" Painkiller "
Cast : Member EXO
Pairs : Chan x Baek , Kris x Baek, Kai x Baek
Rated : T for this Chapter
Lenght : Chapter 3 Of ?
Genre : Hurt / Comfort, Drama, Angst Etc.
WARNING : Boys Love / YAOI ~ Crack Pairs~ DONT LIKE DONT READ JUSEYO~
A/N : Annyeong ~ XD Author Newbie here mencoba membuat sebuah Fanfiction yang terinspirasi dari sebuah kisah nyata Noona Saya ~ XD
.
.
.
.
.
Happy Reading
.
.
.
Chapter 3 ~
.
In case you go far away
In case you might dislike me
I wanted to tell you
But my lips would not move~
.
.
.
.
Sinar matahari pagi menerpa Busan, suasana yang sangat cerah. Suasana pagi yang begitu 'Cerah' sepertinya sama seperti suasana seorang namja yang sedari tadi tak berhenti tersenyum. Namja tinggi disebelahnya hanya diam melihat temannya yang berjalan berdampingan dengannya dikoridor sekolah pagi itu.
Ah~ Sepertinya namja bermarga Byun itu sangat senang.
"Hey bek, kau kenapa?" Tanya Park chanyeol menepuk pundak namja disebelahnya, Byun Baekhyun. Memastikan apakah temannya ini baik baik saja apa tidak. Baekhyun menggelengkan kepalanya, dan terus berjalan dikoridor sekolah yang terlihat mulai ramai oleh siswa siswa Busan junior high school, tak heran siswa yang melihat baekhyun tersenyum sendiri memasang wajah heran sekaligus bingung.
" Sepertinya kau gila" Sahut chanyeol menyentuh jidat baekhyun dengan telapak tangannya, tidak ada yang aneh, suhu tubuh baekhyun normal pikir chanyeol
"Yak! Mwoya?" pekik baekhyun seraya menepis tangan chanyeol yang bertengger dijidatnya.
"Haha aku pikir kau sakit"
"Aish aniya.. hum hanya saja aku sedang sangat senang" Ekpresi wajah baekhyun seketika berubah, mata baekhyun berbinar binar dan kini baekhyun merangkul lengan chanyeol dengan manja. Chanyeol diam, menelan ludah melihat baekhyun yang terlihat 'Segar'.
Mata yang bulat, pipi chuby, dan chanyeol tak dapat melupakan bibir mungil cherry milik baekhyun. Bibir tersebut seakan mengundangnya untuk dicicipi.
"E-errrr.. senang kenapa?"Balas chanyeol menggelengkan kepalanya pelan, pikiran pikiran aneh mulai memenuhi otaknya.
"Aniya, kau tau.. seseorang yang aku suka kemaren mengajakku berbicara dan bahkan membantuku kemaren" Tutur baekhyun malu malu, senyumannya tak luntur sedari tadi dan Rona merah muncul dipipi chubbynya.
"Dan dia juga bilang kalau dia mau berteman denganku.. atau bahkan lebih" Lanjut baekhyun menutupi wajahnya yang tersipu malu
"Seseorang yang kau suka? Kau menyukai seseorang?" Tanya Chanyeol datar, entah kenapa tiba tiba moodnya menjadi buruk. Baekhyun menganggukan kepalanya, dan wajahnya makin memerah saat ini.
"Heem.. ottokhae yeollie? Kupikir dia cinta pertamaku"
.
.
.
.
This headache won't get better
This severe cold won't get better
Won't pick up my phonecalls
Love isn't finding me again
.
.
.
"Ayolah baekhyunnie~ katakan kau suka pada siapa hm?" Goda juniel tak berhenti menggoda baekhyun, tetapi baekhyun tetap diam, masih merahasiakan siapa orang yang ia suka.
Luhan dan juniel tak henti hentinya menggoda baekhyun, sedangkan dua namja lainnya –chanyeol dan kai- hanya diam.
"Aish hentikan!" Pekik baekhyun menutupi wajahnya, ia menundukan kepalanya kedasar meja.
"Haha baek wajahmu memerah" Seru luhan menarik narik lengan baekhyun.
"A-ah hentikan! Kalian kekanak kanakan sekali" ketus kai menyenderkan badannya pada dinding kelas.
"Bilang saja kau iri kim jongin" Cibir juniel menatap kai dengan glare seperti biasanya
" Annyeong baekhyun-ssi"
.
.
"Kris?"
.
.
Baekhyun yang sedari tadi menundukan kepalanya, mengangkat kepalanya saat juniel menyebut nama kris.
"Anyeong baekhyun-ssi"
'Deg'
Baekhyun diam sejenak, melihat sesosok namja tinggi berdiri didepannya.
"N-ne?" Tanya baekhyun gugup, ia mencubit lengannya pelan. Berfikir apakah ini mimpi?
"Mwo?"
"Kalian saling mengenal?"
Juniel dan luhan menatap baekhyun bersamaan, bagaimana bisa kris dan baekhyun saling mengenal?
"Ah apa aku mengganggu? Annyeong aku Wu Yifan, kalian bisa memanggilku kris" Sapa kris membungkukan badannya.
"e-eh Juniel imnida"
"Aku luhan hehe"
"Chanyeol"
Mereka membalas sapaan kris, terkecuali kai. Kai menatap kris dengan tatapan yang sulit diartikan.
"Apa maumu?" Seru kai datar
"Aku hanya ingin mengajak baekhyun makan siang, dan sepertinya baekhyun sedang sibuk"
"A-aniyo, aku tidak sibuk" sahut baekhyun berdiri dari kursinya, ia menggelengkan kepalanya.
"Makan siang?" Tanya juniel
"Ne~ kalian bisa ikut jika mau, aku yang traktir "
.
.
.
.
.
Baekhyun POV
Apa aku bermimpi?
Aku benar benar tidak bisa menyangka, bisa duduk dimeja yang sama dengan Kris!
Dulu aku hanya bisa menatap kris dari kejahuan, tapi sekarang? Omo ini benar benar sulit dipercaya. Kulirik kai sedari tadi menggerutu tak jelas, ada apa dengannya?
"Baekhyun makan yang banyak ne" Seru kris lalu memberikanku segelas milkshake, aku menunduk malu. Jantungku tak berhenti berdegup kencang. Oh god! Aku masih tidak percaya ini nyata.
Aku sedang makan siang bersama kris, walaupun ada juniel, luhan dan kai bersama kami. Tapi, dimana chanyeol? Aish dia tidak ikut makan dikantin bersama kami.
"N-ne kris" ucapku menerima milkshake rasa coklat tersebut. Juniel menatapku dengan tatapan anehm sedetik kemudian ia menatapku lagi seperti tatapan menggodaku tadi dikelas.
Aish Choi juniel! Hentikan itu!
"Ah~ baekhyunnie pipimu merah kenapa?" Seru juniel masih menatapku.
Choi Juniel!
"A-ani"
"Apa kau sakit?" Tanya kris menyentuh jidatku dengan telapak tangnnya yang hangat, sepertinya wajahku makin memerah saat ini.
"Kau sakit baek? Biar aku antar ke Uks" Seru kai menepis tangan kris, ia lalu menarik tanganku.
"Yah kai, aniyo.. aku baik baik saja" Kai mencengkram tanganku kasar, ia lalu menarikku menjauh dari kantin
"YAK KIM JONGIN" Teriak juniel saat aku ditarik kai.
.
.
.
.
.
"Aish lepaskan!" Bentaku seraya menepis tangan kai kuat, cengkraman tangannya yang kuat membuat lenganku sakit.
"Hm.." Kai diam tak merespon perkataanku. Kami berhenti, kami berdiri dikoridor sekolah yang terlihat sepi, sepertinya semua murid sedang beristirahat dan makan dikantin.
"Ada apa denganmu? Kau sangat aneh" aku melepaksan cengkraman tangannya, aku mulai beranjak dari tempat tersebut. Tetapi kai kembali menarik lenganku.
"aku cemburu kau dekat denganya"
"Mwo?"
.
.
.
PainKiller
.
.
.
Normal POV
"Aku cemburu kau dekat dengannya" Gumam kai pelan, sangat pelan. Baekhyun bahkan tak dapat mendengarnya. Baekhyun membalikan badannya, berhadapan dengan kai.
"Mwo? Kau bilang apa?"
"Aniya.. lupakan" Seru kai pelan lalu melepaskan pegangannya pada baekhyun.
"Aish dasar aneh" Baekhyun pergi, meninggalkan kai yang masih terdiam dikoridor sekolah.
.
.
.
.
.
"Ah mianhae Kris" Seru baekhyun menundukan kepalanya, kini ia kembali bergabung dengan Luhan, Juniel dan Kris dikantin
"Gwaenchana" Balas kris tersenyum
"Hey bek, apa yang dilakukan kai padamu?" Selidik juniel seraya meminum jus orange kesukaannya.
Baekhyun menggelengkan kepalanya.
"aniya.. hanya saja.. dia berkata sesuatu tadi"
"Dia bilang apa?"
"dia bilang.."
.
.
.
.
.
"Baekhyun.."
"Ah mereka terlihat sangat serasi~"
"M-mwo? T-tao?"
.
.
'Tes Tes Tes'
.
.
.
TBC
REVIEW PLEASE~
