~KrisTao~
Aku ingin segera mataku terbuka, setidaknya dengan begitu aku bisa melihatmu, sedikit saja.. Aku tidak hanya ingin dirimu saja yang melihatku
.
.
.
.
.
.
PRAAANG
BRAAAAK
Sehun langsung mengibaskan tangan kanannya kekanan untuk membuat tekanan angin disaat serpihan kaca bagian depan mereka yang tiba-tiba pecah, mencoba untuk menghalangi serpihan kaca untuk mengenai mereka.
"ARGHHHHH" Kris langsung menatap tajam disaat pandangannya terpusat kepada seseorang yang baru masuk melalui jendela yang pecah. Namja dengan rambut pirang dan tubuh tingginya tampak tampan ya.. Kecuali kalau kau tak melihat disisi kana dan kirinya tampak terlihat dua ekor srigala berkepala dua yang tengah mengeluarkan air liurnya disaat mulut mereka terkatup untuk menggeram.
"Chanyeol"Desis Kris.
"Aku diperintahkan untuk membawamu kekastil utama, Kris"Chanyeol menatap Kris dingin tanpa ekspresi bersahabat.
Sehun memperhatikan kedua namja itu tengah bertukar pandang sebelum Chanyeol mengalihkan pandangannya kearah Tao yang meringkuk di atas ranjang dengan tubuh bergetar.
"Kau masih menemui namja itu?"Ucap Chanyeol tajam.
Chayeol langsung berlari mengikuti Kris yang telah terlebih dulu mencoba keluar dari tempat itu. Mungkin namja itu sudah merasakan firasat buruk hal yang akan terjadi.
Sedetik setelah chanyeol dan Kris beserta para anjing penjaga itu keluar, datang para vampire dan Kyungsoo yang mendobrak pintu dengan kasar hingga di pinggiran pintu tampak retakan kecil yang mungkin bisa saja mengakibatkan pintu itu rusak.
"Kau tidak apa-apa?"Tanya Kyungsoo saat melihat Sehun tengah mengusap rambut Tao untuk menenangkan namja panda itu.
"Kalau dia memang ingin membunuhku, mungkin saat kalian datang, aku sudah menjadi bangkai"Ucap Sehun, kasat dengan nada marah disaat para prajurit sangat lambat, perdetik sangat penting dalam perang. Sedetik saja kau terlamban kau bisa mati.
"Maafkan aku, konsentrasiku sedikit kacau sekarang"Ucap Kyungsoo mencoba membela diri.
"Keluar dari tempat ini"Semua prajurit langsung keluar saat pangeran mereka mengatakan hal itu.
.
"Tenanglah, dia akan baik-baik saja, aku tahu chanyeol tidak akan menyakitinya"Ucap sehun. Dia tahu tubug Tao yang masih bergetar bukan karena dia takut atau apa akibat kedatangan Chayeol yang begitu tak sopan tapi melainkan kekhawatirannya kepada Kris yang membuatnya takut. Sehun sudah sejak tadi merasakan perbedaan suhu tubuh Tao yang berubah disaat Kris belum terlihat. Mungkin benar adanya kalau pemikiran Tao akan hal berbau firasat akan benar-benar terjadi.
.
.
Kris berlari sekencang mungkin menjauhi Chanyeol. Tatapan tak bersahabat itu membuatnya tidak nyaman. Bukan, bukan karena takut dia lari dari pemangsa kecil itu tapi melainkan batu kecil yang tengah berada di dalam genggaman Chanyeol yang membuatnya terus menghindar. Batu bewarna hitam gelap yang selalu di jadikan kelemahan bagi werewolf pasangannya. Batu itu sengaja di buat untuk menaklukan para werewolf pembangkang yang melakukan kesalahan dalam katagori fatal. Setiap werewolf memilikinya dan semua itu disimpan dalam ruang khusus di kastil pusat. Kris tidak tahu apa kesalahannya tapi dia akan terus lari sampai batu itu menjauh dari jarak pandangnya. Tubuhnya akan lemas secara frontal disaat batu itu berada di dekatnya.
Chanyeol merupakan salah satu werewolf terkuat seperti keluarga Kris. Jika cuma beralasan Teman.. Seorang Chanyeol tidak akan memperdulikannya. Ini hukum yang harus dilakukan. Tidak pandang teman ataupun keluarga, saat dia salah jika dia di beri perintah walaupun sampai membunuh orang itu dia akan melakukannya. Dialah mesin terpecaya dalam Pengamanan Perbatasan.
Kejar-kejaran terus terjadi dalam jangka waktu lama sampai kaki mereka berhenti tepat di tengah tebing tinggi. Cukup jauh dengan lokasi kedua kastil utama.
"Tidak bisa lari lagi hm?"Ucap chanyeol, menatap sinis kearah Kris yang tengah sedikit mendongak keatas untuk melihat keatas tebing.
"Kau bercanda?"Kris menyeringai sebelum menggerakan tangan kanannya menyamping kemudian muncul percikan api di bagian punggungnya membentuk sayap besar dengan bagian atas runcing bak sayap naga. Dibagian atas kepala Kris tampak tanduk seperti iblis terbuat dari api hitam terpampang disana.
Chanyeol berlari mendekat kearah Kris sebelum namja itu sempat beranjak dari tempatnya berdiri. Dengan batu di tangannya semua itu akan lenyap dalam sekejap dan dia kan segera menyelesaikan tugasnya dengan membawa Kris kehadapan raja.
WUSSSS
Chanyeol menggeram muat disaat Kris tengah tersenyum remeh saat tubuh namja itu melayang keatas dengan lambat sebelum melesat cepat menanjak ke atas tebing.
"Brengsek"Chanyeol mengikuti langkah Kris dengan membungkukan badannya kemudian tampak sayap lebar membentang dari punggung Chanyeol terbuat dari Api. Sayap yang bahkan lebih lebar dari milik Kris.
Kris dapat merasakan hawa panas dari bawah yang membuatnya menoleh kebawah untuk melihat apa yang terjadi dan dia mendapati bagaimana sayap lebar Chanyeol mengibas menciptakan api besar yang merambat keatas menuju kearah Kris.
Kris melesat lebih Cepat keatas kemudian menukik disaat tubuhnya sudah sampai melewati tebing sebelum melesat melewati pepohonan dan membuat semua pohon yang di lewatinya terbakar akibat sayatan dari sayap yang masih menampakan keganasannya.
BUK
"ARGHHHHH" Kris tampak memegang Kepalanya disaat Kepalanya dengan terhantam besi besar yang langsung menghantam telak ke kepalanya, menyisakan darah dengan serpihan besi yang pecah setelah hantaman.
"Kau kurang mempunyai otak"Ucapan tajam itu langsung membuat Kris menatap tajam kearah namja yang kini tengah menyeringai di depannya. Tangannya namja itu melempar batu gelap yang sedari tadi di jauhinya kearahnya. Membuat tubuhnya melemah kemudian menghilangkan sayap apinya.
"Hahh hahh hh"Kris mengatur nafas dengan cepat. Nafasnya terasa kosong disaat batu itu terlepar tepat kearahnya. Matanya sedikit kabur sebelum gelap menyelimuti penglihatannya.
"Kau berhasil, Kyuhyun hyung"Ucap Chanyeol saat menapaki tempat disana.
"Kau sangat lambat"Kyuhyun menatap dingin Chanyeol kemudian Menghampiri tubuh Kris yang tergeletak tidak begitu jauh dari tempatnya berdiri.
"Lebih baik kita segera membawanya ke kastil"Ucap Kyuhyun sambil membopong tubuh tak berdaya Kris di pundaknya.
.
.
"Ada apa Tao?"Dengan sedikit kesabaran besar, Lay mencoba menahan tubuh Tao yang terus bergerak tak tentu arah. Namja panda itu terus meronta mencoba untuk terlepas dari cekalan Lay sedari tadi. Lay tidak tahu apa yang terjadi sesaat setelah dirinya diminta untuk menjaga Tao disaat Sehun pergi untuk menyelesaikan masalahnya dengan para tetua untuk membahas kedatangan para werewolf.
"Tao.. Tenanglah, ada apa sebenarnya?"Lay akui namja panda itu memiliki tenaga yang sangat kuat dan membuat vampire seperti dirinya kewalahan. Terlihat dari arah gerak Tao, namja itu ingin keluar dari ruang kamar itu. Matanya nampak bergulir gelisah membuat.
"Ada apa Lay?"Lay menoleh kearah Changmin yang baru saja bersuara setelah membuka pintu tanpa izin.
"Entahlah hyung, dia sedari tadi seperti ingin keluar"Ucap Lay masih berusaha menahan tubuh Tao.
"lepaskan dia, biar aku yang menjaganya"Ucap Changmin sambil tersenyum. Lay berpikir sebentar sebelum mengangguk mensetujui.
Selepasnya cekalan itu membuat Tao langsung berjalan cepat menuju kearah cendela, sedikit limbung sebelum dia berasil meloncat dari cendela lantai dua ruangan itu.
"Apa tidak apa-apa,hyung?"Tanya Lay sedikit khawatir.
"Tidak apa-apa, kerjakanlah pekerjaan yang lain biar aku yang urus anak itu"Ucap Changmin sambil mengikuti arah perginya Tao. "Katakan dengan Sehun, aku pinjam Tao"Lanjutnya sebelum benar-benar menghilang.
.
Tao melangkahkan kakinya cepat kesegala arah seperti mengikuti instingnya. kaki telanjang itu tampak sedikit lecet saat beberapa kali kerikil besar mengenai kaki namja panda itu. Di belakangnya Changmin masih betah mengikuti Tao. Namja berwajah tampan itu terlihat mengetahui arah gerak kaki Tao disaat namja panda itu berjalan kearah daerah perbatasan. Dia cukup tahu apa yang terjadi sekarang tentang Kris, Tao, Dan juga namja berotak jenius itu.
.
"Mau kemana kalian?"Terdengar suara Kai dari arah dalam perbatasan werewolf membuat Tao menghentikan langkah kakinya sambil menoleh kesegala arah dengan gelisah.
"Biarkan dia masuk"Ucap Changmin kemudian berjalan mendekati Tao.
"Apa kau pemimpinku, heh?" Lanjut Kai sinis. Pandangannya menatap Tao yang masih diam di tempat dengan pandangan gelisah.
"Ya.. Kalau kau mau, aku akan menjadi pemimpinmu, aku ingin sekali memelihara anjing" Ucapan Changmin membua Kai langsung mengepalkan tangannya kuat, menciptakan sedikit suara retakan disana.
"Jangan memancingku, tua"
"Apa kau tidak pernah melihat usiamu?"
Sungguh, jika Changmin masih tidak berada di dalam wilayah vampire. Dia akan benar-benar meremukkan tulang mahluk berwajah memuakkan itu. Sudah cukup hari ini banyak masalah yang terjadi, dia tidak mau menambah hal memusingkan hari ini lagi.
Changmin menyeringai sebelum melangkah melewati perbatasan kemudian dengan gerakan cepat namja bertubuh tinggi itu memukul wajah Kai keras, membuat tubuh namja itu sedikit mundur akibat dorongan lutut namja itu mengenai perutnnya.
"Bagaimana kalau kita bermain sebentar?"Ucap Changmin, mengusap pergelangan tangannya.
Kai menggeram kemudian dengan tiba-tiba tubuhnya berubah menjadi srigala hitam.
"Wah.. Aku baru tahu kau begitu jorok sampai bulumu bewarna sehitam itu"Chanmin mencoba menghindari serangan Kai. Namja itu benar-benar memiliki emosi labil.
Dengan masih menghindari serangan Kai, Changmin mencoba untuk menggerakan tangan kirinya untuk melempar batu berbentuk bulan sabit itu kearah Tao.
ZZRRRTTT
"Brengsek"Kai menggeram kemudian mengejar cahaya bewarna gelap yang melesat menuju kastil.
Changmin tersenyum melihat pekerjaannya, dengan begitu Tao akan cepat sampai menuju kearah Kris berada.
"Terkadang kau sangat memuakan"Changmin menoleh keasal suara itu dan mendapati Baekhyun tengah mendudukan diri di salah satu pohon disana, tak melakukan apapun.
"Ya.. Tidak begitu masalah"Ucap Changmin menanggapi ucapan Baekhyun.
.
"Kau sudah tahu apa yang kau lakukan, Kris?"Kris hanya diam menanggapi ucapan Minho. Raja werewolf itu menatap tajam kearahnya."Kau hampir saja membunuh bangsamu sendiri hanya karena kemarahan tidak jelas"Lanjutnya.
"Dia melakukan kesalahan"Bantah Kris. Tubuh namja itu tengah terikat dengan sangat kuat.
"Kau ingin membunuh bangsamu hanya karena namja itu? Apa otakmu sudah di cuci?"Minho menatap sinis namja di depannya dari kursi singgahsananya. Beberapa pasang mata disana masih terus menatap mereka.
Kris menggeram kesal saat mendengar ucapan dari sang raja. Otaknya memang telah di cuci, cukup membuatnya untuk berpikir bahwa namja berambut hitam legam itu istimewa.
"Kau tidak akan tahu bagaimana rasanya kehilangan milikmu"Ucap Kris tajam.
"Aku memang tidak tahu rasanya itu.. Karena milikku adalah seutuhnya werewolf"Ucap Minho dengan penekanan pada kata terakhir di kalimatnya yang berasil membuat Kris benar-benar naik darah.
"Kalau begitu akan ku buat kau merasakannya"Geraman Kris menjadi sebuah raungan disaat ikatan di tubuhnya terlepas. Dengan gerakan cepat, Kris berlari menuju kearah taemin yang terlihat tak memiliki pengawal di sampingnya.
Kris mencekal kedua tangan Taemin ke belakang mencoba mengunci pergerakan sang pemuda berwajah manis itu.
"Kau benar-benar ingin menjadi pembangkang?"Ucap Minho tanpa sedikitpun menoleh kearah Kris.
"Seharusnya kau musnah sudah lama, aku muak dengan segala peraturan bodohmu, kau tahu itu heh?"Geram Kris.
Semua pasang mata tak bergeming dari arah penglihatan mereka. mungkin mereka bisa saja menyerang Kris membabi buta kalau saja sang raja tak memberikan kode kepada para prajurit untuk diam di tempat mereka.
Minho berdiri dari kursinya. Melangkah menuju kearah dimana Kris berada.
"Berani sekali saja kau melukainya, aku akan benar-benar menghilangkan nyawamu"Minho tampak tersenyum saat mengatakannya tapi semua orang tahu bahwa kalimat itu bukan hanya sekedar omong kosong biasa.
Kris menyeringai mendengar ucapan sang raja.
"Akhh"Temin menjerit disaat tangan Kris sedikit mengeratkan pegangannya. Mungkin tangan namja manis itu akan memar setelah ini.
BUKH
BRAAAAAK
"Sudah ku bilang untuk tidak melukainya"Ucap Minho sesaat setelah berhasil memukul telak ulu hati Kris. Walaupun terhalang dengan tubuh Taemin, sang raja akan tetap mudah melakukannya. Kecepatan yang begitu mengagumkan.
Minho melangkah pelan kearah Kris yang masih tersungkur di lantai. Pukulan itu bukan pukulan yang hanya berisikan tangan kosong, melainkan energi tekanan yang membuat satu pukulan saja seperti ribuan tangan.
"Kau tentu tahu apa hukuman bagi pembangkang, melakukan kesalahan dua kali yang fatal dan hukum tak mempermasalahku untuk membunuhmu sekarang juga"Ucap Minho.
Seperti terangkat itulah yang dirasakan Kris. Tubuhnya terangkat begitu mudahnya disaat sang raja mencekik lehernya. Memposisikannya lebih tinggi dari sebelumnya.
"Arghh..hh"Semua orang disana memandang ngeri kearah Kris bahkan sebagian ada yang memalingkan pandangan mereka disaat sang raja dengan mudahnya menarik tangan sang namja sampai putus, mengakibatkan darah segar memuncrat ke wajah sang raja.
Sekuat kuatnya seorang Kris tetap saja saat menghadapi sosok seorang raja dia akan lemah. bahkan Kris masih merasakan efek sang batu permata disaat tubuhnya terasa lemas. jika kau ingin bertanya apakah lengan putus itu sakit, jawabannya adalah iya, benar-benar sakit. bagaimana sebagian tubuhmu hilang hanya dengan satu tarikan, membuat beberapa otot merenggang disaat satu anggota terpenting tidak ada lagi dan menyiksakan darah segar dengan tulang bewarna putih keperakan terlihat menyembul menyisakan organ pentingnya diselipan daging merah muda.
"Beruntunglah kau werewolf, jadi sakit itu tidak akan terasa begitu lama"Minho langsung melempar tubuh Kris kesembarang arah tanpa ada rasa kasihan. Mungkin memang benar werewolf memiliki sistem penyembuhan yang cepat tapi itu hanya menyembuhkan ,bukan mengembalikan organ yang hilang. "Masukan dia ke penjara ruang bawa tanah"Lanjutnya.
.
Dengan langkah kecilnya Tao berjalan tidak tentu arah dan hanya mengikuti instingnya saja. Disaat setelah tubuhnya sempat merasakan terambung sebelum tiba-tiba terhempas ketanah dengan sedikit rasa sakit pada bagian bokongnya.
"Akhirnya aku bisa mengejarmu"Tao menoleh kearah asal suara. Namja panda itu sangat familiar dengan suara namja berkulit eksotis itu dan hal itulah yang membuatnya berusaha berlari menjauhi sang namja-Kai.
Buk
"Ungg huumm"Tao mendengung keras saat tubuhnya merasakan terjebam setelah kakinya tersangkut akar pepohonan. Sedikit sakit di bagian lututnya tidakmembuat sang namja panda itu berhenti melainkan terus berlari menjauhi Kai.
Grtt
"Hunng ungg umm!"Tao meronta, mengibaskan tangannya kesegala arah untuk mencoba melepaskan cekikkan Kai pada lehernya. Bukan hanya cekikan yang dia dapatkan tapi juga tusukan tajam dari kuku tangan Kai yang sedikit memanjang dan membuatnya melukai leher namja panda itu.
"Selamat datang kerumah, Huangzi Tao"
.
.
.
.
Tbc
terimakasih yang sudah review, baca, dan juga mampir di ff shiro dan juga yang sudah memberi saran. shiro sangat berterimakasiiiih ^o^)/
dan juga buat yang sudah review
peachpetals, huang lee, baby buby, aulchan12, zhe, kireithelittlethieves, baekhyunniewife, shinjiwoo920202, datezukio, kt, huangzin, juniel is a vampire hybrid.
disini akan tetap ofecial couple tapi mereka memiliki jalan cerita sendiri-diri. ah ya gomawo untuk semua saran, untuk yang tungguin ff shiro, shiro senang, o.o/o.o
