Disclaimer : Masashi Kishimoto

Bagian 2: Sasuke

"Kita mau kemana, Kaa-chan?" tanya Sasuke sambil menatap Ibunya yang sedang menyetir.

"Kaa-chan ingin menitipkanmu ke rumah Obaa-chan, karena Kaa-chan ingin pergi berbelanja beberapa kebutuhan," jawab Mikoto tanpa mengalihkan pandangannya dari jalan.

"Sasuke tidak mau dititipkan ditempat Obaa-chan. Sasuke ikut Kaa-chan saja," sahut Sasuke sambil memasang pose berpikir.

"Tapi Sasuke, Kaa-chan tidak bisa menjaga Sasuke nanti. Bawaan Kaa-chan akan banyak sekali," ucap Mikoto beralasan.

"Sasuke janji tidak akan bandel dan mengganggu Kaa-chan deh. Sasuke akan jadi anak baik," ujar Sasuke memelas.

Akhirnya Mikoto mengalah dan berputar haluan. Yang awalnya akan mengantar Sasuke ketempat Obaa-channya, menjadi arah menuju Mall.

Sesampainya di Mall, Sasuke melupakan janjinya yang akan menjadi anak baik dan tidak mengganggu Kaa-channya. Kelakuan Sasuke malah membuat Mikoto pusing tujuh keliling, karena Sasuke mulai minta macam-macam—

"Kaa-chan. Sasuke ingin mobil-mobilan itu,"

"Waaah~ robot itu kereen. Kaa-chan belikan itu buat Sasuke ya?"

"Sasuke mau mainan yang dibawa anak itu,"

—sampai—

"Sasuke mau kakak cantik itu!" Sasuke berkata polos sambil menunjuk sesuatu dengan jemari mungilnya.

"Sasuke! Itu manekin atau bisa disebut boneka. Kau tidak bisa membelinya," ucap Mikoto.

"Tapi, Sakura-chan punya boneka yang namanya Barbie dan dia bisa membelinya kok," ucap Sasuke yang sudah menghabiskan kesabaran Ibunya. Tak lama, mata indah Mikoto menyipit saat melihat tulisan—

PENITIPAN ANAK

—dan legalah hati Mikoto saat ia melambaikan tangan kearah anaknya yang merengek dan memberontak minta diturunkan dari gendongan seseorang yang akan membawanya masuk ke ruang penitipan anak.

"Fuuuh~" Mikoto menghembuskan nafasnya keras-keras dan mulai melanjutkan acara berbelanjanya.

.

.

.

Karin berjalan melewati arus manusia yang ada di Mall sambil menggandeng tangan adiknya—Sakura agar tidak hilang. Karin menolehkan kepalanya ke kanan dan ke kiri guna mencari sebuah tempat.

"Titipkan Sakura di penitipan anak ya. Karena, bawaan kita akan banyak sekali nanti,"

Begitulah pesan Ibunya kepadanya. Karin menggerutu pelan, karena Ibunya menyuruhnya untuk mengantar Sakura ke penitipan anak. Sesampainya di tempat yang dituju, Karin berbicara sebentar dengan salah satu wanita yang ada disana sebelum meninggalkan Sakura.

Mata indahnya memicing tajam setelah melihat anak laki-laki yang memiliki postur sama dengan salah satu teman Sakura di sekolah.

'Anak itu kan temannya anak mesum panda itu. Kalau Sakura dekat-dekat dengannya, bisa-bisa Sakura 'dinodai' lagi,' batin Karin meringis memikirkan kemungkinan terburuk yang akan terjadi.

Karin pergi dari tempat itu setelah mengucapkan pembatalan untuk menitipkan adiknya. Namun, dua puluh menit kemudian, Karin kembali ke tempat penitipan anak sambil memasang wajah cemberut. Karena—

"Kenapa kau bawa Sakura lagi, Karin? Bukannya Ibu sudah menyuruhmu untuk menitipkannya di penitipan ya?"

"Tapi, Bu. Di sana ada teman Sakura yang pernah mengganggu Sakura,"

"Itukan dulu. Mana mungkin dia berani mengganggu Sakura lagi, sedangkan di sana banyak yang menjaga?"

"Ta-tapi—"

"Sana cepat~"

—dia barusan diberi 'kultum' oleh Ibunya tercinta.

Di sana, Karin meminta izin untuk masuk sebentar ke ruang penitipan, dengan alasan harus membicarakan sesuatu dengan salah satu anak di situ.

"Eh? Ada Sakura-chan," ucap Sasuke terkejut melihat sosok Sakura yang jongkok di hadapannya yang sedang menyusun balok-balok kayu berwarna-warni.

"Sasuke-kun sedang membuat apa dengan balok-balok itu?" tanya Sakura dengan yang tangan mulai ikut menyusun balok-balok bersama Sasuke.

"Sasuke sedang membuat rumah," jawab Sasuke riang.

"Rumah untuk siapa, Sasuke-kun?" tanya Sakura lagi.

"Rumah untuk Sasuke tempati dengan istri Sasuke nanti," jawab Sasuke bangga.

"Istri?" tanya Sakura sambil memiringkan kepalanya dan membuat wajah Sasuke memerah melihat pemandangan manis di depannya.

"Istri itu… apa ya? Pokoknya Sasuke juga lihat di sinetron-sinetron itu loh Sakura-chan. Yang ada perempuan sama laki-laki—kayak Sasuke dan Sakura-chan, tidur berdua. Terus, nggak lama hasilnya perutnya jadi gede kayak bola," jelas Sasuke ngawur sambil memberi gambaran perut wanita hamil kepada Sakura dengan kedua tangan mungilnya.

"Kok bisa kayak bola sih?"

"Sasuke juga ngga tau. Tapi, katanya itu isinya bayi," jawab Sasuke dan penuh dengan kengawuran-,-

"Ba-bayi? Kasihan dong bayinya ngga bisa nafas," ujar Sakura bergidik ngeri.

"Perut Sakura juga mau dijadikan seperti bola? Sini… biar Sasuke isi sama bayi," kata Sasuke cengengesan—tanpa tahu arti dari perkataannya barusan, sambil memegang perut Sakura.

Tiba-tiba terdengar suara perempuan mengatakan suatu hal yang penuh dengan penekanan, "Apa yang kau katakan dan kau lakukan barusan pada adikku bocah,"

Sasuke yang merasakan aura-aura tidak enak menolehkan kepalanya ke belakang tanpa memindah tangan mungilnya dari perut Sakura. Setelah menyapa seseorang yang mengeluarkan aura seram tadi, Sasuke menangis sejadi-jadinya. Karena—

—kepalanya sudah diberi jitakan 'sayang' oleh kakak Sakura.

Dan Sakura? Dia sudah dibawa pergi dari tempat penitipan anak oleh Karin. Menurutnya tempat ini sangat berbahaya bagi Sakura. Dan Karin tidak peduli apabila dia dimarahi oleh Ibunya lagi.

.

.

.

THE END

A/N:

Hai~~~ Ini dia chapter duanya alias bagian Sasuke. Maaf kalo misalnya cerita ngga nyambung dan terlihat aneh dipemikiran kalian m(;_;)m soalnya otak bener-bener macet mau bikin apaan-_- sama lagi was-was nunggu pembagian raport hari Sabtu nanti ;_;

eungg— meskipun berkesan aneh ceritanya, maukah kalian memberiku review :3 Makasih banyak yang udah mau ngereview chapter gagal ini m(T_T)m

Balasan review:

Sami Haruchi 2: Ngga sabar liat Sasu? Kita sama XD ini udah update^^ makasih udah review…

Aoi Lia Uchiha: Aku juga mau dicium Gaara :' Si Sakura beruntung /bukaan. Ada typo? Mudahan chapter ini udah ngga ada ya^^ makasih udah rnr dan ngoreksi tulisan aku. Ini udah update~

Human: wks! Makasih~ ini udah lanjut.

Andia Sakuchi: Iyaaaa~ ini udah update. Makasih udah rnr.

Neko Darkblue: disini memang ngga dijelasin Gaara tau rumah Sakura dimana kok. Jadi, bukan kamunya yang ga mudeng :3 makasih udah rnr.

Srzkun: Gaara jangan disantet dong ka Steve QAQ tuh udah ada Karin yang berusaha menjauhkan :3

Shin Mitsuna: Loh buat apa aku ganti pair? Kan di fanfic ini ngga ada pair kok :) Cuma ada tokoh utama aja^^ maaf kalo ada kata yang salah aku jelasin._. baidewei, makasih udah rnr^^

Uchiharuno susi: oke~ ini udah update. Makasih udah rnr.

Queennara: Ini udah lanjut, kak :3 wks! Semoga chapter ini beneran parah seperti yang kaka minta~ hohoo~ XD makasih udah rnr.

Tsurugi De Lelouch: hehee~ ini udah lanjut kak^^ makasih udah rnr Kak Wulan^^

Mako-chan: Ngga sabar ya? Sama aku juga kok :3 nih udah ku update kok. Makasih udah rnr.

Love Foam: hihiii~ juga ngakak pas bikin itu kok XD iyaaa~ makasih udah mau nunggu dan rnr^^

Hanazono yuri: Maaf ya ngga bisa update kilat :' lagi UKK soalnya. Ngga nyangka kaaaan /plaak. Makasih udah rnr.

Kiki RyuEunTeuk: makasiiih aku tau aku cool :3 /bukanelo. Ini udah apdet, tapi maaf ngga bisa kilat :' maksih udah rnr.

Koibito cherry: Salam kenal juga^^memang cuma dua. Tapi, silahkan nantikan kejutan dari author deh XD /plaak. Makasih udah rnr.

Cherry Lily Blossom: ini udah lanjut^^maksih udah rnr.

Zee Uchiharuno: Iya kak~ ini chapnya Sasunyaan :3 Nantikan aja kak~ kalo ngga sibuk bakal aku buat lanjutannya terus sampai mereka jadi kakek-nenek XD /dor. Makasih udah rnr kak^^

Amexki chan: syukur deh kalo bisa menghibur^^ dua chapter apa lebih yaaa~~~ nantikan aja deh XD /plaak. Maksih udah rnr.

Pindanglicious: oke deh, Rin^^ ini udah apdet~ makasih udah rnr ya Rin /siapinbibir /nggak

Euisratnasari8: ini udah lanjut :) makasih udah rnr^^

Me: ini udah apdet^^ maaf ngga bisa kilat yah… makasih udah rnr :)

Cherryxsasuke: hehee~ ini udah lanjut. Makasih udah rnr :)

A Lii Enn: Iya, malah kelewatan salah kaprahnya XD /ngakak. Ini udah update, makasih udah mau rnr :)

kHaLerie Hikari: Ini udah update^^ makasih udah mau rnr:)

Theadora75: Ini dia next chapternyaaa~~~~ ^^:) makasih udah mau nunggu dan makasih udah rnr :)