Park Jisung x Lee Haechan
JiChan, JiHyuck
Nct 127, Nct Dream
Warning:
typo, absurd, bahasa tidak baku, aneh
Don't like? Just go back..
.
.
.
.
.
.
.
Jisung melangkahkan kakinya menuju lapangan di sekolah ini.
Dia adalah siswa kelas 1 yang beberapa hari yang lalu resmi menjadi siswa SM High School.
Dengan setangkai bunga yang dia bawa dari rumahnya, bunga mawar merah favorite kesayangannya.
"Huwwwaaaaa."
Jisung menangis dengan sangat keras. Saat ini Jisung sedang bermain di taman dengan teman-temannya."Jisung kenapa menangis?"Jeno mendekati teman yang paling termuda di antara mereka. Jisung yang tidak tahu kenapa tiba-tiba menangis.Bukannya berhenti, tangisan Jisung semakin keras. Teman-teman yang lainnya jadi mendekati Jisung."Jisung kenapa? Ada yang luka?"Mendengar pertanyaan dari Haechan, tangis Jisung jadi mereda. Di gelengkan kepalanya, memberitahu bahwa dia baik-baik saja."Terus kenapa Jisung menangis?" Kali ini pertanyaan keluar dari mulut Mark, seseorang yang lebih tua dari mereka."Aku gak mau jadi anak-anak."Semuanya memandang Jisung dengan heran -minus Chenle yang kurang mengerti dengan situasinya-, bukankah memang Jisung masih anak-anak ya, Jisung kan baru 8 tahun."Aku gak mau jadi anaknya Jeno hyung sama Jaemin hyung, hiks, aku maunya jadi pasangannya Haechan hyung, pengen jadi suaminya Haechan hyung."Ah, seperti itu.Saat ini mereka sedang main rumah-rumahan. Dimana Jeno dan Jaemin mempunyai anak yaitu Jisung sedangkan Mark dan Haechan punya anak kembar, Renjun dan Chenle.Tapi permainan belum dimulai Jisung tiba-tiba menangis.Semuanya memandang Haechan, memberi tatapan seolah 'semua ini salahmu, ayo segera buat Jisung berhenti menangis'."Jisungie." Dihapusnya air mata yang ada di pipi Jisung oleh Haechan."Kalau mau jadi pasangannya Haechan harus tinggi loh, masa ayahnya lebih pendek dari pada ibunya. Liat Jeno hyung sama Jemin tinggian Jeno hyung, gak mungkin kan kalau Jaemin jadi ayahnya."Pandangan Jisung jatuh pada Jeno dan Jaemin, dan memang benar Jeno lebih tinggi beberapa senti dari Jaemin."Jisung tahu sendirikan, Mark hyung lebih tinggi daripada Jisung? Jadi Jisung belum bisa jadi pasangannya Haechan. Kalau Jisung tingginya udah lebih tinggi dari pada Haechan, Haechan mau jadi pasangannya Jisung."Entah itu benar atau tidak, tapi Jisung berhenti menangis dan berjanji dalam hati akan menjadi tinggi biar bisa bersama Haechan. Permainan rumah-rumahan pun berlanjut dengan Jisung yang menjadi anaknya Mark dan Haechan."Jisung, bisa bicara sebentar?"
Langkah kakinya tiba-tiba berhenti saat mendengar ada seseorang yang memanggilnya. Niatnya ingin kabur saja, pura-pura tidak mendengar tapi ternyata yang memanggilnya itu seniornya, Taeyong.
"Ini formulir club dance yang kemarin kamu minta."
"Ah, terima kasih hyung."
Mengambil selembaran tersebut dari arah Taeyong, dan akan pergi secepatnya setelah mengucapkan terima kasih.
"Tunggu dulu, nanti pulang sekolah kalau bisa mampir ke… Kau kenapa? Seperti kebelet gitu."
Jisung bergerak dengan gelisah, jika memang dilihat seperti seseorang yang sedang menahan buang air kecil.
"Ah iya hyung, sebenarnya aku sedang kebelet, mau ke toilet. Aku duluan ya hyung, terima kasih atas formulirnya." langsung berlari ke arah kanan, berlari menuju lapangan.
"Lah kok, Jisung, Toilet yang paling deketkan ke sebelah kiri."
Jisung tidak memperdulikan teriakan Taeyong, ada hal yang lebih penting, dia akan meminta maaf pada Taeyong nanti jika bertemu lagi. Saat ini dia harus segera menuju lapangan sebelum bel istirahat habis berbunyi.
"Hiks.. hiks.. hiks.. Jisung nanti jika sudah di Jepang jangan lupain aku ya."Kali ini mereka bertujuh sedang ada di depan rumah Jisung. Beberapa menit lagi Jisung akan pergi ke bandara untuk pindah ke Jepang.Semua sangat sedih dengan kepergian Jisung. Tidak ada lagi nanti adik kecil yang akan mereka usili, yang akan mereka suruh-suruh joged.Jisung mendekati Haechan yang dari tadi hanya diam saja, jujur yang paling berat untuk Jisung pergi yaitu tidak bisa bersama Haechan hyungnya lagi."Haechan hyung janji ya, jika Jisung nanti balik lagi dan tingginya melebihi hyung, hyung harus jadi istrinya Jisung."Haechan menganggukan kepalanya, Jisung dan Haechan berpelukan dan untuk terakhir kalinya diciumnya pipi gembul Haechan. Langsung berlari kemobil dan mengucapkan selamat tinggal untuk yang terakhir kalinya ke teman-temannya.
Setelah 8 tahun tinggal di Jepang dan akhirnya kembali lagi ke Korea, hal pertama yang Jisung lakukan tentu saja mengecek hyung kesayangannya.
Apakah Haechan sudah punya pacar? Mantannya ada berapa? Apakah benar Mark hyung jadian sama Haechan hyung? Dan lain-lain yang berhubungan dengan Haechan. Selama itupun perasaan sukanya pada Haechan tidaklah pernah berubah, bahkan semakin membesar dan membesar. Bahkan Jisung selalu minum susu dan berolahraga biar lebih tinggi dari Haechan.
Saat di Jepang, Jisung kadang-kadang suka berkomunikasi dengan Haechan dan yang lainnya, tapi semenjak 2 tahun belakangan ini hal tersebut sudah jarang dan membuatnya semakin merindukan Haechan dan teman-temannya.
Dengan semangat yang membara dirinya mendaptar di SM High School, sekolah yang Haechan tempati.
Langkahnya semakin cepat setelah melihat Haechan yang berada di pinggir lapangan, terlihat sedang melakukan sesuatu dengan mading sekolah.
"HAECHAN HYUNG."
Berteriak dengan lantang di tengah-tengah lapangan, dan Haechan yang namanya di panggil mengarahnya pandangannya ke Jisung.
"HAECHAN HYUNG, AKU MENYUKAIMU."
Saat ini Jisung sedang menjadi tontonan siswa yang lainnya, semua orang melihat kearah Jisung dan Haechan (semua orang tahu Haechan, Haechan yang supel dan ramah).
"Hah." Tentu saja Haechan kaget, tiba-tiba ada yang memanggilnya dan berteriak seperti itu.
Sesungguhnya Haechan tahu itu adalah Jisung, beberapa hari yang lalu Haechan melihatnya di koridor. Ingin menyapa tapi Jisungnya sudah terlanjur pergi entah kemana.
"HAECHAN HYUNG, SEKARANG AKU SUDAH TINGGI, AYO KITA MENIKAH."
"heh… eeeeeeehhhhhh.." Sumpah, Haechan tidak mengerti kenapa jadi seperti ini.
Fin
lagi-lagi cerita yang aneh, entahlah sepertinya terlaku memaksa.. hahahaha.. aku ada seorang fans haechan, yang melihat haechan dari segi manapun itu uke.. wkwkwk.. selamat menikmati, semoga suka.
