Author: Telat Update karena gempa. Dimaafkan.

Thanx yang udah nge-review. Walau ada beberapa review yang bikin kesel dikit.

Disclaimer 2: Tite Kubo-dono pemilik asli Bleach and me his friend (Uwaa!! penipu!)

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Chapter 2

Go away!! I hate You!! Forever

Sejak kedatangan murid baru bernama Ryou Sunieda disekolah Ichigo dan Rukia. Hubungan Ichigo dan Rukia mungkin semakin dalam. Ryou suka sekali pada Rukia atau lebih tepatnya tergila-gila dan selalu terang-terangan mengungkapkan perasaannya pada Rukia walau Rukia tidak pernah menanggapinya. Karena perbuatan Ryou itu, Ichigo selalu terbakar api kecemburuan yang DUASYAT!!. Seminggu setelah Ryou datang. Malam hari…

" He he he,kuharap Ichigo senang kubuatkan kare malam ini. " ucap Rukia sambil jalan kearah apartement Ichigo.

" Hmm,dia suka pedas. Kurasa 5 kg cabe rawit dan 2 kg cabe merah cukup untuknya." pikir Rukia.

" Ryou, kenapa dia selalu mengatakan perasaannya terang-terangan padaku? Apa dia enggak malu? Ichigo juga,tiap kali Ryou mendekatiku,kenapa wajahnya berubah,ya? " tanya Rukia

Saat dia melewati taman,Rukia melihat bayangan 2 orang yang sedang pelukan. Saat melihat kedua orang itu,mata Rukia membulat sebulat-bulatnya. Rukia menghampiri kedua orang itu dan langsung menampar sang pria…

Plak!! Plik! Pluk!

" Ru…Ru…Rukia? Kau…kena-? " belum juga selesai ngomong,tonjokan penghantar listrik Rukia mendarat dengan sempurna di wajah si cowok.

" Kenapa katamu? Seharusnya itu kata-kataku!! Kau…dasar brengsek!! Kenapa…kenapa kau tega melakukan ini padaku!? Jawab aku!! Ichigo!! " bentak Rukia sambil menahan air matanya.

" A…aku…aku bisa menjelaskan padamu,dengarkan aku!! "

" Tak ada yang perlu kau jelaskan!! Kita…hubungan kita…CUKUP SAMPAI DISINI!! " Bentak Rukia.

" Ru…Rukia…apa kau sadar apa yang kau katakan barusan?! Kau salah besar!! " ucap Ichigo.

" Tentu saja aku sadar! Kesalahan terbesarku adalah telah lama mengira bahwa kau adalah cowok yang setia dan baik!! Ternyata kau sangat jahat!! " bentak Rukia. Rukia langsung lari meninggalkan Ichigo sendiri. Dijalan, ternyata ada Renjo alias Renji yang lagi jalan-jalan sambil siul-siul gaje.

" Oah,Rukia…ha-…eh? " awalnya Renji mau bilang 'hai' sama Rukia. Tapi,Rukia hanya diam dan lari dan nggak sengaja menabrak Renji. Tanpa disadari,air mata Rukia mengalir dan mengenai wajah Renji.

" Ru…kia? Ng? Air mata? " tanya Renji sambil mengusap pipinya. Dilihatnya dari jauh,Ichigo mengejarnya…

" Rukia! Eh? Renji? " langsung menghentikan larinya. Tiba-tiba Renji langsung menarik baju Ichigo.

" Eh? "

" Kau…kau apakan Rukia,hah!? " tanya Renji.

" Bukan urusanmu! Lepaskan!! " bentak Ichigo.

" Tentu saja urusanku! Dia itu temanku! Kau apakan dia sampai menangis,hah!? " tanya Renji dengan nada marah.

" Mena…ngis? "

Kemudian Ichigo menjelaskan semuanya pada Renji.

" Begitu…jadi,yang kau peluk itu hanya cewek tak dikenal yang tiba-tiba memelukmu? " tanya Renji.

" Yah,begitulah. Dan buruknya,Rukia mengira bahwa aku memeluk cewek itu dan dia langsung bilang 'Putus' denganku." Jawab Ichigo.

" Pu…PUTUS!!? " Tanya Renji kaget. Ichigo hanya diam saja.

" Jadi…sekarang kalian udah putus? " tanya Renji.

" Dia emang udah bilang begitu. Tapi,aku nggak akan menyerah semudah itu. Aku akan berusaha meyakinkan Rukia bahwa aku itu nggak selingkuh! " tegas Ichigo dengan mata bersungguh-sungguh.

" Yah,berusahalah. Aku juga nggak mau ngeliat Rukia sedih terus. Karena cowok yang bisa membuat Rukia bahagia dan tersenyum hanya kau seorang. " ucap Renji sambil memukul pelan punggung Ichigo.

" Arigatou na "

To be Continued

Uh,ini chapter yg amat dikit,ya? Tapi,di chap berikutnya lumayan…