yeojaakoriya23
EOMMA BOGOSHIPEOYO chapter 6.
Happy reading chinguya!
Suho menatap kosong cangkir berisi cairan hitam pekat didepannya. Entah apa yang dipikirkannya.
Xiumin menatapnya cemas.
Ia tahu,bahkan sangat tahu. Suho itu sangat mencintai Yixing lebih dari apapun.
Dan sekarang? Yixing meninggalkan Suho begitu saja?
Xiumin tak habis pikir.
"S-sajangnim? gwaenchanayo?" tanya Xiumin khawatir.
"N-ne.Mungkin aku baik-baik saja. Pergilahㅡ"
"ㅡdan terimakasih banyak atas infonya" ucap Suho lalu tersenyum miris. Xiumin merasa tidak enak hati.
Ia lalu keluar dari ruangan itu.
Suho memejamkan matanya.
"Kali ini apalagi, Ya tuhan.."
.
.
Gadis itu menatap wanita paruh baya didepannya dengan tersenyum.
Sesekali ia tertawa kecil ketika mendengar ucapan wanita itu yang menurutnya lucu.
"Kau sangat lucu,ahjumma"Ucap gadis cantik itu lalu tertawa.
"Haha..Suho memang begitu, Irene sayang. Suka sekali membuat kegaduhan dengan Jongin. Dasar tidak sadar umur"
ㅡoh,ternyata mereka adalah Irene dan Nyonya Kim.
Irene tersenyum kecil.
'Kau pikir kau bisa menolakku begitu saja, Suho-ya?' bisik Irene dalam hati lalu menyeringai.
.
.
Suho mengerem mobilnya lalu keluar dari mobil itu dengan cepat.
Dan benar saja. Ia mendapati Yixing yang baru saja mengunci pintu apartement itu.
Mata sayu itu membelalak ketika melihat Suho yang berada kurang lebih 2 meter darinya.
Suho berjalan mendekati Yixing.
tap..tap..tap..
Suho berhenti setelah berada tepat dihadapan Yixing.
Menatap Yixing sendu.
"K-kumohon,sayang"ucap Suho lemah.
Ia merasa kakinya seperti jelly. Pria tampan itu lalu berlutut dihadapan Yixing.
Dengan keberanian penuh, ia menggenggam tangan lembut Yixing.
"K-kumohon..hiks" bibirnya bergetar. Begitu juga tangannya.
Yixing membelalakkan matanya.
Suho...
..menangis?
Baiklah,silahkan anggap Suho sebagai pria terlemah di dunia. Tapi memang dalam faktanya, ditinggal pergi oleh orang yang kau cintai ituㅡ
ㅡsangat menyakitkan kan?
"K-kau boleh membenciku. Kau juga boleh menamparku kapan saja jika kau menganggapku pria brengsek. Tapi kumohon.. jangan tinggalkan aku, jangan tinggalkan kantorku, jangan tinggalkan Sehunㅡ"
"ㅡkau boleh tidak mencintaiku lagi. Tapi aku masih mencintaimu. Aku masih ingin melihat wajah cantikmu,sayang..hiks"Suho membiarkan bulir-bulir bening itu membasahi wajahnya. Yixing menatap Suho iba.
Tapi ia tak mau mengeluarkan suara.
Ia masih marah dengan pria yang berlutut dihadapannya itu.
Suho menghapus airmatanya lalu berdiri.
"Aku minta maaf jika aku mungkin sering membuatmu tersakiti,Yixing-ahㅡ"
"ㅡaku ingin berterimakasih juga. Setelah kau hadir dikehidupanku, hidupku jadi lebih berwarna. Aku sudah bisa melupakan kenangan ku yang menyakitkan itu karena muㅡ"
Yixing menggigit bibirnya. Berusaha untuk tidak menangis.
"ㅡterimakasih,sayang. Aku menyayangimu.."
"s-sangat mencintaimu" Suho menunduk. Ia membalikkan badannya.
Yixing menitikkan air matanya ketika melihat punggung yang kokoh itu bergetar.
Ia tahu Suho pasti menangis.
Silahkan salahkan ia karena telah membuat pria tampan itu menangis.
"Jika kau ingin pergi meninggalkan Korea,meninggalkan Sehun,meninggalkan kantorku,dan m-meninggalkan c-cinta kita..s-silahkan. A-aku sudah tidak berhak menghalangimu, Yixing-ssiㅡ"
"ㅡgomawo,mianhae,s-saranghae"
Punggung kokoh itu semakin bergetar hebat.
Tangis Yixing pecah. Tapi ia tetap menahan agar suara tangisnya tidak didengar oleh Suho.
'n-nado saranghae, Suho,hiks..' jawab Yixing dalam hati.
"Jika kau masih mencintaiku, pergilah ke acara pernikahanku. Dan kacaukan semuanya. Kacau kan acara pernikahanku!" Yixing menggigit bibirnya. Matanya memerah.
"Aku mengharapkan hal itu.."
Setelah mengucapkan semuanya, Suho pun berjalan dengan gontai kemobilnya.
Ia lalu masuk dan pergi dari situ.
Tangis Yixing pecah.
Ia sungguh bingung.
Akankah dia akan pergi dari Korea? atau..
..mengejar cintanya? Mengacaukan pernikahan itu?
Tapi Yixing masih marah dengan Suho. Ia membenci pria itu. Pria yang sudah membuat hatinya hancur.
Tapi disisi lain, Yixing masih sangat mencintai Suho. Ia sangat mencintai Suho.
Yixing mengacak rambut indahnya frustasi.
.
.
Yeoja itu berpikir sejenak.
Dan beberapa saat kemudian, ia tahu jawabannya.
Ia tak perlu meninggalkan Korea,meninggalkan cintanya,tak perlu juga mengacaukan pernikahan itu.
Yang ia perlukan adalah...
..menyingkirkan hama pengganggu.
.
.
Suho masuk kedalam rumahnya dengan langkah gontai.
Ia melihat eomma nya dan ishㅡ
ㅡyeoja gila itu.
Ia semakin badmood.Tak butuh waktu lama untuk melihat kedua manusia itu, Suho berjalan menuju kamarnya.
"Hei,sayang!" panggil Nyonya Kim.
Suho menghiraukan panggilan itu. Ia tetap berjalan. Menaiki tangga menuju kamarnya.
"Yak! Suho Kim!" Suho semakin cepat berjalan menaiki tangga dan masuk ke kamarnya.
Sungguh,moodnya sudah hancur. Akan semakin hancur kalau ia harus berhadapan dengan yeoja gila itu.
.
"Eum.. Suho oppa kenapa,ahjumma?" Tanya Irene lalu mengerucutkan bibirnya. Nyonya Kim tersenyum tak enak.
"Mungkin dia kelelahan, sayang. Akhir-akhir ini dia jarang makan dan suka berkurung dikamarnya" ucap Nyonya Kim lalu menarik nafas dalam.
Irene terlihat berpikir.
"Pasti ini semua gara-gara yeoja genit itu,ahjumma! Ohh..yeoja itu membuat Suho oppa-ku uring-uringan,ahjumma!" Akting Irene sambil menunjukkan wajah sedihnya.
ㅡcih!
Nyonya Kim mengerutkan dahinya.
"nuguya?"
"Yixing. Apakah Suho tidak pernah bercerita tentang yeoja genit itu?tanya Irene.
"Ah iya! pernah. Ia mengatakan kalau Yixing adalah orang yang paling ia cintai"
"Huh,paling yeoja itu mendekati Suho oppa,karena ia tampan,kaya" ucap Irene,memanas-manasi Nyonya Kim. Nyonya Kim menjadi geram.
"Kurang ajar! Berani-beraninya ia memanfaatkan anakku!" Irene menyeringai bak iblis.
"Singkirkan dia,ahjumma. Aku sangat tidak ingin acara pernikahanku tidak berjalan dengan mulus. Betapa sedihnya aku.." Irene kembali berakting. Nyonya Kim semakin emosi.
"Tidak akan! Pernikahan kalian pasti berjalan dengan mulus" ucap Nyonya Kim final. Irene menyeringai.
.
.
Suho berjalan mondar-mandir didepan ranjangnya.
Sungguh ia sangat takut.
Ia takut dengan keputusan Yixing.
Bagaimana kalau Yixing tidak peduli dengannya lagi? Mengingat Yixing tidak menjawab apa-apa ketika ia berbicara panjang lebar tadi.
Ah! Suho sangat pusing memikirkannya.
"Eunghh.."
Suho berhenti dari kegiatan mondar-mandirnya.
"Appa...hikth"Suho membelalakkan matanya.
Dengan cepat ia mendekati anak semata wayangnya itu.
"Ada apa sayang?" tanyanya sambil membenarkan rambut Sehun yang acak-acakkan.
"Thehun mimpi buluk,Appa..hikth.Thehun belmimpi..Y-yicing eomma pelgi meninggalkan Thehun..h-hikth.." isak Sehun sambil memeluk erat Appa nya.
Suho merasakan matanya memanas.
"T-tidak akan terjadi apa-apa, sayang. Tidak akan" Suho memeluk anaknya.
Semenjak appa dan eomma nya kesini untuk mengurus pertunangannya dengan yeoja gila itu,hari-hari Suho menjadi uring-uringan.
Ia sering marah-marah dan jarang keluar kamar.
Sungguh,ia sangat rindu dengan Yixing. Ia rindu masakan Yixing. Ia rindu memeluk pinggang kecil Yixing.
Ia rindu aroma tubuh Yixing yang memabukkan. Ia merindukan semuanya.
.
.
Mungkin ada waktunya kau harus membenci orangtua mu karena cinta. Mungkin ini lah saatnya kau harus menentang orangtuamu. Mungkin sekaranglah,kau harus bersikap egois kepada orangtuamuㅡ
ㅡkarena cinta.
Untuk apa kau membahagiakan orangtua mu dengan cara seperti ini? Salahkan orangtua mu yang bersikap sangat egois sehingga kau harus bersikap egois juga.
Bukankah kebahagiaan itu tidak hanya dirasakan oleh sebelah pihak?
Bukankah kebahagiaan itu milik bersama?
Jawablah iya.
Dan asalkan kau tahu..
Pernikahan tanpa rasa cinta itu bagaikan..
..kopi tanpa gula.
Pahit.
Ya,sangat pahit.
Suho tidak akan membuat rumah tangganya ia kali ini seperti yang dulu.
Ia ingin meng-upgrade rumah tangganya.
Menjadi lebih manis.
Karena dari itu,ia harus menikah dengan dengan orang yang ia cintai.
Ia ingin merasakan indahnya cinta.
.
.
Yixing menguap lebar lalu membuka matanya.
Ia membelalakkan matanya.
"A-aku dimana?" gumamnya. Ia terkejut ketika melihat tubuhnya diikat dikursi. Pantas saja lehernya menjadi pegal.
"Hei Zhang" Yixing makin membelalakkan matanya ketika mendapati seorang yeoja yang sedang berjalan mendekatinya sambil menyeringai.
"Sudah bangun,hm?"
"I-irene?"
TBC!
.
.
HOILAA!
Akhirnya ff ini update juga wkwwk. Demi apa gw kangen bgt sm ffn huhuㅠㅠ
Btw lagi kzl parah. Ig gw dihack chinguyaaaㅠㅠ
Siapapun help mehhhhh:""
ㅡeh maap jd curhat.
Oke,maaf ya klo chapter ini gaje,aneh,kamseupay ewh.
Oya,apa gw doang yg disini yg pengen nyeburin Irene ke jamban?wkwk
OKE OKE. JANGAN LUPA REVIEW NYA YAA
YANG GA REVIEW JODOHNYA BOPAK,TITIT.
EH TITIK EHEH.
.
.
dind.
