PERHATIAN! MENGANDUNG UNSUR NEGATIF

STORY

Setelah sampai di kamar mereka berdua terdiam karna hanya mereka berdua yang ada disana Tomaki berkata dalam hatinya"aku tidak percaya kalau Nico chan sangat agresif" Nico juga berkata dalam hatinya"ASTAGA! APA YANG AKU PIKIRKAN AKU MENARIK SEORANG LELAKI KE DALAM KAMAR HOTEL DAN SEKARANG HANYA ADA KAMI BERDUA!"Nico berusaha memecah keheningan dan berkata"ano….Tomaki kun bagaimana kalau kau mandi dulu dang anti baju nanti kau terkena flu"Tomaki menjawab"b..baiklah aku mandi dulu yah Nico chan"Tomaki pun masuk kedalam kamar mandi.

Sementara itu Nico mempersiapkan baju untuk Tomaki pakai"Tomaki kun aku taruh baju gantimu di keranjang berwarna coklat ya" Tomaki berkata"Terima kasih Nico chan",Tomaki keluar dengan keadaan rambut yang masih basah Nico pun terpesona dengan Tomaki dan wajahnya memerah Nico langsung bergegas ke kamar mandi,Tomaki berkata"ada apa dengannya?" setelah Nico mandi dia baru sadar kalau dia lupa mengambil baju gantinya Nico berkata"Astaga aku lupa mengambil bajuku!?,bagaimana ini tidak mungkin aku menyuruh Tomaki kun untuk mengambil bajuku,apa boleh buat aku akan keluar dengan keadaan seperti ini"Nico keluar dari kamar mandi dan Tomaki melihat Nico hanya memakai handuk dengan rambutnya yang basah,bau harum dari tubuhnya dan kulit putihnya yang halus Tomaki hanya memandang Nico,Nico berkata dengan wajah yang merah padam"A..APA YANG KAU LIHAT TOMAKI KUN!?" Tomaki kaget dan membalikkan badannya"A..A..AKU TIDAK MELIHAT APA-APA KOK NICO CHAN!"kata Tomaki,Nico langsung bergegas mengambil pakaiannya,Tomaki menengok untuk memastikan kalau Nico chan sudah pergi Tomaki pun berkata"Huft….hampir saja aku mati tapi dia sangat cantik ketika sedang marah" Sesudah Nico memakai pakaiannya Tomaki mengajak Nico untuk makan malam di hotel itu setelah sampai di bawah mereka memesan makanan yang akan mereka makan

Setelah makanan mereka datang Nico dan Tomaki berkata secara bersamaan"maafkan aku" Nico menjawab"tidak-tidak seharusnya aku yang meminta maaf karna telah membentakmu" Tomaki berkata"tidak aku yang salah Nico chan seharusnya aku tidak menatapmu seperti itu" mereka berdua melihat ke luar ternyata badai datang Tomaki berkata"sepertinya kita harus tinggal disini sampai besok Nico chan" Nico menjawab"iya Tomaki kun badainya sangat ganas" mereka berdua kembali kekamar mereka Nico berkata"kita harus memberitahu orang tua kita Tomaki kun nanti mereka khawatir" "kau benar Nico chan"jawab Tomaki,Tomaki mengambil handphonenya yang berada di kasur dekat Nico duduk seketika Tomaki terpeleset dan Tomaki menyentuh sesuatu yang lembut"apa ini lembut dan hangat" Tomaki pun sadar kalau dia sedang memegang o**ai Nico"Tunggu ini mungkin" dia melihat Nico yang terbaring seketika wajahnya memerah Tomaki pun memeras o**ai Nico sekali Nico pun mendesah Tomaki berkata"Kawai" Nico membuka matanya dia kaget karna Tomaki sedang menyentuhnya Nico berkata"Tomaki kun apa yang akan kau lakukan!?" Tomaki berkata"Nico chan aku ingin kamu" Tomaki pun menggigit leher Nico dan berani membuat tanda merah disana Nico berusaha lepas dari Tomaki tapi dia tidak berdaya Nico pun berteriak"DAME! Tomaki kun" Tomaki berbisik di telinga Nico"suaramu bagus berteriak lah semaumu Nico chan karena kita akan bermain mala m ini"Tomaki mencium Nico Tomaki memasukkan lidahnya kemulut Nico,Nico hanya bisa memeluk Tomaki dan pasrah dengan perbuatan Tomaki tangan Tomaki meraba tubuh Nico dan berhenti di o**ai Nico dia memeras dan bermain dengan o**ai Nico Tomaki memasukkan tangannya ketubuh Nico dan melanjutkan permainannya,

Tomaki membuka baju Nico dan menghisao o**ai Nico,Nico mendesah karna ndak tahan dengan apa yang dilakukan Tomaki padanya Nico membelai kepala Tomaki dan mengangkatnya dan berkata"Tomaki kun Aishiteru" Tomaki menjawab"Aishiteru Nico chan" mereka kembali berciumman kali ini mereka berdua benar-benar bermain dengan lidah mereka,malam berlalu dengan cepat dan matahari telah terbit…

Nico melihat Tomaki yang sedang tertidur disampingnya Nico mengecup pipi Tomaki"Bangun Tomaki kun sudah pagi kita harus pulang kerumah kita" Tomaki bangun dan mengatakan"Pagi Nico chan" mereka berdua bersiap-siap untuk kembali kerumah mereka Tomaki membukakan pintu mobilnya dan berkata"silahkan masuk tuan puteri" Nico menjawab"Terima kasih pangeranku" Tomaki mengantar Nico kerumahnya,setelah sampai dirumah Nico Tomaki memberikan ciuman selamat tinggal pada Nico dan berkata"Semoga hari mu menyenangkan istriku"Nico menjawab"mou….dasar gombal,kita kan belum menjadi suami istri Tomaki kun?" Tomaki berkata"aku akan memberitahu orang tua kita untuk mempercepat proses pernikahannya"mereka berdua berpelukan dengan mesra didepan rumah Nico…..

Seseorang pemuda melihat Nico dengan seseorang dan sedang berpelukan dengan mesra"apa yang mereka lakukan disana"dia pun mengepalkan tangannya dia sangat kesal melihat mereka berdua

Penasaran siapa pemuda itu tunggu di chapter selanjutnya ya dan terima kasih telah membaca fanfic yang hancur ini^^ SEE YOU NEXT CHAPTER