By: lovgrafanime14
Main Pair: Wonkyu
Genre: Romance, Angst, Comfort
Rated: T
~Chap 1~
#Siwon pov
'Kriinngg..kriinngg..kriinngg..'(Anggep aja suara alarm ya )
'Aishh..benar-benar mengganggu sekali. Padahal aku merasa baru sebentar terlelap, tapi kenapa alarm sialan itu sudah berbunyi?' Batinku dongkol. Dengan malas-malasan aku membuka mataku dan mematikan alarm sialan yang sudah mengganggu tidur indahku. Omo..ternyata sudah jam setengah 7 pagi dan waktuku sekarang hanya 30 menit untuk siap-siap dan berangkat sekolah.
Dengan terburu-buru aku merapihkan diri dan menuju ruang makan. Disana sudah ada Appa, Umma, dan Jiwon adik perempuanku. Sepertinya hanya aku yang terlambat bangun. Yah, mungkin sudah menjadi kebiasaan ku menjadi orang yang paling terakhir bangun.
"Selamat pagi.." Aku menyapa keluargaku. Appa dan umma hanya menoleh sebentar kearahku sambil tersenyum, "Pagi wonnie."
"Pagi oppa." Kali ini jiwon yang berujar. Aku tersenyum kearahnya sambil mengacak rambutnya lembut.
"Aish oppa, kau memberantakan rambutku. Kau tahu berapa lama aku merapihkannya? 20 menit!" Kata Jiwon sambil mempout kan bibirnya.
"Suruh siapa kau harus merapihkannya selama itu? Tinggal di sisir lagi saja kan sudah rapih."
"Kau memang tak mengerti oppa!" Jiwon kembali menunjukan ekspresi marahnya padaku yang sayangnya malah membuat wajahnya terlihat lucu.
Aku hanya tertawa pelan melihatnya. Aaahh...sepertinya hari ini akan berjalan seperti biasanya.
~Wonkyu~
#Kyuhyun pov
Pagi-pagi begini aku sudah sibuk dengan kamera tercintaku. Memfoto semua objek yang menurutku menarik. Bagiku hanya ada dua waktu yang paling hebat dalam hidupku. Yaitu pagi dan sore. Karena di kedua waktu itu adalah waktu yang sangat tepat untuk berkencan dengan kameraku. Seharusnya di umurku ini aku memang masih harus kuliah. Tapi aku memutuskan untuk tidak kuliah dan memilih menghabiskan waktuku dengan kamera yang sudah menemaniku selama 5 tahun hidupku. Oh, dan aku juga bekerja sebagai guru vokal pada sebuah tempat kursus musik.
Aku bukanlah seorang batang kara. Aku masih mempunyai keluarga. Seorang ibu dan seorang kakak perempuan. Tapi mereka tidak tinggal bersamaku. Mereka semua tinggal di desa. Aku tinggal disini dengan seorang sahabat yang sudah kuanggap sebagai hyung ku sendiri. Mungkin lain kali aku akan mengenalkannya pada kalian.
Dan entahlah aku mimpi apa semalam. Tiba-tiba saja 'ia' berjalan melewatiku. Seseorang yang entah mengapa membuatku membeku di tempat. Namun, otakku sepertinya mudah diajak kompromi. Aku kembali tersadar dan langsung berbalik melihat kearahnya yang kini hanya terlihat punggungnya saja. Aku buru-buru membidikkan kameraku kearahnya. Aah..untunglah masih dapat. Dan kurasa hampir seumur hidupku aku baru menemukan objek yang menurutku paling indah yang pernah aku temui. Dan kini aku bersumpah akan selalu menjadikan 'orang' itu sebagai objek fotoku. Ya, aku akan menjadikannya pusat objekku...
~Wonkyu~
#Siwon pov
"Anneyong oppa.."
"Kyaaa.. kau tampan sekali oppa..!"
"Oppa bagaimana kalau kencan denganku?"
"Oppa! Saranghae!"
Dan masih banyak lagi seruan lainnya. Inilah bagaimana pagiku selalu dimulai setiap harinya. Teriakan, ajakan, hadiah selalu menyambutku ketika aku baru datang di kampus. Entahlah apa yang ada di pikiran yeoja-yeoja itu sehingga selalu bereaksi seperti itu ketika aku berada di dekat mereka. Tapi tentu saja aku tidak keberatan. Lagipula aku cukup menikmatinya dan sudah terlalu terbiasa dengan ini semua. Bahkan teman-temanku selalu menyebutku 'The man who has perfect life'. Well, bukannya aku bermaksud sombong. Tapi aku rasa julukan itu memang sangat pantas untukku.
Dari arah jauh kulihat seorang yeoja menghampiriku. Ia tersenyum sangat cantik ketika sudah berada di depanku. Akupun tersenyum membalasnya. Perlahan aku mendekat dan menempelkan bibirku di bibirnya yang sangat menggoda. Aku menciumnya sekilas dan merangkulnya, "Pagi chagi.."
"Pagi juga wonnie.." Ia melingkarkannya lengannya di pinggangku. " Aku sudah menunggumu dari tadi. Kau tahu.."
Aku mencubitnya hidungnya pelan, "Mianhe princess..aku tadi berjalan ke sekolah jadi sedikit terlambat sampai."
Ia hanya menganggukkan kepalanya pelan. Aku kembali tersenyum. Ya, sepertinya hidupku benar-benar sempurna. Apalagi aku mempunyai yeojachingu yang sangat cantik sepertinya. Kalau kalian ingin mengenalnya, mungkin akan aku beritahu nanti. Tapi yang pasti, aku akan selalu merasa bahwa hidupku akan selau berjalan seperti ini. 'Perfect'. Yeah, that's my life..
'Bahkan, aku tak pernah tahu bahwa ia selalu menantiku dengan senyumannya yang hangat.'
-TBC-
Anneyong chingudel..akhirnya ff gaje dan ancur ini selesai juga. Kalau merasa kata-katanya ancur banget dan banyak Typo(s), jeongmal mianhe. Author memang masih seorang newbie dalam dunia fanfiction. Dan author akan sangat berterimakasih jika kalian bersedia memberikan review untuk ff ini..
