Yixing berlari kecil menuju kamarnya dengan Suho begitu mendengar bayi kecilnya menangis. Bayi kecil mereka yang baru saja lahir, kulitnya putih bersih. Ia menangis kencang dan Yixing menggendongnya dengan hangat. Dengan nalurinya yang kuat ia membiarkan bayinya menyusu kepadanya.
Dan kembali menuju ke dapur dengan bayi di gendongannya. Ia mematikan masakan yang sedang di buatnya untuknya dan Suho nanti malam.
Setelah menikah satu Tahun yang lalu tepat setelah Baekhyun dan yang lainnya di culik dan mengalami trauma beberapa bulan kemudian mereka menikah walaupun sebenarnya mereka ingin menundanya karena keadaan Luhan dan yang lainnya yang masih trauma.
Namun Luhan menolaknya. Mereka ber 5 tidak mungkin egois dan membiarkan Yixing menunda pernikahan mereka hanya untuk kesalahan yang memang mereka perbuat.
Yixing tersenyum manis ketika melihat Bayi mungilnya menatapnya sambil menyusu. Matanya yang berbinar sama seperti Suho pipinya yang gembil kemerahan dan lucu.
"Mama harap kau bisa menjadi pria yang baik seperti ayahmu mengerti?" Yixing tersenyum ketika bayinya ikut tersenyum setelah mendengar perkataannya.
Xiumin memijit pelipisnya dan menghela nafasnya kesal. Ia duduk di sebuah sofa di butik sahabat Baekhyun. Ia melihat kedua kekasih yang memang akan menikah beberapa bulan lagi.
Baekhyun ingin gaun yang sedikit terkesan sexy dan berani. Sedangkan Chanyeol ingin Baekhyun memakai gaun yang anggun dan cantik. Mereka sudah berdebat semenjak perjalanan kesini. Ingin rasanya Xiumin berkata kasar kepada keduanya.
"Hahhh~"
Sekali lagi ia menghela nafasnya kesal. Ia bangkit berdiri dan menghampiri keduanya yang sedang memegang gaun masing - masing. Dengan cepat Xiumin menjewer telinga keduanya dan membuat keduanya mengaduh kesakitan. Dan Xiumin memarahi keduanya membuat pekerja di Butik sedikit tertawa dengan adegan itu. Xiumin seperti sedang memarahi kedua anaknya.
Sehun menatap Luhan yang sedang membaca kertas yang baru saja ia berikan. Taukah perasaan Sehun sekarang? Ia seperti antara hidup dan mati. Luhan begitu serius membaca setiap kata yang tertulis di sana. Dan ia diam seribu bahasa.
Sungguh. Sehun lebih baik melihat dan mendengar Luhan mengomel dari pada diam seribu bahasa seperti ini. Setidaknya melihat Luhan mengomel masih menjadi hiburan tersendiri bagi Sehun. Ia memberikan surat hasil sidang kuliahnya kepada Luhan. Sebenarnya ia belum membukanya sama sekali dan belum tahu hasilnya. Sehun dengan secepat mungkin menuju apartement Luhan dan memberikannya.
"Kau!" Sehun menahan nafasnya ketika Luhan sedikit berteriak dan menunjuk Sehun dengan kertas - kertasnya. Dengan cepat Luhan berlari dan memeluk Sehun.
"Aku mencintaimu sayang" Luhan berbisik dan mengeratkan pelukkannya. Sehun terseyum dan mengelus punggung Luhan lembut. Luhan melepas pelukkan mereka dan dengan cepat menangkup wajah Sehun lalu mencium bibirnya. Sehun dengan senang hati melumat bibir Luhan dan bercumbu.
Tao harus kembali memeriksa berkas kasus yang berada di ruangan kakaknya. Seperti yang Yuri bilang Tao tidak berbeda jauh dengan Zhoumi mereka sangat mirip. Dari cara kerja mereka bahkan dalam menangani kasus bersama mereka sangat mirip.
Tao sekarang bekerja dengan kakaknya menangani kasus - kasus penting. Seperti kemarin Tao dan Zhoumi berhasil memenjarakan seorang koruptor dengan hasil kejahatan sebesar 3 miliar Won. Tentu saja dengan bantuan Kris dan Yuri sebenarnya Baekhyun dan yang lainnya juga sedikit membantu dengan 'keahlian' mereka.
Tao menyandarkan tubuhnya dikursi miliknya. Ia merasa penat dan juga sedikit pusing. Sudah 1 bulan Kris dan dirinya tidak bertemu karena kesibukkan masing - masing. Kris kembali menjadi pasukan pengawal Presiden dan itu membuatnya benar - benar sibuk.
"Gege~"
Tao merengek kepada foto yang berada di mejanya. Foto dirinya dengan Kris yang berada di pernikahan Zhoumi dengan Yuri. Dan ia memejamkan matanya berniat untuk tidur sebentar.
"Apa sayang?"
Tao tersentak terkejut ketika mendengar suara Kris dan juga lengan yang memeluknya dari belakang. Ia tahu betul wangi parfum ini. Dengan cepat ia bangkit berdiri dan memeluk pria yang ia rindukan belakangan ini.
Kris masih dengan balutan jas dan kemeja kerjanya memeluk panda kesayangannya. Betapa ia merindukan pandanya.
"merindukanku?"
Tao hanya mengangguk di atas dada Kris dan mencoba menahan tangisnya.
"Maafkan aku. Setelah ini kita akan liburan"
Tao melepas pelukkannya dan menatap Kris tidak percaya. Kris memperlihatkan 2 tiket pesawat menuju paris kepada Tao.
"1 minggu penuh. aku jamin tidak akan ada ganguan apapun"
Dengan senyum yang mengembang di wajah Tao ia kembali memeluk Kris. Ia benar - benar berterima kasih karena bertemu dengan Kris walaupun pertemuan mereka bisa di bilang tidak begitu menyenangkan.
Kyungsoo sedang bekerja di Coffee Shop seperti biasa ia sedang berada di kantor untuk memeriksa hasil bulanan. Semenjak menikah Yixing mempercayakan Coffee Shopnya kepada Kyungsoo dan ia hanya akan datang sesekali. Ia tidak keberatan dan semenjak Kyungsoo memegang Coffee Shop penjualan mereka meningkat apa lagi jika yang bekerja disini sekarang adalah anak muda yang cantik dan tampan.
Seperti Mingyu, Krystal, Somi, dan yang lainnya. Mereka menarik pelanggang walau beberapa dari mereka mungkin hanya ingin berkenalan dengan pegawai mereka.
Kyungsoo membaca pesan yang baru saja masuk ke dalam ponselnya. Ia tersenyum bahagia ketika mendengar bahwa Sehun lulus dengan nilai terbaik. Dengan cepat Kyungsoo membalas pesannya dan mengucapkan selamat.
Kyungsoo mengalihkan perhatiannya ketika seseorang membuka pintu ruangannya. Jongin berjalan perlahan dan tertunduk lemas. Kyungsoo memperhatikannya bingung. Jongin menyembunyikan sebuah amplop cokelat di balik punggungnya.
"Ada apa?"
Jongin hanya menatapnya tanpa berkata apa - apa. Matanya memerah dan ia seperti habis menangis.
"Kyungsoo~"
Suaranya bergetar hebat dan seperti akan menangis lagi. Kyungsoo dengan cepat menghampirinya dan menatapnya cemas. Ia melirik amplop cokelat yangbada di balik punggung Jongin dan sepertinya ia mengerti sekarang.
Ia memeluk Jongin dan mengusap punggungnya lembut.
"Sudahlah~ aku mengerti itu memang sulit. Aku akan tetap bersamamu"
"Benarkah? kau tetap ingin bersamaku?" Jongin bertanya tanpa melepaskan pelukkan mereka.
"Tentu saja. Sampai kau lulus kuliah dan bekerja aku akan tetap mendukungmu"
Kyungsoo menatap Jongin dengan lembut dan hangat. Jika Jongin tidak lulus dan harus mengulang studinya ia akan tetap menunggu.
"Dengarkan aku baik - baik Kyung-ya"
Kyungsoo menatap Jongin bingung dan serius.
"Pertama, aku lulus dengan hasil nilai di atas Sehun. Yang kedua aku akan menjadi seorang ayah"
Kyungsoo termenung mencerna kata - kata Jongin barusan sampai dengan kalimat bahwa ia lulus dengan hasil di atas Sehun ia masih bisa mengerti. Tetapi kalimat selanjutnya ia tidak mengerti.
Apa? Seorang Ayah?
Jongin tersenyum menahan tawa melihat ekspresi Kyungsoo. Matanya membulat lucu seperti Owl.
Jongin mengusap perut Kyungsoo yang masih datar dengan sayang.
"Kau hamil Kyung-ya" Jongin membisikkan kalimat itu kepada Kyungsoo dan sukses membuat Kyungsoo sadar.
"Apa?!"
Setelah itu Jongin panik karena Kyungsoo tidak sadarkan diri.
Jongdae tertawa kecil melihat 18 anak muda yang sedang bercanda riang di 1 ruangan bersama. Ia sudah bekerja sebagai Manager di salah satu perusahaan Ent besar di Korea. Dan semenjak itu ia dan Xiumin jarang bisa bertemu dan mereka hanya berkomunikasi lewat ponsel.
"Apa sayang?"
Jongdae menjawab panggilan telepon dari Xiumin, ia menatap salah satu personil membernya dan memberikan isyarat bahwa ia akan keluar sebentar dan menerima telepon.
"Aku lelah~ Baekhyun dan Chanyeol mereka benar - benar membuatku seperti seorang ibu yang tidak bertanggung jawab"
Jongdae mendengarkan keluh kesah Xiumin dengan baik. Dan menanggapinya dengan baik.
"bersabarlah, sebentar lagi aku akan ada di sana"
Hari ini adalah hari terakhir promosi Group yang di urusnya. Selebihnya ia akan berlibur dan Jongdae sudah memutuskan akan mengajak Xiumin berlibur bersama. Jongdae mengusap cincin yang berada di jari manisnya. Cincin pertunangan dirinya dengan Xiumin dan tersenyum.
"Baiklah.. aku menunggumu" terdengar suara Xiumin mulai sedikit tenang.
"Aku akan tidur. Jagalah dirimu baik - baik. Sampaikan salamku kepada Member NCT. Aku melihat mereka tadi di TV dan mereka luar biasa"
Xiumin tampak antusias ketika menceritakan NCT. Perlu kalian ketahui sebenarnya salah satu anggota NCT adalah saudara sepupu Xiumin. Maka dari itu Xiumin sangat menyukai NCT dan mendukung sepenuhnya. Ia tidak menyangka Taeyong akan debut menjadi penyanyi.
"Park Chanyeol cepat sedikit mereka sudah menunggu!" Baekhyun berteriak dari lantai dasar dan sedikit menggerutu.
Hari ini setelah sekian lama mereka sibuk dengan urusan mereka masing - masing. Baekhyun, Tao dan yang lainnya berencana berkumpul bersama sebelum Tao dan Kris berangkat menuju Paris dan Xiumin dan Chen yang akan berlibur ke Selandia Baru.
Baekhyun tentu saja antusias dengan hal ini. Ia sudah bangun pagi - pagi sekali dan bersiap. Chanyeol hanya bisa bersabar menghadapi Baekhyun yang jika sudah antusias dengan hal seperti ini.
"Aku datang" Baru juga Chanyeol sampai di samping Baekhyun, ia sudah di tarik Baekhyun menuju mobil mereka.
Selama perjalanan Baekhyun terus saja berbicara tanpa henti kepada Chanyeol tentang antusiasnya dia ingin melihat anak Yixing dan Suho.
Sesampainya mereka di sana belum juga Chanyeol benar - benar parkir Baekhyun sudah melompat. Keluar mobil dan membuat Chanyeol harus memeriksakan jantungnya kedokter setelah ini.
Didalam Coffee Shop yang lainnya sudah berkumpul dan berbincang. Ketika Baekhyun memasuki Cafe ia langsung berlari menuju teman - temannya dan memeluknya satu persatu melepaskan rindu mereka.
Suasana di dalam sana benar - benar ramai dengan kehadiran mereka di sana. Di tambah beberapa anggota kecil di sana.
"Taehyung! bisa kau ambilkan kami photo?" Kyungsoo memberikan sebuah kamera kepada salah satu pegawainya yang sedang membersihkan beberapa gelas.
Dengan senyum Taehyung mengambil kameranya dan meminta Kyungsoo dan yang lainnya bersiap.
"Baiklah dalam hitungan ke tiga. 1.. 2.. 3.."
Sebuah gambar dengan pemain kehidupan mereka masing - masing terekam disana. Dunia ini penuh dengan misteri yang tidak bisa di pacahkan oleh satu orang saja. Kita memerlukan orang lain untuk memecahkan misteri kita. Dan mereka sudah memecahkan Misteri kehidupan mereka. Bagaimana dengan misteri kehidupan kita? Berapa banyak lagi masalah, tawa, tangis dan amarah yang akan kita luapkan untuk menemukan jalan kita? Berapa hari? Berapa bulan? atau bahkan Berapa tahun lagi? Tidak ada yang tahu hal itu sampai kita sendiri yang mengalaminya.
-End-
07-05-2018
Makasih buat kalian yang masih nungguin ff ini.. aku udah baca semua koment kalian.. dan aku inget banget sama user name reader yang ga asing bagi aku.. dan aku makasih banyak banget kalian mau nungguin ff yang sebenernya ga begitu bagus.. hahahaha... :D
Ohh iya siapa yang suka NCT? Nahkan fandomku nambah lagi.. XD Aku liat mereka kaya liat TVXQ SUJU SHINEE dan EXO di satuin masa.. mereka terlalu ganteng dan imut untuk di pilih salah satu jadi bias.. jadi aku ga bisa milih bias.. tapi aku suka mereka semua.. XD
Apa lagi Lucas, Haechan, Jaemin, Taeyong.. XD
Aduh..
(NOTED untuk kalian yang coment saya pindah fandom dsbnya)
Saya ga pindah fandom.. fandom saya tetap sama hanya bertambah.. kalau kamu bilang saya pindah fandom kamu juga pasti punya fandom lebih dari satu.. dan saya tidak mempermasalahkannya.. mohon untuk bijak dalam berkata - kata.. saya ga bisa lanjutin ff ini karena emang sibuk kerja, saya biasa kerja 7 jam tapi harus lembur selama beberapa jam atau bahkan lembur lagi 1shift jadi saya bisa 14 jam kerja sehari dari pagi sampe malem.. dan pekerjaan saya ga hanya pegang ponsel aja.. saya sempet mau ninggalin dunia ff karena memang saya berencana mau menikah dan pasti akan sibuk ngurusin keluarga.. tapi ternyata pernikahan saya harus batal karena beberapa faktor dan saya down.. bahkan sampai sekarang saya masih down.. itu alasan sebenarnya.. jadi dimohon jangan menjudge jika kamu memang tidak tahu yang sebenarnya..)
saya akan mempertimbangkan untuk kembali mengetik ff di sini ataupun di Wattpad (yang di wattoad aja terlantar) XD tapi aku ga tau masih bisa lanjutin Yaoi apa GS atau engganya.. karena semenjak mereka udah ga OT12 ya kalian tahu lah maksudku.. hahahahaaa.. dan malahan aku berniat buat ngetik ff di IG.. Tapi disini aja ga sempet terus gimana di sosmed lain.. XD
buat kalian yang udah nungguin bgt ff ini makasih banyak bgt.. apa lagi sampe ada yang suka WA aku dan ingetin "kakak kapan update" "kakak ayo update" aku seneng banget di ingetin kaya gini.. makasih banyak ya Yaya
Aku ngetik ff ini aku bela belain sebelum aku berangkat kerja jam 2.. aku ngetik ini dari.jam 8- 10.. (ga ada yang nanya) wkwkwkkkk.. XD
Sekali lagi makasih ya kalian..
Aku kangen bgt EXO ihh.. yang baru back CBX.. Tapi denger Lay udah di korea aku seneng..
Seeyou next time.. byeee..
