My Lady
Kim Jongin aka Kai
Do Kyungsoo(Gs)
Other EXO members
Rated : M
.
.
Kaisoo in "My Lady" by trie1288
.
.
.
Jongin menyungging senyum tampan begitu menginjakkan kakinya di bandara Icheon siang itu. Setelah menempuh perjalanan selama 11 jam dari Los Angeles, akhirnya ia mendarat di kota kelahiranya dengan selamat.
Senyum di bibir tebal itu semakin merekah saat ia menemukan sang kakak tengah menunggu sambil memainkan ponsel pintar yang ada di genggamanya. Tanpa menunggu lama, Jongin langsung menghampiri Junmyeon yang sepertinya belum menyadari kedatangan sang adik.
"Hyung!"Jongin berseru membuat Junmyeon mengalihkan pandanganya begitu mendengar sapaan Jongin.
"Kau sudah sampai Jongin"Junmyeon membalas kemudian dua saudara itu saling memeluk untuk melepas rindu seraya menanyakan kabar masing-masing.
"Tumben sekali hyung, apa rumah sakit sedang tutup sampai kau punya waktu untuk menjemputku?"Jongin bertanya, keduanya berjalan berdampingan untuk menuju tempat parkir.
"Kenapa? Memangnya kau tak suka?"
"Bukan begitu, hanya aneh saja biasanya kau kan selalu sibuk bahkan di hari liburmu sekalipun"
"Eomma menyuruhku sekalian menjemputmu ketika aku berpamitan untuk mengantar kakak iparmu tadi"
"Memangnya Yixing noona mau kemana hyung?"
"Pulang ke China untuk menghadiri pernikahan sepupunya"
"Kau tidak menemani?"
"Tidak, Aku punya jadwal operasi yang berhubungan dengan tesisku jadi aku tak bisa mewakilkanya pada orang lain"
Perbincangan dua saudara itu berlanjut saat di mobil, kini Jongin yang bercerita tentang kehidupanya di LA selama setahun belakangan ini.
Sebenarnya Jongin sudah memutuskan untuk tinggal di apartemen yang telah ia siapkan ketika pria tan itu pulang untuk liburan setahun yang lalu. Tapi malam ini Jongin tidak langsung pulang ke apartemenya dan akan menginap di rumah keluarganya terlebih dahulu atas permintaan eommanya yang ingin melepas rindu karena sudah lama tak bertemu dengan putra bungsunya itu.
"Oppa!"teriakan seorang gadis menyambut kedatangan Jongin di rumahnya, tanpa aba-aba gadis itu langsung menghampur ke pelukan Jongin.
"Yeri-ya, sedang apa kau di sini?"Jongin bertanya setelah melepas pelukan gadis cantik bernama Yeri.
"Dia di usir keluarganya, jadi untuk sementara ia mengungsi di sini"Junmyeon menyahut ketika melewati keduanya, berniat menggoda seperti biasa.
"Oppa! Perkataanmu kejam sekali"Yeri membalas perkataan Junmyeon dengan wajah kesal.
Jongin hanya tersenyum melihat tingkah keduanya yang tak pernah akur jika sedang bersama. Yeri bernama lengkap Kim Yerim, ia adalah sepupu Jongin karena ayahnya adalah adik dari ayah Jongin.
Yeri sudah seperti adik bagi Junmyeon dan Jongin karena sejak kecil Yeri sering di titipkan di rumah mereka jika orang tuanya sedang ada urusan di luar kota maupun luar negri. Saat Jongin remaja, Yeri tinggal di Jepang karena orang tuanya mengurus cabang perusahaan yang ada di sana dan ia baru kembali ke Korea saat Jongin tengah menempuh pendidikanya di luar negri.
Ketiganya sangat akrab dan saling menyayangi, pribadi Yeri yang ceria dan mudah bergaul juga membuatnya langsung akrab dengan Zhang Yixing, wanita asal China yang merupakan istri dari Junmyeon.
Setelah makan malam bersama Jongin menikmati waktu dengan berbincang santai bersama kedua orang tuanya, Junmyeon tak ikut bergabung karena ia ada panggilan mendadak dari Rumah sakit.
.
.
.
Malam mulai larut tapi pria tan itu masih terjaga, ia tengah mengamati beberapa foto gadis cantik yang tersimpan di sebuah folder yang ada di tablet miliknya.
"Aku sangat merindukanmu"Jongin bergumam seraya mengusap wajah cantik yang tertampang di layar tablet miliknya.
Senyum terus menghias bibir Jongin mengiringi gerakan tanganya yang tengah menggeser layar tablet untuk melihat foto yang lainnya. Ada ribuan foto tersimpan di folder yang di namai 'My Lady' oleh Jongin, dan semua foto yang tersimpan di folder itu adalah foto Kyungsoo yang di kumpulkan Jongin selama empat tahun belakangan ini.
Setiap harinya Jongin mendapatkan minimal 5 foto yang di kirim oleh seseorang yang ia bayar untuk mengawasi semua kegiatan Kyungsoo dan mengabadikanya dalam sebuah foto. Diam-diam Jongin secara tak langsung telah menjadi stalker Kyungsoo.
Jongin tak pernah sekalipun berpaling dari Kyungsoo sekalipun gadis itu telah memberikan keputusan untuk mengakhiri hubungan mereka empat tahun yang lalu. Saat itu Jongin terpaksa menerima keputusan Kyungsoo karena ia punya sebuah perjanjian dengan sang Ayah yang sebelumnya sempat mengancam akan memisahkan dirinya dengan sang kekasih jika Jongin tak menuruti keputusannya untuk melanjutkan pendidikan di luar negri.
Jongin telah menyelesaikan semua tanggung jawab yang di bebankan sang Ayah padanya dan hari ini ia telah kembali dan bertekad untuk merebut hati gadis yang masih menghuni tempat tertinggi di hatinya sampai saat ini. Siapa lagi kalau bukan, Do Kyungsoo.
"Haruskah aku memberi sedikit pelajaran untuk kenakalanmu ini, sayang?"Jongin kembali bergumam, ia tengah memandangi foto kebersamaan Kyungsoo dengan Kris yang di ambil saat keduanya berkencan di taman.
Tiba-tiba sebuah ide melintas di kepala Jongin ketika ia mendapat pesan dari Sehun yang mengundanganya untuk datang ke pesta pertunangan besok malam. Kyungsoo pasti akan datang dan Jongin akan membuat mantan kekasihnya cemburu dengan mengajak Yeri untuk menjadi pendampingnya saat datang ke pesta pertunangan sahabatnya itu.
Rencana Jongin semakin lancar begitu Yeri menyetujui idenya setelah ia menceritakan tentang Kyungsoo pada gadis itu. Yeri begitu penasaran pada sosok gadis yang sanggup merebut hati kakak sepupunya karena sejauh yang ia tahu selama ini Jongin begitu tertutup untuk urusan cinta dan wanita.
.
.
Sesuai rencana, malam itu Jongin menggandeng Yeri untuk datang ke pesta pertunangan Sehun dan Luhan. Begitu memasuki tempat berlangsungnya acara, Jongin langsung menemukan gadis cantik bermata bulat yang selalu ia rindukan selama empat tahun ini. Senyum tipis menghias bibir Jongin sebagai ungkapan kebahagiaanya atas pertemuanya kembali dengan Kyungsoo.
Selama acara berlangsung sesekali Jongin mencuri pandang ke arah Kyungsoo tapi sebisa mungkin Jongin berusaha agar tak bertemu pandang karena gadis bermata bulat itu juga terus mencuri pandang ke arahnya.
Malam yang begitu membahagiakan untuk Jongin, sekalipun tak sempat berinteraksi langsung tapi Jongin mengingat semua ekspresi Kyungsoo ketika gadis bermata bulat itu mendapati kehadiranya bersama dengan Yeri di pesta pertunangan Sehun beberapa saat yang lalu. Dengan sangat yakin Jongin menyatakan jika rencananya berhasil karena Kyungsoo memilih untuk pulang lebih dahulu sebelum pesta usai karena kesal melihat kemesraanya bersama Yeri yang ia pamerkan di pesta tadi.
"Kau begitu menggemaskan jika sedang kesal seperti itu"Jongin bergumam seraya memandangi wajah cantik Kyungsoo yang ada di layar ponselnya, ia tengah bersiap untuk tidur setelah pulang dari pesta pertunangan sehun.
.
.
Jongin belum secara resmi memulai harinya untuk bekerja di kantor sang Ayah, ia masih di beri kebebasan oleh Ayahnya untuk menikmati waktu santai dengan melakukan hal-hal yang di sukainya. Tapi tak ada hal yang lain yang Jongin lakukan selain menjadi stalker Kyungsoo. Seperti hari ini, setelah ia datang ke kantor untuk memperkenalkan dirinya Jongin memilih untuk langsung pergi, niatnya ingin memantau di sekitar kantor Kyungsoo tapi mata jelinya menemukan mobil Luhan yang tengah terparkir di depan sebuah kedai es krim.
Awalnya pria tan itu hanya mencoba peruntungan tanpa berharap banyak bahwa Kyungsoo ada di kedai itu bersama sang sahabat. Tapi keputusan Jongin untuk masuk ke kedai es krim berbuah manis, ternyata Kyungsoo ada di kedai itu bersama Luhan. Gadis mungil itu tengah menikmati satu cup besar es krim seraya berbincang santai dengan sang sahabat.
Tanpa menunggu lama Jongin langsung menghampiri dua sahabat itu, berbasa-basi sebentar lalu memesan es krim yang sama dan menikmatinya seraya mengamati wajah cantik yang tampak memerah karena malu dan canggung atas kehadiranya.
Sepertinya keberuntungan sedang berpihak pada Jongin hari itu, tanpa di sangka tiba-tiba Luhan memintanya untuk mengantar Kyungsoo ke kantor klienya . Tunangan sahabatnya itu tak bisa menemani Kyungsoo karena mendapat kabar kalau Ibunya tengah berada di Rumah sakit. Jongin kembali mendapatkan ide untuk melanjutkan rencana jailnya untuk memancing kecemburuan Kyungsoo dengan menghadirkan Yeri. Sebelum keluar dari kedai es krim Jongin menghubungi Yeri memalui pesan chat untuk menyampaikan rencananya.
Setelah hening selama hampir setengah perjalanan, akhirnya Jongin memberanikan diri untuk memulai perbincangan dengan Kyungsoo dengan menanyakan kabar. Klise memang, tapi itu menjadi awal yang baik untuk topik selanjutnya. Jongin sedikit terkejut saat Kyungsoo menggumamkan pertanyaan 'kenapa kau kembali?' walaupun Kyungsoo langsung meralatnya tapi Jongin tetap menjawab pernyataan itu dengan jawaban yang sewajarnya sekalipun di hati kecilnya Jongin juga bergumam 'apa gadis ini sangat membenciku hingga tak menginginkan aku kembali?'.
Jongin terus mengamati perubahan ekspresi wajah Kyungsoo begitu Yeri masuk ke dalam mobilnya dan mulai berakting seolah ia adalah kekasih Jongin. Kyungsoo terlihat datar tanpa ekspresi yang berarti tapi Jongin tahu jika gadis itu tengah menyembunyikan kecemburuanya pada Yeri.
"Bagaimana aktingku Oppa? Baguskan?"Yeri mulai berceloteh ketika Kyungsoo telah turun dari mobil Jongin karena telah sampai tempat tujuanya.
"Lumayan, tapi jangan berbanggu dulu karena tugasmu belum selesai Yeri-ya"
"Tenang saja Oppa, aku pasti akan bersedia kapanpun kau menghubungiku untuk berakting seperti tadi. Sekarang turunkan aku di depan café itu, aku akan berkumpul bersama teman-temanku"
"Heish, Kau ini main-main saja. Harusnya langsung pulang lalu belajar, agar ibumu tak marah-marah dan mengusirmu lagi"Jongin menasehati.
"Kalau terus mengurung diri di rumah kapan aku punya pacar Oppa, lagipula sayang sekali jika kartu ini tidak di manfaatkan"
Yeri berucap seraya menunjukkan credit card milik Jongin yang memang di pinjamkan sementara sebagai imbalan atas jasanya untuk berakting menjadi kekasih sang kakak sepupu ,tidak ada yang gratis untuk Yeri.
Jongin hanya mendesahkan nafasnya pasrah sebelum membawa mobilnya menepi ketika telah sampai café yang di maksud oleh adik sepupunya itu.
.
Malam harinya Jongin kembali menghubungi Yeri dan memintanya untuk berakting layaknya pasangan yang tengah berkencan dengan jalan bersama menikmati suasana keramaian kota di malam hari. Jongin melakukan hal itu seraya mengamati Kyungsoo yang juga melakukan hal yang sama setelah gadis itu keluar dari kantornya dengan wajah yang terlihat agak kusut.
Selepas mengantar Yeri ke café siang tadi, Jongin memutar arah mobilnya kembali ke kantor klien Kyungsoo. Ia terus menunggu di depan kantor itu sampai akhirnya Kyungsoo keluar dari sana pada sore hari. Gadis itu terlihat murung dan Jongin langsung tahu jika urusan pekerjaan Kyungsoo tak berjalan dengan lancar, ingin rasanya Jongin menghampiri Kyungsoo dan menghibur sang gadis, tapi ia mengurungkan niatnya itu karena akan terlihat aneh jika ia tiba-tiba muncul. Kyungsoo pasti akan curiga karena Kyungsoo dalah gadis yang cukup kritis, ia tak akan puas jika pertanyaanya di jawab dengan jawaban yang tidak realistis atau terlihat mengada-ada.
Helaan nafas kasar keluar dari bibir tebal Jongin ketika ia mendapati Kyungsoo tengah berbaring di bangku taman karena mabuk. Pria tan itu sempat kehilangan jejak Kyungsoo karena terlalu asyik bermain di mesin capit boneka bersama Yeri, akhirnya ia harus mengelilingi jalanan selama dua jam sebelum menemukan Kyungsoo di taman itu.
"Astaga Kyungsoo , bagaimana jika ada orang jahat yang menemukanmu"Jongin bergumam seraya mengusap pipi Kyungsoo, gadis itu sempat membuka mata dan bergumam tak jelas tapi ia kembali tertidur tak lama kemudian tanpa mengenali jika yang ada di depanya adalah sang mantan kekasih.
Setelah berpikir selama beberapa saat, akhirnya Jongin memutuskan untuk membawa Kyungsoo ke apartemen milikya. Satu jam telah berlalu dan kini Jongin telah sampai di apartemenya, ia tengah bersiap untuk mengganti pakaian Kyungsoo yang kotor dan bau karena gadis bermata bulat itu muntah saat dalam perjalanan pulang.
"Kau harus bisa menahan diri, Kim Jongin"Jongin meyakinkan dirinya sebelum mulai menggerakkan tanganya untuk melepas satu persatu kancing kemeja yang kenakan Kyungsoo.
Melihat tubuh polos Kyungsoo bukanlah pengalaman pertama bagi Jongin, karena saat mereka masih berstatus sebagai pasangan kekasih keduanya sering tampil naked bersama untuk saling memuaskan satu sama lain dengan melakukan foreplay seperti yang di lakukan pasangan yang akan melakukan kegiatan intim. Tapi keduanya tak pernah melakukan lebih dari foreplay karena Kyungsoo selalu mengatakan bahwa ia ingin melakukan hal itu setelah mereka menikah dan sebagai kekasih yang baik Jongin selalu menuruti keinginan Kyungsoo.
Jongin menghela nafas lega setelah melihat tubuh Kyungsoo kembali tertutup dengan piyama biru miliknya. Sebelum beranjak pria tan itu kembali menatap wajah cantik yang masih terlelap dengan begitu damai, jemari besarnya terulur untuk mengusap pipi putih nan chubby sebelum akhirnya ia mendaratkan sebuah ciuman di puncak kepala Kyungsoo.
"Selamat tidur, pinguinku"
Malam itu Jongin tidur di sofa yang ada di ruang tengah, sebelum tidur ia sempat mengirim pesan chat pada Yeri dan memintanya untuk datang ke apartemenya besok pagi dengan membawa pakaian wanita. Tak lupa ia juga meminta Yeri untuk kembali berakting seperti sebelumnya.
.
.
Yeri melakukan tugasnya dengan baik pagi itu, Jongin sangat yakin jika Kyungsoo benar-benar menganggap bahwa Yeri adalah kekasih Jongin.
Sepanjang perjalanan senyum tak pernah luntur dari bibir Jongin, kejadian beberapa saat yang lalu membuatnya bahagia. Tingkah lucu, gugup dan juga kekhawatiran Kyungsoo atas kemarahan Yeri membuat Jongin begitu gemas.
"Apa kalian melakukan sesuatu semalam?"Yeri membuka pembicaraan, ia penasaran mendapati kakak sepupunya terus tersenyum sepanjang perjalanan.
"Tidak, aku bukan seorang pengecut yang akan mencuri kesempatan pada gadis mabuk"
"Tapi Kau aneh Oppa, Dari tadi kau terus tersenyum seperti orang yang habis dapat jackpot besar"
"Aku tersenyum karena bahagia Yeri-ya, kau lihat betapa menggemaskanya wajah Kyungsoo tadi? gadis itu bahkan memikirkan perasaanmu, padahal dia sendiri pasti merasakan sakit di hatinya karena kehadiranmu tadi"
"Berarti Kyungsoo eonni masih mencintaimu?"
"Pasti, walaupun ia sempat mencoba untuk berpaling tapi setelah melihat apa yang terjadi selama kita bersandiwara sebagai pasangan di depanya, aku jadi semakin yakin jika Kyungsoo masih memiliki perasaan special untukku"
"Tapi bagaimana jika sandiwara yang kita lakukan ini membuat Kyungsoo eonni menyerah dan memilih untuk benar-benar melupakanmu?"
"Itu tidak akan terjadi karena sekarang aku sudah memutuskan untuk mengakhiri sandiwara yang kita lakukan ini dan secepatnya aku akan menemui Kyungsoo untuk kembali menyatakan perasaanku padanya"
"Jadi tugasku sudah selesai?"
Jongin membalas pertanyaan Yeri dengan anggukan mantap dan bertepatan dengan itu Jongin menghentikan mobilnya karena kini mereka telah sampai di kampus Yeri. Setelah Yeri turun, Jongin melanjutkan perjalananya untuk menuju ke kantor. Hari ini ia di minta Ayahnya untuk memimpin rapat mewakili sang Ayah yang tak bisa datang karena sedang melakukan check up kesehatan rutin.
.
.
Kim Jongin x Do Kyungsoo
.
.
Hari berlalu dan sekarang Jongin sudah mulai aktif menjalani kegiatanya sebagai direktur pelaksana di perusahaan sang Ayah. Hampir semua pekerjaan yang sebelumnya di tangani sang Ayah kini berpindah ke tangan Jongin dan sekarang Ayahnya hanya mengawasi, memantau dan memberikan arahan saat Jongin mengalami kesulitan dalam pekerjaanya.
Karena kesibukannya itu, rencana Jongin untuk menemui Kyungsoo sedikit tertunda. Pria tan itu belum bertemu Kyungsoo sejak gadis bermata bulat itu menginap di apartemenya saat mabuk dua minggu yang lalu. Jongin sangat merindukan Kyungsoo saat ini tapi tanpa menunggu lama kerinduan Jongin terobati saat pria tan itu tak sengaja mendapati gadis pujaanya tengah makan malam di restoran yang ia datangi bersama rekan bisnisnya malam ini.
Jongin tak dapat berkontrasi, pikiranya hanya tertuju pada gadis bermata bulat yang saat ini tengah makan malam bersama dengan seorang pria tampan. Jongin tak mengetahui siapa pria itu, jika ia hanya klien tak mungkin mereka hanya pergi berdua pasti akan ada staf lain yang menemani Kyungsoo sekalipun bukan Luhan atau Baekhyun.
Cara berpakaian Kyungsoo malam itu juga terlihat sangat berbeda, gadis mungil itu memakai gaun malam berwarna hitam selutut dengan model terbuka di bagian bahu. Penampilanya semakin cantik dengan rambut yang ia gulung dan kalung cantik yang menghias lehernya yang putih.
Saat Jongin hendak keluar dari restoran, ia kembali melihat Kyungsoo. Gadis bermata bulat itu itu masih ada di sana dan tengah menikmati dessert seraya terus berbincang dengan pria tampan itu, sesekali senyum tersungging dari bibir heartshapenya saat candaan ringan terlontar dari bibir sang pria.
Jongin merasa sangat cemburu melihat kedekatan Kyungsoo dengan pria itu, ia mulai mengumpat tak karuan sepanjang perjalan pulang. Sepertinya hukum karma memang berlaku karena saat ini ia mendapat balasan atas apa yang di lakukan pada Kyungsoo beberapa waktu yang lalu.
To be continue…
My Note : Maaf chap ini telat sekali updatenya dan banyak deskripsi karena hampir keseluruhan chap ini berisi Jongin side. Semoga chingu semua tidak bosan ya bacanya… Beberapa dari Chingu yang mengisi kolom ripiu juga udah ada yang menebak dengan benar tentang Yeri dan mungkin tidak penasaran lagi tapi bagi yang masih penasaran semoga puas dengan penjelasanya…Chap ini juga ga ada interaksi Kaisoo dan akan ada lagi di chap selanjutnya, so semoga masih ada yang berminat untuk nunggu..
Makasih untuk yang baca dan ripiu di chap sebelumnya..
Sorry for typo and happy reading….
trie1288
