Contract with the Devil's Son
Chapter 15:
Screenplay's fanfiction
Kim Kibum
Cho Kyuhyun
Kim Heechul
Choi Siwon
Dll
Hallo, update jadi dua hadi sekali ya. Sibuk pol sih, yang penting gue tetep hadir. Oh, makasih buat saran-sarannya kemarin, dam reader selamat membaca!
Kibum's Parent
"Aminong uruseo!", sapa wanita bule kepada satpam TC. "Anio juseyo!", sapanya lagi dengan kata-kata lain.
Yeoja bule cantik sekali berdiri didepan pos satpam TC's Kim. Rambutnya hitam panjang, wajahnya cantik, tubuhnya seksi tinggi semampai. Kulitnya putih mulus dan penampilannya elegan. Sungguh mencerminkan seorang bule, memang dia bule. Satpam yang berjaga di pos sampai berdecak kagum, dia tak menoleh sedikitpun ke lain tempat. Bule itu saja yang dipangdanginya, amat cantik tapi bule itu bicara bahasa apa? Satpam tidak mengerti.
"Hallo, I came to see Bryan. He is there?", tanyanya setelah menyerah menggunakan bahasa Korea.
"O, agassi mau beli air mineral? Bukan disini, sebelah sana ada mini market. Coba kau kesana!", terang satpam dengan bahasa Koreanya. Dia juga menunjuk tempat yang tadi disebutkannya.
"O, it's not Bryan's company?"
"Iya benar. Kau juga bisa beli snack disana", jawab satpam lagi dengan percaya dirinya. "Sebelah sana, 300 meter dari sini. Tidak jauh", terangnya lagi sambil menunjuk mini market di sisi jauh jalan.
"I'll go that side. Thank you!", kata bule itu sambil tersenyum.
"Ya, Thank you. Thank you!", balas satpam. Yeoja bule itu berjalan menjauhi satpam menuju tempat yang ditunjukkan satpam tadi. "Itu contoh bule yang hebat, malu bertanya sesat dijalan. Jadi kalau dia tak tahu harus bertanya biar tak tersesat", monolognya. "Kapan ya aku punya istri bule cantik begitu?"
Bule yeoja terus berjalan tapi tak didapatinya bangunan yang bertuliskan Training Center's Kim. Makin menjauh tetap belum ketemu, sampai dia capek sendiri. Sudah cantik-cantik kenapa harus berjalan sejauh ini? Dimana Bryan membangun TC-nya? Sebuah mobil berhenti di depannya dan pengemudinya menurunkan kaca pintu.
"Ceryl?", tanya seseorang itu.
"Andrew!", jeritnya bahagia. "Oh God, you save me, dear!".
Siwon mengkodekan agar Ceryl masuk mobilnya. Si bule menurut, dia masuk ke pintu samping. Mendapati Siwon dihadapannya, Ceryl main serobot saja. Seperti kebiasaannya di Amerika, dia langsung meraih muka Siwon, mencium pipinya kanan kiri, dia hampir mencium bibir Siwon juga kalau Siwon tak mengelak.
"Sedang apa kau disini?", tanya Siwon sebari melajukan mobilnya lagi.
"I wanna see my daughter in law", katanya sambil menepuk nepukkan tangan heboh. "Aku datang sebulan yang lalu, tapi aku belum sempat mengunjungi Bryan dan Jerome. Kemarin Jerome menelepon ku, dia bilang aku harus melihat my daughter in law. Hahaha!", tawanya pada sesuatu yang tidak lucu. Siwon maklum Ceryl selalu punya hal aneh untuk dibahas. Lagi pula kapan anaknya menikah?
Siwon memelankan mobilnya, kemudian menikung memasuki pelataran TC's Kim. Ceryl dejavu dengan bangunan yang mereka masuki, tadi sepertinya dia sudah kemari lalu satpam menunjukkan arah lain. Atau semua bangunan di Korea bentuknya sama? Mungkin Ceryl lupa. Kadang penyakit lupanya suka datang tiba-tiba seperti ini.
julie khoyul
"Min, itu Kyuhyun!", tunjuk Kwang pada seseorang yang sedang berjongkok didekat mobil.
"Dia sedang apa di sana? Kita lihat, Kwang!", ajak Sungmin terus berlari kecil diikuti Kwang.
"Kyu, apa yang kau lakukan disini? Wah ada apa denganmu, putih sekali?"
"Ini namanya pucat, Kwang!", balas Kyuhyun. "Kalian ku tunggu dari tadi kemana saja baru muncul?"
"Kau tak buat janji dulu dengan kami, Kyu?", Kwang mengamati Kyuhyun dari atas kebawah, dari bawah keatas. "Kau diapakan Mr. Kim, sampai jadi putih begini?". Kwang sudah tahu kalau Kyuhyun menginap di rumah Kibum, jadi kalau ada apa-apa pasti Kibum penyebabnya.
"Kubilang pucat, bukan putih!"
"Iya itu, kau pucat. Kau diapakan lagi, Kyu? Lebih baik kau tidur di asrama saja kalau Mr. Kim sadis padamu!", saran Kwang sambil bergidik miris melihat keadaan Kyuhyun.
"Jangan berlebihan, Kwang, yang penting Kyuhyun masih tahan tidak masalah mau diapakan Mr. Kim. Iya kan, Kyu?", Sungmin suka sekali membuat kata ambigu. Gosip kan dimulai dari kata ambigu. "Omong-ngomong hari ini kau tak bawa tas banyak. Mr. Kim tak membelikanmu baju lagi?"
Kibum tadi sudah hampir berangkat sendiri kalau Kyuhyun tak memaksa ikut. Kibum sudah masuk mobilnya, siap jalan saja tapi Kyuhyun datang sambil berlari masuk mobil. Kyuhyun jelas baru bangun tidur, masih menggenakan piyama, rambut acak-acakan dan tampilan serta bau khas bangun tidur dibawanya masuk mobil. Kibum menyuruh Kyuhyun tinggal tapi dia tak mau, bahkam ahjumma sudah membujuknya segala macam dia tetap mau ikut ke TC. Mereka menyerah membujuk Kyuhyun, Kibum akan mengajaknya tapi Kibum mengharuskannya mandi sebelum berangkat. Kyuhyun masih bergeming dalam mobil, dia tak mau saat dia mandi lalu Kibum meninggalkannya. Berakhir dengan Kibum menunggui Kyuhyun mandi, mengepak belanjaanya kemarin untuk dibagikan teman-temannya dan berangkatnya Kyuhyun juga tertidur dalam mobil.
Kyuhyun mengernyit atas pertanyaan Sungmin. Sungmin kira Kyuhyun selalu memanfaatkan Kibum, dia namja baik-baik tidak mungkin melakukan hal seburuk itu. Waktu Kyuhyun membawa banyak pakaian itu kan bukan keinginannya. Kyuhyun cuma mau ambil sepasang pakaian, tapi yeoja sales di butik memperlihatkan banyak baju bagus dan modis. Kyuhyun jadi susah untuk memilih satu, dan salesnya-pun menyarankan membawanya semua. Ya itu bukan kesalahan Kyuhyun. Dan kalau hari ini Kyuhyun bawa banyak barang lagi, itu kesalahan Kibum. Kyuhyun kemarin itu dalam mode mengcopy Kibum mulai dari baju dan kegiatan. Kalau Kibum beli satu box susu, Kyuhyun juga harus beli satu box es krim.
"Bilang saja kalau kau mau minta lagi!". Sungmin meringis mendapati maksudnya tertangkap Kyuhyun.
"Kau tahu, Kyu, tadi Mr. Choi membawa bule cuantiiiikkkk sekali"
"Aku diciumnya, Kyu. Aku diciumnya. Disini! Disini!", serobot Kwang sambil menunjuk pipinya. "Hahahahahahaha. Aku senang sekali!"
"Kau diam dulu, Kwang!", bentaknya karena diserobot. "Kau tahu, Kyu, bule cantiknya ramah sekali. Dia cium aku juga!", katanya sambil tersenyum memeganggi kedua pipinya.
"Aku sedang sakit, bukannya khawatir padaku kau malah bergosip"
"Aku khawatir, Sungmin yang tidak!", kata Kwang sambil ikut Sungmin meringis. "Kyu, waktu itu Sungmin dapat baju, untukku mana?"
"Oh!" Kyuhyun menyodorkan tangannya pada Kwang, tapi Kwang bengong. "Bantu aku berdiri!", dan Kwang baru tahu keadaan Kyuhyun memang memprihatinkan. Waktu itu datang berjalan seperti nenek-nenek, sekarang seperti mayat hidup. Berdiri sendiri saja tak mampu. Satu hal yang ditulis Kwang dalam benaknya, jangan tidur di rumah Mr. Kim.
Kyuhyun teringat maksudnya menunggu trainee lewat. Tadi kyuhyun sudah tersenyum semanis mungkin pada Kibum agar manusia es itu membantunya mengangkat es krim satu box-nya. Tapi Kibum tak kebal disenyumi, Kibum cuma berkata kalau Kyuhyun seperti zombie sariawan, wajahnya pucat mirip mayat tapi tersenyum lebar bak orang sariawan. Padahal Kibum salah, orang sariawan tak mungkin tersenyum selebar itu. Setelahnya Kibum berlalu tanpa peduli Kyuhyun menggerutu. Kyuhyun akhirnya menunggu didekat mobil Kibum, kalau ada trainee lewat bisa dimintai bantuan. Kyuhyun berdiri 15 menit disitu, karen dia masih sakit diputuskannya duduk dalam mobil Kibum. 15 menit juga tak ada trainee yang lewat, Kyuhyun keluar mobil menunggu diluar. Berdiri capek, duduk diluar tak ada kursi alhasil dia jongkok di samping mobil.
"Aku bawa es krim!", katanya sambil bertepuk tangan. "Bantu aku angkat, nanti kalian dapat satu"
"Huaahh!", sorak keduanya.
"Kyu, besok-besok kau bawa playstations juga ya. Bosan disini tidak bisa main game", pinta Kwang yang mengingatkan Kyuhyun pada janjinya. Dia janji akan melakukan permintaan Yesung lusa ini, dan Yesing juga janji akam membelikannya PS4. Sekarang dia sakit, dia harus segera sembuh kalau begitu.
Kyuhyun segera membuka pintu belakang mobil Kibum, dia menyuruh Sungmin mengangkat box es krim-nya dan dia sendiri mengangkat semua snack-nya. Kwang, awalnya bengong saja karena tak mendapat bagian tugas, namun setelah dilihatnya box satu lagi dia seakan melihat es krim satu cup didepan mata. Kyuhyun berjalan duluan ke asrama, diikuti Sungmin dengan cooler box penuh es krim dan paling belakang ada Kwang membawa box satu lagi. Berat sekali, tapi demi satu cup es krim, Kwang harus bisa.
julie khoyul
Beberapa trainee sedang berkumpul di Hall. Entah kenapa akhir-akhir ini jarang ada pembelajaran. Padahal ini hari senin, hari yang seharusnya paling ketat dari hari yang lain. Besok rabu Heechul dan Taesub berangkat ke tampat kerja. Taesub berangkat ke Korea Utara, dan Heechul berangkat ke kantor barunya. Heechul diterima sebuah perusahaan elektronik. Dia akan menjadi asisten GM perusahaan itu. Walau pusat perusahaannya di Cina, Heechul ditempatkan di kantor cabang Korea.
Eunhyuk dan Donghae sedang pemanasan untuk dance. Ryeowook tak jadi ikut menari, sejak kejadian bokongnya terbentur pintu mobil Yesung, dia tak ikut latihan dan tak ikut perform. Tugasnya sekarang adalah menjaga Heebum dan menyemangati duo Mokan saat dance nanti.
"Sebenarnya kalian mau menari apa? Aku duduk disini hampir 1 jam dan kalian belum selesai pemanasan!", omel Heechul yang cuma ditanggapi cengiran dari semua pihak yang ditanya.
"Sebentar lagi, Hyung. Bada masih tidur, kalau dia sudah bangun baru kita mulai". Heechul mendecih karena nilainya tak lebih besar dari anak anjing itu dimata mereka.
"Hyung!" Ryeowook mengamati muka Heechul lekat. "Ada keriput didekat matamu!", kata Ryeowook yang langsung membuat Heechul membulatkan mata. Dia segera merogoh sakunya dan mengeluarkan cerminnya.
"Tidak mungkin!", katanya sambil memelas setelah menemukan keriput di sudut mata.
"Hyung, kau akan jadi tua!", celetuk Eunhyuk.
"Kau akan keriputan dimana-mana"
"Kau akan bungkuk"
"Dan kau akan mati, Hyung!", kata Eunhyuk dan Donghae susul menyusul.
"Kurang ajar sekali kalian. Aku tidak akan menjadi tua, aku akan cantik sepanjang masa. Akan kubeli seluruh produk kecantikan terbaik yang ada di dunia", bantahnya menggebu. "Jangan banyak bicara, cepatlah menari atau kusumpal mulut kalian!", ancam Heechul membuat semua trainee yang ada disitu bergidik kemudian beringsut menjauhinya.
"Tapi Hyung, Bada belum bangun"
"Menari sekarang atau ku sembelih anjing kalian itu"
"Jangaaaannnnn!", teriak ketiga pemiliknya.
Ryeowook segera mengeratkan gendongannya pada Heebum. Ditutupinya anak anjing itu dengan selimut kemudian dibawanya duduk lebih jauh dari Hecchul. Duo Mokan atur posisi. Sudah tak ada basa-basi lagi kalau Heechul sudah mengancam, bisa jadi anjing mereka benar-benar disembelih. Ratu siluman itu tak pernah main-main kalau mengancam.
Seorang trainee menyalakan DVD player yang dipinjam dari pos satpam dan kemudian memberi aba-aba pada duo Mokan untuk memulai. Donghae dan Eunhyuk memulai dengan memetik jari mereka. Menari slow sebagai pembukaan lalu dancing ularnya. Melenggok ke kanan lalu ke kiri. Menggerakkan tangan, badan, kaki kepala, duo Mokan kompak. Part ke 2, Donghae menari solo. Mempertontonkan kebolehannya menari, sambil menebar aura tampannya. Donghae mengakhiri dance solonya dengan melempar tembakan jari pada Eunhyuk, kemudian Eunhyuk memulai.
Eunhyuk memutar kepalanya bak orang mabuk, kemudian bergoyang bebas. Asal goyang saja sebenarnya, tapi semua trainee berdecak kagum melihatnya. Donghae mengamati sejenak bermaksud membandingkan dengan dancenya tadi, tapi matanya tak bisa teralih. Didepannya yang sedang menari energik itu Eunhyuk, tapi dalam pandangan Donghae partnernya itu sedang menari slow motion. Melonggok lenggok seraya mempertontonkan keseksiannya. Pantas, pantas selama ini donghae mengajarkan jurus tampan pada Eunhyuk tak pernah berhasil, meski dia sendiri juga tak berhasil, tapi Eunhyuk memang tak tampan, dia manis, dia seksi, dia sempurna di mata Donghae.
Senyum di bibir Donghae merekah, menandakan pemiliknya telah menemukan dunia baru di tengah kebosanan hidup di asrama. Dia adalah Lee Hyukjae, seseorang yang diciptakan Tuhan untuk menjadi partnernya, partner seumur hidup kalau bisa. Donghae berdoa dalam imajinasi-nya. Berterima kasih telah membukakan mata untuk bisa melihat pesona Eunhyuk. Berterima kasih telah mengirimkan sesosok manis disampingnya bernama Eunhyuk. Dan berterima kasih karena Eunhyum belum dimiliki siapapun. Kemudian doa tertingginya, 'restui aku yang akan mengejarnya, Tuhan. Amin!'
Mulai detik itu Donghae menghapus Eunhae partnership dan duo Mokan. Dia menggantinya dengan Haehyuk couple dan duo Inyet. Ternyata Donghae jatuh cinta.
"Dancing machine!", celetuk seorang trainee.
"Eunhyuk itu bukan hanya dancing machine, but he is cooler than coolest dancing machine", gumam Donghae tanpa ada yang dengar.
"Woooww, seksiiiii!", celetuk seorang lagi.
"Iya, seksi. More sexy than all models in the world", gumamnya juga.
"Oh My God!"
"Oh, God. Ijinkan dia jadi milikku!".
Part terakhir harusnya mereka menari bersama lagi, tapi Donghae sudah menyerah. Melihat Eunhyuk menari kali ini telah memporak porandakan suasana hatinya. Yang tadinya gembira sekarang lebih gembira lagi. Donghae hanya menonton Eunhyuk menari sampai habis. Dan dia tersenyum lebar setelahnya.
julie khoyul
Kibum akan menuju ruangannya saat ada keramaian di Hall. Dia berhenti sejenak, melihat dari jauh ada apa dengan trainee yang berkumpul disitu? Kibum menjumpai Lee Hyukjae sedang menari saat dia melongok ke Hall. Kemudian dia putuskan untuk berdiam disitu, menyaksikan Lee Hyukjae menghabiskan tariannya. Bagi Kibum saat seperti ini Lee Hyukjae bagai angin sejuk yang tanpa sengaja berhembus kearahnya.
Kibum sedang banyak pikiran belakangan ini, tentang permintaan Yesung itu. Dia memang tak bilang menerima, tapi sudah pasti Kibum membantu Yesung. Si kepala besar itu bukannya tak mampu mengajukan kerja sama sendiri tapi masalah berbohong soal istri, Yesung bukan ahlinya. Banyak hal dilakukan asal-asalan oleh Yesung, tapi entah kenapa perusahaannya yang bergerak dibidang resort pariwisata berkembang pesat. Kibum-pun kadang heran, bagaimana bisa banyak relasi percaya dengan orang aneh seperti dia? Saat Yesung mendapatkan pertanyaan yang sama dari orang lain, dia cuma menjawab 'kuncinya adalah kejujuran', makanya Yesung dibilang tak pandai berbohong.
Berikutnya adalah Kyuhyun, Kibum sudah berencana mengajak Kyuhyun ke pesta itu. Menurut observasi Kibum sendiri, Kyuhun itu manja dan makin manja kalau keinginannya terus dituruti. Tapi kalau dibiarkan Kyuhyun bisa jadi namja yang mandiri, tinggal bagaimana membuat perjanjian kerja sama dengan iblis itu. Kibum bisa menghandle Kyuhyun, mengabulkan satu permintaan Kyuhyun dan dia akan menurut. Yah walau Kyuhyun masih sakit, Kibum yakin dia akan segera baikan besok. Masih sakit saja Kyuhyun memaksa training hari ini, berarti memang dia bisa segera sehat.
Lee Hyukjae menyelesaikan dance-nya disambut tepuk tangan dari teman-temannya. Kalau saja Kibum tak punya image dingin sedari dulu, dia juga ingin menghampiri Hyukjae, memberi aplause dan merangkulnya kalau perlu. Tapi tidak, dari jauh saja sudah cukup baginya. Kibum bisa melihat Hyukjae yang kelelahan, dadanya naik turun teratur meraup oksigen bebas, keringatnya bercucuran terlihat sangat menggiurkan. Hyukjae membungkuk kesana kemari tanda terima kasih kemudian namja monyet itu mengampiri Ryeowook, menggelus anjingnya lalu meraih handuk kecil disitu.
Kibum menebak Hyukjae pasti sangat haus dan benar namja itu meraih sebotol besar susu coklat. Kibum jadi teringat susu yang dibelinya kemarin, apa dia sudah memberikannya pada Hyukjae ya? Kibum tak ingat, tapi melihat susu yang dipegang Hyukjae punya merk dan ukuran botol sama dengan yang dia beli, Kibum-pun meyakinkan diri kalau dialah yang memberikan susu itu. Kibum gembira walau tak nampak reaksi apapun diwajahnya. Melihat Hyukjae menimang botol susunya seakan tak rela meminum pemberian dari Kibum, Kibum bertambah senang. Disana Hyukjae mengembangkan senyum, kemudian membuka tutup botol susu, sedikit macet dan akhirnya berhasil. Kibum sudah sangat antusias melihat Hyukjae meminum pemberiannya, tapi saat lama Kibum memperhatikan, susu itu dituang dalam mangkuk plastik kecil lalu anak anjingnya dilepaskan dan meminum susu itu.
"Wah ternyata kau suka susu rasa coklat, Spancer!", pekiknya senang tapi Kibum muram.
"Bryan!", sapa seseorang dibelakang Kibum. Kibum bertambah muram saja, karena tanpa menolehpun Kibum tahu siapa yang menyapanya. Yeoja bule inilah orang kedua yang sering membuat Kibum sakit kepala setelah Yesung. "Are you ok, dear?", tanyanya setelah melihat muka Kibum tampak lesu. Orang lain tak akan tahu, tapi Ceryl tahu reaksi-reaksi Kibum.
"Sedang apa kau disini?"
"Oh, I came to see you", katanya semangat sambil bergerak ingin memeluk Kibum. "Bogoshipo!", tambahnya memulai memeluk tapi Kibum sudah menghindar dan berjalan cepat kearah ruangannya.
Ceryl mengekor Kibum ke ruangannya. Yeoja bule itu selalu berusaha mendekati Kibum, tapi Kibum selalu menjauh. Ceryl mendekat dan Kibum menjauh, serasa main kejar kejaran saja. Ceryl tidak mau apa-apa, dia cuma ingin memeluk dan mencium Kibum seperti dia memeluk dan mencium semua orang yang ditemuinya disini. Ceryl sudah tahu Kibum dari dulu, manager TC yang diakui sebagai adiknya itu tak suka dipeluk apalagi dicium, tapi Ceryl masih ngotot mencoba memeluk dan mencium Kibum. Dan sampai saat ini kalau mereka bertemu jadi terkesan kejar kejaran.
"Brey, did you know Jerome call me? He said I must come to see you and your wife", kata Ceryl masih menguntit Kibum yang berjalan ke ruangan Siwon. "I'am glad to hear it, but why didn't you invite me when you get married?", sesalnya.
"I didn't!", jawabnya singkat.
"Jangan bohong padaku, walau bagaimanapun aku ini kakakmu". Kibum segera mempercepat langkahnya tak mau mendengar Ceryl memohon seperti Yesung waktu itu. Lagipula Kibum memang belum menikah, siapa yang akan dikenalkannya pada Ceryl. "It's ok, just let me see her!"
Kibum mengindahkan Ceryl, dia segera masuk ruangnya Siwon. Saat dia masuk sudah berkumpul banyak orang disitu, salah satunya Lee Hyukjae. Tadinya Siwon memanggil Heechul untuk pembinaan terakhir sebelum berangkat, tapi Siwon tak memanggil Taesub bersamaan, alasannya biar dia bisa berduaan dengan namja cantik mempesona itu. Tapi sayangnya Heechul datang diikuti tiga trainee lain. Donghae dan Eunhyuk serta Ryeowook. Lalu beberapa menit berikutnya datang Kyuhyun, Sungmin dan Kwang, mereka datang untuk membagikan susu dan es krim pada Siwon. Ada Yesung juga yang tadinya memata matai Ryeowook dan berakhir disitu. Rencana berduaan Siwon hancur sudah.
"Kenapa kau mengumpulkan mereka disini, Hyung?"
"Aniyo urusihaeyo!", sapa Ceryl muncul dari belakang Kibum. Siwon dan Yesung geram bersamaan, pasalnya Ceryl tak pernah bisa mengucapkan salam dalam bahasa Korea dengan benar.
"Annyeonghaseo, Ceryl!", bentak Yesung. "Kau ini sudah diajari seribu kali dalam sehari tetap saja salah mengucapkan salam. Lebih baik kau tak usah berbasa Korea saja!"
"Sorry. I'm not forgetful, ok. I just emmm I'm not remember", belanya sambil menyenyir kuda. "Where is my daughter in law, Jer?". Yesung mau menunjuk seseorang tapi Ceryl keburu menarik dan memeluk Ryeoook. Dia menciumi Ryeowook disemua permukaan wajahnya. "OMG, she's my daughter in law? You're so cute, darling!"
"Bukan dia, Ceryl. He will be mine!", tegas Yesung.
"What? He?", tanyanya sambil membolak balik tubuh Ryeowook? Pasalnya tak ada tanda-tanda kalau Ryeowook laki-laki kecuali dadanya yang rata. "Are you boy?", Ceryl bertanya lagi. "Never mine, I like you as long as you are Bryan's wife"
"Cerylllll, he will be mine!", tegas Yesung lagi. Yesung menarik Ryeowook dari Ceryl dan memelototi yeoja bule itu.
Ceryl mengamati satu persatu orang yang ada disitu. Kalau-kalau dia bisa menemukan sendiri siapa orang yang dimaksudnya. Siwon yang duduk disofa panjang disebelah Heechul tahu gelagat Ceryl, dia segera menyandarkan punggungnya ke sofa, mengilangkan kakinya lalu merentangkan tangannya dibelakang Heechul pertanda dia mengklaim Heechul. Dia juga ingin melakukannya pada Kyuhyun, tapi Kyuhyun duduk sedikit lebih jauh hingga tangan Siwon tak mampu menjangkaunya.
Sungmin dan Kwang sudah sumringah, mereka berharap bisa mendapatkan pelukan dan ciuman dari yeoja bule itu lagi. Tapi saat Ceryl memandang mereka, detik itu pula dia menggeser arah pandangnya. Kemudian Ceryl mendapati Donghae dan Eunhyuk memandanginya, kemudian bepandangan satu sama lain. Mereka sepertinya tidak tahu apa yang dibicarakan Ceryl dengan Yesung tadi, banyak juga yang tidak tahu apa yang dimaksud Ceryl kecuali Kyuhyun dan Heechul memang sengaja tak mau tahu.
"Are you..."
Donghae dam Eunhyuk lalu berdiri dan memperkenalkan diri.
"Lee Hyukjae imnida!"
"Lee Donghae imnida!"
"I got 2 more candidates", seru Ceryl. "Come her, boys. I'll give you hug and kiss!"
Kibum diam saja, selama itu Lee Hyukjae salah pahampun tidak masalah baginya. Kibum melihat interaksi Ceryl dengan Donghae dan Eunhyuk. Ketika Haehyuk tak mengerti bahasa yang digunakan Ceryl, Ceryl sendiri yang datang dan memeluk lalu menciumi mereka. Yesung melepaskan Ryeowook saat namja itu mulai risih dengan perlakuan Yesung. Yesung kemudian mengambil alih pembicaraan lagi.
"Ceryl, mereka bukan istri Kibum!", tegas Yesung agar yeoja bule itu menyudahi aksi anarkisnya menciumi trainee. Dan dengan kalimat barusan semua yang belum mengerti langsung paham kalau Ceryl mencari istri Kibum. Semua trainee disitu terkejut mendengar manager TC mereka sudah menikah, siapa istrinya? Bisa jadi gosip menarik kalau ternyata manager mereka menikahi trainee, itu yang membuat Sungmin antusias.
"Siapa yeoja bule itu?", tanya Heechul berbisik pada Siwon.
"Eomma-nya Kibum", Heechul melotot atas jawaban Siwon. Bukankah itu tidak mungkin? "Yesung itu appa-nya Kibum". Dan kali ini Heechul menggeleng.
Dulu waktu tinggal di Amerika, Yesung dam Ceryl tetanggaan. Mereka juga berteman, sekolah juga di tempat yang sama. Yesung punya kekasih demikiam Ceryl, tapi kalau soal bermain Yesung dan Ceryl selalu bersama. Tinggal di Amerika sangat dingin hingga suatu saat mereka mencoba berbagi kehangatan, sering sekali sampai mereka menyebutnya simbiosis mutualisme. Tapi suatu hari dicuaca dingin, Yesung datang ke kamar Ceryl seperti biasa, mereka melakukannya seperti biasa juga. Hanya saja Yesung lupa tak membawa pengaman dan persediaan Ceryl habis. Hasrat mereka sudah diujung tanduk, tidak mungkin keluar untuk sekedar membeli pengaman, toh mereka janji melakukannya sekali saja. Tapi ternyata sekali saja tak cukup untuk sekedar menghangatkan badan. Dan itu kejadian terciptanya Kibum.
Waktu Ceryl melahirkan usianya belum genap 16 tahun. Tidak masalah punya anak di umur berapapun di Amerika. Ceryl dan Yesung tetap melanjutkam sekolahnya, dan mereka tetap bertemam seperti biasa. Masalah bayi mereka, dua orang itu menunggu mereka cukup umur dan siap menikah, tapi sampai 25 tahun Kibum hidup, duo orang itu belum siap juga. Mereka mengikrarkan diri untuk berteman bahkan masing masing punya kekasih lagi.
"Dia menantumu!", tunjuk Yesung ke Kyuhyun.
Siwon shock mendengarnya, tapi Heechul tersenyum bahagia. Sungmin juga bahagia mendapat gosip baru, walau tahu Kyuhyun memang bukan istri Kibum ini bisa jadi gosip keren. Kwang, Ryeowook, dan duo Inyet mereka tak tahu apa-apa. Kibum pasrah kalau begini. Ceryl bahkan tak melepaskan Kyuhyun memeluk erat dan menciuminya. Tapi kenapa Kyuhyun juga diam saja, masa dia juga tak mau ambil pusing soal ini. Hanya kenapa Yesung tak membiarkan salah paham tadi, kalau Hyukjae yang jadi istrinya kan Kibum rela lahir batin.
"Don't worry dear, kau bisa jadi calon menantuku yang ke dua", tunjuknya pada Eunhyuk. "Kau juga bisa jadi yang ketiga", tunjuknya pada Donghae. "Aku tidak masalah kalau harus punya tiga menantu. Akan ku pastikan Bryan adil pada kalian!", tutur Ceryl yang masih belum melepas Kyuhyun.
Kibum sedikit pening, apalagi saat Yesung mentertawakannya. Menikahi satu saja belum, dan dia dapat tiga calon.
julie khoyul
Setelah kejadian Ceryl tadi, semua jadi kacau. Seluruh TC tahu kalau Kyuhyun sudah dinikahi Kibum. Cuma Heechul dan Sungmin saja yang tahu sebenarnya mereka tidak menikah. Sungmin juga yang menyebarkan kabar gembira itu bagi penghuni asrama dan kabar buruk itu ke karyawan. Dihadapan trainee Kyuhyun bak bahlawan karena telah menahklukkan manager TC, berarti bisa menahklukkan peraturan TC yang ketat itu juga. Dan dihadapan karyawan Kyuhyun jadi tinggi derajatnya, pandangan mereka kalau buat salah pada Kyuhyun, bisa jadi Kyuhyun mengadu pada Kibum. Dunia TC's Kim berubah saat ini.
"Cho!"
Kyuhyun dan Kibum dalam perjalanan pulang sekarang. Kibum menyetir dan Kyuhyun duduk disebelahnya. Kyuhyun masih sakit, mukanya masih pucat, kepalanya berdenyut lagi, harusnya dia beristirahat hari ini, tapi dia memaksa ikut ke TC begini jadinya, proses penyembuhannya melambat.
Kyuhyun menyadarkan punggungnya dan terpejam, tapi dia tidak tidur.
"Besok sore kau ikut aku ke Busan, kita menginap tiga hari disana"
"Aku ada janji dengan Yesung hyung", katanya ditengah tidur ayamnya.
"Kepala besar itu menukar posisiku. Jadi kau pergi denganku"
"O", jawab Kyuhyun singkat.
"Kau harus sembuh besok, atau perlu ke dokter sekarang?", tawar Kibum sedikit memaksa.
"Aku tidak mau ke dokter. Aku mau minum susu coklat panas", katanya sedikit mengigau.
"Kuberitahu perjanjian dan skenarionya besok", kata Kibum tanpa peduli Kyuhyun terkantuk kantuk. "Kau menginginkan sesuatu, Cho?"
"Ayo cerita, aku mau tidur!", pintanya mengigau lebih parah.
"Tidurlah, kubangunkan kalau sudah sampai", tutur Kibum yang menyerah mengahadapi keadaan Kyuhyun. Kalau Kyuhyun sudah begitu, bicara panjang lebarpun Kyuhyun tak akan mengingatnya.
"Kibum, ayo cerita!"
"Tutup mulutmu dan cepat tidur!"
Dan berikutnya tak ada lagi suara keluar dari mulut Kyuhyun namja iblis itu benar-benar tidur. Kibum ingin Kyuhyun sembuh besok, jadi Kyuhyun perlu banyak istirahat. Kibum melajukan mobilnya dalam diam, sepi dalam perjalanan seperti saat belum ada Kyuhyun dulu. Hampir 30 menit dan Kibum sampai didepan rumahnya, dia memarkir mobilnya, keluar dam melenggang masuk seperti biasa.
Kibum memasuki kamarnya, mandi bertukar baju dan mempersiapkan hal-hal yang diperlukannya besok. Packingnya selesai dan Kibum memutuskan membaca ulang proposal pengajuan kerja samanya. Kibum keluar kamar dan mendapati ahjumma membawa susu coklat panas ke arahnya.
"Tuan, susu untuk nyonya!", Kibum cuma mengisyaratkan ahjumma untuk masuk kamarnya sedangkan dia sendiri berlanjut keluar. Baru beberapa menit duduk disofa sambil membaca buku, ahjumma datang padanya. "Nyonya kemana, Tuan?"
"Kamar mandi?"
"Tak ada"
"Mungkin dia diluar dengan ahjussi".
Ahjumma mengangguk kemudian kembali kedapur. Disana dia bertemu suaminya yang sedang minum kopi, tapi Kyuhyun tak disitu. Lalu ahjumma dan ahjussi mencari ke sekeliling rumah, pasalnya kalau terlalu lama nanti susunya dingin, tapi mereka tak menemukan Kyuhyun dimanapun. Dan mereka berakhir menghadap kembali pada Kibum.
"Nyonya tak ikut pulang ya?", tanya ahjumma.
"Tadi dia pulang denganku!", jawab Kibum terheran pembantunya sebegitu getol mencari Kyuhyun.
"Nyonya dimana sekarang?", tanya ahjumma lagi.
"Biarkan saja, dia pasti ada disekitar sini!". Dua pembantunya mengangguk, tapi saat mereka akan beranjak Kibum teringat kalau dia meninggalkan Kyuhyun dalam mobilnya. Kyuhyun tertidur dalam mobil tertutup, bisa jadi dia kehabisan nafas. "Ahjumma, ahjussi bantu aku cari kunci mobilku", kata Kibum sambil berlari kearah kamarnya.
Kibum mencari kunci mobilnya ditempat biasa dia meletakkan, tapi tak ada. Kibum meletakkannya ditempat lain, tapi dia lupa. Dua pembantunya ikut mencari walau tak tahu kenapa Kibum mencari Kunci mobilnya. Ahjussi menemukan kincinya dimeja kecil dekat pintu masuk, Kibum langsung menyambarnya berlari tergesa keluar dan segera me-non aktifkan kunci otomatis mobilnya. Kibum segera membuka pintu dimana Kyuhyun duduk. Kibum memdapati Kyuhyun tak bergerak, iblis itu tak tidur lagi, tapi pingsan. Hampir Kibum tak mendengar nafas keluar dari hidung Kyuhyun, bahkan saat dia menyentuh pergelangan tangan Kyuhyun, denyut nadinya lemah.
"Panggil dokter!", teriak Kibum.
Kibum mengangkat Kyuhyun, membawa kekamarnya. Ahjussi membantu melucuti sepatu dan Kibum membuka kancing celana Kyuhyun. Kibum juga menarik keluar kaos Kyuhyun, membiarkan Kyuhyun telanjang dada diranjang. Ahjussi panik tak tahu harus bagaimana, Kibum-pun juga. Mereka berdua seperti orang bodoh saja mendapati Kyuhyun diujung maut. Ahjumma menelepon dokter dan belum masuk kamar saat tu. Dengan inisiatif sendiri, Kibum menekan dada Kyuhyun, menekan keras kemudian memberikan nafas bantuan, menekan dada Kyuhyun lagi, lalu nafas bantuan. Begitu seterusnya sampai Kyuhyun membuka mata lemah. Syukurlah Kyuhyun hidup, tapi sebentar kemudian dia pingsan.
Dokter datang sedikit lambat, setelahnya dokter mengatakan kalau Kyuhyun sudah tertolong. Tapi dokter mengharuskan Kyuhyun dibawa ke rumah sakit agar bisa lebih cepat sembuh. Kyuhyun butuh tabung oksigen untuk menormalkan nafasnya, dan malam itu mereka memboyong Kyuhyun ke rumah sakit. Rencana A Kibum gagal, dia mau Kyuhyun sembuh besok, tapi dia hampir membuatnya mati hari ini. Sangat tidak mungkin membawa Kyuhyun dalam keadaan seperti ini. Kibum harus mamatenkan rencana B dan membuat rencana C kalau rencana berikutnya juga gagal.
"Kalian pulang saja, biar aku yang disini!", perintahnya saat menunggui Kyuhyun diruang rawat. Pembantunya butuh istirahat, Kibum tak boleh egois melimpahkan tanggung jawabnya pada pembantu. Dia yang bersalah kali ini, melupakan Kyuhyun tertidur dalam mobil tertutup hingga hampir mati. "Aku ke luar kota besok sore. Menginap disana beberapa hari. Kalian pulang dan istirahat, besok kalian boleh menggantikanku!", perintahnya lagi.
Kali itu dua pembantu Kibum pulang meski tak rela, tapi memang benar menjaga Kyuhyun harus bergantian. Kibum sendirian menjaga Kyuhyun, dia merasa bersalah sekali. Walau Kyuhyun tak mati, dia yang menyebabkan sampai seperti ini. Kyuhyun tidur diranjang rumah sakit itu, dengan selang oksigen dihidungnya dan infus ditangannya. Kibum menyusupkan tangannya ke jemari Kyuhyun, menggenggam erat seakan meminta maaf tanpa kata. Dan Kibum menjaga Kyuhyun lagi malam ini.
To be continue
Siapa sih reader pelupa yang nularin penyakit lupanya pada Kibum? Tu kan gara-gara itu, Kyuhyun nggak jadi diajak ke pesta deh.
Siapa yang bakal diajak Kibum ya?
Sampai jumpa lain waktu! Terima kasih..
