarkan asap rokoknya setiap berbicara.
"Anggota topi jerami, Miss Wednesday, Hiken no Ace, dan Munaizu no Naruto, telah memasuki perbatasan bagian Selatan Arabasta" jawab Miss All Sunday. Miss All Sunday adalah seorang gadis muda berumur 25 tahun dan selalu memakai topi koboy yang selalu berganti warna ungu atau putih setiap ia pergi.
"Hiken no Ace, seorang buronan seharga 200 juta berry, dan Munaizu no Naruto seorang buronan seharga 85 juta berry, sepertinya permainan ini akan menarik" ucap Crocodile disertai sebuah seringai.
.
(Ditempat Kru bajak laut topi jerami, Ace dan Naruto)
Langit sudah tampak mulai gelap dan hari yang sore akan segera berganti malam. Kru bajak laut, beserta Ace dan Naruto untungnya sudah sampai dibatu tebing yang tampak nyaman unuk mereka istirahat. Vivi yang tadi tidur kini telah bangun dan menyuapi Naruto makanan buatan koki bajak laut topi jerami.
"Vivi-chan aku bukan anak kecil lagi yang makan harus disuapi" ucap Naruto mengembungkan pipinya, yang membuat Vivi gemas.
"Biarkan, aku sudah lama tidak menyuapi mu" balas Vivi tersenyum bahagia. Bajak laut topi jerami tersenyum meliiat Vivi tampak bahagia bersama Naruto, kecuali sang koki bajak laut topi jerami yang tampak sangat iri.
"Terserah kau saja Vivi-chan" balas Naruto pasrah. "Vivi-chan apa Karu baik-baik saja kau beri tugas yang berbahaya itu?" Tanya Naruto yang baru ingat kalau Karu, bebek peliharan Vivi, diberi tugas barusan oleh Vivi.
"Tentu, dia akan baik-baik saja, aku percaya itu" jawab Vivi mencoba meyakini Naruto, bagaimana pun Naruto juga menyayangi Karu bebek peliharan Vivi, jadi wajar kalau Naruto kawatir.
"Naruto ceritakan pertarungan mu dengan Ace dong?" Pinta Luffy memohon pada Naruto yang duduk dihadapannya. Naruto mendengar namanya dipanggil mengalihkan pandangannya kearah Luffy yang tersenyum kearahnya.
"Emang pengen banget?" Ucap Naruto meledek Luffy. Sayangnya Luffy yang terlalu bodoh tidak mengerti ledekan Naruto, hanya mengangguk saja. Kru bajak laut topi jerami, geleng-geleng kepala melihat kapten mereka yang bodoh, termasuk Ace dan Naruto.
"Hah, baiklah"
.
(Flashback On)
Disebuah kota yang amat sepi, angin bertiup dengan kencangnya, kertas-kertas kusam berterbangan kemana-kemana disepanjang kota. Seseorang pemuda berpakaian serba hitam, serta memakai topi koboy berwarna hitam berjalan dijalan kota.
Naruto, sosok yang berjalan dijalan kota yang sepi adalah Naruto. Naruto tak habis pikir, kenapa kota yang cukup besar tidak ditempati oleh seseorang pun. Naruto asumsikan, kalau kota habis dijajah para bajak laut.
.
Naruto sepanjang jalan hanya menatap bosan kota yang situasinya tidak jauh beda dengan pulau yang ia tempati dulu. Naruto tersenyum melihat seorang pemuda yang berjalan didepannya, Portgas D. Ace itulah sosok yang sedang berjalan kearahnya.
"Hey kau berhenti" teriak Ace pada Naruto yang berjalan kearahnya. Naruto memberhentikan langkahnya dan menatap Ace dengan tatapan datar.
"Apa mau mu?" Tanya Naruto datar. "Orang ini terlihat berbahaya" batin Naruto berjaga-jaga.
"Aku ingin bertanya kenapa kota ini terlihat sepi?" Tanya Ace tenang. "Sepertinya orang ini akan sulit diajak berbicara" batin Ace berjaga-jaga.
"Aku pun tidak tahu" jawab Naruto datar. Naruto berjalan kembali dan berniat meninggal kan Ace. "Hah ternyata dia orang yang tenang" batin Naruto.
TAP!TAP!TAP!
Baru berjalan beberapa langkah, Naruto mendengar langkah kaki memdekat kearah mereka. Langkah kaki itu bukan langkah kaki seorang, melainkan banyak. Naruto dan Ace mengalihkan pandangan mereka, betapa terkejut mereka, melihat Marine mengepung mereka.
"Kenapa angkatan laut sebanyak ini ada disini?" Guman Naruto. Naruto benar-benar pusing memikirkan ini, tadi tempat ini tidak ada seorangpun, dan sekarang banyak Marine yang mengepung dirinya dan Ace.
"Hey kalian sebaiknya menyerah tempat ini sudah dikepung angkatan laut" ucap sang kapten Marioe yang mengupung mereka.
"Hey bagaimana kalau kita bekerjasama untuk mengalahkan mereka" ucap Ace memberi saran. Sudut bibir Naruto terangkat, membikin sebuah senyum maniak petaruog.
"Heh, bukan ide yang buruk juga, pemuda telanjang" balas Naruto tersenyum maniak. Naruto dan Ace memasang kuda-kuda bertarung mereka, Marine tanpa membuang waktu menyerbu dua buronan tingkat atas yang mereka kepung.
Marine mengayunkan katana, dan menemenbakan pistol mereka ke Naruto dan Ace, tapi tidak ada satu pun serangan Marine yang berhasil mengenai Naruto dan Ace. Ace tidak terkena serangan Marine karena dia telah memakan buah iblis Mera-Mera no Mi, salah satu buah iblis tipe logia, sedangkan Naruto karena dia telah mempunyai indra keenam, yang disebut, Kenbunshoku Ha ki yang berarti warna pengamatan.
"Seribu kali pun kalian menyerang percuma, serangan kalian tidak ada yang mengengai kamh" ucap Naruto terus menghindari serangan-serangan Marine yang mengarah padanya.
"Jadi kau pengguna Haki pemuda hitam" ucap Ace kagum pada sosok Naruto yang menguasai Kenbunshoku Haki.
"Haki? Apa itu?" Beo Naruto bingung. Hidup dipulau tak berpenghuni selama 7 tahun tanpa bimbingan siapa pun, tentu saja membuat dia ketinggalan informasi.
"Kau tidak tahu Haki?" Tanya Ace tidak percaya. Bagaimana orang menguasi Kenbunshoku Haki tanpa tahu apa itu Haki, itulah yang ada difikiran manusia api itu.
"Ya aku tidak tahu" jawab Naruto yang masih menghindari serangan-serangan yang dilancarkan Marine kepadanya.
"Ini akan menjadi penjelasan yang panjang, sebaiknya kita habisi mereka dulu" ucap Ace yang melocat keatas. Api berkumpul dikedua tangan Ace, tanpa buang waktu Ace mengarahkan apinya kebawah.
[Enkai Hibashira]
DUUAR!
Pasukan Marine yang tepat berada dibawah Ace terbakar dengan habis oleh serangan pilar api Ace yang mengakibat kerusakan lumayan parah.
"Serangan mu lumayan juga pemuda telanjang" puji Naruto tersenyum kearah Ace yang mendarat dibelakangnya.
"Sekarang gilaran mu pemuda hitam" perintah Ace. Naruto menganguk, tanpa buang waktu Naruto menciptakan api hitam ditangannya.
"Aku akan mengakhiri dalam satu serangan, sebaiknya kau menjauh pemuda telanjang" Ace mengguk, dan segera menjauh dari Naruto.
[Amaterasu no Hikenkuro]
DUAAR!
Serangan Naruto yang berupa api hitam membentuk tangan yang terkepal benar-benar membuat kerusakan yang sangat parah dikota sepi yang kini seperti lautan api.
"Wow serangan mu benar-benar luar biasa pemuda hitam" kagum Ace akan serangan Naruto yang menyapu bersih para Marine.
"Itu salah satu serangan terkuatku" balas Naruto yang menghampiri Ace. "Sebaiknya kita pergi sebelum angkatan laut membantu mereka" ucap Naruto. Ace mengangguk, dan mengikuti perintah Naruto.
.
"Jadi itu Haki?" Tanya Naruto pada Aae yang duduk tidak jauh darinya.
"Ya itu Haki" jawab Ace. Aae berdiri dari duduknya. "Aku harus pergi" ucap Ace berjalan meninggalkan Naruto, tapi baru beberapa langkah berjalan Ace berhenti. "Nama ku Portgas D. Aae, siapa namamu?" Tanya Ace.
"Uzumaki D. Naruto" jawab Naruto tersenyum. Naruto sungguh senang karena akhirnya dia mempunyai sahabat setelah keluar dari pulau tak berpenghuni yang menjadi rumahnya selama 7 tahun terakhir.
"Semoga kita dapat bertemu lagi Sobat" ucap Ace tersenyum. Ace kembali berjalan meninggalkan Naruto yang tersenyum keaqahny.
"Ya" guman Naruto tersenyum, yang menatap Sunset didepannya.
(Flashback OFF)
.
Kru bajak laut topi jerami mendengar cerita yang diceritakan Naruto dengan serius. Bahkan sang pendekar pedang 3, Roronoa Zoro, yang biasanya tertidur, kini mendengarkan cerita Naruto dengan serius, tapi ada yang membuat mereka bingung, yaitu Haki, tapi sepertinya mereka tidak mempedulikan itu.
"Kukira kalian akan bertarung, ternyata tidak" ucap Luffy yang dari tadi mendengarkan cerita Naruto dengan serius, yang menurut dia menarik.
"Tentu saja tidak baka, kalau mereka bertarung pasti akan menjadi berita yang besar, mengingat mereka buronan kelas atas, yang harga kepalanya setara dengan Shicibukai" balas Zoro datar. Zoro menyandarkan badannya kediding tebing dibelakangnya. Baru memejamkan matanya sesaat, Zoro bangun kembali mendengar teriakan sang kapten yang cempreng.
"Zoro bagaimana kau bisa tahu kalau nilai kepala mereka setinggi itu?" Teriak Luffy kesal, karena Zoro lebih tahu informasi dari pada dirinya. Zoro merogoh kantung celananya, dan mengeluarkan dua kertas buronan milik Naruto dan Ace.
"Lihat itu" ucap Zoro melempar dua kertas buronan Naruto dan Ace ke Luffy. Luffy tanpa pikir panjang mengambil dua kertas buronan didepannya.
"Sugoi" ucap Luffy kagum dengan mata berbinar-binar melihat dua kertas buronan ditangannya. Naruto geleng-geleng kepala melihat kelakuan seorang calon raja bajak laut yang kekanakan, begitu juga dengan Ace.
Tapi Naruto sadar bahwa Monkey D. Luffy memang pantas menyandang gelar raja bajak laut. Naruto tidak lah bodoh, dari melihat pancaran mata Luffy Naruto yakin kalau Luffy orang yang peduli pada temannya. Dia juga yakin kalau Luffy orang yang rela mengorkan nyawa demi temannya. Menurut Naruto orang seperti itu tidak lah banyak diera bajak laut ini.
"Sebaiknya kita tidur, hari sudah benar-benar malam" ucap Naruto yang membaringkan badan diatas kain kecil yang ia bawa untuk alas tidur. Naruto baru beberapa detik memejamkan matanya ia kembali membukanya ketika ada seseorang yang memeluknya. Naruto mengalihkan pandangannya kebelakang dan meliht sosok gadip berambut biru muda memeluknya. Naruto membalil badannya dan mendekap sosok itu dengan erat.
"Biarkan aku seperti ini Naruto-kun" ucap gadis itu yang memejamkan matanya dipelukan Naruto yang serasa hangat.
.
.
.
BERSAMBUNG
.
Bounty Naruto disini masih kecil, tapi nanti akan meningkat sejalannya fic ini.
.
Akan aku kasih sedikit bocoran Naruto dan Vivi nanti akan ikut Luffy dkk memjadi bajak laut.
.
Mohon review
.
