Huaaaaa..
Aku senang…..
hahahahahahahahahaaaaa..
aku senang baca review dari kalian..
hiks hiks hiks.. *nangis terharu..
#plak
Reader :Berlebihan…
Yo: Peluk Chan Yeolll..
Di death glare Reader..
XD
Baiklah.. Ini sudah chapter 3.. Chapter 3 GUYSSSS…
XD
Hihihihihihihihiiiiii..
Okelah saya persembahkan dulu..
.
.
.
Balasan Review..
^^
Linkz:: Wah….. XD Iya.. Gomawo. Keep reading and Review ne..
Xiaolu odult:: Hahahahaa.. Maka-a aku mau gabung EXO & B2ST. Hunhan moment? Saya juga udah ga sabar bikinnya(?) di tunggu aja ne.. Biasnya Hyun Seung Oppa-kah?
Babogacha:: *Hug* jawabannya ada di chap3 ini.. ;)
Odult Maniac:: Hahahahahahaaa.. semuanya berkat bantuanmu juga. Ide itu dapat pas saya lagi dengerin lagi MID – EXO -_- Baca dan review terus Yeun.. nanti kau akan tahu kemana cerita ini berlabuh.. XD
Itmsjh:: Makasih banyak. Jawabanmu ada di chap ini kok. XD Fighting! \^0^/
Yoyoye:: Makasih reviewnya.. Keep reding and review ne.. Gomawo #bow
Nasumichan Uharu:: Kai? Kenapa? *sok polos* XD Keep reading and review ne..
Initial D 0326:: Kami? Account ini lebih dari satu orangkah?. Aku senang kalau gitu. ^^ keep reading and review ne..
HDHH:: Hohohohoooo. Sebentar lagi ketemu kok.. tenang.. Para Uke juga ga sabar mau ketemu.. XD
LuXiaoLu:: Oh ya? Hahahahahaaa~~. Tapi cocokkan? Gomawo
Del10:: Anda penasaran? Saya juga(?). ;)
Yixingcom:: hahahahaha~~ Genk Cabe? Ntar sama dengan FF sebelah. XD Aku bias kena hak cipta sama salah satu Author disini nanti bias gawat. Bisa gulung tikar saya. XD
Younlaycious88:: haahahahaa~. Emang Gi Kwang oppa paling kasihan loh.. ToT Jadi inget dia di kerjain Yo Seob Oppa waktu musim Seob oppa bilang Gi Kwang oppa di suruh pake alat pamanas dan hamper pingsan padahal suhunya lumayan panas.. ckckckckckkk.. Imut – imut tapi evill..
:: penggemar Kyung Soo ne? Oke.. keep reading and review ne..
.96:: hahahahaaa~ Gi Kwang Oppa? Kita lihat nanti. *smirk brg Sehun
AngleExo12Alien:: wah gomawo udah mau baca dan sempetin review.. Keep reading and review ne..
Lovexing:: semua jawabanmu ada di chap 3 ini kok.. ;)
Brigitta bukan Brigittiw:: hahaha~~ aku sering lihat namamu di review ff.. terutama Chanbaek kalau aku ga salah.. XD jawabanmu ada di chap ini kok. ;)
Se and Lu:: ToT iya aku baru tau soalnya aku ga baca ulang. Huhuhuhuhuu. Mian ne kalau sempat bingung. XD
KaiSooLovers:: harus seru pastinya. Kalau engga saya nanti di gantung reader.
LAB27:: Ini update .. Mian lama ne..
Candarasicoklatkeju0204:: ini udah update.. 0.0 gomawo..
Junghyema:: Kristao? Oke aku coba ne tapi ga janji akan cepat.. XD. Mungkin Dujun oppa abis makan semur jengkol + sambal pete. Aigooo~~ *kaburr
Ruixi:: siiipppp.. semoga ne.. soalnya saya juga ga sabarlihat mereka bersatu dan NC-an(?) He? O.o
Majey jannah 97:: Kau Chanbaek shipper ne? XD pokoknya keep reading and review ne..
Guest:: ini sudah next chap kok..
Rechi:: ini sudah chap 3.. makasih reviewnya..
Chacalock::iyaaa.. lanjuttt..
Hunhan aegy:: tunggu ne.. saya sendiri sudah ga sabar menunggu mereka bersatu (?)
Chenma:: mereka.. hmmm… hihihihihiiii.. rahasia.. XD
Little Pororo:: Hmm.. kasih tahu ga ya? Hihihihihiii.. *wink* rahasia
Ji Mei:: Hwiting!
Fujoshi Panda:: pasti aku lanjutkan kok.. keep review and reading ya..
.
.
.
.
.
Happy Raeding ^^
.
.
.
.
.
Chapter 3
Dentuman music yang keras, sorot lampu yang berbagai macam warna berlomba untuk menerangi satu sama lain. Gelas dengan berbagai macam bentuk yang terdapat cairan dengan berbagai macam warna. Botol – botol dengan berbagai ukuran dengan berbagai macam warna cairan, yang dimana hanya orang dewasa yang boleh menenggaknya. Tempat dengan keadaan ramai dengan Yeoja yang berpakaian mini dan sexy yang sedang berlomba meliukkan badan mereka dengan lincah di lantai dansa. Kalian bias menebak?
Ya! Club! EXOTICS CLUB!
Club dimana para wanita dan pria berkumpul melepas penat atau mungkin tujuan lain mereka untuk meminum minuman keras yang berguna untuk menghangatkan suhu badan mereka. Atau mungkin mencari pasangan untuk 'menghangatkan' tubuh mereka dan 'melepaska' gairah mereka. Entahlah.
Seperti salah satu Namja yang sedang sendiri duduk di sebuah dofa dengan di temani sebotol Red Wine di mejanya. Namja dengan tubuh tinggi tegap, yang di balut dengan kemeja denagn 2 kacning teratasnya yang di buka dan di lapisi blazer hitam sehingga menampilkan sedikit dada bidangnya yang terbentuk sempurna. Wajahnya yang tampan, rahangnya yang tegas, hidung mancungnya, rambut hitam lurusnya membuatnya terlihat sexy. Setiap yeoja yang melihatnya pasti akan terpana.
Ia sedang memainkkan bibir gelas yang terdapat cairan merah pekat dengan ujung jarinya. Matanya terus menatap ke lantai dansa yang berada tepat di depannya. Sepertinya Ia terlihat bosan.
Seorang Yeoja dengan tubuh ramping, tinggi, rambut hitam legam yang lurus di biarkan terurai. Menggunakan mini dress berwarna Hitam dan putih dan high heels hitamnya memasuki club. Matanya mencari seseorang. Seorang pria. Dengan anggun ia melangkah masuk. Semua mata pria yang melihatnya akan berdecak kagum. Wajahnya polos namun ia terlihat sexy. Bahkan wanita yang melihatnya pun akan iri.
Matanya bertemu dengan mata seorang pria tampan yang sedang duduk seorang diri. Mereka saling lempar pandang. Dengan langkah pelan namun pasti ia menghampiri sang namja.
"Hai." Sapa sang namja. Ia merebahkan dirinya pada sandaran sofa yang ia duduki dan menaruh lengannya pada atas sofa.
"mau aku temani tampan?" Tanya sang yeoja menghampiri berdiri tepat di depan sang namja.
Sret
Bruuk.
Tanpa berkata apa –apa sang namja menarik lengan sang yeoja sehingga sang yeoja terduduk di pangkuan sang namja. Dan dang yeoja menaruh telapak tangannya pada dada bidang sang namja. Dan tersenyum.
"siapa namamu tampan?" Tanya sang yeoja lalu mengecup pipi kiri sang namja.
"Kau bias panggil aku Dong Woon" sang namja berbisik lalu mengelus surai panjang sang yeoja. Tangannya berakhir pada pinggang sang yeoja lalu memeluk pinggangnya.
"hmm.. Dong Woon? Kau sangat tampan. Apa yang kau lakukan sendirian? Tidak mungkin kau belum punya kekasih." Ujar sang yeoja. Jari nakalnya bermain di atas dada bidang Dong Woon.
" apa itu penting sekarang?" bukannya menjawab Dong Woon kembali bertanya. "jadi siapa namamu? Kau begitu menarik.."
"Aku? Kau bias panggil aku Tao." Jawab sang yeoja lalu meletakkan kepalanya pada dada bidang Dong Woon.
Dong Woon menenggak minumannya. Tao bersumpah demi Eyeliner Baek Hyun yang berharga ratusan ribu won. Dada Dong Woon yang menjadi targetnya kali ini sungguh hangat. Ia bias mendengar detak jantung Dong Woon yang berdetak tidak normal. Dan Tao hanya menyunggingkan smirknya. Itu menandakan bahwa Dong Woon sudah di liputi dengan gairahnya. Tidak sia- sia ia menghabiskan 2 jam berada di depan cermin untuk berdandan seperti sekarang.
Ngiiiingg~~~
Sedetik kemudian semua mata tertuju pada panggung. Dan beberapa orang berdecak kesal menatap panggung tetapi kemudian mereka tersenyum dan bersorak. Melihat seorang pria yang sedang berdiri di balik alat DJ. Pria dengan rambut kecoklatan dan dengan wajah poker facenya. Ia mengambil mic yang berada di atas panggung dan mulai berbicara.
"Selamat malam? Aku Jun Hyung. Apa kalian ingin music yang lebih dari yang tadi?" Tanya Jun Hyung sang DJ.
Oh ayolah siapa yang tidak tahu Jun Hyung? DJ paling hebat sepanjang sejarah Korea.. ia selalu bias membuat music dengan gayanya dan lebih terdengar keren. Bahkan ia sudah sangat terkenal di kalangan penyanyi Korea. Ia bahkan di tawari berbagai kontrak dari berbagai Entertaiment di Korea. Dan dia adalah Pria nomor 1 yang paling di kagumi di korea saat ini. Belum ada wanita yang menarik perhatiannya. Bias di bilang dia adalah namja yang paling susah untuk di dekati. Bahkan banyak pria yang mengakui kharismanya yang luar biasa.
"Tetapi malam ini aku tidak tampil sendiri. Ada seorang yeoja imut, bermata bulat, dan dia sangat cantik menurutku. Suaranya juga indah. Dan ia sudah menarik perhatianku belakangan ini. Mari kita sambut. Kyung Soo" Jun Hyung kembali berbicara dan seorang yeoja mungil berjalan kearah tengah panggung. Matanya bulat, tubuh mungil rampingnya yang di balut mini dress biru muda yang sexy, bagian samping pinggangnya terdapay sebuah pola tali tali yang saling menyilang sehingga menampilkan pinggangnya yang putih mulus terekspos dan high heels putih yang di pakainya membuatnya terlihat sangat sexy.
Bahkan semua orangyang berada di sana terkagum kagum dan saling berbisik.
Begitu pula dengan Dong Woon. Matanya membulat sempurna melihat yeoja yang sekarang berada di atas panggung. Ia benar – benar tidak menyangka Kyung Soo-nya ada di sini. Tidak! dia sedang tidak mabuk dan bermimpi. Ia sangat yakin bahwa itu adalah mantan tunangannya.
Semua lampu padam dan kini hanya menyorot sosok yeoja mungil yang berdiri di tengah panggung. Lalu Jun Hyung yang berperan sebagai DJ-pun memulai aksinya. Ia mulai menyalakan music yang sudah ia persiapkan.
Naega sajun osul golchigo
(Kau seharusnya mengenakan pakaian yang aku berikan)
Naega sajun hyangsul ppurigo
(Dan menggunakan parfum yang ku berikan)
Jigun jjum non gunyol manna tto utgo itgetji
(Sekarang kau bertemu dengannya dan tertawa bersamanya)
Guroke joatton goni?
(Apakah ia baik?)
Nal borigo ttonal mankum
(Sebaik itukah hingga kau menendangku dan meninggalkanku?)
Olmana do ottoke do jal haeya han goni
(seberapa banyak dan dengan cara apapun aku akan menjadi lebih baik)
Norul amuri jiulaedo hamkke han mari olma inde
(Tidak penting seberapa banyak aku menghapus hari bersamamu
Jinan shigani ogul haeso jakku nunmuri hurujiman
(Aku terus menerus menyeka air mata yang membuang waktu)
Kyung Soo bernyanyi dan mulai menari di atas panggung. Sesekali ia melihat namja yang duduk di sebuah sofa yang berada tepat di depannya yang lumayan jauh namun ia masih bias melihat dengan jelas. Dan sesekali manic mata Kyung Soo bertemu dengan manic mata namja itu. Namja yang 'dulu' ia cintai. Namja yang dulu sangat ia sayangi. Namja yang dulu selalu mengisi harinya dengan kehangatan dan kelembut an.
Boyo julge wanjoni dalajin na
(Tetapi, akan ku tunjukkan padamu. Aku telah berubah)
Boyo julge hwolsshin do yeppojin na
(Ku Tunjjukkan padamu, betapa aku begitu cantik sekarang)
Babo chorom sarang ttaemune ttonan no ttaemune ulji anulae. Whoa~
(Aku tidak akan menangis seperti orang bodoh karena Cinta, karena kau tinggalkan aku)
Do motjin namjal manna
(Aku bersama pria yang lebih keren darimu)
Kkok boyo julge no boda haengbokhan na
(Ku tunjukkan secara pasti , betapa aku bahagia dari padamu
No opshido sulpuji ana muno jiji ana
(Aku tidak sedih tanpamu, Aku tidak putus asa)
Boy You got'ta be aware la la la la la la.
Kyung soo terus bernyanyi dan menari kini ia tidak sendiri tetapi dengan beberapa yeoja yang menemaninya menari. Siapa lagi jika bukan Baekhyun, Luhan, dan Xiumin. Semua pengunjung Club focus melihat Kyungsoo sekarang beberapa di antara mereka kini mulai menikmati suara merdu Kyungsoo..
Dongwoon entah mengapa matanya mulai berkaca – kaca. Entahlah mungkin ia menyesal? Harus ia akui bahwa ia merindukan sosok yeoja mungilnya itu. Suara merdu yang memnggil namanya setiap pagi. Sikap dewasanya yang selalu menenangkannya jika ia sedang ada maslah. Tubuh kecil yang hangat yang selalu ia peluk. Dan aroma tubuhnya yang selalu ia rindukkan ketika ia peluk.
Niga jwotton banjil borigo
(Aku membuang cincin yang kau berikan)
Niga sotton pyonjil jiugo
(dan membuang surat darimu)
Miryon opsi huhwe opsi ijo julgoya norul ijulae norul jiulae
(Tanpa rasa sakit, tanpa penyesalan, kan ku lupakan, Kan ku lupakan dirimu, akan ku hapus)
Boyo julge wanjoni dalajin na
(Tetapi, akan ku tunjukkan padamu. Aku telah berubah)
Boyo julge hwolsshin do yeppojin na
(Ku Tunjjukkan padamu, betapa aku begitu cantik sekarang)
Babo chorom sarang ttaemune ttonan no ttaemune ulji anulae. Whoa~
(Aku tidak akan menangis seperti orang bodoh karena Cinta, karena kau tinggalkan aku)
Do motjin namjal manna
(Aku bersama pria yang lebih keren darimu)
Kkok boyo julge no boda haengbokhan na
(Ku tunjukkan secara pasti , betapa aku bahagia dari padamu
No opshido sulpuji ana muno jiji ana
(Aku tidak sedih tanpamu, Aku tidak putus asa)
Boy You got'ta be aware la la la la la la.
Music berhenti dan Kyungsoo selesai bernyanyi. Sedetik kemudian suara tepuk tangan bergemuruh di seluruh ruangan. Dan beberapa namja dan yeoja berteriak meminta pertunjukkan lagi.
Jun Hyung melepas Earphone-nya dan keluar dari balik meja DJ-nya lalu menarik Kyungsoo dalam pelukkannya dan mencium bibir Kyungsoo cepat dan melumatnya. Menekan tengkuk Kyungsoo. Agar memperdalam ciuman mereka.
Sontak semua pengunjung kembali berteriak dan beberapa wanita menutup mulunya dengan sebelah tangannya kaget.
Dong woon membulatkan matanya sempurna dan langsung berdiri. Tao yang sedari tadi ada di pangkuannya terjatuh duduk di sofa. Lalu bibirnya menarik sedikit ujungnya. Smirk yang menandakan rencana mereka berhasil.
Dong woon membatu di tempatnya dengan rahang yang mengeras menahan marah. Yang kini Kyungsoo membalas ciuman dari Jun Hyung dan mulai mengalungkan lengannya ke leher Jun Hyung. Bahkan saat mereka melepas tautan mereka pun Dong Woon masih setia di tempatnya.
"Kyung~" panggil Dongwoon ketika Kyungsoo melewatinya dengan Jun Hyung yang merangkul pinggang kecilnya.
Kyungsoo, dan Jun Hyung berhenti dan menatap Dongwoon.
"Nuguya?" Tanya Jun Hyung menatap Kyungsoo dan Dongwoon bergantian.
"Hmm.. Mollayo oppa~" bohong Kyungsoo
Kyungsoo tersentak ketika dirinya kini berada di pelukkan Dongwoon. Ia menutup matanya. Harum tubuh ini yang ia rindukan. Tubuh tegap hangat yang selalu memeluknya dan menenangkannya ketika ia bersedih atau sedang gelisah. Tidak Kyungsoo kau harus melawannya.
"Maaf. Maafkan oppa Kyung. Jeongmal mianhae." Dongwoon semakin mempererat pelukkannya pada Kyungsoo, sedangkan Kyungsoo tidak menjawab atau pun membalas pelukkannya. Ia melepaskan pelukkannya. Dan menatap Dongwoon dengan pasti ke dalam manic matanya.
"Maaf. Tapi aku tidak mengenalmu Agassi. Mungkin aku mirip seseorang yang anada kenal. Tetapi ini adalah kekasihku." Ujar Kyungsoo lalu memeluk pinggang Jun Hyung.
Dan mereka meninggalkan Dongwoon yang kini berdiri seraya memegang melihat punggung kecil Kyungsoo yang perlahan menghilang dari matanya. Entah mengapa mendengar kalimat dari yeoja yang sudah mencintainya selama dua tahun ini membuat dadanya sesak. Oh tidakkah kau sadar bahwa yang dirasakannya lebih sakit dari ini?
Tao berdiri dan hendak meninggalkan Dongwoon namun langkahnya berhenti sebentar. Tangannya menyentuh kecil pundak Dongwoon hingga mereka slaing menatap.
"Kau tahu? Ketika seorang wanita sudah mempercayai seorang pria dengan segenap hatinya. Maka ia akan terus mencintainya dan percaya. Tapi ketika pria itu menyakitinya maka wanita itu bisa membuat sang pria merasakan sakit yang lebih. Kyungsoo sangat mencintaimu Dong woon-ssi. Tapi itu dulu sebelum kau menyakitinya. Semoga beruntung" Tao kembali berjalan dengan anggun meninggalkan Dongwoon yang kini menangis. Entah mengapa ia sekarang merasa bersalah dengan apa y ang di lakukannya pada Kyungsoo dulu.
Bukankah penyesalan selalu datang terakhir? Apakah kau sekarang menyesal Dongwoon-ssi?
.
.
.
.
.
Kini Kyungsoo dan yang lainnya berada di parkiran club.
"Gomawo oppa. Sekarang aku merasa lebih baik" ujar Kyungsoo lalu menundukkan badannya.
"Ha~~~ harusnya kau minta maaf oppa pada Kyungsoo" kesal Baekhyun
"Wae? Kenapa aku harus minta maaf?" Jun Hyung memasang wajah tanpa dosanya.
"Karena kau tiba – tiba menciumnya di depan umum. Dan itu tidak ada di dalam scenario kita" jelas Tao yang tiba – tiba datang di antara mereka.
"Ahh~~ itu. Anggap saja ucapan terima kasih mu Kyungsoo-ssi. Bagaimana? Kita impas?" tawar Jun Hyung yang melirik nakal pada Kyungsoo. Dan Kyungsoo tidak bisa untuk tidak tertawa kecil.
Kyungsoo hanya mengangguk sebagai jawabnnya tanda setuju.
"Kenapa aku baru bertemu denganmu sekarang Kyungsoo, yeoja mungil cantik dengan suara merdu? Kau seperti peri. Andai saja jika aku belum punya Hara. Aku pasti akan mengejarmu" Jun Hyung mencoba merayu Kyungsoo dan berwajah pura –pura menyesal.
Baekhyun, Luhan, Tao hanya memutar bola matanya malas. Dan Xiumin hanya tersenyum lalu menggeleng kecil.
"Akan aku adukan semuanya pada Hara. Kenapa sepupuku harus punya namjachingu playboy seperti ini?" Baekhyun berkata seolah olah ia benar – benar menyesali akan keputusan sepupunya yang polo situ.
"Ya! Walaupun aku playboy tapi hati dan pikiranku hanya ada Hara, Goo Hara seorang. Tidak lebih" jujur Jun Hyung.
"Oh My!" pekik Baekhyun. Dan di akhiri dengan gelak tawa semuanya.
.
.
.
.
.
.
Haaaaaaaaaa….
Aku minta maaf jika para seme belum keluar semua..
aigooo..
aku juga minta maaf jika banyak typo yang bertebaran bagai bintang di langit dan bagaikan pasir yang berada di pantai.. XD
Aku berterima kasih sekali atas review Follow dan Fav dari kalian aku tidak menyangka..
Hiks hiks hisk *menangis terharu
Tunggu lanjuttannya lagi ya..aku masih mencari ide bagaimana mempertemukan para seme dan uke tercantik, imut, semok, dsb.. XD seperti uke exo.
Ga ada uke yang kaya mereka..
*ngomong apa sih YO?
Hihihihihihihiii..
Maaf ya ga bisa cepet update..
tapi aku akan terus berusaha biar bikin reader puas..apakah ini masih kurang panjang?
jika iya katakana iya nanti akan kau coba lagi lebih panjang..
See You The Next Chap..
Annyeong..
