A/N : Yeaaah otak lagi gilaaa, lahirlah chapter yang gila ini.
Disclaimer : Si Masashi
Cerita sebelumnya : Sasuke yang berhasil lolos dari ancaman Kisame dan FPC (Front Pembela Chiyo) dengan cara mengkhianati Naruto kini berada disebuah jalan yang bercabang dua.
***
Save Sakura IV
"Cih, jalan bercabang, gue harus pergi kejalan yang mana?" gerutu Sasuke kesal.
Dihadapan Sasuke terhampar dua jalan bercabang dengan dua papan peringatan yang menancap didepan masing-masing jalan dan papan tersebut bertuliskan sesuatu. Papan dijalan sebelah kanan bertuliskan 'jalan aman menuju kediaman Chiyo.'
Sedangkan jalan sebelah kiri bertuliskan 'Jalan berbahaya menuju kediaman Chiyo.'
Namun akibat terlalu sering memakai mangekyo sharingan Sasuke menjadi buta huruf hingga akhirnya dia memilih jalan sebelah kiri.
Beberapa saat kemudian...
Naruto juga telah tiba di depan jalan bercabang tersebut. Dibacanya sejenak papan peringatan dikedua jalan.
"Huh, hanya orang goblok yang mau masuk jalan sebelah kiri." gumam Naruto yang lalu segera berlari masuk kejalan sebelah kanan.
***
Sasuke akhirnya tiba disebuah tempat yang dipenuhi rumah-rumah yang berbentuk seperti cafe.
"Cih, dimana kediaman Chiyo?" batin Sasuke.
"Hai cowok ganteng, mau kemana nich?" tanya seorang tante-tante bertampang menor yang berdiri didepan sebuah rumah/cafe yang ada ditempat itu.
"Gue mau kemana, apa urusan lo!" bentak Sasuke keperempuan menor tersebut.
"Idih ganteng-ganteng kok judes, ayo sini-sini biar mbak temenin, sejam 5 juta." balas wanita itu sambil narik-narik tangan Sasuke.
"Lepasin! Gue bokek gak ada duit!!" jerit Sasuke sambil menepis tangan wanita menor tersebut.
"Ih, kere lo!!"
"Biarin!! Dasar jablay lo!" balas Sasuke sambil menabok wajah wanita itu.
"Aaaaw, awas ya!! Aku laporin ke mucikari aku!!" ancam jablay tersebut sambil berlari ninggalin Sasuke.
"Laporin sono! Gue kagak takut!!" jerit Sasuke sambil ngacungin jari tengah.
Setelah kepergian jablay tersebut, Sasuke lantas meneruskan perjalanan untuk mencari kediaman Chiyo, dan akhirnya tiba lah dia disebuah hotel kelas melati.
"Mungkin gue bisa cari informasi ditempat ini." gumam Sasuke yang kemudian melangkah masuk kedalam hotel itu.
Dan baru saja masuk kehotel tersebut, Sasuke langsung terperangah ketika melihat sesosok pria berambut panjang yang dikenalnya sedang memijat kaki seorang wanita berkaca mata dan berambut merah yang duduk disofa merah dilobby hotel.
"Gimana tante? Enak gak pijetan aku?" tanya pria berambut panjang kepada wanita yang dipijatnya.
"Enak muka lo kerutan!! Pijet yang benar!!" bentak wanita itu sambil menendang wajah pria tersebut.
"Tante Karin jahat." kata pria tersebut dengan nada memelas sambil memegangi wajahnya yang ditendang.
"ITACHI!!" jerit Sasuke yang shock melihat adegan itu.
Tante Karin dan Itachi lantas menoleh kearah Sasuke, ternyata mereka baru menyadari kehadiran Sasuke.
"Sa-Sasuke? Kenapa bisa ada disini?" tanya Itachi yang tak kalah shocknya dengan Sasuke.
"Siapa dia Itachi?" tanya Tante Karin kepada Itachi.
"Dia adikku tante." jawab Itachi takut-takut.
"Itachi!! Dua tahun lalu lo merantau ke Ame buat cari kerja tapi sekarang, gak gue sangka lo malah jadi tukang pijet tante-tante di Suna!! Benar-benar memalukan nama keluarga!! Mau lo taruh dimana harkat dan martabak klan Uchiha hah?!!" jerit Sasuke dengan segenap emosi jiwa dan raga.
"Martabat bukan martabak." sela Itachi seolah tanpa dosa.
"Dan satu lagi, Itachi itu gigolo bukan tukang pijet." sela tante Karin, ikut-ikutan.
"APA!! GIGOLO!! MEMALUKAN!! CUIH!!" jerit Sasuke sambil meludah.
"Huh, adik Itachi, berisik amat lo!! Karena udah masuk ketempat gue, lo juga harus jadi gigolo gue!!" sabda tante Karin.
"Jadi gigolo elu? AMIT-AMIT!!"
"Kalo lo gak mau gue terpaksa pakai kekerasan, Itachi hajar dia!!" perintah tante Karin.
"....."
"Kenapa diam Itachi? Cepat hajar adikmu!!"
"Maaf tante, walau dia gaje, jelek, kurang ajar dan lain-lain tapi dia tetap adikku, gue gak bisa menghajarnya." sahut Itachi.
"Dasar gigolo tak berguna!!" jerit tante Karin sambil melompat dari sofanya dan menyerang Sasuke dengan cara melempar sandal jepit hasil kreditan kearah Sasuke, namun belum sempat sandal itu mengenai Sasuke, Itachi langsung menangkis sandal tersebut.
"Itachi!! Jadi lo sekarang berani nantangin gue?!" tanya tante Karin, kesal.
"Tante Karin, sekarang gue baru sadar, ternyata pekerjaan jadi gigolo ini salah!! Jadi mulai detik ini, menit ini, jam ini, hari ini, minggu ini, bulan ini, tahun ini dan abad ini, gue berhenti jadi gigolo!! Gue tobat!!" teriak Itachi sambil mengaktifkan sharinggannya.
"Tobat? Dapet hidayah dari mana lo?" tanya Sasuke yang juga sudah mengaktifkan sharinggannya.
"Huh!! Jadi kalian mau mengeroyok gue? Gak segampang itu!!" sela tante Karin yang lalu bertepuk tangan, dan dalam sekejap, muncullah pria-pria berbadan kekar, macho dan bertelanjang dada dari dalam kamar hotel.
"Wahai para gigolo ku tersayang hajar Itachi dan adiknya!!" perintah tante Karin pada pria-pria macho tersebut. Dalam sekejap pria-pria tersebut langsung mengepung Itachi dan Sasuke.
"Bagaimana ini Itachi?" tanya Sasuke.
"Tak ada pilihan lain selain bertarung." sahut Itachi.
***
Sementara itu..
Kakuzu sudah tiba dijalan masuk bercabang dua, "Huh, kemana perginya bocah-bocah sialan itu?" geram Kakuzu.
Kemudian Kakuzu melihat seorang wanita bertampang menor dengan pipi merah bekas tabokan keluar dari jalan sebelah kiri, Kakuzu lantas menghampiri wanita itu.
"Mbak-mbak liat bocah berambut ayam dan berambut pirang gak?" tanya Kakuzu pada wanita menor tesebut.
"Kalo yang rambut pirang gue gak liat tapi yang rambut ayam gue liat, nich pipi gue merah gini karena ditabok bocah ayam itu." ujar wanita tersebut sambil menunjuk pipi kanannya yang memerah.
"Oh, jadi dimana bocah ayam itu?" tanya Kakuzu dengan hawa membunuh.
"Dia ada dijalan sini!" jawab wanita menor a.k.a jablay sambil menunjuk jalan sebelah kiri.
"Oke, makasih!" ujar Kakuzu yang bersiap masuk kejalan sebelah kiri.
"Eh tunggu bang!! Gak mau gue temenin dulu? Sejam cuma 5 juta lho!" kata jablay tersebut centil.
"5 juta lo bilang CUMA!!" jerit Kakuzu yang lalu menabok wanita jablay itu, dan seketika jablay tersebut langsung sakratul maut.
Kemudian Kakuzu pun langsung melesak kejalan sebelah kiri untuk memburu Sasuke...
Continue..
***
Chapter depan : Kakuzu vs Itachi (dua karakter favorit kami berdua di akatsuki) muahahaha
A/N : ceritanya rada-rada gak jelas ya? Maaf kan kami para pembaca huhuhuhu habis benar-benar gak ada ide tapi lagi beneran suntuk makanya iseng-iseng nulis T.T
best reviewer kali ini untuk lovely lucifer, anda UN juga?? moga2 lulus, mari kita lulus bersama-sama!! wkekekek
Review?
