CHAPTER 5

"Berapa jarak kalian dari target?" Ucap Sang pemimipin Hatake Kakashi

"Kira kira 4 meter dari target" jawab Naruto

"Kami siap bila diperintahkan kapan saja" Sambung Sasuke

"Aku juga" lanjut Sakura

"Baik kita mulai, 1, 2, 3, SEKARANG!" komando Kakashi

"Ketangkap" Naruto yang paling pertama maju lah yang mendapatkannya

"Apa kalian yakin bahwa itu target kita?" Tanya Kakashi pada Sasuke

"Ya kami yakin!" jawab mereka serempak

Di Kantor Hokage

"Nyaa" eong kucing itu ketika sang pemilik memeluk atau bisa dibilang menggencetnya

'Kasihan, sekali kucing itu' batin Naruto

'Tak heran kenapa 'dia' lari' batin Sasuke

Setelah memberikan sejumlah uang sebagai bayaran, pemilik kucing itu pergi meninggalkan kantor Hokage.

"Baik, Misi kalian selanjutnya adalah, menjaga anak seorang tukang kebun, menggali kentang dan membantu mencabuti rumput." Kata Sandaime

"Bisa tidak kita mendapatkan misi yang lebih sulit dan menegangkan" ucap Naruto bosan

'Ah, ternyata Naruto ada benarnya juga!' batin Sakura

'Ya, benar' batin Sasuke

'Aku sudah tau akan begini jadinya' batin guru mereka

"Tapi kalian masih gennin dan hanya baru boleh menerima misi tinggkat D dahulu baru naik menjadi tingkat C" Jelas Sandaime

"Aku tahu tapi dapatkah kami mendapatkan misi yang lebih sulit dari misi itu?" ujar Naruto sambil memasang wajah sayunya ( Pupy Eyes no Jutsu )

Dan Check Mate

Semua orang yang ada disana dan melihatnya pasti luluh hatinya, sampai sampai wajah Sasuke memerah dan tentu saja tidak berlaku untuk Sakura, dan itu akan membuat hal begini terjadi

"Ok, sepertinya aku memiliki misi ranking C yang sedikit mudah, biar aku perkenalkan kliennya. Tazuna –san silahkan masuk" ucap Sandaime sambil mengambil memanggil seorang pria tua yang disebutnya bernama Tazuna.

Pria itu sepertinya orang baik baik, hanya saja dia meminum sake di siang hari seperti ini

"Apa ini mereka hanya sekumpulan anak anak saja" ucap Tazuna

"Maaf Tazuna – san, kami ini memang anak anak, tapi jangan remehkan kemampuan kami. Biar sekecil apapun kami tetaplah seorang ninja" ucap Naruto sambil tersenyum

"Baiklah, namaku Tazuna pembuat jempatan, tugas kalian adalah mengantarku kembali ke desaku dengan selamat" kata Tazuna

"Yosh. Ayo kita pergi" ucap Naruto semangat

"Kau ini kenapa sih, norak sekali!" kata Sakura kesal

" Karna ini pertama kalinya aku pergi ke luar desa"

"OH. Hanya itu, tak usah norak kali ya "

"Terserah kau saja deh. Ayo kita berangkat"

"Hn"

"Persiapkanlah barang barang kalian yang akan digunakan selama misi berlangsung dan besok temui aku di gerbang jam 08.00 pagi" perintah Kakashi

"Ha'I Sensei" balas ketiganya

Merekapun bersiap pergi untuk menjalankan misi, tapi sebelum pergi mereka akan menyiapkan barang barang yang akan mereka bawa. Naru segera pulang keapartemennya untuk menemui kakak perempuan tercintanya Kyuu. Naru menyiapkan semua barang bawaannya dan memasukkan barang barang itu ke dalam sebuah scroll, dan dia berhenti menyiapkan semua barangnya saat sebuah tangan putih mendarat dibahunya, dan saat dia menoleh kebelakang ia tersenyum melihat ternyata yang tangan itu adalah tangan Kyuu- nee.

"Sedang apa kau Naru – chan ?" tanyanya menyelidik

"Ah, aku sedang menyiapkan barang barang yang akan kubawa saat pergi misi nanti Nee –chan"

"Bolehkah aku ikut ?" ( Fox Eyes no Jutsu )

"Ba – bagaimana caranya nee –chan ikut ?"

"Begini caranya dan…" pooft muncul asap yang menyelubungi tubuh Kyuu. Setelah semua asap yang menyelubungi tubuh Kyuu hilang dan terlihat seekor rubah putih lucu kecil yang sedang duduk manis di lantai

"Kyuu –nee, ka – kau ini kau kyuu?"

"Ini memang aku"

"He KAWAI !" Ucap Naru sambil memeluk dan mencubit pipi chubby milik Kyuu

"Aw aw jangan mencubit aku seperti itu"

"Oke, oke, sebaiknya kita mulai untuk berekemas dan menyiapkan jawaban untu pertanyaan mengapa Kyuu – nee bisa ada disini dan juga kita menbutuhkan nama samaran untukmu Kyuu – nee" jelas Naruto panjang lebar

"Hmm.. nama samaran ya apa ya nama samaran yang bagus, kalau masalah pertanyaan yang akan mereka ucapkan kau kan bisa saja tinggal menjawab kau menemukanku di hutan begitu saja"

"Bagaimana kalau Kyuu – nee mengganti memakai nama Tsuki saja selama bersamaku, bagaimana ?"

"Bagus juga. Baiklah aku setuju, sekarangang mari kita bersiap siap"

Merekapun mulai menyiapkan barang barang mereka ke dalam scroll yang sudah ada dan menyegelnya. Hal ini membuat mereka tidak perlu membawa tas lagi. Setelah menyiapkan barang barang mereka termasuk obat obatan.

"Sebaiknya kita makan dulu, tadi nee – chan sudah memasak ramen untukmu"

"Benarkah,yosh kalau begitu ayo kita makan"

Setelah makan dan mengerjakan tugas kesehariaan mereka, akhirnya pada malam harinya mereka tidur dengan nyenyak di atas futon. Dan saat pagi datang….

"Hoamm.. Kyuu- nee bangun ini sudah pagi kita harus siap siap untuk pergi menjalankan misi"

"Hoam. Baiklah baiklah aku bangun"

Naruto dan Kyuubi mulai bangun dan mandi lalu bersiap siap untuk pergi dan jangan lupakan makan. Selepas makan mereka segera mengambil scroll yang sudah tersusun rapi dia tas meja lalu membawanya. Pada jam 07.40 mereka berdua berangkat menuju gerbang konoha dan pastinya menunggu Kakashi. Naruto membawa Kyuubi dalam bentuk animal formnya yang bergelayut di leher Naruto dengan santainya.

"Ohayou minna" sapa Naruto pada Sasuke, Sakura dan Tazuna yang telah lebih dulu datang disana.

"Ohayou mo" jawab mereka kecuali Sasuke

"Oi Sasuke bila ada yang bertanya atau menyapa harusnya kau jawab bukan diacuhkan saja"

"Hn, dobe"

"Apa kau bilang teme!"

"Hn. Ngomong ngomong binatang apa yang kau bawa di leher mu itu?"

"Ini, dia rubah peliharaanku namanya Tsuki" jawab Naruto sambil menunjukkan Tsuki ke depan muka Sasuke

"Aku memeliharanya sejak aku kecil jadi aku sudaha dekat dengannya" kata Naruto

"Kau ini harusnya memelihara binatang yang lebih imut dari rubah apa orang tuamu tak menemanimu saat memilih hewan peliharaan?!" ujar Sakura sinis

Naruto hanya menunduk dalam dan menjawab pertanyaan Sakura dengan suara yang parau. Sedangkan Kyuubi kalau Naruto tidak menahannya pasti sudah memberi Sakura Death glare mematikannya secara Cuma Cuma kepada Sakura. Terbukti dengan Tsuki atau Kyuubi yang bergerak gerak gelisah di pundak Naruto

"….Aku tak pernah melihat orang tua ku dan juga aku bukanlah orang kaya yang masih memiliki orang tuamu sepertimu. Aku sudah yatim piatu mungkin sejak aku dilahirkan…" ujar Naruto tersenyum getir

"Lain kali kalau kau ingin berbicara pikirkan dulu konsekuensinya dan bagaimana hati temanmu bukannya malah berbicara seenakmu saja" ujar Tazuna

"Sudahlah tak usah dipermasalahkan lagi"

Setelah menunggu selama 1 jam lebih akhirnya Kakashi datang denagan diawali bunyi pooft

"YO"

"KAU TELAT SENSEI"

"Hahaha…aku tadi bertemu kucing hitam di jalan jadi aku harus memilih jalan memutar"

"yaya…..Bisa jadi itu benar haha…"

"Baiklah kita akan berangkat sekarang"

Selama perjalanan mereka mengobrol dan sesekali tertawa bersama. Saat mereka melewati sebuah jalan Naruto melihat genangan air dia berpikir bahwa tidak mungkin di siang bolong yang panas ini bisa ada genanga air padahal kemaren tdak ada hujan semalam. Naruto segera bertelepati pada Tsuki tentang apa yang dilihatnya.

Tiba – tiba ada dua orang ninja keluar dari genangan air tersebut dan melilitkan rantai miliknya ke tubuh Kakashi dan memotongnya menjadi potongan kecil kecil

"KAKASHI – SENSEI" teriak Sakura

Keadaan Sakura yang sedang lengah membuat salah satu dari ninja tersebut mencoba untuk melilitkan rantainya pada tubuh Sakura. Tetapi belum sampai ninja tersebut melilitkan rantainya ke badan Sakura, Naruto sudah terlebih dahulu menahan serangannya dengan shurken jumbo miliknya membuat rantai milik ninja itu menyangkut di pohon, sedangkan satu ninja lainnya berhasil menggoreskan cakar besinya ke tangan Naruto.

"Uh." Erang Naruto sedikit meringis kesakitan dan mundur kebelakang. Mereka berdua mencoba menyerang Naruto kembali tetapi ditahan oleh Sasuke dan Tsuki. Sebelum mereka berhasil menyerang Naruto lagi Kakashi menangkap ke-2 ninja tersebut dan mengikatnya.

"Kau tidak apa – apa Dobe" tanya Sasuke yang hanya dibalas senyuman oleh Naruto.

"Aku juga menyadarinya tadi tapi ternyata kau sudah duluan menyadarinya" ujar Kakashi

"Bila kamu mengetahuinya kenapa kau membiarkan muridmu terluka?"

"Karena ada yang harus kupastikan sebenarnya yang diincarnya itu kau/ kami"

-/-/-

TBC

Halo saya update lagi maaf ya update nya lama karena lagi banyak tugas di sekolah jadi belum sempet sempet buat update

THANKS YA

PLEASE KEEP R&R