Siang ini Sanji sedang sibuk di dapur, memasak hidangan lezat untuk para kru bajak laut Topi Jerami. Dia sangat fokus pada pekerjaannya ketika tiba-tiba seekor kecoak terbang di dekatnya.
Membuat Sanji langsung melompat-lompat untuk menghindarinya karena jijik. Namun sial, kecoak itu terus mengganggunya, membuat Sanji semakin panik.
Tiba-tiba, Luffy masuk ke dapur dengan riang gembira, matanya melihat Sanji yang sedang lompat kesana kemari dilanda kepanikan.
Sanji yang melihat Kaptennya ada di sana langsung menerjangnya. Tanpa pikir panjang Sanji melompat ke arah Luffy. Dan Luffy dengan sigap langsung membentangkan tangannya guna menangkap sang Koki, dan kini Luffy tengah menggendong Sanji di pelukannya.
Namun sial, kecoak terbang tersebut malah hinggap di dada Sanji yang terbuka.
Sanji berteriak panik meminta tolong pada Luffy untuk menyingkirkan kecoak itu dari dadanya.
Luffy berusaha menangkap kecoak tersebut, namun saat dia mencoba meraih kecoak itu, kecoaknya malah terbang menjauh dan akhirnya...
tangan Luffy malah meremas dada Sanji.
Mereka berdua terdiam sejenak dengan tatapan kosong. Bodohnya lagi, pandangan Luffy pun malah fokus tertuju pada belahan dada Sanji yang dengan indah terpampang di depannya wajahnya.
Sadar kalau Luffy tak kunjung menyingkirkan tangannya dari dada Sanji, Sanji jadi merasa malu dan terhina. Dia menampar kepala Luffy lalu berkata,
"Oi Brengsek! Tangkap kecoaknya, jangan remas dadaku!"
Luffy pun tersadar dari lamunannya dari dada Sanji, namun, bukannya langsung menangkap kecoak dia malah tertawa keras karena merasa situasinya lucu.
"M-maaf Sanji- hahaha- aku tidak bermaksud membuatmu terjebak dalam situasi memalukan seperti ini- pfff-hahaha..."
Melihatnya, Sanji tersenyum kesal,
"Jadi, kau mau membantuku atau tidak, ha?" ucapnya sembari menarik pipi Luffy.
Luffy pun menghentikan tawanya dan melepaskan Sanji dari pelukannya, dia segera menangkap kecoak tersebut. Sanji langsung bernafas lega setelah Luffy keluar untuk membuang bangkai kecoak itu, dia pun akhirnya dapat kembali menyelesaikan aktifitas memasaknya yang tertunda tadi.
Namun tak lama Luffy pun kembali ke dapur dengan senyum sumringah, dia mendekatkan pipi kanannya kepada Sanji.
"Apa?" tanya Sanji melihat gelagatnya.
"Aku meminta imbalan ku"
Sanji yang mengerti maksud Luffy langsung menghela nafas.
"Ha...kau ini..." desahnya. Lalu memberikan kecupan singkat di pipi Luffy.
.
SELESAI
.
.
-Ngobrol dikit :
Halo para pembaca, yang menyukai LuSan!^^
Balik lagi bersama saya, admin A
Hey, saya mau tanya dong sama kalian yang bener-bener suka pair Luffy x Sanji ini, pernah gak kalian ngerasa kesepian karena ngeship kapal minor ini? gak ada temen yang satu frekuensi sama kalian buat ngobrolin lusan padahal pengen banget gitu gibahin ini itu soal mereka :') eh tapi fandomnya malah sepi :') di luar sana LuSan lumayan populer, tapi di Indonesia, boro-boro :')
Kalo iya, ada yang ngerasa samaan kek gini juga, yok temenan yok :') kita ngereceh LuSan bareng, kita ngumpul bareng bikin sirkel atau apalah itu biar bisa puas ngegibahin Luffy sama Sanji, berbagi asupan bareng, dll, untuk saat ini kita(Admin A & Admin B) stay facebook dulu, yang mau temenan bisa DM kami aja langsung ya :^)
Okelah gitu aja, sampai jumpa di chapter selanjutnya :'^)
