Atarashī Rūmumeito no Higeki Ch.8

By : Tobiagare Ryuuta

Ryuuta : "Yo, Minna! Chapter 8 wa-"

All except Ryuuta : "KOKO NI DA YO~!"

Ryuuta : *sweatdrop* "...kok, lo pada nyambung-nyambungin kata-kata gue lagi sih?"

Hichi : "daripada gak ada kerjaan hayo?"

Ryuuta : "I-iya lah, kumaha dirimu saja! Oia, sapa yang mo bacain ripiu?"

Hichi : "gue! Dari Mugetsu's Devilest(?) Fangirl a.k.a Uchiha Yue for Mugetsu!"

Mugen : *sweatdrop* "...Ya iyalah gue protes baka! Ntar disangkanya gue ngapa-ngapain elo lagi!"

Ichi : "and next, 3 ripiu from Tasya-chan!"

Ryuuta : "Hehe... Tenang Tasya-chan, bakal ada suprise loh buat Tasya-chan di chapter ini... Oia, soal KakaoTalk, akun Ryuuta kemaren lagi di-upgrade, nih nama akun Ryuuta biat lebih gampang nyarinya : Tobiagare Ryuuta. Heheh... Sarannya kupake lagi ya... Okey, thanks for review and happy enjoying this fiction!"

Mugen : "and next, from Guest1 a.k.a Kato!"

Ryuuta : *sweatdrop* "...ehehe, arigatou Kato-san... Okey, thanks for review and happy enjoying this fiction!"

TenZan : "and next, from Shiori Tsubaki!"

Ryuuta : "Hee? Pasti Shiori-san bisa nangkep maksudnya Hichi, ya? Okey, thanks for review and happy enjoying this fiction! O-!" *dibekep Hichi*

Hichi : "huuh, beres! Okey, daripada lama gara-gara si Ryuuta ngomong basa planet mars, silahkan ditengok chapter 8 fict ini!"

Atarashī Rūmumeito no Higeki

By : Tobiagare Ryuuta

Pairing : HichiIchi and MugenTensa

Rating : T for Bahasa n Shonen-Ai

Disclaimer : Udah dibilangin yang punya Bleach ntu Tite Kubo-senpai! Kalo Ryuuta disclaimernya, tokoh utamanya pasti Hicchi! Bukan ichi!

Warning : AU, GaJe-Ness, Kegaringan Extra, Normal P.O.V, Shonen-Ai, OC, OOC, Bahasa yang Gaje, No Flame n Don't Like Don't Read!

Chapter 8

Unique Name of Mushrooms

.

.

.

"Gue minta maaf udah ngeledek lo Debiru Onna, soalnya gue gak tau kalo temenan sama lo ternyata nyenengin juga!"

Pertamanya Ryuuta ngebuletin matanya, tapi ahirnya dia senyum n ngebales tangan Hichigo. "Iya, gue juga minta maap udah ngeledekin lo porselen!"

Pandangan mata Ryuuta ama Hichigo ada di satu garis sebentar. Terus ryuuta nge-dehem sambil ngelepasin jabatan tangannya.

"Ehem! Yang penting gue udah minta maap. Titik! Oyasumi, Hichigo!" Dehem Ryuuta sambil ngeringkuk. Hichigo cuma bisa senyum n ngeringkuk ke arah yang berlawanan.

"...Oyasumi mou, Ryuuta..."

.

.

.

Dari tenda Ryuuta n Hichigo, kita pindah ke tendanya Tasya n Zangetsu. Dan bisa ditebak, mereka juga lagi ngedumel kagak jelas

'Kenapa sih gue harus setenda sama cewek ini? Dasar sensei baka!' Batin Zangetsu sambil natep tajem ke Tasya yang juga lagi ngedumel sambil maenin Sumsang(?), eh, Samsung-nya

'Huh! Sebel! Kenapa gue gak sama Hichigo-kun aja sih?!' Batin Tasya sambil ngejejek(?) Maksudnya mencet-mencet layar Hapenya itu dengan ganasnya

"...lo kenapa sih?" Tanya Zangetsu pake nada jutek. Tapi tiba-tiba Tasya (sedikit) ngebanting Sumsang-nya itu n nge-death-glare-in Zangetsu

"Gue tuh pengennya setenda sama Hichigo-kun! Bukannya sama maho kerdil kaya elo!" Ambek Tasya yang sukses bikin Zangetsu juga ngambek

"Apa lo bilang?! Tinggi gue sama elo tuh gak jauh beda baka!"

"Tapi buktinya tinggian gue 'kan?" PeDe Tasya

"Ngajak ribut lo?!" Tantang Zangetsu

"Cih! Mendingan gue nyari udara seger aja diluar!" Terus Tasya ngebuka resleting tenda n pergi gitu aja

"Heh? Woy! Tutup lagi tendanya baka!" Teriak Zangetsu. Tapi Tasya gak ngepeduliinnya. Dia pun duduk di satu potongan kayu n nonjok-nonjokin batang kayu itu

"Huh! Payah! PAYAAH!" Teriak Tasya sampe-sampe Hichigo(lah?) Yang baru selese pipis di bawah pohon jadi kaget n langsung nyamperin Tasya

"Woy! Lo kenapa teriak-teriak gitu?! Kemasukan setan?" Tanya Hichigo setengah cemas. Tapi yang ditanya malah ngebuletin matanya sambil blushing karna ditanya sama orang yang disukainya

"E-eh, Hichigo-kun. Ng-nggak, gak kenapa-napa..." Gugup Tanya

"Bener nih? Elo gak sakit 'kan?" Tanya Hichigo lagi sambil nempelin jidatnya ke jidatnya Tasya! "Lah? Ini sih panas! Lo beneran gapapa nih?"

"Ng-nggak kok, i-ini pa-pasti gara-gara a-angin malam..." Gugup Tasya (lagi) sambil blushing berat gara-gara jidatnya nempel sama jidatnya Hichigo

"Iya juga sih... Oia, lo ngapain tengah malem gini keluar tenda?"

"Cu-cuma nyari angin doank. Hi-Hichigo-kun sendiri?" Tanya balik Tasya

"Abis pipis. Tuh, di pohon itu tuh!" Tunjuk Hichigo ke sebuah pohon. "Gila lo! nyari angin malem-malem gini! Gue temenin ya? Kebetulan iPad gue lagi di-charge di tenda."(Emang ada listrik sama stopkontak di tenda?)

Wajah Tasya sekarang udah kaya kepiting bakar(soalnya kalo rebus udah terlalu mainstream), dia gak percaya kalo Hichigo nawarin buat nemenin dia nyari angin

"E-etto, gak usah deh... La-lagian juga gu-gue mau masuk lagi. J-jaa Hichigo-kun..." Pamit Tasya sambil buru-buru masuk ke tenda dan ngeringkuk sambil gemeteran

"J-jaa..." Bales Hichigo. "...cewek yang aneh, tapi penuh semanget!"

.

.

.

Jam 5 subuh, semuanya pada bangun gara-gara tabuhan goong dadakan dari Byakuya-sensei. Dan begitu semua murid kelas 12 udah pada ngumpul, Byakuya-sensei naek lagi ke box kesayangannya itu n berdehem make toa

"ATTENTION PLEASE!" Teriak Byakuya-sensei. Semua siswa-siswi pun hening, kecuali jangkrik yang numpang nyanyi

"Baiklah epribadih! Kita nyari sarapan di hutan! Yang boleh diambil buat dimakan cuman jamur merang, jamur tiram, jamur shiitake, dan buah-buahan kaya buah ara, anggur jalar, dan DUREN runtuh!" Instruksi Byakuya-sensei penuh penekanan pada kata 'duren' karna ngeliat pair HichiIchi yang (hampir) beraksi

"...waspadalah terhadap jamur-jamur beracun yang penuh akan warna, terutama jamur warna putih beriris sitrus keemasan dan ber-sclera item(loh?) yang bernama latin SHIROSAKIS HICHIGOMAHOUS!" Teriak Byakuya-sensei penuh penekanan (lagi) di nama latin sebatang jamur karna ngeliat Hichigo lagi nyoba buat nyium Uke-nya itu.

"Dan juga jamur warna item beriris onyx dan punya rambut panjang kaya kuntilbapak atou bernama latin SHIBAOUS MUGETSUMAHOUS!" Lanjut Byakuya-sensei yang juga kebetulan ngeliat Mugetsu lagi ngangkat dagu-nya Zangetsu

"Yap, ada pertanyaan?" Tanya Byakuya-sensei, terus ada satu yang ngacungin tangan

"Sensei, kok nama jamur beracunnya mirip ama 2 murid yang ada di kelas sensei?" Tanya murid kelas 12-5, Madarame Ikkaku yang terkenal sebagei matahari senin Asrama Karakura karna palanya yang BoCin (Botak liCin) yang bakal nge-cling kalo kena matahari. *dipanggang Ikkaku*

"Karna jamur itu memang mereka, Madarame-san!" Jawab Byakuya-sensei sambil ngelirik ke-2 spesies jamur tadi *dibekep Hichi+Mugen*. "Baiklah, pengarahan cukup nyampe sini. Akhir kata dari saya, sensei ter-kece di Asrama Karakura. Wassalam!"

Dan hasilnya, murid-murid langsung sweatdrop ngedenger pernyataan yang baru aja diucapin sama sensei mereka yang paling laknat(?) Itu. *di-senbonzakura Byaku*

'...sensei terkece?' Batin Ryuuta

'...sejak kapan Byakuya-sensei pindah agama?' Batin Yue

'Terkece? Ter-killer mah iya!' Batin Tasya

.

.

.

Di hutan tempat mereka nyari makanan. Ryuuta, Tasya, Yue, Senna, Hichigo, Ichigo, Zangetsu dan Mugetsu nyari bareng-bareng. Sekarang mereka ber-8 udah dapet 5 jamur merang, 7 jamur tiram, 2 jamur shiitake, sesisir anggur jalar, dan 8 biji buah ara.

"Eh, udah yuk! Kita balik lagi ke perkemahan! Dah berat nih!" Rengek Yue yang ngangkutin setengah bahan makanan itu. (Setengahnya lagi si Mugetsu)

"Okey! Ayo!" Semanget Ichigo, tapi tiba-tiba Ryuuta celingak-celinguk kaya ngerasa kehilangan seseorang

"Hoe, Ryuuta! Lo nyari apaan?" Tanya Mugetsu

"...Senna mana?" Tanya Ryuuta. Terus tiba-tiba ada sesorang yang teriak-teriak di atas po'on dan semua pun pada cengo karna yang di pohon itu...

.

.

.

.

.

.

"SENNAAA~!" Panik semua yang ada di situ. Senna cuma nyengir sambil ngangkat-ngangkat duren yang ada di tangannya

"Gue dapet duren nih!" Riang Senna

"Heh, kalo duren itu nunggu jatoh dulu baru diambil! Bukannya dipetik kaya gitu baka! Lo kira jambu m*ny*t apa dipetik?!" Panik Ichigo. "Turun lo! Bikin orang jantungan aja!"

"Hihihi, Iya iya! Ichigo overpro- HYAAA~!" Jerit Senna yang kepeleset dan terjun dari dahan po'on duren itu!

"Se-Senna!" Panik semuanya dan...

GUBRAK!

Semua pada cengo, Senna nutupin matanya, tapi tiba-tiba dia ngebuka matanya dan kaget soalnya dia masih idup seudah terjun dari ketinggian 5 meter!

"Gu-gue masih idup?" Tanya Senna

"...Be-berat..." Rintih ichigo yang ada di bawahnya. Olala! Ternyata Senna jatoh tepat di bawah Ichigo!

"Ehehe... Maap Ichi- Hyaa~!" Teriak Senna karna dia kepeleset (lagi) dan sekarang wajahnya berhadepan ama Ichigo yang belom bangun dari posisi telentangnya.

"...Ichigo?"

"...Senna..." Bisik Ichigo. Semua yang ada disitu langsung masang muka Oh-My-God-si-Ichigo-Udah-Normal, kecuali Hichigo yang masang muka cemburu dan tatapan membunuh karna Berry-koi-nya itu lagi ditindih ama sahabatnya sendiri!

"...Senna..." Kata Ichigo. "TURUN DARI BADAN GUE BAKA!"

"HEE? ICHIGO MASIH MAHO?!" Teriak semuanya kecuali Hichigo

"Syukurlah Kami-samaa~!" Teriak Hichigo sambil sujud syukur di tempat

"E-eh! I-iya! Go-gomennasai, Ichigo!" Gugup Senna sambil bangkit dari kubur(?). Terus Ichigo juga bangun n ngeprukin badannya dan langsung nge-jitak palanya Senna

"Baka! Makanya kalo mau ngambil duren tunggu yang udah jatoh!" Ambek Ichigo sambil nge-jitak Senna yang dijitak cuma ketawa n nyerahin duren yang dia dapet ke Ryuuta(lah?)

"Nee, Ryuuta-chan! Ini durennya! Sekarang ayo kita pulang!"

"I-iya deh. I-iku yo, Minna!" Instruksi Ryuuta sambil sweatdrop dan langsung pergi. Sementara 4 maho itu, masih saling natep ke Ichigo yang baru aja ditindih oleh Senna

"Chi, tadi gimana rasanya ditindih cewek?" Kepo Zangetsu

"Ya gitu. Tapi... Menurut gue masih lebih enakan ditindih Hicchi-koi!" Jawab Ichigo

"Sou ka?" Tanya Mugetsu. Ichigo cuma nganggukin palanya dan meluk Hichigo

"Sou desu yo!" Girang Ichigo sambil nge-gaet tangan Hichigo. "Iku, Hicchi-koi!"

Dan ahirnya mereka ber-4 nyusul Ryuuta dan yang laen ke perkemahan

.

.

.

~T.B.C~

.

.

.

Ryuuta : "Yokatta! Chapter 8 complete! Nee, Tasya-chan? Yue?"

Tasya 27 n Yue : "Hai! Sou desu yo, Ryuuta!"

Hichi : "...Deketin jidat?"

Tasya27 : "KYAA~! Jidatku ditempelin jidatnya Hichigo-kun~! Arigatou~!" *meluk guling gambar Hichi*

TenZan : *sweatdrop* "...Sejak kapan dia punya guling gambar lo, Нi?"

Hichi : "Nyablon kali! Gue juga gak tau! Si Yue juga sama 'kan? Tuh, lagi meluk bantal panjang gambar elo tuh, Mugen!"

Yue : "Mugetsu~..." *meluk-meluk bantal panjang gambar mugen*

All except Tasya27 n Yue : *sweatdrop*

Mugen : *tetep sweatdrop* "...pokonya silahkan review dan sarannya buat fict ini! Onegai-shimasu!" *bow*