A/N : No comment
Disclaimer: Masashi Kishiomoto
***
Ringkasan Cerita: Naruto dan Sasuke menuju Suna buat menyelamatkan Sakura yang diculik namun di tengah hutan mereka berdua di hadang seorang laki-laki...
Save Sakura Part II
"Mau apa kalian?"
Suara seseorang menghentikan langkah Naruto dan Sasuke.
Naruto dan Sasuke lantas menoleh kearah suara itu.
Terlihat sesosok pria berambut klimis bertelanjang dada, memakai kalung segitiga yang gak jelas sambil membawa-bawa sabit super gede, bila di dunia nyata mungkin dia udah diteriaki orang gila atau psikopat.
"Siapa lu?" tanya Naruto sambil menunjuk-nunjuk orang itu.
"Perkenal kan, gueh Hidan, golongan darah ab, tinggal di goa,no hp 08561234567, makanan favorit bakso, hobi nonton teletubies, gueh ganteng, keren, tinggi, cihui, cute dan lain-lain, ow ya kalian ninja dari Konohakan?" tanya orang yang ternyata bernama Hidan itu sambil memperkenalkan diri, Naruto sama Sasuke hanya bisa sweatdrop.
"Iya benar kami dari Konoha" jawab Naruto.
"Dan kalian pasti menuju Suna, untuk buat perhitungan sama orang bernama Chiyo." lanjut si Hidan.
"Wow, kok elu bisa tau? Lu dukun ya?" tanya Naruto dengan wajah begonya.
"Enak aje, gueh bukan dukun, gueh orang suruhan Chiyo buat ngehabisin Shinobi Konoha yang mau ngejar-ngejar dia!!" teriak Hidan.
"Yeee nenek peot gitu siapa yang mau ngejar-ngejar dia amit-amit, cuih!!" protes Naruto sambil meludah.
"Hoo jadi si nenek keparat itu sudah memperhitungkan bakal ada Shinobi Konoha yang akan mencari nya?" tanya Sasuke yang sedari tadi diam saja.
"Itu benar! Seratus buat elu kepala ayam, jadi sekarang kalian mau maju satu-satu atau sekaligus berdua?"
"AAAAAKH BANYAK COCOD LU BERSIAP LAH!!" Naruto berteriak dan udah nyiapin jurus andalan nye, rasengan.
Namun Sasuke segera memperingatkan Naruto.
"TUNGGU NARUTO!!"
Naruto langsung membatalkan serangannya dan memandang Sasuke dengan tatapan heran.
"Nar, dia adalah Hidan, buronan kelas S, pengikut setia aliran yaoi dan di kabarkan dia sudah memerkosa ribuan uke, seme maupun laki-laki normal." terang Sasuke. Keterangan Sasuke itu membuat Naruto menjadi gentar, dia ingin menyerahkan keperawanannya -eh salah- keperjakaannya untuk Sakura bukan untuk laki-laki bertampang mesum yang kini menghadang jalan nya dan Sasuke.
"Jaga ucapan mu kepala ayam, gueh udah tobat dari aliran yaoi laknat itu, gueh sekarang sudah mendapat pencerahan dan masuk ke aliran jashin yang agung" kata si Hidan.
"Ooo jadi bisa di bilang kamu tuh mantan hombreng?" tanya Naruto sok bego *ato emank beneran bego*.
"Yah bisa di bilang gitu, akh! Kenapa malah ngobrol! Ayo sini kalian berdua, gueh habisin satu-satu!" teriak Hidan.
"BERSIAPLAH!!" Naruto menyiapkan rasengan nya lagi.
"TUNGGU NARUTO!!"
"Apaan lagi seh Sas?!" protes Naruto.
"Biar tampang nya mesum gitu, dia lawan yang hebat harus dilawan pake taktik" ujar Sasuke.
Lalu Sasuke membisikan taktik nya ketelinga Naruto.
"Lu yakin bakal berhasil Sas?" tanya Naruto setelah mendengar taktik Sasuke.
Sasuke mengangguk penuh percaya diri.
"Oke kalo gitu, BERSIAPLAH!!" Naruto kembali bersiap menyerang Hidan.
"TUNGGU NARUTO!!"
"Apaan lagi seh!!" teriak Naruto yang mulai kesal, sedangkan Hidan sedari tadi nonton acara Teletubies favoritnya karena Naruto tak kunjung menyerang.
"Kagak ada apa-apa cuma mau bilang selamat berjuang" ujar Sasuke dengan tampang sok polos.
"Beh, menganggu aja lo Sas, woy Hidan BERSIAPLAH!!" Naruto lalu berlari kearah Hidan dengan kecepatan penuh sambil berteriak penuh semangat, sedangkan Hidan yang sudah selesai menonton Teletubies bersiap menyambut serangan Naruto.
Namun sampai setengah jalan, Naruto yang berlari kearah Hidan langsung berhenti dan entah dari mana tiba-tiba terdengar dentuman musik house remix kucing garong yang biasa di putar supir-supir angkot yang mangkal di terminal kampung rambutan.
Lalu seiring dengan lantunan musik, bagaikan seorang penari dangdut si Naruto mulai berjoget-joget gak jelas sambil membuka jaket oranye nya, melihat hal itu si Hidan hanya menatap Naruto dengan tatapan dingin.
Kemudian Sasuke menghampiri Naruto sambil berbisik, "Ayo Nar lebih panas lagi, makin panas makin bagus."
Naruto lalu kemudian membuka kaos hitamnya hingga sekarang dia bertelanjang dada, terlihat di dada nya bulu-bulu kasar yang tampak nya 10taon kagak dicukur.
Melihat itu Hidan mulai gelisah mulut nya mulai berkomat-kamit, "dewa jashin kuat kan imanku, aku sudah bertobat, aku sudah bukan hombreng lagi."
Naruto lantas membuka celana panjang nya sambil joget-joget mengikuti irama lagu.
Si Hidan udah nangis karena gak kuat menahan nafsunya, mulutnya kembali berkomat-kamit, "Dewa jashin, enyahkanlah godaan ini, buatlah aku bertahan dengan cobaan ini."
Sedangkan Naruto sudah akan membuka celana boxer yang merupakan pertahanan terakhirnya.
"AAAAAKH PERSETAN DENGAN SI JASHIN, GUEH UDAH KAGAK TAHAN!!" teriak Hidan dan dengan muka nepsong dia melompat bersiap memerkosa Naruto tapi sayang dia lengah karena tiba-tiba Sasuke langsung menyerangnya, "CHIDORI GAK PAKE NAGASHI!!" teriak Sasuke sambil menyerang titik vital Hidan yang berada di bawah perut dan dengan itu berakhir lah riwayat pemerkosa para lelaki bernama Hidan -emank Hidan bisa mati?-.
"Huh, ternyata buronan kelas S tidak ada apa-apa nya." ucap Sasuke sambil memandang tubuh Hidan yang terkapar lalu pandangannya beralih ke Naruto yang masih joget-joget dan nyaris mencopot celana boxer nya, sebelum akhirnya Sasuke menyadarkannya dengan berteriak.
"WOI SADAR SI HIDAN UDAH KO'IT" teriak Sasuke.
"Ah, oh iya, sori keasyikan." ujar Naruto yang baru tersadar setelah diteriakin pake toa oleh Sasuke.
"Sekarang kita harus cepat, Suna udah dekat paling-paling 1 jam kalo naik ojek." ujar Sasuke.
"Oke! Ayo kita berangkat sekarang dengan kecepatan penuh!!" teriak Naruto penuh semangat perjuangan 45.
"...."
"Napa diam aja Sas? Ayo buruan berangkat!!" perintah Naruto.
"Berangkat pala lo, PAKE DULU BAJU LO!!"
***
Singkat kata dan singkat cerita setelah Naruto pake baju, mereka berdua melanjutkan perjalanan keSuna...
***
Beberapa saat setelah Naruto dan Sasuke mengalahkan Hidan….
Tubuh Hidan yang tergeletak dengan posisi tengkurap perlahan-perlahan mulai bergerak, ternyata dia belum mati.
Hidan mulai mengangkat kepala nya sambil mengomel, "Bocah-bocah keparat, lihat aje gueh bakal balas den..."
BRUAAAKKKK!!!
Belum sempat menyelesaikan kata-kata nya, tiba-tiba dari arah belakang seseorang yang tampak sedang berlari kencang seperti mengejar sesuatu dan tanpa sengaja menginjak kepala Hidan, dan dengan itu benar-benar tamatlah nasip Hidan.
Orang yang berlari kencang itu tak memperdulikan Hidan dan terus berlari ke arah yang sama dengan Sasuke dan Naruto, ya kearah Suna sambil berteriak,
"BRENGSEK!!SATE BELUM DIBAYAR MAEN KABUR AJA,KALO MEREKA BERDUA BERHASIL KU TANGKAP AKAN KU SATE!!".
To be continued….
XXX
A/N: Want to reviews?? *kalem mode on*
