Me: yey chap 2 nya mateng nih :3

Chungky Bar: makanan? dan HUWAY nama gue gini lagi?!

Me: shut up shota

Raven: bales Riview deh:

Sky Blue Vengeance: Jun migren? perlu palu gak? Udh lanjut nih

Arrow-chan3: seperti biasa. reviewnya lebih banyak emotnya dari pada word nya. hmm... ya mereka bisa jadi mount. tapi nanti... jadi bersabar :3 udh lanjut

girl-chan2: penasaran? saya juga penasaran mau nulis apa #plakked. Sip dh lanjut .3.

Kurusaki Dark: si Add lagi gak gila disini. kalo dia gila bukan dipelototin lagi. udah dimakan kali tuh kotak. udah lanjut nih. Salam Unyu!

Aisha: onto the story!

Chapter 2

Karena Elgang sibuk dengan telurnya masing-masing, mari kita lihat apa yang dilakukan Elboy dan Chungky Bar (Chung: hu-. Auth: shut up shota) di kolam renang.

"woi! E buset ini telor juara SEAGAMES kali ya?", kata Elsword yang daritadi berenang muter-muter buat ngejar telurnya

Sementara Chung hanya bisa liatin BF (Best Friend bukan Boy Friend) nya yang satu ini dengan tatapan boring dari atas sambil megang telurnya

"mau nyemplung?", tanya Chung ke telurnya.

Telurnya goyang-goyang dan langsung nyemplung.

"hehe. dasar", kata Chung dan nyebur juga.

Sementara itu telurnya Elsword sudah keluar dari kolam dan masuk lagi ke apartemen.

"astaga dragon... Ini lebih parah daripada kabur dari kejaran magic missile!", kata Elsword. masuk ke apartemen. masih dengan boxer renangnya...

"terkadang aku bingung kenapa Elsword itu ketua kita", kata Chung. telurnya hanya geleng-geleng (Emang bisa?!)

~OwO~

Back to Elboy yang sibuk ngejar telurnya. entah karena takdir atau emang kebetulan, telurnya masuk ke kamar Aisha. otomatis Elsword asal dobrak.

"Elsword Jr(?)! dimana ka-...u?", Elsword gak percaya sama apa yang ada di depan matanya.

"H-he-he..."

"Henshin?"

"HENTAAAAAAIIIIII!"

"GYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!"

"DEMI RAN YANG MAHA YAOI! ADA APA INI?!", Raven datang ke TKP sambil bawa...

Penyedot WC...

"yang 'ada apa' itu sebenernya 'apa' yang 'ada' di kepala lu", Kata Elsword

"hah? 'apa' maksudnya 'apa' yang 'ada' dikepala gue?", tanya Raven

"au ah", bales Els dan diam seketika.

"kan jadi lupa mau ngomong apa aku", kata Aisha dan ngambil buku naskah (Auth: oi-)

"gue juga lupa jadinya", kata Elsword garuk-garuk kepala sambil baca naskah. (Auth: ...)

"ini fanfic?!", tanya Raven (Auth: ...)

"iyalah KoG itu gak ngasih kita telor. tapi ngasih life crystal", kata Elsword sok tau (Auth: stahp)

"tapi bukannya life crystal itu telor? berarti ini life crystal dong?", tanya balik Raven

"mau itu TELOR kek LIFE CRYSTAL kek. cepetan afalin naskah nya kalo gak tak masukin koe ke life crystal trus jual di IM", kata Auth yang capek ngomong di belakang layar.

"siap bang", kata mereka bertiga.

Take 2

"Camera Rolling Action-! ad-d-d-daw cia cia cia tangan gue kejepit", jerit(?) Anonymous sukarelawan yang mau kerja sama Author cuma karena dibayar pake link he**ai.

"tak gebugin koe sini kampreeeet"

*SFX: dzig dzig duagh dll en de geng

"oke jadi...", Raven keluar dari kamar dan...

"DEMI LOWE YANG MAHA UBANAN! ADA APA INI?!", Raven datang ke TKP sambil bawa...

Penggaruk Punggung...

Dia pun kena timpukan buku setebal 6 centi dan PING! PING! PING! san (lukata BBM?)

"E-e-elsword, ternyata kau...", kata Aisha yang berusaha nutupin badanya.

Yep dia lagi ganti baju

"t-t-tunggu dulu Aisha! aku cuma mau-?", omongan Elsword terputus oleh bunyi retakan.

"...? ah. ELSWORD JR(?) MAU NETAS?! AKJJDDHTSDVNJTSJKLHLYFDVH-?", omongan nya diputus lagi karena udah disumpel pake buku catetan bendahara Aisha waktu SMA(?). tercatat 3 orang gak lunas bayar.

"ih kamu bukannya urusin malah gila sendiri", bales Aisha.

Lalu keluar lah telur dengan 4 kaki dari kolong kasur Aisha.

"eh! mau kabur lagi dia!", teriak Elsword dan mereka berdua pun mengejar telur nya keliling apartemen

"kalo begini...!", kata Aisha dan mengcast Statue of Glory di depan telurnya. otomatis telur nya berhenti dan ketangkep Elsword.

"fyuh. ketangkep juga akhirnya. nice! Aisha!", kata Elsword.

"eh sekarang udah ada ekornya tuh!", kata Aisha.

Seketika keluar lah cahaya yang sangat menyilaukan sehingga membuat orang sehat menjadi buta dan orang buta menjadi sehat(?).

"ugh... eh... Elsword Jr(?)?"

"k-k-k-ka..."

"kampret?"

"KAWAAAAAIIIIIIIIII! GYAAAAAAA!", Aisha histeris dan langsung ngelus-ngelus Elsword Jr(?) yang udah netas.

"ngggrrr...", Elsword Jr(?) ngerang entah karena apa

"hoi Aisha-"

"APA?!"

"... Dia punya ku"

"oh iya lupa. hehe", kata Aisha dan ngasih Elsword Jr(?) ke Elsword.

"hmmm... kamu itu singa ya? Tapi ukuran kucing. unik juga", kata Elsword

"hehe. iya namaku Lordion bukan Elsword Jr(?). aku Lion of Knight! salam kenal Elsword! Hehe", bales Lordion yang ternyata bisa bicara.

"kamu ngomong sha?", tanya Elsword.

"hah? Enggak. aku kira kamu yang ngomong", bales Aisha.

"lah terus yang ngomong siapa?", Elsword dan Aisha nengok ke Lordion.

"... yo", bales Lordion datar

"oh kamu toh... KAMU BISA NGOMONG?!", teriak Elsword dan Aisha

"ah capek dah", bales Lordion.

Lordion itu singa berbulu kuning-oranye dengan bulu lebat yang berkobar seperti api disekitar kaki yang berwarna merah, ekornya mirip srigala berwarna sama seperti bulu nya namun diujungnya berwarna merah. Bulu disekitar kepalanya sama seperti yang ada di kaki. dan mata yang berwarna merah. juga 1 poni tengah panjang yang mencapai hidungnya (poni LK :3).

"pertama telur hiperaktif. Kedua singa yang keluar dari telur(?). sekarang singanya bisa ngomong?! Glaive pasti sudah mulai sarap gara-gara kelamaan nge-craft ruined(?)", kata Elsword ngawur

"oh iya. pertama-tama kita harus membuat ikatan dulu", kata Lordion.

"ikatan?"

"iya. Ikatan itu harus dibuat oleh setiap Master agar kau mendapatkan akses penuh dengan kekuatan kami. tapi kami tidak sembarangan memilih orang. karena kami bisa merasakan aura seseorang dan mengetahui dia itu memiliki niat baik atau jahat. dan AKU RASA, aku tidak salah memilihmu Elsword", balas Lordion.

"oh jadi begitu. hanya 1 hal yang ingin kutanyakan", bales Elsword

"apa?"

"kenapa ada penekanan pas kau bilang 'aku rasa'?", tanya Elsword

"itu karena aku/dia tidak sepenuhnya percaya dengan orang baka", bales Aisha dan Lordion bersamaan

"ugh... kalian jahat. kokoro ini lelah dikatain baka terus... ah udah lupakan itu. gimana cara membuat ikatan?", tanya Elsword

"pertama-tama, etto... Aisha sini bentar", Lordion manggil Aisha. dan membisikan sesuatu.

"perasaan gue gak enak"

"nah Elsword sekarang tutup mata dan rileks"

Elsword nurut aja

"terus rileks dan..."

*Duagh

Elsword POV

Ugh... Gila... kayanya gue abis di gebug Aisha nih. keras banget gila sampe pingsan gue. tunggu. kok gue tau kalo gue pingsan? ah bodo amat.

Pas gue buka mata gue, gue udah ada di...

Puncak gunung berapi.

"Elsword"

Gue nengok. i-itukan...

"Saber Leo*on!", teriak gue spontan

"AKU BUKAN LEO*ON! AKU LORDION!", teriak Lordion dengan suara yang lebih berat dari suara sebelumnya. atau lebih tepatnya ngeraung?

"lagian kamu mirip sama Saber Leo*on. yang ngebedain cuma rambut disekitar kepala kamu yang berkobar seperti api itu, terus bulu disekitar kaki, ekor, mata, tanduk ditengah dahimu dan poni itu", bales gue yang minggu lalu abis nonton Dig**on Adv***ure sampe tamat.

"yang penting keren", bales Lordion sambil kibas poni.

"ah narsis kau. mentang-mentang punya poni. yaudah aku harus ngapain sekarang?", tanya gue

"kau harus bisa mengalahkan ku"

"apa konsekuensinya bila aku kalah?", tanya gue

"tenang. kamu gak akan mati. Hanya kalau kamu kalah, aku akan menjadi telur lagi dan pergi mencari Master yang baru. dan inagatan orang disekitar mu terhadapku akan terhapus tetapi punyamu tidak. Tetapi kalau kau menang. Kau sudah tau kan apa jawabannya?", kata Lordion.

"hmm... cukup fair. oke ayo mulai!", teriak gue dan ngambil pedang gue yang nyantol(?) dipunggung gue.

"ayo maju Elsword!", kata Lordion dan mereka pun maju secara bersamaan.

Normal POV

Begitu dekat, Elsword menebas Lordion namun ditangkis menggunakan taring nya

"heh. Lumayan juga kau"

"kau juga. sepertinya tak salah aku memilihmu"

Setelah beradu antara taring dengan pedang, mereka mundur dan saling menyiapkan skill mereka.

Lordion menebas cakarnya ke arah Elsword namun berhasil dihindari dengan melompat keatas. atau setidak ya itu yang dipikirkan Elsword.

"heh. kena kau"

"huh?!"

"Sonic Claw!"

Lordion berputar 360 derajat dan membuat shock wave dengan cakar panjang dari kaki belakangnya yang mendorong Elsword lebih jauh ke atas. lalu Lordion melompat untuk mengejar Elsword.

"Argh!"

"heh. jangan mudah lengah Elsword!"

Namun Elsword berhasil bangkit diudara

"katakan itu pada dirimu sendiri! Sword Fire!"

Elsword membakar pedangnya dan dengan cepat dia arahkan ke Lordion yang masih melompat untuk mengejar Elsword. lalu Elsword meluncur kearah Lordion. Lordion terbawa ke tanah dan terbakar dengan api dari pedang Elsword yang membara.

"arrrghhh... benar-benar tidak salah aku memilih mu. tapi ini belum selesai!", teriak Lordion sambil bangkit

"aku juga! belum puas!", teriak Elsword

"Hyaaaahh!", mereka pun masuk Awakening mode secara bersamaan

"Armageddon-"

"Wind-"

"Thrust/Blade!"

Serangan mereka beradu dan terjadi ledakan dahsyat.

Elsword POV

...

Aku hanya bisa melihat cahaya setelah serangan kami beradu.

Aku tidak tahu apa yang terjadi. apa aku kalah atau menang.

...

Aku membuka mataku...

"akhirnya kau sadar juga"

Huh? itu seperti suara

"Aisha? kenapa dengan ku?", tanya ku pada Aisha

"kau... umm... pingsan", bales Aisha.

"oh.. Gitu...", balasku

"...", Aisha hanya diam

"oh iya Lordion dimana?", tanya ku sembari duduk di kasur.

"Lordion? siapa itu?", bales Aisha

"huh? Apa ini artinya aku kalah...?", tanyaku pada diriku sendiri.

"pfft-"

"apanya yang lucu?"

"ahahaha... Nggak kok. 'kau' harus liat wajah depresinya. pfft-"

"eh...?"

Dari bawah kasur ku keluar lah...

"Leomon..."

"DIBILANGIN AKU LORDION! BUKAN LEOMON! JAUH TAU!", teriak Lordion

"awww kamu jangan teriak gitu dong! jadi makin kawai kawai kyaaaa!", Aisha histeris sendiri sambil meluk badannya sendiri.

"...", aku dan Lordion cuma bisa diam.

"oh iya. itu berarti aku menang?", tanyaku ke Lordion.

"yep. dan secara resmi kau sudah menjadi master ku. mulai sekarang aku akan memanggilmu master. mohon kerja samanya", kata Lordion

"mohon kerjasamanya juga", bales ku.

Normal POV

Sementara itu...

Dikamar Aisha, diatas meja belajar Aisha. telurnya mulai bergetar...

Apa ini pertanda?

To be Continued

Me: yey selesai!

Raven: ...

Aisha: *unyeng-unyeng Lordion*

Lordion: *pasrah*

Me: ...a... yaudah deh gitu aja.

Salam Unyu