Disclaimer : Masashi Kishiomoto

***

Save Sakura Part XII

Kakuzu nampak sudah bersiap untuk menyerang Gaara sedangkan Neji bersembunyi di pojokan.

"Gaara dari kebon binatang, bersiaplah!" jerit Kakuzu, nepsong.

"Dari padang pasir!! Huaaaaa mamaaa!!" tangis Gaara karena julukannya seenak jidat di ubah-ubah.

"Tusuk sate yes jutsu!!" tanpa banyak cincong Kakuzu langsung menghujani Gaara dengan jurus tusuk sate andalannya.

Namun dengan reflek yang memukau Gaara langsung melindungi dirinya dengan pasir yang dibawanya di gentong besar yang ada di punggungnya.

Serangan pertama gagal, Kakuzu langsung mengeluarkan panggangan yang biasa di pakainya buat nyate lengkap dengan arang dan kipas juga sate-satenya.

"Jurus aroma sate genjutsu! 10 tusuk 10 ribu!!" teriak Kakuzu sambil membakar sate menggunakan peralatan dagang sate yang di keluarkannya.

Secara sigap Gaara langsung menutup hidungnya, dia tahu, kalau dia menghirup aroma asap sate Kakuzu dia akan terkena genjutsu.

"Jurus penjara padang pasir!!" teriak Gaara dengan hidung masih ditutupnya dengan jepit jemuran.

Seketika bongkahan pasir langsung mengerumuni tubuh Kakuzu.

Melihat partnernya terdesak, Neji langsung maju membantu.

"Jurus mencedok pasir no jutsu!!" teriak Neji sambil mengeluarkan sekop dan dengan gaya tukang tambang pasir profesional dia mencedok pasir yang mengerumuni Kakuzu hingga pasir-pasir itu lenyap dari tubuh atletis Kakuzu (?).

"Rese lo!!" maki Gaara pada Neji.

"Khukhukhu, kalo gak keroyokan, kami gak bakal bisa ngalahin lo, Gaara dari kebon binatang."

Deg!!

Mendengar nama julukannya lagi-lagi di salah sebutkan, emosi Gaara jadi memuncak, dengan wajah nepsong dan murka, Gaara lantas berteriak lantang.

"Lo berdua bakalan gue mampusin dengan jurus terkuat gue!!"

Cakra dalam jumlah mengerikan terkumpul di sekujur tubuh Gaara, lalu tangan Gaara membentuk berbagai segel, dan wajahnya udah seperti psikopat yang lama tidak membunuh orang.

"Terimalah ini! Jurus derita tiga hari tiga malam!" jerit Gaara sementara Neji dan Kakuzu udah pipis di celana.

5 jam kemudian...

"Woy! Mana jurusnya? Lama amat!" jerit Neji pada Gaara yang masih sibuk membentuk segel di tangannya.

"Berisik lo! Gue musti bentuk segel 3 hari 3 malam dulu baru bisa ngeluarin nih jurus!" balas Gaara, sambil tangannya terus membentuk segel.

"Pantes saja namanya jurus derita tiga hari tiga malam." Kakuzu sweatdrop sementara celananya dan Neji udah kering.

"Ya udah kami pergi dulu, ntar 3 hari lagi kami kembali." Neji berpamitan pada Gaara sambil mencium tangan Gaara yang masih sibuk membentuk segel, lalu dia pergi diikuti Kakuzu.

"Oke! Jangan lupa kembali kemari! Kalo kembali beli jamu pegel linu!" teriak Gaara yang merasa tangannya udah agak linu.

***

Kita kembali ke Trio Macan dan The Uchiha's...

"Kenapa lo bisa keluar!?" tanya Haku pada seorang perempuan berambut pink yang menghalangi mereka untuk menghabisi trio kunyuk, Fugaku, Itachi, Sasuke.

"Tentu gue bisa keluar! Wong pintu tempat gue di sekap gak dikunci."

"Ih, cewek ini buat aku sebel deh, udah gak usah banyak cocod, kita habisi aja yuk?" ujar Orochimaru

"Yuk!!" sahut Deidara dan Haku, seraya maju menerjang Sakura.

Continue