. ©yeojakoriya23

Tittle: Eomma,Bogoshippeoyo

Disclaimer: cast bukan punya saya,cast punya Tuhan YME dan emak bapaknya:'v

Cast: EXO Member

Main pair: SULAY

Genre: Romance,Family

Rating : T

Warning: GS,TYPO,BAHASA GAK BAKU,GAJE,DLL.

DLDR!

Happy Reading!


"Mau kan?" Tanya Sehun dengan wajah semelas mungkin. Yixing menggigit bibir bawahnya.

"Baiklah,akan appa tunjukkan kepadamu" ucap Suho lalu menarik tengkuk Yixing.

"H-hei.."

"Cepatlah appa.." Ucap Sehun. Suho mendekatkan wajahnya kewajah Yixing dan..

CHU~

Yixing memejamkan matanya erat saat bibir Suho mengecup bibirnya lembut. Sehun bertepuk tangan.

"Yehet! Yicing ahjumma sudah menjadi eomma Thehun" Sehun bertepuk tangan dengan riang. Yixing membuka matanya.

"Apa? Kan cuma.." Yixing tak dapat melanjutkan kata-katanya.

"Appa.. Thehun mau adik ya" pinta Sehun. Suho maupun Yixing membelalakkan matanya.

"A-adik?" Tanya Suho lagi.

"Iya,Appa" ucap Sehun. Yixing memijat pelipisnya.

'Kenapa aku bisa terlibat dengan kisah seperti ini sih..' batin Yixing.

"Mau adik? Buatnya gimana? Eomma mu kan belum ada" ucap Suho.

"Kan thudah ada Yicing eomma" jawab Sehun enteng.

"Yixing eomma? Aku bukan eomma mu,Hunnie" ucap Yixing.

"Aku bahkan belum menikah dengan appa mu" lanjutnya.

"Kalau mau jadi eomma Thehun haluth menikah dengan appa dulu ya?" Tanya Sehun polos.

"Y-ya..memang seperti itu" jawab Yixing ragu dan was-was.

"Yathudah,Thuho appa menikah thaja dengan Yicing eomma" ucap Sehun.

"Tapikan..duh,Sehun..kau tak boleh seperti ini ya. Kasian Yixing ahjumma,dia pasti belum siap menikah" ucap Suho sambil mengelus rambut hitam anaknya.

"Thehun mau eomma! Thehun mau adik! Thehun mau tahu latha nya punya eomma dan adik!" Sehun menangis.

"I-iya,nanti akan Appa usahakan,sayang" ucap Suho sambil menenangkan Sehun.

"Tidak mau!" Tangis Sehun makin kencang.

"Sehunnie.." Panggil Yixing. Sehun menoleh kearah Yixing.

"Hunnie tahu tidak? Dulu aku sangat suka bermain piano. Aku meminta dibelikan piano oleh ibuku. Tetapi.. Ibuku tak membolehkannya karena ekonomi keluargaku yang kurang" Yixing menarik nafasnya dan menghembuskannya pelan.

"Aku terus berusaha dan berdoa. Dan kau tahu? Dengan usaha yg keras dan doa,aku berhasil mendapatkan sebuah piano" Sehun menatap Yixing dengan mata yang berbinar.

"Yicing eomma thangat hebat!" Puji Sehun. Yixing tersenyum.

"Mangkanya,Sehunnie harus sabar dan rajin berdo'a" ucap Yixing lalu mengusap sisa-sisa airmata Sehun. Sehun tersenyum.

"Baiklah. Thehun akan thabal dan lajin beldo'a" ucap Sehun. Suho tersenyum melihat anaknya.

-xoxo-

DDRRT..

Yixing buru-buru mengambil ponselnya.

"Yeobseo?"

'Halo,Xing? Aku Baekhyun!'

"Oh,halo,Byun. Aku merindukanmu" ucap Yixing sambil tersenyum.

'Aku jugaa.. Aku dengar kau sudah dapat pekerjaan ya?'

"Iya. Ugh,kau tahu? Presdirnya sangat mesum!"

Yixing dapat mendengar Baekhyun tertawa disebrang sana.

'Hei,itu Presdir Kim kan? Kim Joonmyeon itu?'

"Iya,Byun".

'Apa yang dia lakukan kepadamu?' Pipi Yixing memerah.

"C-ceritanya panjang,Byun"

'Hufftt..yasudah. Aku mau kasih tahu kepadamu,kalau besok aku akan pulang ke Korea' Yixing membulatkan bibirnya.

"Kkk,baiklah. Pacar tiang bendera mu itu kau bawa?" Tanya Yixing sambil menekankan kata 'Pacar-tiang-benderamu'.

'Ya pasti,dong. Ah sudahlah,aku matikan ya? Pulsaku sekarat nih'

"Iya-"

TUT TUT TUT

Yixing mendengus kesal.

"Yicing eomma,ayo keluar. Kita beli makanan dan mainan balu untuk Thehun" ucap Sehun tiba-tiba. Yixing kaget.

"Kau ajak appa mu kan?" Tanya Yixing.

"Iya,tentu thaja"

"Appa nya mana?" Tanya Yixing.

"Mencariku?" Tanya Suho tiba-tiba muncul diantara Sehun dan Yixing.

"T-tidak.." Jawab Yixing berusaha cuek.

"Jangan mengabaikanku,sayang" goda Suho sambil menoel dagu Yixing.

"Sayang gundulmu!" Ucap Yixing kesal. Suho tertawa.

"Appa thayang dengan Yicing eomma? Thehun juga" ucap Sehun lalu tersenyum polos.

"Aku bukan eomma mu,Sehunnie sayang" ucap Yixing lalu mengelus rambut Sehun. Sehun mempoutkan bibirnya.

"Teluth,eomma nya Thehun itu thiapa thih?!" Tanya Sehun kesal. Suho dan Yixing terkekeh.

-xoxo-

Suho mengantar Yixing ke apartementnya.

"Terimakasih,Suho" ucap Yixing setelah turun dari mobil Suho.

"Dan.. Bye Sehunnie. Jumpa lagi besok" Yixing melambaikan tangannya kearah Sehun.

"Yicing eomma.." Panggil Sehun.

"Iya,sayang?"

"Eomma mau kemana? Itu lumah thiapa?" Tanya Sehun.

"Aku mau masuk ke apartement ku,Hunnie" jawab Yixing.

"Besok Sehun akan ketemu lagi dengan Yixing eomm- eh Yixing ahjumma kok" ucap Suho sambil mengelus rambut Sehun.

"Baiklah.." Suho mengacak rambut Sehun. Yixing tersenyum lalu masuk ke apartementnya.

-xoxo-

Yixing membuka pintu kamarnya. Yixing menduduki badannya di kasur. Ia meraba bajunya dan melihatnya.

"Loh? Kemeja Suho?!" Pekik Yixing. Yixing memijat pelipisnya.

Yixing kemudian berjalan keluar kamar. Ia masuk ke kamar mandi.

"Astaga..." Yixing mendapati pakaian kotor yang bertumpuk. Ia melongo melihat pakaian itu. Yixing bersender di dinding. Yixing kemudian menarik nafas panjang lalu menghembuskannya.

"Baiklah.." Yixing kemudian mencuci baju itu.

-xoxo-

"Appa.." Panggil Sehun kepada Suho yang masih berkutat dengan komputernya.

"Hm?"

Sehun mendengus kesal.

"Appa! Kenapa thih appa tidak pelnah mengajak Thehun jalan-jalan lagi?!" Tanya Sehun kesal. Suho memutar bola matanya malas.

"Appa sedang sibuk,sayang" jawab Suho tanpa melihat kearah Sehun.

"Appa tidak thayang lagi ya thama Thehun?" Sehun menundukkan kepalanya. Suho menoleh kearah Sehun. Ia tersenyum lalu memegang pundak Sehun.

"Dengar sayang.. Appa sangat menyayangimu" Suho mengelus pucuk kepala Sehun. Sehun memeluk Suho.

"Thehun kangen appa,Thehun kangen jalan-jalan thama appa" Suho membalas pelukan Sehun. Ia tersenyum tipis.

"Maafkan appa,sayang. Besok sore kita jalan-jalan,otte?" Sehun melepaskan pelukanya lalu menatap Suho dengan mata yang berbinar.

"Benalkah appa?" Tanya Sehun tak percaya.

"Iya sayang. Appa akan ajak Yixing ahjumma juga"

"Yicing eomma,Appa.."

"Dia bukan eomma mu,sayang.." Sehun mendengus kesal. "Telthelah Appa. Thehun mau main mobil-mobilan,appa"

-xoxo-

"Hah.." Yixing menaruh se-baskom pakaian yang akan dijemur. Ia kemudian menjemur pakaian-pakaian itu.

"Setelah ini menyapu dan mengepel..huh,melelahkan" Yixing bergumam sambil mengelap keringatnya. Yixing mengambil sebuah kemeja milik Suho. Ia memerasnya pelan.

"Kemeja ini.." Yixing tersenyum-senyum sendiri membayangkan wajah Suho. Sedetik kemudian,ia menepuk pipinya. "Apa yang kupikirkan,eoh?!" Yixing menggelengkan kepalanya pelan lalu melanjutkan acara menjemur pakaiannya.

SKIP

DDRRTT...

Secepat kilat Yixing mengangkat telpon itu.

"Halo? Dengan siapa ya?"

'Halo,xing? Aku Suho'

Yixing merasakan jantungnya berdetak lebih cepat.

"A-ada apa,Ho?" Yixing mencoba bersikap biasa saja.

'A-anu.. Aku mau mengajakmu jalan-jalan bersama Sehun besok sore,mau tidak?'

Yixing membulatkan matanya.

"A-AKU?!" Pekiknya tertahan. Yixing dapat mendengar suara hembusan nafas dari sebrang sana.

'Iya,Yixing.. Mau tidak?'

"Boleh saja" ucap Yixing malu-malu.

'Haha,baiklah. Aku akan menjemputmu besok,See ya!' Suho lalu memutuskan panggilan itu. Yixing meloncat-loncat tak jelas. Berlari-lari memutari meja makan dan melompati bangku kecilnya.

"Suho mengajakku jalan-jalann..." Gumam Yixing senang sambil menangkup kedua pipinya.

"Hei,apa yang aku lakukan,eoh? Seharusnya aku bersikap biasa saja" ucap Yixing kepada dirinya sendiri lalu menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

-xoxo-

"Selamat pagi,presdir Kim" sapa Yixing saat memasuki ruangan Suho. Suho tersenyum.

"Selamat pagi,Yixing eomma" Yixing membulatkan matanya. Ia menatap Suho tajam. Suho tertawa renyah.

"Bercanda.." Yixing memutar bolamata nya lalu menaruh secangkir kopi di meja Suho.

"Wah,rajin sekali" ucap Suho lalu menyesap kopi itu. Yixing mendengus kesal.

"Heol,aku memang rajin. Dan,seharusnya kau berterimakasih dulu kek" Suho terkekeh pelan.

"Ya ya ya. Terimakasih,sayangku" ucap Suho sambil tersenyum jahil.

"Demi Tuhan! Kau annoying sekali,eoh!"

-xoxo-

Yixing keluar dari ruangan Suho dengan kesal. Ia berjalan sambil menghentak-hentakkan kakinya.

"Yixing!" Yixing melonjak kaget.

"Tiffany? Duh,kau mengagetkan ku" ucap Yixing sedikit kesal. Tiffany menyengir.

"Dengar-dengar..kau pacaran sama Suho sajangnim ya?" Tanya Tiffany. Yixing membulatkan matanya. Ia tertawa remeh.

"Aku pacaran dengan dia? Heol,sorry deh" ucap Yixing sambil mengibaskan rambutnya.

"Halah,mengaku saja. Semua orang dikantor ini sudah tahu. Bahkan ada yang memotret foto kalian bersama Sehun saat makan bersama di cafe" ucap Tiffany. Yixing membelalakkan matanya.

"K-kau serius?" Tiffany menangguk.

"A-aku..tidak pacaran kok dengan Suho sajangnim" ucap Yixing gugup. Kenapa harus gugup disaat seperti ini sih,batin Yixing kesal sendiri.

"Kalau tidak pacaran,mungkin kalian sudah menikah kali,ya?"

"Aish,intinya aku tidak ada hubungan apa-apa dengan Presdir Kim itu" ucap Yixing kesal. Tiffany menyipitkan matanya.

"Sudahlah,aku lelah" Yixing kemudian menarik Tiffany agar bekerja kembali.

-xoxo-

"Yixing!" Yixing menolehkan kepalanya kebelakang. Ia menyipitkan matanya.

"Baekhyun?!" Pekik Yixing.

"Yixingggg..."Baekhyun berlari kearah Yixing.

"Baekhyun..."

GREP

Mereka berdua pun akhirnya berpelukan. "Aku merindukanmuuu.." Ucap Yixing sambil mengeratkan pelukannya.

"Haha,aku juga!" Baekhyun melepaskan pelukannya dan tertawa pelan. Yixing ikut tertawa.

"Ehm,ngomong-ngomong..kau sudah pacaran dengan Presdir Kim itu?" Tanya Baekhyun.

"Tidak,sama sekali tidak" Yixing menekan setiap kata-katanya.

"Ah terserah,ayo makan siang" ajak Baekhyun lalu menarik tangan Yixing.

GREP

Tangan Yixing ditahan dari belakang. Yixing menoleh.

"Presdir Kim?" Baekhyun menyipitkan matanya. Suho berdehem.

"Ada apa?" Tanya Yixing sambil melepaskan tangan Baekhyun.

"Ayo makan siang bersamaku" ucap Suho.

"Loh? Sehun mana?" Bukannya menjawab,Yixing malah bertanya. Suho memutar bola matanya malas.

"Tadi dia ke- nah itu dia" ucap Suho sambil menunjuk Sehun yang sedang berlari kearah Yixing.

"Yicing eommaaaa..." Sehun meloncat kearah Yixing. Yixing tersenyum lalu menggendong Sehun.

"Thehun kangen.." Ucap Sehun lalu memeluk Yixing. Yixing terkekeh pelan.

"D-dia..memanggilmu eomma? Kau sudah menikah kenapa tidak memberi tahu ku,hah?" Tanya Baekhyun. Yixing menatap Baekhyun tajam. Suho menahan tawanya.

"Jadi kau mau makan siang dengan ku atau dengan Presdir Kim mu itu?" Tanya Baekhyun sambil menekankan kata 'Presdir Kim'. Yixing mendelik tak suka.

"Dengan Presdir Kim mungkin lebih baik" ucap Yixing lalu tersenyum,ah tepatnya menyeringai.

"Oh? Yasudah,aku makan bersama dobi ku tersayang saja" ucap Baekhyun lalu menelpon Chanyeol. Yixing mendengus.

.

.

Suho menarik tangan Yixing menuju tempat parkiran.

"Hei,kita mau kemana?" Tanya Yixing.

"Makan siang lah" jawab Suho singkat.

"Makan thiang dimana appa?" Tanya Sehun.

"Ada deh" Suho menyerahkan Sehun ke Yixing. Yixing menggendong Sehun lalu masuk kemobil Suho. Yixing duduk dengan tenang sambil memangku Sehun. Ia melirik kearah Suho yang fokus menyetir.

'Suho tampan sekali ya' batin Yixing.

"Ada sesuatu diwajah ku,nona Zhang?" Tanya Joonmyeon tanpa melihat kearah Yixing. Yixing buru-buru mengalihkan pandangannya. Suho tersenyum miring.

-xoxo-

Yixing membuka sabuk pengamannya dan membuka pintu mobil diikuti dengan Suho. Yixing menutup pintu mobil dan berjalan kedekat Suho.

"Ini dimana?" Tanya Yixing.

"Ayo masuk" ucap Suho tanpa menjawab pertanyaan Yixing. Yixing mendengus.

"Appa,Thehun mau pipith" ucap Sehun kepada Suho.

"Tunggu sebentar ya Xing. Aku temankan Sehun ke toilet dulu. Kau jangan kemana-mana,awas!" Ucap Suho lalu menggendong Sehun. Yixing memutar bola matanya malas.

"Iya-iya"

Yixing berdiri didepan restoran besar tersebut sendirian. Ia mengeratkan mantelnya ketika udara dingin menerpa permukaan kulitnya. Beberapa menit kemudian,Yixing merogoh saku mantelnya dan mengambil ponselnya. Ia membuka akun instagramnya. Ia membulatkan matanya ketika melihat fotonya dan Suho serta Sehun yang diposting oleh seseorang.

"I'am a JoonXing Shipper" tulis orang itu dicaption nya. Yixing memijat pelipisnya. Yixing menahan emosi ketika melihat hastag yang membuatnya jengkel itu. Yixing terkejut ketika melihat likers foto itu.

"Astaga,banyak sekali" gumamnya. Ia kemudian melihat commentnya.

'Wah,Presdir Kim ternyata benar-benar pacaran dengan asisten barunya' comment seseorang.

'Keluarga kecil yang bahagia' Yixing membulatkan matanya lagi ketika membacanya. Ia mencibir seluruh comment dari foto itu.

"Melihat apa,eoh?" Tanya Suho tiba-tiba. Yixing terlonjak kaget. Sehun terkikik ketika melihat Yixing yang terkaget.

"T-tidak apa-apa" ucap Yixing sambil membetulkan syalnya.

"Ah,pasti kau sudah kedinginan. Ayo masuk" ucap Suho lalu menarik tangan Yixing.

-xoxo-

"Silahkan pesan apapun yang kau mau" ucap Suho.

"Tidak usah. Samakan dengan mu saja" ucap Yixing sambil tersenyum kecil. Suho membalas senyumam Yixing.

"Sehun mau makan apa?" Tanya Suho lembut. Sehun mengetukkan jari telunjuknya dibibirnya. Seolah berpikir.

"Hm..Thehun mau makan eth klim,appa" ucap Sehun.

"Selain es krim? Sehun harus makan makanan juga"

"Thehun mau makan kue keju dan pizza keju,appa" Suho menyerngitkan alisnya.

"Kenapa rasa keju semua?" Tanya Suho heran.

"Thehun thekalang thuka makan keju,appa" ucap Sehun kalem. Yixing tertawa renyah. Sehun menoleh kearah Yixing. Ia ikut tertawa kecil.

"Ya ya ya,terserahmu" ucap Suho malas lalu memesankan pesanannya.

SKIP

Suho,Sehun dan Yixing memakan makanannya dengan tenang. Tak ada seorangpun yang mengeluarkan suara.

"Ehm" Yixing berdehem lalu meminum Lemon Tea nya. Suho sedikit melirik kearah Yixing.

"Apa?" Tanya Yixing.

"Tidak.." Yixing mengangkat bahunya acuh lalu melanjutkan acara makannya.

"Yicing eomma,mau coba eth klim Thehun tidak?" Tanya Sehun sambil menunjukkan semangkok es krim strawberrynya.

"Bolehkah?" Sehun menanggukkan kepalanya. Yixing tersenyum lalu mencoba sedikit es krim itu.

"Enak. Tapi,dingin-dingin kok makan es krim?" Ucap Yixing sambil terkekeh pelan.

"Hehe,Thehun kangen thama eth klim" ucap Sehun polos. Yixing mencubit pelan pipi Sehun.

"Baiklah,makanlah kue dan pizza mu itu" ucap Yixing. Sehun mengacungkan kedua ibu jarinya.

-xoxo-

"Ugh..Thehun thudah kenyang,appa.." Sehun mengelus perutnya pelan.

"Bagus dong" ucap Suho lalu mengacak pelan rambut Sehun. Suho melihat kearah Yixing yang sedang membenarkan rambutnya. Yixing mengikat rambut coklatnya tinggi-tinggi.

"Ehm,aku mau ke toilet sebentar ya" ucap Yixing lalu berdiri. Baru saja selangkah berjalan,ia langsung membalikkan badannya lagi.

"Toilet dimana ya?"

-xoxo-

Suho,Yixing dan Sehun kembali lagi kekantor.

"Terimakasih,Suho. Ohya,jangan lupa besok ada rapat" ucap Yixing. Suho tersenyum.

"Ya,tak masalah. Terimakasih sudah mengingatkan ku" Yixing membalas senyuman Suho sambil mengacungkan ibu jarinya. Ia kemudian pergi dari hadapan Suho.

.

.

Yixing berjalan kearah ruangan Suho. Ia menghembuskan nafasnya perlahan lalu berniat mengetuk pintu itu.

"Cie yang pengen ketemuan sama suaminya" ucap Hyorin sambil tersenyum jahil kepada Yixing. Yixing menatap Hyorin sebal.

"Hm,mungkin dia kangen dengan suaminya.." Lanjut Bora lalu tertawa kecil. Yixing mendengus kesal.

"Kalian menyebalkan sekali!" Ucap Yixing kesal sambil menghentakkan kakinya.

CKLEK..

Pintu ruangan itu terbuka. Yixing,Hyorin maupun Bora terkejut.

"Ada apa kalian berisik didepan ruanganku,hm?" Tanya Suho sambil melipat kedua tangannya.

"Itu tuh,istrimu kangen" celetuk Hyorin sambil menahan tawanya. Suho mengerutkan dahinya. Sedangkan Yixing? Ia berusaha keras menghilangkan rona dipipinya.

"Istriku?" Tanya Suho tak paham. Hyorin memutar bola mata nya malas.

"Ini loh" ucap Hyorin sambil menarik Yixing dan mendorongnya ke Suho. Suho dengan sigap menangkap tubuh Yixing agar tidak terjatuh. Hyorin dan Bora tertawa. Bora mengambil ponselnya lalu memotret Yixing dan Suho. Ia kemudian mem-posting foto itu ke instagram.

"JoonXing moment,AAAAH! *scream*" tulis Bora di captionnya

.

.

"S-suho,m-maafkan aku" ucap Yixing terbata-bata. Suho menghela nafas berat.

"Sudahlah,Yi. Aku tidak marah kepadamu kok" ucap Suho sambil tersenyum dan mengelus pelan rambut Yixing. Yixing tersenyum kecil sambil bergumam 'syukurlah'.

Yap,Suho dan Yixing sedang duduk berdua dibangku taman didekat kantor. Suho mengela nafasnya berat lagi. Yixing menatap Suho heran.

"Kau ada masalah?" Tanya Yixing. Suho menengok kearah Yixing.

"Hm..kau tahu sendiri kan?" Yixing mengerutkan dahinya.

"Apa?" Tanya Yixing sambil memiringkan kepalanya.

"Sehun loh" ucap Suho gemas. Yixing membulatkan bibirnya.

"Iya tahu. Dia anakmu kan" ucap Yixing dengan wajah polos. Suho memijat pelipisnya. Yixing mengerutkan dahinya lagi.

"Kau kenapa sih?!" Tanya Yixing sebal.

"Polos dan bego beda tipis ya" ucap Suho tanpa melihat kearah Yixing. Perempatan muncul didahi Yixing.

"APA MAKSUD-"

"Si Sehun minta eomma dan adik terus,Xing" Suho memotong ucapan Yixing. Yixing bungkam.

"Ceritanya kamu mau curhat,nih?" Tanya Yixing sambil menahan senyumnya. Suho berdecak. "Iya,Xing.."

Yixing berdehem. "Kalau masalah itu sih.. Aku juga bingung" ucap Yixing tanpa melihat kearah Suho.

"Nah,sama" ucap Suho sedikit frustasi. Yixing menyerngitkan dahinya.

"Kamu sih,istrimu kemana emang?" Tanya Yixing.

"Kami sudah cerai,Xing" jawab Suho sedikit sedih. Yixing merasa bersalah.

"M-maaf,aku gak bermaksud-"

"Gapapa,Xing" potong Suho sambil tersenyum hangat. Yixing membalas senyuman Suho dengan senyuman manis. Yixing melihat kearah jam tangannya. Ia membelalakkan matanya.

"Ada apa,Xing?" Tanya Suho heran.

"Ini sudah jam 3,Ho!" Ucap Yixing heboh. Suho membulatkan matanya.

"Jam 3? Yaampun,aku lupa!" Suho menepuk dahinya keras.

"Sudahlah,tak ada waktu untuk menepuk dahi mulusmu itu. Sekarang,mana Sehun?" Tanya Yixing.

"Tadi sih diruanganku,dia tertidur" Yixing menepuk dahinya.

"Ah,cepat kita susul dia" ucap Yixing lalu menarik tangan Suho.

-xoxo-

"Hunnie.." Yixing mengguncang pelan tangan Sehun. Sehun menggeliat. Ia membuka matanya perlahan lalu mengerjapkannya beberapa kali.

"Yicing eomma?" Yixing tersenyum.

"Hunnie mau jalan-jalan kan?ayo" ucap Yixing. Sehun menganggukkan kepalanya semangat.

"Mau thekali,kan thudah janji thama Appa. Loh,appa mana?" Tanya Sehun kepada Yixing yang sedang memakai maskernya.

"Sedang kekamar mandi,Hun" jawab Yixing. Yixing membuka tasnya dan mengeluarkan sebuah masker berwarna merah dan bergambar Spider Man.

"Nah,ini untuk Sehunnie" ucap Yixing. Sehun tersenyum riang.

"Makathih Yicing eomma!" Sehun memeluk Yixing erat. Yixing tersenyum lalu memasangkan masker itu kepada Sehun.

"Wah,mathkel punya Yicing eomma baguth ya. Gambalnya Hello Kitty" ucap Sehun sambil menunjuk masker yang digunakan oleh Yixing. Yixing tertawa pelan.

"Yang punya Sehun juga bagus. Gambarnya Spider Man" ucap Yixing. Sehun tersenyum lebar.

"Appa selesai. Eh? Kok maskeran semua?" Tanya Suho.

"Sudahlah jangan banyak tanya. Ini,pakai maskernya" ucap Yixing sambil menyerahkan sebuah masker berwarna hitam kepada Suho.

"Wah,untukku nih?" Tanya Suho sambil memasangkan masker itu.

"Yaiyalah"

"Masih baru pula. Kkk~,beli dimana kamu?" Yixing memutar bolamata nya malas. Suho terkekeh lalu melihat kearah Sehun.

"Masker jagoan appa bagus sekali,eoh?" Ucap Suho sambil menyentil pelan pipi Sehun.

"Iya dong,Yicing eomma yang kathih" ucap Sehun senang.

"Ayo kita ucapkan terimakasih kepada Yixing" bisik Suho kepada Sehun. Yixing mengerutkan dahinya saat melihat Suho dan Sehun yang berbisik-bisik.

"Satu..dua.."

"Tiga"

"Terimakasih,Yixing eomma / Thelimakathih,Yicing eomma" ucap Suho dan Sehun berbarengan. Yixing membelalakkan matanya. Pipinya merona. "Sama-sama.." Jawab Yixing pelan. Suho dan Sehun terkekeh.

"Sudahlah,ayo jalan-jalan" ucap Suho lalu menarik tangan Yixing. Yixing menggandeng tangan Sehun.

-xoxo-

Suho mengajak Yixing dan Sehun ke Namsan Tower. Sehun terlihat sangat senang. Ia daritadi terus menarik tangan Yixing kesana kemari.

"Yicing eomma,ayo beli eth klim pithang" ajak Sehun sambil menarik mantel Yixing.

"Iya-iya.. Suho,ayo" Yixing menarik tangan Suho. Mereka bertiga pun berjalan kearah tempat es krim.

"Ahjuthi,Thehun pethan eth klim pithang ya" ucap Sehun yang ada digendongan Suho. Sang penjual es krim mengerutkan dahinya. Suho memutar bola mata nya.

"Maksudnya, pesan es krim pisang ya" ucap Suho. Penjual es krim itu menganggukkan kepalanya.

"Ohya,mau berapa?" Tanyanya.

"Tiga"

"Baiklah.."

Beberapa menit kemudian,es krim itu pun sudah berada ditangan Suho.

"Ini es krim mu" ucap Suho lalu menyerahkan satu es krim untuk Sehun. Sehun tersenyum lebar.

"Dan ini untukmu" Suho menyerahkan satu es krim lagi untuk Yixing.

"Ah,terimakasih" ucap Yixing lalu menerima es krim itu. Suho tersenyum. Yixing melihat kearah Sehun yang berniat membuka maskernya.

"Sini,biar aku yang bukakan. Ehm,Suho tolong pegang es krim ku" ucap Yixing. Suho mengambil es krim itu. Yixing lalu membukakan masker Sehun dengan perlahan. Sehun tersenyum lalu mengucapkan terimakasih dan memakan es krimnya dengan semangat. Yixing terkekeh pelan lalu mengambil es krimnya kembali.

"Ini benal-benal enak. Aku thuka thekali" ucap Sehun sambil mengangkat tinggi es krimnya. Suho maupun Yixing tertawa kecil.

"Jangan makan es krim terus tapi" ucap Suho lalu mengacak pelan rambut Sehun. Sehun terkikik lalu mengacungkan ibu jarinya. Sehun melirik kearah es krim Suho yang sama sekali belum disentuh.

"Appa.." Panggil Sehun.

"Ya sayang?"

"Appa tidak mau eth klimnya? Untuk Thehun thaja ya?" Ucap Sehun dengan mata yang berbinar.

"Apapun untukmu,dear" Suho memberikan es krimnya kepada Sehun. Yixing tersenyum.

"Thetelah ini,kita main ditaman ya,Appa" ucap Sehun sambil memakan es krimnya.

"Oke,sayang" Suho mencubit pipi Sehun pelan. Sehun dengan cepat menghabiskan es krimnya.

"Nah,thudah habith" Yixing tersenyum lalu mengambil tissue di tasnya. Ia lalu mengelap sekitar bibir Sehun yang bercelemotan(?) dengan es krim. Setelah benar-benar bersih,Yixing membuang tissue itu ke tempat sampah. Ia lalu mengambil topi kecil Sehun dan memasangkannya ke kepala Sehun.

"Yicing eomma..Thehun hauth" ucap Sehun. Yixing membuka tasnya dan mengambil botol minum.

"Ini minum" Sehun kemudian mengambil botol minum itu dan meminum airnya. Suho tersenyum melihat Yixing. Tapi...

"Yixing" panggil Suho pelan.

"Hm,ya?"

"Kau menyiapkan semuanya ditasmu?" Tanya Suho.

"I-iya.." Jawab Yixing malu-malu.

'Dia seperti ibu sungguhan' batin Suho.

"Terimakasih,Yi" ucap Suho. Ia tersenyum lembut kepada Yixing.

"Thudah. Ayo kita ke taman" ucap Sehun lalu memberikan botol minumnya kepada Yixing.

"Iya,ayo" ucap Yixing lalu menaruh kembali botol air minum Sehun ditasnya.

-xoxo-

"Ayunkan lebih kuat,appa" jerit Sehun saat bermain ayunan bersama Suho. Suho tertawa lalu mendorong ayunan itu lagi. Yixing tertawa kecil. Yixing tak ikut bermain ayunan,ia hanya duduk dibangku dekat Suho dan Sehun bermain.

"Jangan kuat-kuat.." Ucap Yixing sambil tersenyum.

Suho berhenti mendorong ayunan itu ketika melihat Sehun yang sudah kelelahan.

"Ugh..Thehun lelah thekali belmain ayunan belthama Appa.." Ucap Sehun lalu duduk didekat Yixing. Suho terkekeh lalu ikut duduk.

"Yicing eomma,Thehun hauth lagi" ucap Sehun. Yixing membuka tasnya.

"Duh,airnya sudah habis" ucap Yixing sambil memegang botol minum yang sudah kosong melompong. Sehun mempoutkan bibirnya.

"Yasudah,biar Appa yang belikan air mineral. Kalian tunggu disini ya" ucap Suho lalu berdiri.

"Thiap Appa!" Ucap Sehun hormat. Yixing terkekeh pelan. Suho tersenyum lalu pergi dari hadapan mereka.

..

Suho tersenyum lega ketika sudah membeli air mineral. Ia berjalan kembali. Suho tak tahu jika ada seorang yeoja yang sedang berjalan berlawanan arah dengannya. Alhasil,mereka bertabrakan dan yeoja itu terjatuh.

"Eh? Maaf,aku tidak sengaja" ucap Suho sambil membungkukkan badannya. Suho mengulurkan tangannya untuk membantu yeoja itu berdiri.

"K-kyungsoo?" Suho membelalakkan matanya. Kyungsoo -yeoja itu,ia ikut membelalakkan matanya. Ia segera menarik tangannya dan berlari.

"Kyungsoo! Tunggu!" Suho berteriak kearah Kyungsoo yang sudah berlari jauh dari hadapannya. Suho mendengus.

"Sialan" gumamnya.

-xoxo-

"Nah,ini airnya" ucap Suho lalu menyerahkan sebotol air mineral kepada Sehun. Sehun tersenyum riang lalu mengambil botol itu. Ia berniat membuka tutup botol tersebut.

"Ugh,kelath thekali" ucap Sehun kesal. Suho terkekeh lalu membukakan tutup botol itu. Sehun dengan cepat mengambil botol itu dari tangan Suho dan meneguknya. Yixing tersenyum kecil lalu membuka tutup botol itu. Ia lalu meminum air tersebut.

"Jalan-jalan kali ini adalah jalan-jalan yang paling menyenangkan" ucap Sehun setelah menghabiskan sebotol air mineral itu.

"Ohya?"

"Iya,appa.."

"Pasti ada alasannya. Apa alasannya?" Tanya Suho.

"Kalena..jalan-jalan kali ini, Thehun bitha jalan-jalan dengan dua olang yang paling Thehun thayangi. Thehun bitha melathakan kathih thayang theolang ibu,walaupun Yicing eomma bukan ibu kandung Thehun" ucap Sehun panjang lebar. Suho menatap Sehun sendu. Yixing tersenyum.

"Thehun thangat bahagia. Thelimakathih Appa.. Thelimakathih Yicing eomma" ucap Sehun lalu memeluk erat Suho dan Yixing.

"Sama-sama,sayang / Sama-sama,Hunnie.." Ucap Suho dan Yixing berbarengan.

..

Yixing melihat kearah Sehun yang sudah tertidur dipelukan Suho.

"Sehun suka tidur ya?" Tanya Yixing. Suho terkekeh.

"Ya begitulah"

"Ohya,nama mantan istrimu itu siapa sih? Siapa tahu aku kenal" ucap Yixing .

"Kyungsoo. Ah,sudahlah. Aku tak mau mengingat dia lagi" ucap Suho sambil menatap langit yang sudah menggelap. Yixing tersenyum perlahan.

"Kau hebat" puji Yixing. Suho menengok kearah Yixing. Ia tertawa renyah.

"Maybe". Sedetik kemudian suasana menjadi hening. Yixing memainkan ujung bajunya. Suho yang daritadi menatap langit.

"Ho.." Panggil Yixing pelan.

"Ya?"

"Ayo pulang" ucap Yixing. Suho menatap Yixing.

"Ayo" ucapnya lalu berdiri

"Sini,biar aku yang gendong Sehun" ucap Yixing. Suho menggelengkan kepalanya.

"No no no, kau pasti kelelahan. Aku tak mau terlalu merepotkanmu" Suho mengelus lembut punggung anaknya. Bibir Yixing maju 5 senti. Suho terkekeh.

"Aku jadi ingin mencium bibirmu lagi,Xing" ucap Suho sambil tersenyum mesum. Yixing membulatkan matanya. Ia mencubit pinggang Suho.

"Eh,duh aduh. Iya-iya jangan cubit-cubit,nanti Sehunnya jatoh loh" ucap Suho pura-pura serius. Yixing mendelik.

-xoxo-

Suho melirik kearah Yixing yang sudah tertidur. Ia menjadi tak tega membangunkan Yixing,padahal ia sudah sampai didepan apartement Yixing. Suho keluar dari mobilnya.

"Kau cantik sekali.." Gumam Suho sambil menatap wajah Yixing yang sedang tertidur pulas. Suho menggelengkan kepalanya lalu menggendong Yixing perlahan. Ia kemudian berjalan kearah pintu apartement Yixing dan mencoba membukanya.

"Ha? Tidak dikunci? Aish,kau ceroboh sekali" gumam Suho. Ia masuk kedalam apartement itu dan mencari kamar Yixing.

"Nah ini dia" Suho kemudian masuk ke dalam kamar Yixing. Ia membaringkan Yixing hati-hati dikasur. Suho tersenyum pelan. Ia mendekatkan wajahnya kewajah Yixing dan mengecup pelan bibir Yixing. Suho terkekeh pelan lalu mengelus rambut Yixing. Ia kemudian keluar dari kamar Yixing.

-xoxo-

Sehun membuka matanya perlahan. Ia menguap lebar. Sehun memegang kepalanya yang terasa sakit.

"Appa.." Sehun akhirnya menangis. Tangisnya semakin kencang ketika ia merasa rindu dengan Yixing.

CKLEK..

Sehun menengok kearah pintu kamarnya yang dibuka. Ia menangis lagi ketika melihat itu adalah Appa nya. Suho berlari kearah Sehun.

"Kenapa sayang?" Tanya Suho sambil mengelus rambut Sehun.

"Kepala Thehun thakit,Appa.." Ucap Sehun sambil menangis. Suho mengelus punggung Sehun lalu menggendongnya.

"Hustt..jangan menangis,sayang" ucap Suho.

"Mau Yicing eomma.." Sehun memainkan kancing baju tidur Suho. Suho tersenyum lalu mengambil ponselnya.

-xoxo-

Yixing menguap lebar lalu duduk dikasurnya sambil menggaruk tengkuknya.

DDRRTT..

Yixing buru-buru mengambil ponselnya dan mengangkat telpon itu.

"Haloo?" Ucap Yixing sambil menguap.

'Halo,Yi? Sehun sedang sakit. Bisa tidak kau kesini?'

Yixing melebarkan matanya ketika mendengar Sehun sakit.

"Bisa sih. Tapi..aku kan tak punya kendaraan" Yixing dapat mendengar suara tepukan dari sebrang sana.

'Ohiya. Yasudah,kamu siap-siap saja sana. Sebentar lagi aku kerumah mu'

"Baiklah. Aku mandi dulu,bye"

'Byee..' Yixing tersenyum kecil lalu memutuskan panggilan itu. Ia kemudian masuk kedalam kamar mandi.

-xoxo-

"Yixing.." Suho mengetuk pintu apartement Yixing. Ia mengerutkan dahinya ketika tak mendapatkan jawaban dari Yixing. Ia mencoba membuka pintu itu. Dan.. terbuka.

"Dia benar-benar ceroboh" gumam Suho sambil berdecak.

Yixing Side-

Yixing dengan cepat keluar dari kamarnya dan berlari kearah rumah tamu.

"E-eh,Suho? Bagaimana kau bisa masuk?" Tanya Yixing ketika mendapati Suho yang sudah duduk manis disofa nya. Suho menggelengkan kepalanya.

"Pintumu saja tak dikunci" ucap Suho .

"Ha? Masa sih?"

"Iya.." Yixing nyengir lalu keluar dari apartementnya.

"Ayo keluar" ucap Yixing sambil melihat kearah Suho. Suho berdiri lalu menyusul Yixing.

"Yi.."

"Ck,apa sih?" Tanya Yixing kesal. Suho berdecak sambil menatap sebal Yixing yang terlihat galak pagi ini. "Kau sedang PMS ya? Marah-marah mulu" celetuk Suho. Yixing melebarkan matanya.

"Kepo betul ! Sudah,cepat" setelah mengucapkan itu,Yixing mendelik tak suka kearah Suho.

"Hei,aku bukan supirmu"

"Memang"

.

.

Suho dan Yixing pun sampai. Yixing keluar dari mobil dengan terburu-buru dan memasuki rumah Suho dengan cepat. Setelah sampai didalam rumah Suho,Yixing mulai mencari Sehun. Mencari seorang bocah dirumah seperti istana bukanlah hal yang mudah!

"Sehunnie.." Panggil Yixing. Ia berusaha mengingat letak kamar Sehun. Maklum,pelupa.

"Yicing eomma.." Itu suara Sehun. Yixing dengan cepat menoleh kearah belakang. Ia tersenyum senang. Yixing langsung berlari kearah Sehun dan menggendongnya.

"Sehunnie sakit ya? Hm..sudah Appa mu bilang jangan makan es krim banyak-banyak" Yixing menyentil pelan ujung hidung Sehun. Sehun mempoutkan bibirnya lucu. "Thehun tidak tahu kalau Thehun akan thakit" ucap Sehun masih tetap mempoutkan bibirnya. Yixing terkekeh.

"Yasudah,ayo berobat" ucap Suho.

"Tidak mau. Nanti Thehun dithuntik! Itu thakit,Appa" ucap Sehun dengan wajah melas. Suho berdecak sebal. "Sehun mau sembuh kan?" Tanya Suho. Sehun menganggukkan kepalanya.

"Nah,mangkanya,harus berobat biar cepat sembuh" Suho mengacak pelan rambut Sehun. "Hm..baiklah,Appa"

-xoxo-

"Anak anda tidak apa-apa. Ia hanya terkena demam ringan. Untuk meredakan panas badan dan rasa pusingnya,saya akan memberikan beberapa obatnya" ucap seorang dokter. Yixing dan Suho menghela nafas lega.

"Syukurlah.." Gumam Yixing.

"Baiklah,terimakasih,dok" ucap Suho lalu tersenyum. Dokter itu membalas senyumam Suho lalu menuliskan resep obat.

SRETT

Ia merobek kertas itu dan memberikannya kepada Suho.

"Ini resep obatnya,ya" ucap dokter itu. Suho mengangguk lalu mengucapkan terimakasih lagi dan mengajak Sehun dan Yixing pergi.

.

.

"Appa.. Thehun thakit apa?" Tanya Sehun sedikit takut.

"Sehunnie hanya kecapekan kok" bukannya Suho yang menjawab,malah Yixing yang menjawab. Sehun menghembuskan nafas lega. "Appa.." Panggil Sehun ragu-ragu.

"Iya,sayang?" Ucap Suho lembut.

"Appa malah ya thama Thehun?" Tanya Sehun sedih. Suho tersenyum kecil.

"Tidak,sayang. Appa mana tega memarahi mu,Hunnie" Suho sedikit melihat kearah Yixing yang diam. Ia mengerutkan dahinya sejenak.

"Xing?" Yixing menoleh kearah Suho. "Wae?"

"Ah tidak. Kau sakit juga?" Tanya Suho sedikit khawatir. Yixing tersenyum.

"Tidak kok.." Suho menyipitkan matanya. Yixing melebarkan senyumnya agar Suho percaya dengannya. "Hm..baiklah"

-xoxo-

"Suho sajangnim,kenapa anda terlambat?" Tanya Xiumin sopan sambil menuangkan kopi kecangkir. Belum sempat Suho menjawab,Xiumin bertanya lagi. "Ohya,kenapa Yixing juga terlambat? Sehun kenapa tak ikut?" Tanya Xiumin bertubi-tubi. Suho menghembuskan nafasnya.

"Sehun sakit,mangkanya aku terlambat karena tadi aku harus mengantarkannya berobat-,ah terimakasih kopinya" ucap Suho lalu menyesap kopinya. Xiumin membulatkan bibirnya lalu tersenyum.

"Semoga Sehun cepat sembuh,saya permisi keluar" ucap Xiumin sopan lalu keluar dari ruangan Suho. Suho menganggukkan kepalanya.

..

"Yixing-ah! Kau terlambat hari ini. Dan berbarengan dengan Suho sajangnim. Ada apa sebenarnya?" Tanya Tiffany heran. Yixing mendengus kesal. Bagaimana bisa aku mendapatkan sahabat sekepo dan secerewet dia sih?!,batin Yixing.

"Aku kesiangan" jawab Yixing bohong. Tiffany menatap mata Yixing sambil berkata 'benarkah?'

"Aish,iya,Tiffany ku sayang" ucap Yixing malas. Tiffany tertawa. "Kalian sangat cocok" sahut Tiffany sambil memainkan ponselnya. Yixing menyerngitkan alisnya.

"Siapa?" Tanya Yixing sambil mengintip apa yang sedang dilihat oleh Tiffany. Setelah melihatnya,Yixing melebarkan matanya,kaget.

"F-foto s-siapa itu?" Tanya Yixing gugup. Tiffany menaikkan satu alisnya.

"Ini? Ya fotomu dengan Suho sajangnim beserta anaknya lah" jawab Tiffany sambil menatap jahil kearah Yixing. Yixing hanya bisa menahan rona dipipinya. Tiffany tertawa lagi.

"You look so cute" celetuk Tiffany sambil tertawa. Yixing mendelik.

"Cute gundulmu" Yixing lalu melipat kedua tangannya.

"Hehe. Xing.." Panggil Tiffany. "Apa?!" Tanya Yixing galak. Tiffany mendengus.

"Galak sekali. E-ehm..a-anu.." Yixing menyerngitkan alisnya.

"Apasih anu anu. Anu mu kenapa?" Tanya Yixing asal. Tiffany menatap Yixing sebal. "A-aku sedang suka dengan seseorang" ungkap Tiffany.

"Terus?" Tiffany menghembuskan nafasnya kesal. "T-tapi dia sepertinya tak suka denganku" lanjut Tiffany dengan wajah yang sedih. Yixing menatap Tiffany prihatin.

"Padahal kau cantik kok.." Ucap Yixing lalu menyeruput kopi susunya. Tiffany mengerjapkan matanya. "B-benarkah? Ehm,memang sih. Tapi.." Tiffany lagi-lagi memasang wajah sedih.

"Apasih? Cerita saja" sahut Yixing sambil membaca majalah barunya. Tiffany mendengus kesal. "Aku kan memang sedang bercerita,Yixing.." Ucap Tiffany gemas. Yixing terkikik.

"Lanjutkan"

"Dia..suka dengan wanita lain,Xing!" Tiffany menundukkan kepalanya. Yixing menghentikan kegiatan membacanya. "Kau belum beruntung,Fany-ah. Tapi..tak masalah,aku dapat membantumu" ucap Yixing sambil tersenyum menyemangati Tiffany. Tiffany tersenyum lebar.

"Benarkah?" Yixing menanggukkan kepalanya. "Kau terbaik" ucap Tiffany lalu memeluk Yixing.

-xoxo-

"Appa..mana Yicing eomma?" Tanya Sehun sambil memeluk boneka rusanya. "Mungkin sudah pulang,Hun" jawab Suho singkat. Sehun merengut.

"Appa..Hunnie lagi thuka thama thetheolang" ungkap Sehun malu-malu. Suho menyerngitkan alisnya. "Dengan siapa?" Tanya Suho penasaran.

"Thehun tak tahu namanya..dia cantik thekali,appa. Matanya thepelti lutha" Sehun tersenyum malu. Suho tersenyum sambil menggelengkan kepalanya.

"Tapi..dia thudah thekolah,appa! Thehun ingin thekolah juga,appa.." Rengek Sehun. Suho memutar bola matanya. "Aish,iya-iya. Memangnya namanya siapa?"

"Namanya..."

TBC !


Next/delete?

Review,please. Thx