Author: Splash!! –Ngikutin Kon- Selamat datang in the orewa Fic. Just Only You chapter 5. Read it,Guys!! Telat Update, nih. Gomen ^^

Chapter 5

Matte!! Gomen na!!

---------------------------------

Seminggu lagi, Ryou akan pindah sekolah. Rukia diam-diam senang karena sebentar lagi dia bakal putus sama Ryou walau sebenarnya menyenangkan pacaran sama Ryou. Tapi…

" Eeeh!? Kau juga membelikan tiket untukku ke Los Angles? " tanya Rukia kaget.

" Ya, aku akan membawamu ke Los Angles untuk melihat keindahan kota tersebut padamu. " jawab Ryou.

" Ta…Tapi…aku..." ragu mengatakannya.

" Enggak apa-apa, kau disini juga tinggal sendiri, 'kan? Bersiaplah. Seminggu lagi kita berangkat. " Ucap Ryou sambil keluar dari ruang kelas

" Tu…a-…"

" A…Apa-apaan ini? Pergi ke Los Angles? Yang benar saja? " pikir Rukia kaget. Tanpa diduga, ternyata Ichigo mendengar percakapan Rukia dengan Ryou.

" Rukia…akan pergi ke Los Angles? " batinnya dengan wajah kaget. Waktu ternyata tidak berjalan dengan lambat. Tanpa disadari, 2 hari lagi Rukia akan pergi.

" Kau…udah bener-bener yakin mau ke L.A? " Tanya Renji yang lagi duduk dipadang rumput.

" Yah, sebenarnya aku belum terlalu yakin. Tapi…mau gimana lagi? " ucap Rukia pasrah.

" Lebih baik kau memutuskan dengan cepat. Keberangkatanmu 2 hari lagi! " jelas Renji.

" Yah, aku mengerti." ucap Rukia dengan nada sedih.

………………,tiba-tiba Renji menci- (PLAK!! GI GAMPAR RUKIA) bukan! Maksudnya memegang pundak Rukia (Syukurlah, gw gak jadi mati)

" Kalau gitu. Hati-hati, ya. di negara yang asing bagimu." ucap Renji.

" Arigatou na, Renji "

Siangnya, saat jam pulang sekolah berbunyi. Lorong kelas lantai 3 sudah kosong. Rukia ada piket tambahan sehingga pulang telat. Saat menelusuri lorong yang gelap dan hanya diterangi oleh matahari tenggelam. Rukia berpapasan dengan Ichigo.

" Ichigo? "

" Rukia? " saat mereka berpapasan, mereka diam saja. Saat sudah menjauh sekitar 1 meter-an, Ichigo…

" Selamat jalan. Hati-hati di Los Angles, ya. Aku…pasti akan merindukanmu " ucapnya dengan wajah sedikit merah. Kata-katanya membuat hati Rukia bergetar dan tanpa sadar meneteskan air mata.

" I…Ichi…go…"

Hari keberangkatan Rukia tiba,Renji sebagai sahabat Rukia yg baik mengantarnya sampai bandara.

" Salam untuk yang lainnya, ya…Renji " pamit Rukia.

" Iya, kau juga hati-hati disana,ya…" balas Renji.

" Pasti "

" Rukia-san, aku akan kedalam dulu buat check-in. Kau mau ikut? " tanya Ryou.

" Nggak, kau saja. Masih banyak yang ingin kukatakan pada Renji " jawab Rukia.

" Owh, baiklah "

" Dia udah tahu kau ke L.A? " Tanya Renji.

" Siapa? Ichigo maksudmu? " tanya Rukia balik.

" Tentu aja, siapa lagi!? " jawab Renji.

" Entahlah. Tapi, Kurasa dia udah tahu. Lagian kemarin…" ucap Rukia menundukkan kepalanya. Dia mengingat apa yang dikatakan Ichigo saat berpapasan dilorong.

" Kemarin dia kenapa? " tanya Renji penasaran.

" Ah, bukan! Maksudku, tahu enggak tahu juga dia pasti nggak bakal kesini." jawab Rukia dengan senyum paksa.

" Kau yakin sama keputusanmu? Kau udah bisa melupakan Ichigo? "

" Sebenarnya, jujur aku belum bisa melupakannya. Tapi, buat apa aku disini kalau hanya sakit hati melihat mereka berdua." jawab Rukia dengan berat hati.

" Ya, sudah. Kalau menurutmu ini yang terbaik. Sering-sering telephone aku,ya " ucap Renji.

" Tentu aja."

" Rukia-san, ayo masuk! Sebentar lagi kita akan take-off..." ucap Ryou.

" O…oke! Renji, sampai jumpa,ya…" salam Rukia.

" Ya, hati-hati! " ucap Renji sambil melihat Rukia yang makin lama makin kedalam.

" Sayonara,Rukia "

Tanpa diduga, saat itu Renji melihat Ichigo yang lagi lari menuju kearahnya…

" Ka…kau...mau apa kesini? Percuma saja. Rukia udah masuk! " ucap Renji.

" Hh,hh,hh…Sudah lama…dia masuk? " tanya Ichigo yang ngos-ngosan.

" Nggak juga,sih "

" Kalau begitu…RUKIAAAAA!!" Teriak Ichigo. Udah pasti hal yang dilakukan Ichigo membuat heran pengunjung setempat. Tapi, nama yang diteriakan Ichigo terdengar oleh pemiliknya.

" Eh? I…Ichigo? " batin Rukia kaget sambil menoleh kebelakang.

" Kurosaki?! Apa yang dilakukannya disini?! " keluh Ryou.

" I…ichigo, apa yang kau lakukan? Dasar gila!! " keluh Renji.

" Biar saja, RUKIAAA!! JANGAN PERGIII!! MAAFKAN AKUU!! " Ucap Ichigo.

" Ichigo "

" AKU TAHU KAU BISA MENDENGARKU! KELUARLAH!! AKU…MASIH MENYAYANGIMU!! " Ucap Ichigo. Rukia disisi lain terdiam dan menunduk dan menangis.

" Kenapa? Kenapa dia muncul disini? Padahal aku sudah mau melupakannya! Kenapa!? " batin Rukia yang benar-benar menahan agar air matanya tidak keluar kembali. Ryou yang melihatnya, memegang pundak Rukia.

" Rukia-san "

" Ry…Ryou-kun? "

" Pergilah, Kurosaki lebih penting,'kan? " tanya Ryou sambil tersenyum.

" Eh? "

" Tujuanku membawamu ke Los Angles adalah agar kau bisa melupakan Kurosaki. Tapi, apa gunanya membawamu kesana sementara hatimu masih tertinggal disini? " Jelas Ryou.

" Ryou…kun? "

" Pergilah…temui Kurosaki " perintah Ryou lembut.

" Ma…maafkan aku, Ryou! " ucap Rukia sambil lari keluar.

" Sayonara, Rukia-san…mungkin ini pertama dan terakhir kalinya aku mendapat kasih sayang dari orang yang kusayangi. Arigatou, Rukia-san " batin Ryou sambil meratapi kepergian Rukia.

" Mungkin dia nggak mendengarku! Dasar! Bodohnya aku ini! Siaal!! " keluh Ichigo sambil memegangi kepalanya.

" Ichigo! " panggil Renji sambil memegang pundak Ichigo

" Ayo pulang, Renji! " perintah Ichigo.

" Kau yakin? "

" Dia…nggak bakal balik kesini lagi " ucap Ichigo. Saat Ichigo hendak membalikkan badannya,tiba-tiba…

" ICHIGOOO!! "

" Eh? Ru…Rukia? " melihat Rukia yang lari menuruni tangga.

Tanpa aba-aba yang pasti, Rukia langsung melompat dan…

Brak!!

Dengan indah tubuh mungil Rukia membanting lantai karena Ichigo tidak sempat menangkap Rukia...

" Ru…Rukia!! Kau nggak apa-apa? " tanya Ichigo cemas.

" Aduhduhduhduh!! " rintih Rukia.

" Kau ini kena-..." tiba-tiba Rukia langsung memeluk Ichigo.

" Ru…Rukia? kau…kenapa balik lagi kesini? " tanya Ichigo.

" Syukurlah! Syukurlah aku masih bisa mendengar suaramu! Aku rindu padamu!! Suaramu! Semuanya!! " ucap Rukia sambil memeluk Ichigo dan menangis senang didada Ichigo. Awalnya Ichigo terdiam dan masih belum percaya kalo yang ada dipelukannya adalah 'Pacar'nya. Lalu, dia tersenyum dengan alis berkerut.

" Kau…bagaimana dengan penerbanganmu? " tanya Ichigo sambil mengangkat wajah Rukia.

" Dibatalkan. Ryou membatalkan penerbanganku ke Los Angles. Aku senang sekali!! " ucapnya tertawa senang.

" Aku…senang kau kembali dan tak jadi pergi, Rukia. Tapi, jangan pernah ulangi lagi perbuatan berbahaya itu! Kau membuat aku jantungan!! " keluh Ichigo sambil men-dekopin pelan Rukia. (Bukan dekopin dari Tsunade. Bisa terbang Rukia)

" Ehe he he, aku akan melakukan apapun agar aku bisa bertemu denganmu. Karena…aku hanya ingin jadi pacarmu seorang. " ucap Rukia sambil tersenyum dengan sisa air mata masih ada dimatanya.

" Arigatou. Sekarang…ayo kita pulang " ajak Ichigo. Saat mereka baru melangkah 2 langkah…

" WOOOI!! KALIAN INI!! PIKIRANNYA CUMA' MESRA-MESRAAN AJA!! KALIAN MELUPAKAN AKU YANG TAMPAN, GANTENG, FANS SELURUH CEWEK DIDUNIA INI, YA?? " Bentak pria nanas merah.

" Oah, Renji. Maaf, ya, Maaf. Kami nggak bermaksud buat melupakanmu. " ucap Ichigo.

" Iya, nih Renji. Kukira kau udah pulang. Makanya aku nggak tahu kalau kau masih disini " lanjut Rukia.

" Dasar cebol dan Short memory akut!! " ejek Renji.

" Iya, deh kami minta maaf. Sekarang kita pulang! " ajak Ichigo.

" Tunggu, sebelum balik kerumah. Kita makan dulu, yuk! Aku lapar " ucap Renji memegangi perutnya.

" Hmm, ya udah. Aku juga sedikit lapar." jawab Ichigo.

" Aku tahu restoran yang enak dan murah. Kalian mau kesana? " tanya Rukia.

" Benarkah? Dimana? " tanya Renji dengan mata berbinar-binar dan mendekat wajah Rukia.

" Woi!! Jangan dekat-dekat dengan pacarku!! Kutendang bokongmu nanti!! " kesal Renji sambil memeluk Rukia dan menendang wajah Renji.

" Udah, deh! Gak usah kaya' gitu. Ichigo juga tau tempatnya. " jawab Rukia sambil melempar wajah Renji.

" Oh, tempat itu? " tebak Ichigo.

" Ya "

" Kalian berdua! Ayo kita kesana!! " ajak Renji.

" Oke! Tapi, kau yang bayarin, yah? " tanya Rukia.

" Eeeeeeeh!!?!?!? Bohong!! " kesal Renji. Ichigo dan Rukia hanya bisa tertawa gaje.

To beee coooonnnnttttiiinnnuuueeedd

-------------------------------------------------------

A: Jangan khawatir para reader yg mungkin udah pada bosen kenapa ni cerita belum abis-abis juga!

I: iya,nih!! Gw udah bosen Banget!!

A: Diem!! Gw gak ngomong ama luuww!! Reader-san,2-3 chapter lagi mungkin ni cerita bakal abis dan…buakalan lama quw update. Khi shi shi shi,sabar,ya…

I: LEMOT!! (Duar!!) menembakkan bazooka kearah Quw

A: AAAH!!

R: Gyaaa!! Shini-san!! Oi,apa yg lu lakukan!? Kalau dia kaya' begini!! Ni cerita kaga' bakal tamat-tamat!!

I: Eeeh!!!?? Shini-san! Bangun!! Banguun!!

R: DASAR BODOOOOH!!