~KrisTao~
.
.
.
.
BRAAAK
"unggg!" tao mendengung dengan keras begitu tubuhnya tersungkur di lantai marmer. Badan yang sudah lecet akibat kai makin tambah sakit saat kulitnya sedikit melupas akibat gesekan dengan laintai kastil.
"taoooo" lay langsung berlari kearah tao saat namja itu mencoba berdiri. Sebenarnya dia cukup lancang saat ini, berlari disaat pangeran berdiri tak jauh dari tempat tao berada tapi dia tidak begitu mempermasalahkannya. "apa kau tidak apa-apa?" tanya lay, mengusap debu di pakaian tao dan memperbaiki posisi duduk tao yang terlihat tidak nyaman.
"apa yang dia lakukan?" tanya changmin saat memperhatikan sehun melangkah duduk ke kursi tunggal di ruangan megah itu.
"dia melewati batas wilayah" jawab xiumin enteng. Semua yang berada disana menatap kearah tao. Ayolah..itu hal yang sangat berbahaya dan melanggar aturan yang telah di tetapkan selama ini. Melewati batas sama saja dengan membuat peluang para werewolf, penghuni wilayah sebelah untuk mencabik-cabik tubuhmu dengan sepuasnya atau mungkin kemungkinan bagusnya kalau kau hanya akan di jadikan budak bertahun-tahun disana dan vampire yang memang memiliki harga diri tinggi tidak akan sudi melakukannya, mereka akan pilih tercabik-cabik dari pada harus tunduk kepada mahluk yang menurut mereka memiliki derajat rendah.
"apa ada yang melihatnya?"tanya kyungsoo
"tiga anjing penjaga" ucap sehun, sambil menompangkan kakinya ke kaki satunya. Kyungsoo menoleh dengan alis terangkat satu.
"ini benar-benar sudah gila, bagaimana bisa kau membawanya dengan selamat?" tanya kyungsoo.
"tidak ada yang selamat saat melewati perbatasan? Yah kecuali dia memiliki sembilan nyawa" tambah xiumin.
tak ada jawaban dari sehun itu kontan membuat kedua namja itu menoleh untuk melihat namja berpangkat pangeran itu, tidak ada siapapun di kursi singgah sana itu kecuali putaran angin yang semakin lama semakin terlihat menghilang.
"dia menyebalkan" gerutu xiumin.
"tao, ayo kekamarmu, biar gege obati" ucap lay sambil membantu tao berjalan menuju kamarnya.
"sebenarnya apa yang sehun inginkan dari bocah itu?" ucap kyungsoo saat tao dan lay sudah tak terlihat lagi disana.
.
.
.
.
.
Angin bertiup dengan derasnya, membuat tiga pasang mata menoleh kearah asal angin itu berasal.
"kau datang, kukira kau akan lari, bocah" kata kai sambil mengusap lehernya.
"apa yang bisa menggantikannya" kata sehun, tak membalas ucapan kai.
Sehun menatap kearah kris yang juga menatapnya dengan pandangan dingin.
"kau tentu tahu aturannya apa" kata kris akhirnya. Kai menyeringai remeh, mungkin ini akan menjadi hari berkabung untuk para vampire yang akan kehilangan pangeran mereka.
"apa kalian bermimpi?" tanya sehun dengan senyum liciknya? Ah baiklah ini pertama kalinya merka melihat senyuman seperti itu muncul dari sehun ya.. Kecuali kris yang sudah cukup mengenal sosok namja di depannya.
pusaran angin langsung muncul tak kala sehun mengerakan tangannya keatas. Pusaran yang kini mulai berjalan memporak porandakan apa saja yang berada di depannya.
Kai diam sebentar sebelum berlari dengan cepat. tampak tubuh rupawannya lama-kelamaan berubah menjadi srigala dengan gigi-gigi tajam yang siap megoyak daging mangsanya. Bulu bewarna hitam pekat dengan bola mata bewarna biru gelap tampak menjadi kewaspadaan bagi tiap lawannya, dialah pemangsa.
Dengan kecepatan kasat mata, kai menerjang tubuh sehun sampai keduanya berguling di tanah. Angin yang sempat di buat sehunpun lama kelamaan menghilang saat tangan namja itu goyah.
Kai mengoyak tubuh sehun di bagian leher, membuat kerongkongan yang harusnya tertutup daging itu sekarang terlihat tulang dengan daging bewarna merah karena darah segar yang tampak merembes keluar.
Tak akan ada yang bisa melihat wajah sehun sekarang, tubuh namja itu sekarang tampak hanya tersisa daging-daging tercecer di tanah, mengerikan ya..apalagi dengan tengkorang kepala yang menggelinding di tanah seperti bola. Mungkin lain kali kai harus melakukan hal yang lebih rapi, itulah yang ada di pikiran baekhyun.
"rasanya menjijikan" ucap kai saat menjilati tangannya yang di penuhi darah itu. menjijikan tapi dia sangat menikmatinya.
"apa hanya seperti itu kehebatan seorang yang di agungkan?" kata baekhyun, berdiri dari posisi jongkoknya "tidak berseni" lanjutnya.
"sebaiknya aku melakukan hal yang sama kepadamu, supaya kau tahu apa itu artinya seni di otakku" desis kai.
"lebih baik kita pergi" baru saja baekhyun ingin membalas kata-kata kris menghentikannya. kris melangkah menjauhi tempat itu dengan di ikuti kai dan baekhyun di belakangnya.
.
.
sehun membuka kelopak matanya yang sempat tertutup sedari tadi. Matanya yang bewarna merah pekat itu menoleh kearah lengan kirinya yang sudah tak ada di tempatnya. Darah tampak mengotori kemeja hitamnya.
mungkin kedua namja itu berpikir dia mati. Ya..apa kalian juga berbikir seperti itu?..
Asal kalian tahu, sehun tidak akan mati semudah itu. Kalaupun dia mati mungkin penasehat salah memilih orang untuk menjadi penerus pangeran.
Sehun memang memiliki hal yang mungkin hanya segelintir penerus yang memilikinya. Dia dapat membuat tubuh pengganti dengan mengorbankan salah satu anggota tubuhnya, tapi itu bukan berarti dia akan selamanya kehilangan anggota tubuhnya, anggota tubuh yang hilang akan kembali pulih saat dia bisa meminum darah segar manusia sampai kenyang. Mudah? Tentu..
Sehun cukup tahu kalau kris mengetahui hal itu, namun tak menyangka namja bertubuh tinggi itu akan membiarkannya. Menjadi penjaga perbatasan adalah hal yang besar. kau tak akan di ajari untuk berbelas kasih untuk musuhmu, apa lagi musuh abadimu.
.
.
.
.
"ungg humm umm" tao menggoyangkan kepalanya kekanan kekiri dengan cepat mengikuti suara derap langkah pelayan yang kelihatan sibuk di depannya. Bukan namanya tao kalau dia akan menurut saat lay menyuruhnya diam di kamar saat selesai mengobati lukanya.
Tangan tao menapak kelantai marmer yang dingin, menggoreskan telunjuknya dengan bentuk bulat berulang kali. Dia suka melakukan hal itu selain memeluk lututnya.
Tao melangkah mundur dari posisi duduknya. Menempelkan tubuhnya kedinding saat mendengar suara langkah halus menuju tempatnya duduk. Tangan yang awalnya berada di sebelah badan sekarang bergerak memeluk lututnya. Kepalanya di sembunyikan disana. Mencoba untuk tidak terlihat oleh orang itu walaupun itu termasuk hal konyol yang akan membuatnya di ejek.
"ungghh" ini yang dia sangat benci saat kedua taring entah siapa itu menancap di perpotongan lehernya, sakit dan panas. seperti tubuhmu di buat kososng persekian detik. Dia tidak ingin merasakan sakit itu terlalu lamapun memilih untuk menutup kedua matanya dan berpikir dia bisa tertidur saat itu juga, ya..walaupun kata tidur tidak tepat untuk mengganti kata pingsan saat ini.
.
.
.
.
" kelihatannya makananmu cukup lezat..."
.
.
.
.
.
.
Tbc
fallforhaehyuk sudah lanjut~ gomawo reviewnya~
babypanda418 ahaaha itu rahasia, sehun memang sengaja di buat jahat..tapi gak jahat" amat kok huehehe xD gomawo sudah review
zhe lanjut asap itu apa ._.? Gomawo sudah review
dewicloudsddangko iya, shiro juga sedkit kasian, sedikit/plak ..hehe gomawo sudah review
TTy T.T jawaban untuk siapa kris, terjawab disini~ gaomwo sudah review
pandahuang seru? *o*/ gomawo sudah review ..ffnya sudah lanjuuuut
Black rose1590 sudah lanjut~ gomawo sudah riview o.o
raetaoris tao itu bapakku/bawa tao kabur/plak.
Sudah lanjut~ gomawo sudah review
NKTS sudah lanjut~ gomawo sudah review o.o/
shinjiwoo920202 ne~ XD.. sudah lanjut, gomawo sudah review
bulle sudah lanjuuut~ gomawo sudah revieww
