SUMMARY
Chanyeol dan Baekhyun adalah kedua sahabat yang bahkan ketika baru lahir sudah bersama. Kebaikan mereka karena menolong seorang nenek untuk menyebrang malah mendatangkan peristiwa aneh. "Sekarang buatlah permintaan di dalam hati. Maka aku akan mengabulkannya." 'Aku ingin segera mendapatkan cintaku.' -Chanyeol. 'Aku ingin mempunyai payudara besar wanita.' -Baekhyun.
Title Little Magic
Cast Park Chanyeol, Byun Baekhyun, etc.
Warning Rating M, YAOI, Typo everywhere
By ctbisreal (collaboration with cbkhreal in this chap)
Setelah Baekhyun mengetahui fakta bahwa penis kecilnya tidak berubah menjadi organ intim wanita, ia pun reflek melompat-lompat kecil sehingga Chanyeol harus bersabar atas godaan payudara dan juga penis Baekhyun yang ikut bergerak seiring lompatannya.
"Jangan menggodaku, Baek". Chanyeol berkata dengan nada mengancam. Matanya ia tajamkan ke arah Baekhyun yang masih menggerak-gerakan tubuhnya asal.
"Baekhyun." Desis Chanyeol ke arah Baekhyun yang masih belum mempedulikannya. Bagaimana bisa Baekhyun melompat-lompat seperti itu tanpa menggunakan pakaian sehingga memperlihatkan payudara besarnya yang ikut naik-turun dan juga penis mungilnya yang bergerak lucu.
"Aishhh..." Lagi-lagi Chanyeol mendesis, kali ini matanya penuh kilatan nafsu, sungguh sepertinya Chanyeol sangat tergoda dengan makhluk mungil yang ada di hadapannya saat ini.
'Penis kecil dan dua bola kembarnya yang bergoyang seirama seakan sedang meledekku.' Chanyeol berkata dalam hati sambil mencoba mengendalikan dirinya.
Fantasi liar pun hinggap di kepalanya dengan berbagai bentuk. Mulai dari Baekhyun yang menari erotis sampai dengan Baekhyun yang sedang menggoda pangkal pahanya.
'Bagaimana rasanya jika aku menyentuh penis mungil itu lalu memainkan dua bola kembar dan selanjutnya mengulum penisnya sambil meremas payud--'
"Chan, Mengapa wajahmu merah ? Dan siapa yang menggodamu ? Aku ?" Baekhyun yang tiba-tiba berbicara langsung membuyarkan fantasi liar yang sedang diputar di kepala Chanyeol.
"Ohhh... Wajahmu memerah karena kau benar-benar sedang menahan amarah padaku, ya ?" Lagi-lagi tebakan Baekhyun hanya dianggap angin lalu oleh Chanyeol. Chanyeol masih ingin menenangkan sesuatu yang ada di dalam celananya yang menggembung.
"Baekkie minta maaf ya~~ Baekkie tadi terlalu senang hingga tidak sadar bahwa tadi Channie memanggil Baekkie." Baekhyun yang sedang mengeluarkan aegyo-nya itu berjalan mendekati Chanyeol.
"B-baek." Pikiran Chanyeol semakin buyar saat baekhyun memanggilnya dengan suara manjanya itu.
'Astaga... Bagaimana ini ? Dia bilang wajahku memerah, apa dia mengetahui bahwa aku sedang berpikiran mesum tentangnya ?' Chanyeol menggaruk kepalanya frustasi. Celananya pun semakin sesak karena tiba-tiba saja Baekhyun menggerakkan tubuhnya dengan gerakan yang lebih sensual.
"Channnhhh emhhhh~~" Bibirnya Baekhyun gigit dengan kedua mata yang ia buat sayu.
GLUP
Chanyeol menelan ludahnya susah payah. Celananya yang sudah sesak malah menjadi sesak bahkan sedikit berkedut saat mendengar suara sensual itu.
'Tuhan. Berikan aku kesempatan untuk melumat kasar bibir Baekhyun saat ini.' Chanyeol bermonolog. Matanya bahakan tidak berkedip saat melihat Baekhyun yang semakin bergerak erotis.
"B-baek. Bagaimanahh b-bisa k-kau terlih-hat beg-gitu menggoda." Chanyeol yang terlalu terbawa suasanya malah tanpa sengaja mengeluarkan suara desahan seperti itu.
"Eunghh channhhh ahhhh~~" Desahan baekhyun semakin vokal dengan nada manjanya. Jangan lupakan bahwa ia juga sudah membaringkan tubuhnya di ranjang dengan meremas payudaranya sendiri.
"Baiklah. Biarkan aku berbuat satu dosa besar dalam hidupku ini." Umpat Chanyeol sambil berjalan dengan gagahnya menghampiri Baekhyun.
BRUK
Tiba-tiba saja Chanyeol meloncat dan menghimpit tubuh baekhyun. Baekhyun pun terkejut, sahabatnya ternyata benar-benar tergoda. Matilah kau, Byun Baekhyun. Siapa suruh menggaruk pantat macan yang sedang tidur ?
"Bersiaplah, Byun Baekhyun." Hawa panas pun menjalar di dalam tubuh keduanya. Dengan tidak sabaran, Chanyeol mencium, melumat, dan menghisap bibir Baekhyun. Pada awalnya memang Baekhyun terkejut dengan pergerakan chanyeol yang tiba-tiba menjadi agresif. Tetapi ia malah terbuai dan malah mengikuti alur yang dibuat Chanyeol
'Kapan lagi kau bisa merasakan sentuhan sahabatmu sendiri.' Ucap Baekhyun dalam hati sambil tersenyum samar dalam ciumannya.
"Eunggghh Channniiehhh~~" Tak cukup dengan berciuman, tangan Chanyeol pun bergerak memijat payudara Baekhyun. Baekhyun sedikit tersentak karena merasakan hawa panas menjalar pada organ barunya itu.
"ahh ahh chanhh e-eunghh ahh ahh~~" Tangan Chanyeol yang satunya menjalar ke bagian bawah baekhyun. Memijat dan mengocok benda mungil itu berirama. Lalu ia menghentikan ciuman di bibir Baekhyun dan beralih pada dua bola kembarnya.
"Channiieee t-tanganmuuhh" Desahan Baekhyun semakin parah ketika tangan Chanyeol yang tadinya memainkan penis mungilnya tetapi kini berpindah ke lubang berkerutnya.
'Ini sempit sekali, sialan.' Sungguh rasanya ingin sekali chanyeol memasukkan penisnya ke lubang yang berdekedut itu.
"Ahhh ahhh baekhhh~ payudaramu sungguh nikmathhh" Chanyeol tidak sedang berbohong. Entah karena ini adalah kali pertama ia menghisap payudara seseorang atau memang payudara yang dimiliki Baekhyun benar-benar nikmat.
"Ahhhh.. yeolhhh~~" Desah Baekhyun ketika Chanyeol memberi bekas gigitan di leher Baekhyun. Rasanya benar-benar seperti sedang melambung di udara. Tangannya mulai berpindah lagi ke penis Baekhyun yang tadi sempat dia anggurkan.
"Channniiieee~~ ahhh l-lebih cep-pat ahhh~" Penis Bekhyun yang sedang Chanyeol pijat tiba-tiba mulai membesar, pertanda bahwa dirinya akan mencapai klimaks.
"C-chann ahhh aku ingin cum hahhh hahh~~" Dengan susah payah, Baekhyun berbicara. Sungguh ia tidak kuat lagi dengan semua kenikmatan yang Chanyeol berikan.
"Tidak, Baek. Nanti sajaa cumnya, okay ?" Chanyeol pun menutup lubang penis baekhyun dengan ibu jarinya. Sungguh kejam. Kenikmatan yang Baekhyun tunggu-tunggu malah menyiksanya seperti ini.
"Akhh channhh~~ Ini sakitt aku tak tahannn" Erang baekhyun lagi. Ia ingin mengeluarkan cairan kenimatannya, tetapi Chanyeol malah menutup lubangnya. Tetapi perkataan Baekhyun tidak dihiraukan oleh chanyeol, ia malah terus mengocok penis baekhyun dengan brutal.
"Cari saja kenikmatanmu sendiri, Byun binal." Kata Chanyeol setelah ia puas melihat wajah kesakitan Baekhyun karena ia terus menerus mengocok penis mungilnya saat ia akan klimaks.
"Jangan bermain-main denganku." Ucap Chanyeol lagi lalu menjauhkan dirinya dari Baekhyun yang sudah tergeletak lemas. Chanyeol pun langsung keluar dari kamar Baekhyun sambil menyeringai puas.
'Ayo kita selesaikan urusan ini di kamar mandi.' Chanyeol berkata dalam hati sambil menepuk gembungan di celananya.
ctbisreal : Terima kasih banyak kepada cbkhreal yang sudah ikut berpartisipasi dalam menulis chap ini dengan sangat banyak. Terima kasih juga pada Mihwa (author terfavoritku) yang mau capek2 review dan buat yang lain yang udh review. Saranghae. Happy maljum.
