STORY
Nico pun dengan spontan mengatakan sebelum Tomaki pergi"Tomaki kun bisakah kita ketemuan besok?"Tomaki menjawab"bisa kok lagi pula jadwalku lagi kosong"Nico berkata"baiklah tempatnya di café Sunny jam10.00,aku tunggu ya"Tomaki berkata"Baiklah sampai jumpa besok"
Keesokan harinya Tomaki pun bersiap-siap setelah sampai di café tersebut Tomaki pun masuk kedala, dia melihat Nico dengan wajah yang merah karena melihat Nico dengan Busana yang indah dan hiasan make upnya yang natural menambah kecantikannya"Cantik sekali"Tomaki secara spontan mengatakan itu seketika wajah Nico pun merah dan mengatakan"Terima kasih Tomaki kun" mereka pun duduk dan berbincang bincang Tomaki pun bertanya"ne..Yazawa san sebenarnya orang tua pekerjaannya apa?"Nico menjawab"pekerjaan orang tuaku adalah pendiri perusahaan hotel Yazawa's,kalau kamu Tomaki kun?"pekerjaan orang tuaku adalah Dokter sekaligus pemilik RS Nishikino"Nico pun menceritakan kisah hidupnya yang penuh dengan hari-hari yang kelabu begitu pun Tomaki,Tomaki menyadari bahwa dia dan Nico mempunyai banyak kesamaan mereka pun keluar dari café tersebut Tomaki berkata "apakah kau mau pergi bersamaku kewahana hiburan tersebut?"Nico menjawab"wahana bermain iya aku mau"mereka pun masuk kedalam wahana bermain tersebut,Nico pun penasaran dengan wahana yang satu ini karna banyak orang yang berteriak pas keluar dari sana Nico pun mengajak Tomaki kesana"nee..Tomaki kun ayo masuk kesana"Tomaki pun bertanya"oh…kau mau masuk kesana ah pasti kau tidak bisa masuk kedalam sana"Nico pun menggerutu"Kenapa aku tidak bisa masuk kesana?"Tomaki menjawab"karna pas masuk di dalam sana kau pasti akan memelukku dan berteriak"Nico pun menantang Tomaki"Jika aku
masuk kedalam sana bersamamu dan ketika di dalam sana aku memelukmu dan berteriak , jika aku kalah maka aku akan menuruti perintahmu dan jika kau kalah kau akan menuruti perintahku"tantang Nico Tomaki tidak mau kalah"oke,siapa takut"Tomaki pun berkata dalam hatinya"ternyata Yazawa san itu keras kepala dan agresif" mereka pun masuk kedalam Nico mulai merasa gemetar sedangkan Tomaki hanya santai-santai saja karena dia yakin Nico akan kalah ketika hantu yang pertama muncul Nico langsung berteriak dan memeluk Tomaki sadar dia memeluk Tomaki dia langsung melepaskan pelukannya dan berkata pada Tomaki"Aku tidak akan kalah Tomaki kun"Tomaki hanya tertawa melihat Nico dan ketika hantu ketiga sontak membuat Nico ketakutan dan memeluk Tomaki pada saat kejadian itu Tomaki langsung merasakan detak jantungnya berpacu dengan cepat ketika Nico memeluknya,Tomaki berkata"Ada apa Yazawa san kau sudah menyerah?"seketika Nico langsung mengatakan pada Tomaki"Baka!Tomaki kun Baka!"Nico berkata sambil meneteskan air matanya melihat itu Tomaki tidak tega melihat Nico meneteskan air mata Tomaki pun mengangkat Nico seperti tuan puteri"Baiklah tuan puteri berhentilah menangis karna aku akan mengeluarkanmu dari sini" Tomaki pun berlari menuju pintu keluar Nico pun berkata"Kau Jahat Tomaki kun"Tomaki pun menjawab"gomen Yazawa san,oh iya bagaimana dengan hadiahku?"seketika wajah Nico pun memerah"Baka! Kau masih sempat merayuku"Jawab Nico,"Aku hanya bercanda Yazawa san" oh iya bagaimana kita naik ke bianglala saja tetapi mereka heran Karena orang-orang menatap mereka dengan wajah tersenyum Nico pun bertanya"apa kau lupa sesuatu Tomaki kun?" "heh? Lupa"Tomaki pun menurunkan Nico"mou….dasar kenapa aku begitu menyukaimu"kata Nico,Tomaki pun bertanya"apa kau mengatakan sesuatu Yazawa san?"Nico menjawab"tidak ada kok ayo naik ke bianglalanya"
Ketika mereka berada di bianglala mereka sama-sama melihat pemandangan yang indah Tomaki pun melihat Nico dengan wajah merah dan berkata"Yazawa san Aku mencintaimu,maukah kau menjadi kekasihku?"Nico pun kaget dengan pernyataan dari Tomaki Nico pun menjawab perkataan Tomaki dengan wajah merah "Aku juga mencintaimu Takumi kun dan aku mau menjadi pacarmu"Tomaki dan Nico pun….
Saya sengaja menceritakan Maki tidak takut pada hantu dan membuat Maki agak gombal disini mudah-mudahhan kalian suka dengan ceritanya
SEE YOU NEXT CHAPTER
