Title : Kak Guanlin
Cast : GuanHo
Suport Cast : Woochan, Soyeon and other Cube tainee.
.
Udah makan belum? jangan lupa makan, kakak hari ini mau pergi pemotretan, akhir minggu ke tempat kamu. Jaga kesehatan, i love you.
Pesan suara dari Guanlin pagi tadi dan baru Seonho buka karena manajernya yang baru kasih liat.
Seonho senyum kecil ngedengernya. Guanlin sekarang rajin ngirimin dia chat, foto selfie, voice mail, atau apapun itu. Dan yang paling Seonho senengin, Guanlin ngurangin momennya sama Jihoon. Ngurangin, ya, jadi masih ada sedikit moment mereka. Termasuk waktu Guanlin meluk Jihoon.
Seonho udah gak ngambek lagi sebenernya, tapi Guanlin terus-terusan minta maaf setelah itu dan bilang itu karena fans mereka kangen interaksi Guanlin sama Jihoon.
Terakhir mereka berantem kemarin, Guanlin kekeuh sama pendiriannya buat gak mau pisah dari Seonho. Dia lebih rajin telepon, yang mau gak mau Seonho angkat karena gak tega. Di tambah sekarang Wanna One lagi masa-masa lenggang, jadi Guanlin lebih banyak dateng ke perusahaannya, dan hubungan mereka semakin lama semakin baik.
Belum sempet Seonho balas pesannya, Guanlin udah ngirim voice lagi.
Kakak lagi lunch nih. Tebak apa?
Seonho ngedeketin bibirnya ke handphone buat bales. "Tteokbokki?"
Ting
Salah, ayo tebak lagi.
"Nyerah ah."
Ini kesukaan kamu
"Seonho suka semuanya, kak."
Oh iya.
"Emang kak Jihoon sukanya Chicken."
Mulai deh kamu.
"Yaudah apa?"
Bulgogi
"Seonho mauuu~u!" balesnya seneng, yang di bales kekehan dari Guanlin di seberang.
Nanti kakak bawain kalo ke sana.
"Jangan ketauan ya, Seonho diminta diet."
Siapa yang suruh diet?
"Biasa." Seonho diem sebentar. "Kakak kapan ke sini lagi? Seonho besok mau siap-siap fanmeet."
Sibuk banget sayangku. Yaudah besok kakak ke sana.
"Serius?"
Iya, besok dikasih libur. Udah dulu ya, jangan lupa makan, i love you.
"I love you too, kakak."
Selanjutnya Guanlin cuman bales pake sticker hati yang bikin Seonho senyam-senyum sendiri.
"Cie kak Guanlin nih pasti." Woochan ngerangkul Seonho susah payah karena badan kakaknya yang lebih tinggi dari dia. "Mau ngedate ya? Bilangin sajangnim ah."
"Bilang aja, mana bisa sajangnim pecat aku sama kak Guanlin." Seonho ngejulurin lidahnya ke Woochan, terus ninggalin maknae di agensinya itu ke Cube cafe buat makan siang bareng trainee lain.
Woochan lari kecil buat nyusul. "Sombong. Mentang-mentang udah terkenal."
"Biarin."
"Awas kalo galau sama kak Guanlin lagi terus libatin aku."
"Kok ngancem?"
"Biarin."
Gantian Woochan duluan jalan ninggalin Seonho yang cemberut denger ucapan Woochan. Nanti kalo gak sama Woochan, Seonho sama siapa dong? Adiknya itu kan walaupun tengil sama nyebelin tapi selalu ada buat Seonho.
.
"Anak ayam kita lagi seneng ya?" goda Soyeon begitu Seonho sama Woochan dateng.
"Emang kapan aku gak seneng?"
"Seriiiiing." jawaban Kompak Shu Hua sama Yuqi bikin Seonho yang tadinya udah senyum cemberut lagi.
"Nggak, tau."
"Teraktir dong kak Seonho. Kan mau fan meet pertama."
"Nanti kalo udah selesai ya."
"Nanti kalo udah selesai apa nanti minta duit Guanlin dulu?" goda Soyeon lagi.
"Dua-duanya." Seonho nyengir. "Nuna tuh yang mau debut, traktirannya mana?"
Ganti Soyeon nyengir ngeliat adik-adiknya yang lain ikutan ngangguk-ngangguk denger kalimat Seonho. "Nanti ya gaji pertama." jawabnya langsung nyeruput minuman.
.
Seonho latihan sampe larut malem di Cube buat persiapan fanmeetingnya yang tinggal beberapa hari lagi. Dari mulau dance, nyanyi, sampe nyiapin jawaban buat pertanyaan-pertanyaan yang nanti bakal keluar di acaranya. Dia gak bohong kalo rasa deg-degan berkali-kali lipat di banding tampil di tv, tapi dia juga seneng.
Seneng banget malah. Apalagi waktu liat orangtuanya sama Guanlin yang seneng banget waktu Seonho kabarin. Guanlin malah langsung teraktir Seonho makan diluar saking senengnya.
Gimana Seonho gak makin sayang coba?
Seonho juga dapet banyak banget pelajaran dari Pentagon, terutama Hui soal vokalnya. Hui bilang vokal Seonho udah berkembang, jadi bisa buat myanyiin Guanlin. Hehehe.
Mereka emang jadi bahan ledekan di agensi.
Sayang, Seonho gak sempet minta di ajarin Sungjae. Padahal Seonho mau belajar dari sunbae-nya itu. Karena terlalu sibuk comeback jadi BTOB jarang ada di perusahaan, waupun sebelumnya emang udah jarang.
Seonho pulang ke dorm trainee jam 11 malem sendirian, temen-temennya yang lain kecuali Soyeon udah pulang duluan. Soyeon sendiri masih sibuk latihan buat debutnya.
Sampe di dorm dia gak langsung masuk kamar. Seonho milih buat masak ramen dulu sebelum tidur, lumayan buat pengganjel perut.
Dia jadi inget Guanlin.
Guanlin suka banget sama ramen. Kadang Seonho harus bangun tidur karena nyium bau ramen karena kakak kesayangannya itu masak di pagi buta. Laper, katanya.
Padahal malemnya mereka udah sembunyi-sembunyi makan pizza di belakang perusahaan bareng yang lain.
Perut Guanlin kadang emang lebih parah dari Seonho.
Tapi kadang aja, lebih sering perut Seonho yang nyusain Guanlin sama dompetnya sih.
"Bikinin kakak satu ya."
Suara Guanlin di belakang bikin Seonho ngejengit kaget.
"Kakak kapan ada di situ?"
"Dari tadi nunggu kamu di kamar." Guanlin ngedeket ke Seonho. Nyium pipinya sebelum arahin badan Seonho balik ke semula-munggungin Guanlin-terus meluk Seonho dari belakang.
"Kok gak kabarin aku?"
"Harus?"
"Nggak juga sih." walaupun ribet, tapi Seonho gak ada niat buat singkirin tangan Guanlin yang bikin gerakannya kehambat.
Guanlin yang ngerti, ngambil ramen di sebelah merka pake satu tangannya yang panjang, sedangkan tangan lain masih asik di perut Seonho.
"Rajin work out ya? Kamu ga buncit lagi."
Seonho nyubit punggung tangan Guanlin. "Aku emang gak buncit, tau!"
"Ngomong kayak aku gak pernah liat aja."
"Udah sana, kakak tunggu di depan tv aja. Nyebelin."
Guanlin ketawa. Ngusak mukanya di leher Seonho terus ngecup kecil sebelum pergi ke depan tv.
Seonho senyum lebar.
Gak kebayang kalo mereka beneran putus waktu itu. Guanlin pasti gak ada di sini dan Seonho gak akan sebahagia ini.
.
Guanlin mau dateng ke fanmeet Seonho, mau pake banget. Tapi sayang jatah liburnya cuman sampe tanggal 25 dan acara Seonho 26. Dia gak punya nyali buat minta libur, karena Guanlin tau diantara yang lain Guanlin yang paling lamban.
Seonho juga tau.
Dia gak maksa Guanlin buat dateng. Liat Guanlin yang sekarang nemenin di depannya yang lagi latihan aja udah lebih dari cukup.
Seonho gak minta lebih.
Liat senyuman lebar Guanlin waktu denger dia nyanyi udah bikin dunia jadi miliknya lagi.
Sesederhana itu kebahagiaannya.
Guanlin tepuk tangan kenceng di ruang latihan. "Marry me? Cie gagal move on dari kak Minhyun ya?"
Seonho yang di goda cuman ketawa. Dia emang tau lagunya dari Minhyun, dan kayaknya cocok dia nyanyiin. Yang lain juga mikirnya gitu, jadi Seonho makin pede buat bawain.
"Siapa yang ajarin?"
"Kak Hui dong, sekarang aku deket sama Pentagon sunbaedeul! Sama kak Sungjae juga. Kak Ilhoon juga deh."
"Sombong."
"Emang kakak, deketnya ke Wanna One doang." Seonho melet.
"Wah beneran sombong kamu."
"Habis ini kakak comeback ya?"
Guanlin ngangguk ngebenerin.
"Bakal sibuk lagi dong kak?"
Guanlin nepuk sofa disampingnya, minta Seonho yang lagi duduk di belakang piano duduk disana. Jelas Seonho nurut. Dia ngejatohin kepala di dada bahu Guanlin dan ngelungkarin tangannya diperut Guanlin.
"Jangan cemburu lagi ya. Percaya aja sama kakak."
"Gak janji."
Guanlin ketawa kecil. "Habis ini bakal ada momen kakak sama yang lain."
"Bilang aja sama kak Jihoon."
"Iya." dia nyium kepala atas Seonho lembut. "Kakak bakal tetep sayang sama kamu, jangan marah lagi, jangan bikin kakak takut kayak kemarin lagi."
"Takut aku putusin?"
"Takut kehilangan kamu."
"Lebay. Orang kita masih di Cube."
"Siapa tau aja kamu jadian sama Woochan."
Seonho baru mau protes, tapi batal karena kecupan di bibirnya.
Aish
Ciuman pertama Seonho!
"Kakak!" Seonho ngelebarin matanya gak percaya, lengkap sama mukanya yang udah merah merona gara-gara malu.
"Imut banget sih?"
"Tau ah!"
"Cie ngambek."
"Kaget tau!"
"Makan yuk?"
"Ayooo." Seonho yang tadinya bete jadi semangat lagi. "Kakak janji mau bawa bulgogi!"
"Iya, kita beli tapi makannya di dorm aja."
"Yuk!"
.
Seonho gak berenti mondar-mandir sebelum di mulai. Keluarganya udah hadir dan duduk dikursi depan panggung, tapi dia masih aja nervous. Maklum lah ini kali pertama Seonho, apalagi dia sendirian disini.
Padahal Seonho maunya bareng Guanlin.
Ngomong-ngomong Guanlin, kakak kesayangannya itu belum hubungin Seonho dari pagi tadi. Terakhir chat malem dan bilang kalo dia bakalan bener-bener sibuk karena gerakan buat comeback mereka lumayan susah.
Dia juga ngucapin semangat ke Seonho di chatnya.
"Seonho, siap?"
Seonho ngangguk cepet. Narik nafas panjang beberapa kali sampe namanya di panggil dan dia masuk ke venue diiringin suara jeritan fansnya.
Semua berjalan lancar-lancar aja, sampe MC bilang ada kiriman pesan buat Seonho dan dia di minta balik badan buat liat layar gede di belakangnya.
Dia kaget sekaligus seneng waktu liat Guanlin yang muncul di layar gede itu. Dan mulai di kasih pertanyaan tentang Seonho.
Tentang Kuanlin dan Yoo Seonho?
"Aku sangat terkejut karena dia mirip denganku. Dia sangat tampan dan saat mengobrol dengannya itu terasa menyenangkan, jadi kami sangat dekat."
Seonho dalam kehidupan sehari-hari?
"Dia seperti adik rasa teman. Dia sangat imut, tapi ketika dia bekerja dengan sungguh-sungguh, dia terlihat sangat keren. Dia memanggilku 'hyung' padahal kami benar-benar dekat sebagai teman, jadi aku merasa bersalah karena itu. Aku selalu memerhatikan kabar terbaru tentangnya. Aku harap dia selalu merasa nyaman di dekatku."
Pesan Kuanlin untuk Seonho
"Hallo Seonho, saat ini menyenangkan bagimu kan? Sebenarnya hyung ingin selalu berada di sampingmu dan bekerja bersamamu. Tapi karena schedule ku... kau tahu kan? Aku sangat ingin datang ke fanmeeting mu, namun aku tidak bisa melakukannya. Aku sangat menyesal. Mulai sekarang aku akan melakukannya dengan lebih baik. Hyung percaya padamu dan aku berharap kau percaya padaku juga.
Mulai sekarang, ayo berjalan di jalan berbunga bersama-sama.
Untuk para penggemar, tolong tetap berikan dukungan dan banyak cinta untuk Seonho. Terima kasih banyak. Sampai jumpa.
(TRANS &Written by: Pokki It's Me! Yoo Seonho
/ti/p/%40iqi4605k)
Setelahnya, Seonho juga dapet pesan dari Pentagon.
Dia gak bisa lagi bendung air matanya. Percakapannya sama Guanlin akhir-akhir ini emang selalu tentang kepercayaan. Dan Guanlin masih terus bahas itu di pesannya.
Mungkin ini saatnya. Seonho juga mau tumbuh dewasa, jalanin hubungan dengan saling percaya karena apa yang di kasih liat Guanlin di layar belum tentu kebenarannya. Seonho harus bisa lebih percaya kalo Guanlin cuman sayang ke dia dan bakal terus kayak gitu.
Seonho harus percaya kalo gimanapun mereka sekarang, pada akhirnya mereka bakal bareng.
Seonho harus percaya.
Dia dan Guanlin, punya cinta tulus yang gak ternilai harganya.
.
END
.
Gara-gara fanmeet Seonho jadi nulis beginian. Sumber trans dari Line It's Me Yoo Seonho ya kawan-kawan. Thank youuu ^^ Btw, PM ku masuk gak ya? banyak yang nanya nama akun wpku, udah di jawab tapi pada nanya lagi.
Namanya Kaevi_ kalo kalian mau mampir. Thank you.
