Troublemaker

By D2L

Rate T

Genre : Crime/ Suspense

Sumarry : Tidak ada yang bisa menebak dirinya. Kadang dia akan menjadi penjahat yang paling dibenci oleh semua orang, tapi kadang juga dia malah menjadi pahlawan yang dibanggakan oleh semua orang. Dia bagai bayangan yang tidak bisa ditangkap dan juga ditebak. Itulah Cho Kyuhyun dan Lee Sungmin sang troublemaker dunia ini. Apa jadinya jika mereka saling bertemu dengan tidak tahu bahwa ternyata mereka sejenis? Yang tidak bisa mereka tebak seperti manusia pada umumnya dengan mudah.

.

.

.

Happy Reading

.

.

.

Yang kau bisa dengar hanyalah sirine polisi dimana-mana. Sejak terjadi ledakan pukul dua dini hari itu, berbondong-bondonglah para polisi itu menuju TKP.

"Kami bahkan tidak bisa menebak siapa yang menjadi pelakunya. Tidak ada satupun sidik jari yang ditinggalkannya di gedung bank ini," ucap seorang polisi berambut blonde, Lee Hyukjae pada sang kepala polisi, Choi Siwon.

"Lalu untuk apa kau datang ke sini jika tidak bisa memberikanku berita yang baik, hah?" Sinis sekali perkataan kepala polisi yang satu ini pada salah satu anak buahnya.

Hyukjae atau Enhyuk harus mengehlah napas melihat perilakuk bosnya yang menyebalkan ini sekali lagi dalam setiap tugasnya. "Memang tidak ada satupun petunjung di gedung bank ini, tapi tidak dengan serpihan bom yang aku amati. Bom itu dirakit sendiri dan walaupun samar dan sudah terpecah-pecah, ada tanda sidik jari sang pelaku di serpihan bom-bom itu."

Siwon akrhinya berhenti menatap sekitarnya dan menatap ke arah Eunhyuk. Keningnya berkerut. "Apa maksudmu?"

"Aku sudah menemukan pelakukanya dan pelakunya tidak lain adalah Kim HyunKyung salah satu SekJen KorSel yang berpangkat paling tinggi yang mengundurkan diri tiga tahun yang lalu."

.

.

.

Kyuhyun saat itu sudah tidur nyenyak. Tahu-tahu kali ini dia tidak dibangunkan oleh alarm weker miliknya, melainkan orang polisi-polisi yang sudah mengetahui aksinya. Dirinya sekarang dikelilingi oleh kurang lebih lima orang polisi di dalam kamarnya ini.

"Sepertinya aku sudah ketahuan, ya?" Bukannya menampakkan wajah yang panik, yang ada malah seringai itu muncul lagi.

Kelima polisi itu mengacungkan senjata mereka ke arah Kyuhyun yang saat ini masih sangat tenang. Dengan berhati-hati Kyuhyun menyelipkan tangannya ke bawah bantal kepala miliknya. Ya. Dia sedang berusaha untuk meraih sebuah pistol yang disembunyikannya itu. Dengan tiba-tiba Kyuhyun melemparkan bantal miliknya ke salah satu polisi yang tepat berada di depannya. Rekan-rekannya yang lain mau tidak mau ikut teralihkan perhatiannya juga dan saat itu Kyuhyun menggegam pistol miliknya dan mengarahkannya ke arah bantal yang dilemparkannya itu. Sebuah peluru dilepaskannya untuk menebus bantal itu.

Hampir saja peluru dadakan itu mengenai salah satu polisi. Untung saja polisi itu menghindari dengan gesit.

Empat polisi yang lainnya mulai menembak Kyuhyun tanpa ragu-ragu walaupun mereka menghindari titik vital dari laki-laki berambut coklat ikal itu. Kyuhyun tidak peduli dengan peluru-peluru itu. Dirinya dengan cepat menggeser tirai jendela miliknya dan melompat melewati jendela kamarnya yang sudah terbuka dari tadi malam. Dirinya terjun bebas ke bawah.

"Ck. Cepat kejar mereka!" ucap polisi yang pangkatnya paling tinggi.

Para polisi itu dengan tergesa-gesa keluar dari apartemen Kyuhyun dan segera mengejarnya. Saling tembak menembak sama sekali tidak bisa dihindari dalam aksi kejar-kejaran itu. Ketika Kyuhyun hendak menyebrangi jalan, tiba-tiba saja sekelilingnya sudah dikelilingi oleh mobil-mobil polisi. Sial. Sekali lagi dia dikepung.

Satu persatu dari polisi itu keluar dari mobil ditambah lagi dengan para polisi yang mengejarnya tadi. Lebih banyak yang mengarahkan pistol ke arahnya.

Tanpa terduga Kyuhyun menjatuhkan kedua pistol yang dipegangnya ke atas aspal begitu saja dan mengangkat kedua tangannya ke udara. Para polisi yang ada mulai mendekatinya dengan berhati-hati masih dengan pistol yang teracung di udara yang menghadap ke arah Kyuhyun.

Saat melihat polisi yang mendekat itu, Kyuhyun mengeluarkan bom asap dari balik jaketnya dengannya cepat. Polisi yang sudah mendekat ke arahnya langsung terkaget dan tidak bisa melihat apa-apa. Kyuhyun segera menggunakan kesempatan itu untuk mengambil kembali ke dua pistol yang tadi diletakkannya di atas aspal itu. Hanya dengan mengandalkan pendengaran saja, Kyuhyun segera menembak targetnya di penjuru jalan ini.

Teriakan-teriakan histeris mulai terdengar. Setelah merasa tidak ada seorangpun yang dilewatkannya untuk dibunuh, kyuhyun memasukkan kembali pistolnya ke dalam saku celananya. Dengan santai dia keluar dari kawasan asap yang dibuatnya. Para pejalan kaki menatapnya dengan tatapan ngeri, tapi Kyuhyun sama sekali tidak mempedulikannya. Dia terus saja melanjutkan jalannya sampai seorang yang berseragam polisi mengarahkan pistol ke arahnya dari arah belakang.

Tidak. Polisi itu bukan polisi yang tadi mengepungnya. Dirinya yakin benar sudah membunuh mereka semua. Polisi ini baru saja datang entah dari mana. Hanya polisi jalan saja, pikir Kyuhyun ketika dirinya berbalik dan menatap polisi itu. Terlihat sekali dari diri polisi itu yang bahkan gemetaran mengarahkan pistol miliknya ke arah Kyuhyun.

Herannya Kyuhyun malah diam saja menatap polisi itu. Dia bahkan tidak berniat untuk mengeluarkan pistol mliknya. Malah berucap,"kau tidak segera menangkapku? Aku orangnya moody loh. Mungkin saja untuk beberapa menit ke depan aku tidak akan membiarkan diriku tertangkap olehmu."

Polisi itu terkaget saat mendengar perkataan Kyuhyun. Kenapa mudah sekali orang ini menyerahkan diri padanya tetapi tidak terhadap puluhan polisi handal yang tadi mati-matian menyerangnya? Saat ini mungkin polisi itu akan menelpon rekannya yang lain untuk ke sini dan menangani terlalu lama jika menunggu temannya yang lain untuk datang. Lebih baik dia sendiri yang membawa Kyuhyun untuk menjebloskannya ke dalam penjara.

Aneh. Laki-laki kejam dan licik seperti Kyuhyun sama sekali tidak menyerang polisi devisi patroli jalan yang bernama Kim Ryeowook itu sedangkan puluhan polisi lainnya yang tadi mengejarnya dibunuhnya tanpa belas kasihan. Dia bahkan berjalan dengan tenang masuk ke dalam salah satu mobil polisi yang tidak terpakai di sana yang dipilih oleh Ryeowook. Bahkan kedua tangannya di borgol ke belakang dan dia tampak sama sekali tidak ada masalah dengan hal tersebut. Semua senjata yang disembunyikannya diserahkannya pada Ryeowook. Ryeowook malah tidak memintanya, tapi Kyuhyun sendiri yang langsung menyerahkannya pada Ryeowook. Ini benar-benar aneh. Tidak sesuai akal pikir yang seharusnya. Sesuatu yang tidak seharusnya dilakukan seorang kriminal dengan membiarkan dirinya dengan mudah tertangkap.

.

.

.

Ini bahkan lebih parah dari yang dipikirkannya. Entah harus menganggap semua ini sebagai sebuah peruntungan lebih atau malah hal menyebalkan yang sangat menyesatkan untuk beberapa hari ke depan. Kyuhyun heran hanya karena dirinya merampok bank dan membunuh beberapa dari polisi keparat itu dirinya langsung dimasukkan ke dalam penjara isolasi. Apa yang terjadi dengan para teroris yang mengebom beberapa spot dari negara ini? Mereka diperlakukan seperti para kriminal biasa dan dibiarkan untuk menempati sel penjara biasa. Sial. Ini akan susah bagi Kyuhyun untuk keluar dari sel penjara isolasi itu lalu berkeliling mencari di mana kode pengaktifkan rudal nuklir.

Kalian mendengarnya bukan? Kyuhyun sedang mencari sebuah kode pengaktifkan rudal nuklir.

Tidak akan ada yang menyangka bahwa penjara ini dititipi kode pengaktifkan rudal nuklir oleh pangkalan militer dan kode itulah yang sekarang menjadi misi Kyuhyun. Dia harus segera menemukan dimana kode itu tersimpan dan mencurinya.

Tapi sebelum itu dia harus menemukan cara untuk keluar dari penjara isolasi ini.

Kyuhyun bangun dari tempat tidurnya. Dengan seksama dia melirik dan mengamati ruang isolasi yang sangat kecil ini. Temboknya terbuat dari beton yang kokoh yang berwarna sangat suram dan besinya yang terbuat dari baja yang berwarna merah terang. DI pintu baja itu ada pintu kecil lainnya tempat bagi tangannya yang masih terborgol untuk dilepas dari sana ketika dirinya sudah berada di dalam penjara isolasi ini. Tadi dia sudah melakukan hal itu. Kakinya yang diborgol dibuka saat masih berada di luar, tapi kedua tangannya baru dibuka ketika dia sudah berada di dalam penjara isolasi ini. Pintu kecil itu menghubungkannya dengan sementara untuk membuka borgol pada kedua tangannya. Ketika tangannya sudah tidak terpasang borgol maka pintu kecil itu juga akan terkunci seperti induk pintunya.

Terkunci rapat, tapi ada satu kelemahan. Pintu kecil itu dikunci hanya dengan menggunakan tuas yang ditutup sedangkan induknya ditutupi oleh mesin kode. Ya, pintu kecil itu akan menjadi kunci utama Kyuhyun untuk keluar dari penjara isolasi ini yang katanya sama sekali tidak mempunyai kelemahan. Sekarang yang cukup dilakukannya sekarang hanyalah istirahat karena besok pintu kecil itu, pintu kemenangannya akan kembali dibuka untuk membuat polisi itu bisa memberikannya makanan dan saat itu Kyuhyun akan melakukan aksinya yang tidak terduga.

Tidak ada tempat yang tidak pernah tidak bisa dibobol oleh Kyuhyun. Seketat apapun tempat itu. Ya seketat apapun penjara-penjara internasional yang pernah didatangi dan ditumbangkan sistemnya dari dalam dengan mudah.

Hari berlalu dengan sangat lambat di dalam sel ini. tertutup tanpa cahaya alami dan Kyuhyun sekarang tidak tahu sekarang sudah jam berapa. Dia terbangun begitu saja dan dia yakin sekarang pukul enam karena tubuhnya sudah memiliki weker sendiri yang akan bangun jam begitu walaupun tanpa alarm.

Kyuhyun bangun dari tidurnya dan duduk di pinggir tempat tidur menunggu sarapannya yang pertama yang akan datang memalui pintu kecil itu. Saat dirinya mendengar suara ketukan yang berasal dari pintu baja berwarna merah itu, Kyuhyun segera berdiri dari duduknya. Ketika dirinya tepat berada di depan pintu baja itu, pintu kecil itu terbuka dan sebuah nampan yang berisi makanan disodorkan ke arahnya. Ketika dia mengambil nampan itu, pintu kecil itu kembali tertutup dan juga terkunci seperti biasanya.

Dirinya segera berjalan kembali menuju tempat tidur miliknya. Dirinya duduk di tempat tidurnya dan meletakkan nampan makanannya di atas tempat tidurnya tepat di depannya. Kyuhyun mengamati apa saja yang ada di atas nampan itu. Ada sepiring nasi dengan lauk pauk sayur. Sial. kenapa makanan penjara ini harus sayur sementara dia sangat membencinya? selain itu ada juga sekotak susu coklat di sana.

Kyuhyun terlebih dahulu mengambil kotak susu itu. Dia tidak langsung meminum susu itu, tapi dia memperhatikan kotaknya terlebih dahulu setelah mendapat celah lain untuk membuatnya keluar dari sini pada kotak susu itu, seringai itu muncul lagi. Dia kemudian segera merobek bagian atas dari kotak susu itu dan menghabiskannya dalam sekejap. Setelah kotak susu itu habis, Kyuhyun tidak langsung membuangnya begitu saja. dengan kukunya yang lumanyan tajam, dia mulai mencungkil-cungkil ujung dari permukaan kotak susu itu dan dia mendapati selembar plastik tranparan tipis yang berbentuk persegi dari kotak susu itu. Kyuhyun kemudian meletakkan plastik transparan itu di bawah bantal kepala miliknya.

Kyuhyun meneguk ludahnya sebelum memakan dengan paksa makanan yang paling tidak disukainya. Dengan cepat namun tidak lahap dia memakannya. Sayurnya habis, tapi anehnya nasinya dengan sengaja disisakannya setengah. Dirinya kemudian berdiri dari tempat tidurnya menuju tisu toilet. Well, toilet dengan kamar penjaranya ini dijadikan satu. Diambilnya tisur gulung toilet itu sangat banyak, tapi tidak menyisahkannya sampai habis. Dia kemudian beralih ke arah wastafel yang ada dan membasahkan semua tisu yang sudah diambilnya itu.

Tisu yang basah itu kemudian diremasnya dan membentuk gumpalan yang menjijikan. Dibawanya gumpalan tissu itu ke arah tempat tidurnya. Dia kembali duduk di atas tempat tidurnya dan disendokinya nasi yang masih tersisa itu dan ditempelkannya pada gumpalan tisu itu dan mulai meremas-remasnya agar nasi itu menjadi lengket pada semua permukaan tisu yang dipegangnya itu. Setelah apa yang diingaknnya terjadi. Dia kembali berdiri dan menuju kegulungan tissu toilet lagi. Dimasukkannya gumpalan tissu itu di tengah-tengah dari gulungan tissu toilet itu dan membiarkannya di sana.

Lapisan plastik tipis yang terdapat di kotak susu ini dan juga nasi yang lengket seperti lem ini akan menjadi senjata utamanya untuk keluar dari penjara ini.

Kenapa biasa? Itu bahkan sama sekali tidak berarti dan bukan senjata serta teknologi yang hebat. Lihat sajalah. Kyuhyun bisa merubah segala yang tidak berguna menjadi mematikan di tangannya. dan juga tidak ada polisi yang menydari niatnya itu akan kerjaan aneh yang baru saja dilakukannya itu, padahal penjara isolasi ini memiliki kamera di dalamnya itu tentu saja karena kyuhyun sudah mengetahui pola pergantian shift di dalam penjara ini. 15 menit setelah makanan diantarkan pada setiap sel penjara isolasi yang ada, para polisi itu akan meninggalkan ruang pengawasan mereka untuk alasan sepele yaitu keluar untuk menghisap rokok milik mereka.

Mungkin beberapa jam kemudian pintu baja itu kembali terketuk. Polisi itu datang untuk meminta kembali nampan mereka yang seharusnya makanannya sudah dihabiskan oleh kyuhyun. Sebelum Kyuhyun berdiri dan menuju pintu itu, dirinya menuju gulungan tissu itu dan mengambil gumpalan tissu menjijikan itu.

Diletakkkannya gumpalan tissu itu di bawah nampan itu dan kemudian segera menuju ke arah pintu baja itu. Ketika dia membalas mengetuk, pintu kecil itu terbuka. Dengan tepat Kyuhyun mendaratkan nampan dengan gumpalan itu tissu yang dibawahnya itu pada celah yang akan mengunci tuas pada pintu kecil itu dan ketika dia menggesernya gumpalan tissu itu terlepas dan tertinggal pada celah itu. Dan dengan bodohnya polisi itu tidak menyadarinya dan kemudian dia menutupi pintu kecil itu kembali dan menarik tuas menguncinya. tuas itu turun dan terlihat sudah terkunci tapi sayangnya tuas pengunci itu tidak mengenai lubangnya karena sudah ada bantalan gumpalan tissu itu yang menghalanginya.

Kyuhyun kembali menunggu lagi. Dia tidak bisa melakukan pergerakan selanjutnya karena kini ruangan pengawasan itu akan kembali diisi oleh para polisi yang akan mengamati pergerakan mereka. Untuk beberapa jam ke depan Kyuhyun akan memilih untuk tidur saja. Tapi dalam satu hari yang sama ini dia tetap akan menjalankan rencananya dan akan kabur dari sini saat malam sudah menjemput dunia ini.

Ketika terdengar suara bel yang cukup mencolok, maka ruang pengawasan itu akan kembali kosong karena itu adalah waktu dimana para polisi itu akan menikmati makan malam mereka. Bodoh sekali membiarkan ruang pengawasan itu benar-benar kosong melompong seperti sekarang ini. Tanpa membuang waktu Kyuhyun berdiri dari tempat tidurnya. Dia segera mengambil lapisan plastik tipis dari bawah bantal kepala miliknya dan berjalan menuju pintu baja itu. Pintu kecil itu dibukanya dan tangannya mengarah keluar menuju ke arah kanan dari sisi pintu. Tepatnya menuju mesin kunci kode. Segera diletakkannya plastik itu di daerah tekanan tombolnya dan setelah melakukannya tangannya kembali masuk dan pintu kecil itu ditutupnya kembali.

Kyuhyun kembali lagi menuju tempat tidurnya. Kali ini dia benar-benar berusaha untuk tampak seperti orang yang tertidur, karena ternyata para polisi itu cukup bodoh untuk meninggalkan mereka tanpa pengawasan untuk menikmati makan malam mereka. Setelah mereka selesai makan, maka satu persatu para polisi itu akan dikirim untuk membuka pintu sel dan mengcek keadaan sang tahanan secara bergiliran. Para tahanan itu tidak bisa berkelahi dengan sang polisi untuk keluar dari sel ini ketika hal itu terjadi karena mereka bersenjata lengkap sedangkan para kriminal itu hanya bertangan kosong, kan?

Suara pintu terbuka bisa didengarkan oleh Kyuhyun dan beberapa detik kemudian pintu itu kembali tertutup lagi. sepertinya polisi itu sudah selesai mengecek dirinya. Keberadaannya yang masih ada di sel ini membuktikan dirinya tidak perlu dicek lebih lanjut lagi.

Malam ini dia harus pergi dari sini dan mengambil kode itu. Setidaknya itu yang dikatakannya tadi. kalian ingat? Tapi ini sangat tidak mungkin karena ruang pengawasan itu tidak akan pernah ditinggalkan, tidak akan pernah kosong sampai pagi kembali datang.

Seharusnya seperti itu, tapi beberapa menit ke depan akan ada ledakan sengaja yang dilakukan oleh partner Kyuhyun yang lainnya di luar dari penjara ini. Semua para polisi itu langsung terkaget dan perhatiannya tertarik untuk keluar dari gedung ini dan melihat dimana terjadinya ledakan itu. Ternyata sebuah mobil diledakkan dengan sengaja beberapa meter dari pagar penjara itu dan Kyuhyun langsung menggunakan kesempatan itu untuk membuat dirinya keluar dari sini.

Kyuhyun segera bangkit dari tidurnya. Ketika berada di depan ointu baja itu, tangannya membuka pintu kecil itu dan mengeluarkan tangannya untuk mengarah ke arah mesin kode. Segera ditariknya plastik tipis yang tadinya ditempelkannya di sana. Kyuhyun kembali memasukkan tangannya ke dalam dan dia menerawang ke plastik itu dan terlihat sidik jari poisi itu saat mendekan mesin kode tersebut. Dari letak sidik jari itu Kyuhyun sudah bisa menebak berapa kode yang mengunci pintu baja tersebut. Segera tangannya melewati pintu kecil itu lagi menuju mesin kode. Kyuhyun melirik ke arah angka yang ada di mesin kode itu dan menekan angka 4028. Tak lama kemudian pintu baja itu terbuka dan seringai Kyuhyun segera muncul . Kyuhyun ingin segera menuju tempat ruang pengawasan itu tempat dimana dia akan memanipulasi tayangan di dalam sel penjaranya itu sekaligus mengambil data kode bom nuklir tersebut karena di sanalah semuanya disembunyikan,.

"I know what you are looking for."

Kyuhyun sangat kaget ketika mendengar suara itu bergema dari belakangnya. Seharusnya tidak ada seorang polisipun yang sekarang berkeliaran di daerah gedung penjara isolasi ini. Kyuhyun yakin semuanya sudah berada di luar gedung meninggalkan penjara isolasi ini tanpa keamanan akibat ulahnya dan juga ulah rekan yang lain yang sudah direncanakannya, lalu siapa orang yang ada di belakangnya saat ini?

Dirinya memberanikan diri untuk memutar tubuhnya ke arah belakang dan betapa kagetnya melihat Lee Sungmin yang berdiri tepat di belakangnya dengan pemandangan dimana memperlihatkan Sungmin yang juga tadinya terkurung sepertinya tapi kini pintu penjara itu sudah berhasil dibuka oleh Sungmin juga.

"Kenapa kau bisa ada di sini?"

"Menurutmu kenapa? semua yang berada di balik sel penjara ini memiliki alasan yang sama untuk dijebloskan kemari," jawab Sungmin dengan seringai.

"Kupikir kau anak presiden dan anak presiden tidak mungkin melakukan tindakan kriminal," ucap Kyuhyun sinis.

Ekspresi Sungmin langsung menjadi datar seketika mendengar pernyataan Kyuhyun padanya."Dia mungkin adalah seorang presiden yang menjujung tinggi keadilan. But i'm not him."

"Aku adalah mantan pengedar senjata terbesar di negara ini, loh. Sayangnya aku harus berhenti paksa dari pekerjaanku karena ketahuan oleh presiden keparat itu. Jika saja dia tidak mengancamku penjara seumur hidup, mungkin aku tidak akan mendengarkan gertakannya itu," lanjutnya.

"Aku pikir mendekatimu hanya untuk kesenangan belaka saja, tapi sepertinya sekarang alasan itu harus berubah," balas Kyuhyun.

Sungmin hanya diam mendengar perkataan itu.

"Aku tidak bisa menemanimu untuk jalan-jalan ke mana lagi karena aku sungguh membenci penjara ini tempat aku akan menjebloskanmu ke salah satu selnya," lanjut Kyuhyun lagi.

"Oh, jadi kau membenciku sekarang karena pekerjaan keji yang kulakukan itu? Kupikir kau juga berada di jalan yang sama. Lantas apa yang membuatmu membenciku yang sama seperti dirimu sendiri, hah?" tanya Sungmin dengan nada mennyindir.

"Kode itu, kode pengaktifkan bom nuklir itu diletakkan di gedung penjara isolasi ini. Di letakkan di ruang pengamatan para polisi itu terhadap kita melalui puluhan CCTV yang ada di setiap sudut dan juga setiap sel penjara isolasi kita ini,"

"Kenapa kau memberitahuku? Kau ingin menjebakku dengan mengatakan fakta yang bohongan?" tanya Kyuhyun sinis. Dia berpura-pura tidak tahu akan fakta itu dan berusaha menggertak Sungmin, tapi dia tidak bisa menyembunyikan ekspresinya yang akget bahwa kenyataan ternyata Sungmin juga mengetahui tentang kode pengaktifkan bom nuklir tersebut.

"Tidak. kau salah sekali. Aku tidak menyangka kau bisa berpikir sedangkal seperti ini. Walaupun kita musuh, tapi kita sesama kriminal dan sesama kriminal selalu mempunyai hukum tidak tertulis yaitu untuk saling menghargai dan membantu satu sama lain jika memang bisa walaupun mereka mendapat misi yang bertentangan dan harus menjatuhkan. Aku pikir kau sudah tahu akan aturan itu," ucap Sungmin penuh dengan senyuman angkuh.

Kyuhyun mendecak kesal."Berhenti berbicara berbelit-belit. Tidak bisa kau langsung menuju intinya saja? Kau benar-benar membuang waktu. Sebentar lagi polisi itu akan kembali ke sini. Ledakan mobil yang dibuat rekanku tidak selamanya akan menarik perhatian mereka, Lee Sungmin," ucap Kyuhyun tajam.

"Aku menginginkan kode itu juga. Bukan hanya dirimu. Inilah alasanku kenapa aku menjebloskan diriku sendiri ke dalam penjara sama seperti dirimu. Aku tahu kau juga profesional, kan? Jadi bagaimana jika kita memperebutkannya dengan adil? dengan kemampuan kita?" tanya Sungmin dengan seringai menyebalkan.

"Kita memperebutkannya dengan cepat tentu saja dan juga profesional."

"Kalau begitu aku juga tidak bisa menolak perminataanmu itu." Akhirnya seringai itu muncul juga di bibir Kyuhyun.

Mereka mulai saling berkelahi satu sama lain.

Kyuhyun mulai berlari ke arah Sungmin dan melayangkan tendangan ke arah Sungmin, tapi sayangnya Sungmin beregak cepat dengan mengarahkan kedua tangannya ke depan wajahnya dan kemudian dia mencengkram kaki Kyuhyun dengan sangat kuat menggunakan kedua tangannya itu.

"Gerakanmu terlalu lambat," hina Sungmin.

Kyuhyun yang marah mendengar hinaan Sungmin langsung mengarahkan kaki kirinya ke arah samping dan bergerak memutar untuk menendang pinggang Sungmin. Sungmin yangmenahan kedua tangan Sungmin tidak sempat menghindari tendangan itu yang membuatnya harus terlempar ke tembok sebelah kirinya.

"Dan sepertinya hinaan itu juga berlaku pada dirimu," ucap Kyuhyun dengan penuh seringai kemenangan.

Sungmin mendecak kesal mendengar apa yang baru saja Kyuhyun katakan padanya. Sungmin segera bangkit kembali dan mengarah ke arah Kyuhyun. Dilayangkannya sebuah tinju yang kemudian ditepis oleh Kyuhyun, tpai kemduian Sungmin bergerak cepat untuk mengubah posisinya berada di belakang Kyuhyun dan menendangnya dari belakang. Sungmin kemudian mengeluarkan sebuah bom asap yang entah didapatkannya dari mana dari celana tahanan yang dikenakannya.

"Aku jadi tidak tertarik lagi dengan kode itu. kau bisa menyimpannya!" seru Sungmin di tengah-tengah kumpalan asap itu.

"Bye bye. See you next time,"ucap Sungmin sekali lagi. "as a friend or as a foe."

Sial. Sekarang tinggal dia saja yang ada di sini. Para polisi itu akan segera kembali dan dia sama sekali belum mendapatkan kode itu.

Kyuhyun segera berlari ke arah ruang pengawasan. Setibanya di sana segera dimanipulasinya tayangan sel penjara miliknya sehingga seolah-olah sel itu masih menampakkan dirinya yang masih berada di sana tertidur padahal kini dia sudah berada di luar dari sel tersebut. Kyuhyun kemudian beralih melihat sekitar dari meja pengawas itu. ketika dia menemukan sebuah flashdisk langsung dicoloknya pada CPU yang ada dan kedua tangannya bergerak dengan cepat di atas keyboard itu untuk melacak dimana kode pengaktfian nuklir itu berada. Kyuhyun menyeringai senang ketika dia sudah mendapatkannya dan berhasil untuk membuka kuncinya yang ternyata tidak sesulit yang dipikirkannya. Kemudian Kyuhyun memasukkan kode itu ke dalam flasdisk yang ada dan segera menghapus kode yang masih ada di dalam komputer itu sehingga membuat hanya dirinya sekarang yang masih memiliki kode tersebut.

Kyuhun segera berlari ke arah tangga darurat yang membuatnya sampai pada lantai terbawah dan tiba pada bagian pos pemandam kebakaran segera dimanipulasinya baju tahanan miliknya dengan baju kuning plastik khas seorang pemadam kebakaran yang didapatnya di sana. Kyuhyun kemudian ikut masuk ke salah satu mobil pemadam kebakaran yang hendak keluar dari kawasan penjara ini untuk memadamkan api yang masih berkobar akibat ledakan yang dibuat oleh seorang partner Kyuhyun diluar penjara tersebut.

dan akh, lihatkan? Kyuhyun bisa dengan mudah bebas dari penjara ini yang katanya memiliki keamanan yang tinggi. Ternyata itu hanya sebuah kebohongan belaka. Nyatanya ada seorang kriminal bernama Cho Kyuhyun yang baru saja lolos tanpa terluka sedikitpun.

.

.

.

"Cho Kyuhyun dan juga Lee Sungmin berhasil lolos dari penjara isolasi mereka!" seru Eunhyuk yang tiba-tiba masuk ke dalam kantor Siwon tanpa mengetuk sedikitpun.

"Aku sudah mengetahuinya. Kau tidak perlu memberitahuku dengan suara cemprengmu itu. Lebih baik kau pergi saja dari sini. Bukannya kau sendiri masih banyak tugas yang belum kau selesaikan?" Herannya Siwon menjawab berita buruk itu dengan biasa saja tidak meledak-ledak seperti yang seharusnya seperti yang biasanya dilakukannya. Menyadari keanehan itu Eunhyuk sama sekali tidak ingin memperpanjang masalah jadi dia lebih memilih untuk meninggalkan kantor ini dengan hanya Siwon sendiri lagi di dalamnya.

Dengan raut wajah serius, Siwon menatap ke arah layar monitor komputer miliknya. Dan layar monitor itu menampakkan list polisi yang baru saja dibunuh Kyuhyun kemarin yang lalu. Kau akan kaget ketika aku mengatakan fakta ini bahwa semua polisi yang dibunuh Kyuhyun adalah polisi yang sangat bermasalah, polisi yang sudah melanggar aturan hukum yang ada. bahkan mereka bisa disebut juga sebagai seorang kriminal yang berkedok polisi. Banyak dari diantara mereka yang melakukan penjualan ilegal.

Apa maksudnya ini? kenapa kebetulan sekali polisi-polisi yang mengejar Kyuhyun semuanya bermasalah? Dan hanya polisi-polisi itu yang ditugaskan memburu Kyuhyun yang dibunuh laki-laki itu tapi tidak dengan Kim Ryeowook polisi yang menjebloskan Cho Kyuhyun yang jelas-jelas tidak terlibat satupun aksi kriminal yang menyatakan hanya Ryeowook polisi yang masih bersih saat menghadap Kyuhyun dan tidak dibunuh oleh laki-laki itu.

Ini aneh. Ini terkesan seperti Cho Kyuhyun itu sedang berusaha untuk membela keadilan dengan caranya sendiri yang bengis dan kasar, tapi tindakannya yang lain yang mencuri kode pengaktifan nuklir itu malah memberikan pemikiran yang sebaliknya dimana Cho kyuhyun itu terkesan ingin membunuh banyak orang dan ingin membuat kesengsaraan dibandingkan dengan keadilan. Sebetulnya ada apa dengan orang itu?

.

.

.

The mirror reflex me really good. Almost everything of me accept inside of me, my feeling. The mirror can't show it. It can't express myself as a poison toxic.

.

.

.

TBC

.

.

.

A/N: Terima kasih sudah membaca bahkan mereview! Sekali lagiXD