Terinspirasi dari final fantasy 7 dan naruto.
Rate : T+ and M
FF desc : blackDiamond
Genre : FANTASY AND ADVENTURE
Note : terima kasih banyak aku ucapkan untuk kalian semua. i love you so much. naruto muncul di chap ini. dan author usahain untuk kedepannya cerita dibikin agak ringan.. i love you alll
WARNING : TERDAPAT KATA – KATA YANG DAPAT MEMBUTAKAN MATA DAN MENGECOH IMAJINASI.. BANYAK HAL HAL YANG MENGANDUNG PELECEHAN SEKSUAL, PEMBUNUHAN BRUTAL, DAN KETIDAKJELASAN. ALUR GAMPANG DIBACA, TERJADI PEMAKSAAN DAN PERSAMAAN KARAKER. FF INI KHUSUS DICIPTAKAN UNTUK ORANG ORANG YANG MENYUKAINYA DAN ORANG ORANG YANG BERIMAJINASI TINGGI (UNTUK MENGGAMBARKAN DAN MENAFSIRKANNYA) OC AKAN BERDATANGAN
Summary : Bagaimana keadaan planet setelah kebangkitan sang juru selamat. Bagaimana kisah perjalanan sang juru selamat jika disertai oleh konflik dari Para musuh planet? Oh, tidak sang penghancur juga ikut bangkit?! Bagaimana ini.. Apakah sang juru selamat bisa menyelamatkan Planet ini lagi? Berbagai Legenda kuno dan kekuatan dari dimensi lain pun bangkit.
LO GAK SUKA SAMA FF INI?! PERGI SONO YANG JAOH!
YOU DON LIKE THIS?! GO FAR AWAY FROM MY FICTION
HAPPY READING GUYS!
'Hi Hi Hi' pembicaraan dalam pikiran
"Ho Ho Ho" pembicaraan mengunakan mulut
'blah blah blah' pikiran/ perasaan dari makhluk pengintimidasi/dewa/roh
"bleh bleh bleh" pembicaraan mulut si makhluk dalam nada mengintimidasi/ dewa/roh
Kalau nemu tulisan kaya gini, itu berarti author lagi ngomong atau ada makhluk yang tak teridentifiksi lagi berbicara
*bibibp = efek suara jauh atau kecil
*BOBOP = efek suara dekat atau besar
"ANOTHER SIDE"
episode 3 : Apel merah
Pagi hari Desa Nami tahun, 4014 bulan fabira.
Desa nami berada sekitar 200 kilometer dari junon, desa yang hanya mmperbolehkan beberapa orang saja yang dapat memasuki desa ini. Desa indah yang memiliki peraturan adat yang sangat ketat. Dimana peraturan trsebut menentang keras terhadap pengrusakaan alam, dan bagi yang melanggarnya akan dikenakan hukum adat yang sangat berat.
tampak seorang pemuda berwajah tampan sekaligus dingin berambut merah darah jabrik, dengan kulit putih halus nan berkilauan yang diterpa oleh cahaya pagi dari sang sundargan. dia kini memakai kacamata hitam yang menutupi indah matanya dan identitasnya, dipadu dengan jaket kulit berwarna hitam, t-shirt berlengan pendek berwarna putih dan celana katun panjang berwarna hitam yang memiliki ukuran yang pas untuk menutupi kaki jenjangnya, lalu ia memakai sandal tradisonal jepang (geta) untuk alas kakinya. tak lupa dengan aksesoris yang cukup unik yaitu pedang samurai sepanjang 1.5meter yang berada di pinggang ramping miliknya … sungguh itu adalah keindahan yang dapat membuat semua orang yang melihatnya terpesona *authormimisan…
Cahaya yang dikeluarkan oleh sundargan di pagi hari ini cerah bersinar. Sudah kita ketahui jika sundarga bersinar dengan cerah seperti ini seharusnyaa udara di lingkungan itu akan terasa sangat panas. Namun, sinar sundargan pagi hari ini sangat indah dan sejuk. Bukan karena lingkungan desa yang bersih tapi ada sasuatu hal yang ganjil sedang terjadi disini.
Pemuda tampan itu sedang menikmati indahnya suasana pagi hari didesa ini. Ia merasa sangat beruntung karena dapat mengakses desa ini, desa yang dikenal karena keindahan hutan pinus yang menyimpan banyak misteri, kemudian pantai yang memiliki pasir putih lembut dan laut biru yang dapat memantulkan cahaya matahri dengan sangat indahnya di permukaannya, semua keindahan tersebut dapat dilihat jika kondisi cuaca tidak berkabut. disini kalian dapat menemui lumba-lumba dengan mudahnya diwaktu pagi hari seperti ini dan sore hari.
Selain keindaah alam yang terawat dengan benar. desa ini memakai gaya tradisional untuk bangunan rumah dan pertokoan. Mulai dari atap rumah yang hanya terbuat dari daun pinus yang dianyam secantik mungkin lalu untuk dindng dan tiang tiang bangunan menggunakan campuran dari biji pinus, batu alam di hancurkan dan di bentuk ulang menjadi batu bata lalu direkatkan dengan putih telur chocobo, kemudian kayu pinus yang sebelumnya sudah diproses dengan cara direndam selama 7 hari 7 malam di pesisir pantai sebelah selatan desa. Jika ingin membangun rumah tradisional di desa inimaka harus melewati proses yang panjang. Tapi etelah melalui prosos itu maka kalian akan mendapatkan rumah atau bangunan yang dapat bertahan ratusan tahun.
Kenapa harus di pesisir pantai sebelah selatan desa? Itu dilakukan karena Ada sebuah mitos yang sudah tersebar secara luas dan dipercaya oleh penduduk desa, Konon jika kalian berendam di pesisir pantai itu pada waktu waktu tertentu maka kalian akan awet muda. Pantai itu menyimpan energy kehidupan yang sangat besar.
Pemuda berambut merah darah itu menghentikan langkahnya di pinggir pantai yang jaraknya cukup jauh dari desa nami. Tempat yang ia pijak saat ini dikelilingi oleh hutan rindang yang menyembunyikan salah satu aset paling berharga kota nami. Ini adalah teluk harapan. Teluk harapan adalah teluk terletak di sebelah selatan desa nami, tempat yang Dikelilingi oleh batu karang raksasa yang menjulang tinggi menantang derasnya ombak dari samudra teluk ini juga dipenuhi oleh rimbunya pepohonan pinus putih yang sangat langka dan juga ditumbuhi oleh semak belukar yang lebat .
Inilah tempat yang sangat sakral bagi penduduk desa nami, tempat yang dipercaya oleh mereka karena tempat ini menyimpan jauh lebih banyak misteri dibandingkan dengan hutan pinus yang menghalau pantai ini dari mata dunia. ia tepana akan indahnya pantai tempat ia berpijak, dihadapannya terbentang luas perairan berwara biru tosca yang amat sangat bening, bahkan ia bisa melihat beraneka ragam spesies ikan ikan yang berenang dengan lincahnya dan ia juga dapat lihat formasi terumbu karang dari beraneka ragam jenis dan warna hanya dari pesisir pantai tersebut.
Namun, entah apa yang sedng terjadi sehingga membuat wajah dingin si pemuda menjadi sendu
"apa aku bisa sembuh dari penyakit ini kami-sama? Apakah aku bisa menikmati indahnya hidup seperti saat tou-san dan kaa-san masih hidup " gumamnya pelan dengan suara parau.. ia tak berani mengadahkan kepalanya kearah laut, ia merasa hina sehingga ia hanya bisa menundukan kepalanya dan melihat pasir putih yang sedang diinjaknya
"Haaa-ahhh" ia menghembuskan nafas beratnya, seakan akan ia sedang membuang seluruh hidupnya. Tubuhnya bergetar dengan hebat "KHUKHUKHU" terdengar suara tawa aneh dari arahnya. Tubuhnya semakin bergetar lebih hebat
"HAHAHAHAHAHA" dari sudut matanya keluar sedikit air mata, entah itu air mata dari perasaan apa. Tapi ia merasa, Ia harus kuat dan harus mentertawai dirinya sendiri jika ia merasa sedih
" HAHAHAHAHAHA! AKU KURAMA UZUMAKI TIDAK BOLEH MENYERHAH!" ujarnya enyemangati dirinya sendiri. Lalu ia menghadapkan wajahnya kearah lepas pantai dan kembali berteriak "YOSH! KURAMA UZUMAKI TIDAK BOLEH MENYERHAH! HAHAHAHAHAHA" ucapn pemuda yang sekarang kita ketahui bernama Kurama Uzumaki dengan riang dengan diringi oleh tawa yang mengerikan, ia tertawa sangat keras dan lama "HAHAHAHA"
"ehm! aku rasa cukup.. ehm sepertinya sekarang saatnya berendam.. ehehehehe" ia hanya bisa terkekeh kerena pita suaranya terasa sakit sehabis ia digunakan untuk tertawa khas penjahat di pelem pelem yang ia tonton. *HADEH DASAR UDIK!
Ia melangkahkan kakinya menuju semak semak yang tumbuh dengan lebatnya diantara pohon pinus putih. Kemudian ia mulai melepaskan kacamata yang bertengger manis dihidung mancung nan mungil miliknya.. kaca mata tersebut terlepas dan menmpilkan sepasang mata yang memiliki bulu mata cukup lentik, dan iris mata berwarna seperti warna rambutnya. Ia mulai beralih pada jaket kulitnya dan menampilkan indahnya otot pada tangan dan lekukan tubuh khas model milik sang Uzumaki muda tersebut.. *SKIP
setelah berkutat untuk melepaskan segala aksesoris yang menepel ditubuhnya, kini tanpaklah tubuh indah nan sempurna milik Uzumaki Kurama tanpa mengenakan sehelai benang pun *kyaaaaaaaaaaaaaaa (author mimisan )*plakk (brisik kau author bejad …) kurang ajar kau Kurama. Aku akan membuatmu menderita. HAHAHAHAHA (aku merasakan firasat buruk)
Ia memilki tubuh indah dengan perut eight-pack, ditambah otot di dada bidangnya yang tegas dan otot lengan dan kaki yang terlaatih sempurna dengan ukurun sangat proposional (tidak berlebihan).. ohhh…! jangan lupakan bongkahan pantat yang membulat indah, mengundang siapa saja untuk menikmatinya *author tersenyum mesum *plakk (jangn lihat tubuh indahku dengan wajah mesummu !)
Setelah ia merapihkan pakaian dan senjatanya yang berada disemak semak ia melangkahkan kakinya menuju laut.. kurama melakukan sedikit pemanasan sebelum memulai untuk berenang.. dan sekali lagi ia telanjang pemirsah! telnjang! *authormimisan
"ok cukup" kurama menceburkan dirinya kelaut. Ia menyelami keindahan pantai itu dengan rasa syukur yang amat sangat terasa dari hatinya 'Oh Kami-Sama, terima kasih hamba ucapkan karena Engkau masih menjaga tempat ini dari kerusakan planet' batin kurama penuh haru
*byar..byurr..byaaur…byurrr
Setelah berenang cukup lama Kurama berhenti dan hanya duduk di atas batu karang aneh yang berada di tengah tengah perairan pantai ini… batu karang ini licin tidak seperti batu karang lainya yang mengelilingi tempat ini. Ia berwarna hitam dan memiliki permukaan yang halus dan rata… ia lalu melakukan meditasi..
"aku tahu bahwa kau sedang berada di tempat ini wahai dewi laut, kumohon dengan sangat padamu, bisakah kau memberi tahuku dimana aku dapat menemukan obat untuk penyakitku ini dewi laut?" ucap sendu kurama dalam kondisi meditasi terdalamnya dari diatas batu tersebut
"kurang ajar kau Uzumaki! Aku memang membiarkanmu untuk telanjang di area ku ini karena aku suka tubuh indahmu. Tapi aku tidak mengizinkan kau menduduki tempat bersemayamku dengan pantat kotor mu itu bodoh!" ucap suara cempreng khas perempuan misterius kepada si kurama.
"!" tiba tiba batu tempat kurama duduk terasa panas kurama pun melompat kedalam air untuk mendinginkan pantatya.
*ciiiuuuuuuuuuuutt *BYUUUR
"aishhhhhhhh….. pantat berhargaku" kuram mengelus ngelus bokongnya yang terasa panas
Energy panas yang dikeluarkan oleh Batu tersebut mengeluarkan panas yang mencapai suhi 300 derajat celcius. Sehingga, membuat air disekirarnya mendidih. Akibat panas yang dikeluarknya kini area disekitar batu karang aneh itu diselimuti oleh uap air tebal.
"aku tahu bahwa tubuh indahku membuatmu bergairah bodoh! tapi Kau tak perlu membuat pantat indah yang ku miliki terbakar sampai separah ini!" ucap kurama narsis dengan nada kesal kearah asap yang mengelilingi batu aneh tersebut
"HAHAHA, rasakan itu bodoh! Dan hei! Apa kau mau aku perkosa hah ?! sudah lama aku tidak menikmati indahnya tubuh pria, loh~" ucap sosok bayangn misterius dari balik asap dengan nada yang mampu membuat pria manapun terangsang
"tidak terima kasih. Aku masih normal" ucap kurama acuh tak acuh
"apa maksudmu bodoh! aku kan seorang wanita dan itu hal yang normal. Apa yang kau maksud dengan normal itu, adalah kenyataan bahwa kau itu gay?" ucap suara cempreng tersebut kesal akan ketidak sopanan seorang pria muda dihadapanya..
"tidak aku bukan gay. Yang kumaksud dengan normal bahwa aku yang seharusnya memperkosamu. Bukan kau. Dan salahkan saja kesempurnaan tubuhku dan persyaratan yang tinggi dalam memilih pasangan" ucap kurama datar namun di selingi nada narsis
kini setelah asap yang mengelilingi area batu tersebut telah hilang. Batu karang aneh tersebut telah menghilang dan digantikan oleh sesosok wanita cantik berbadan montok dan berpayudara besar dengan baju khas seorang penari perut, dengan selendang emas terlilit di antara kedua tanganya yang melayang layang melawan gravitasi, ia memiliki permata biru ditengah dahinya dan iris mata tanpa pupil berwarna aquamarine yang dapat menghipnotis siapapun, disamping itu ia juga memiliki rambut pirang panjang halus nan indah yang diikat dengan pony tail
"cih! terserah kau.. ada perlu apa kau datang kemari. Biasnya aku akan langsung memakan orang yang menggangu tempat bersemayamku!" ucap sang wanita ketus pada sang pemuda
"pasti kau sudah tahu apa yang ku masudkan dewi laut, atau ku panggil saja kau…. INO" ucap kurama kembali sopan kepada sosok dewi yang ada dihadapanya
"sudah lama sekali aku tidak mendengar seseorang yang memanggill nama asli ku… HAHAHAHAHA" ucap ino riang kepada kurama. Ia merasa bahagia ketika ada orang yang memanggil nama aslinya
"jadi apa kau mau memberi tahuku, wahai nona ino?" Tanya kurama
"baiklah aku akan memberi tahumu, tapi perlu diingat ini adalah informasi yang sangat sedikit" ucap ino penuh penekanan
"baiklah apa itu" ucap kurama penasara
"Tapi? Apa yang bisa kau berikan untuk ku?" Tanya ino dengan muka menggoda
"ciumanku" ucap Kurama datar
"ciumanmu?" ino menaikan alisnya
"ya ciuman berharga ku"
"Baiklah" ino melayang mendekati kurama
"Mulailah" perintah ino
"baik"
kurama mendekatkan wajah datarnya ke wajah ino. Hidung mancung Kurama mulai bergesekan dengan hidung mancung milik ino. kemudian Mereka terdiam sesaat untuk menikmati hembusan nafas masing masing. Kuramamulai mengarah tangannya untuk menarik kepala ino lebih dekat
"mmmhhh" ino bergumam karena bibir mereka bersatu
Kurama menjilat bibir milik ino dengan lidaahnya. "mMHHh" ino kembali mendesah. Kurama semakin liar ia mulai menghisap bibr atas milik sang dewi. Tangan ino mulai ia arahkan ke wajah sang pemuda ia tak mau di dominasi oleh anak bau kencur didepannya. bibirnya yang telah dilhap kurama mulai balik menyerang.
"MMMHHHH" deru nafas mrkaberdua semakin cepat "hmmmmhh" lidah mereka beradu dengan liarnya
"aakkkkhhhh, cukup" ino mengakhiri pergulatan bibirnya dengan kurama karena ia sudah puas akan ciuman panas yang di berikan oleh si pemuda. Ia terbang menjauh dan berhenti di tempat ia muncul.
"kau akan bertemu dengan seseorang yang licik. Ia akan memberikanmu misi untuk menemukan sesuatu. dan Sesuatu tersebut adalah obat yang sudah kau cari cari selama ini. Ya sudah cukup. Ini sudah siang aku akan kepanasan nanti.. oh ya ciumanmu tadi begitu panas~ jaa" ino mengedipkan sebelah matanya *poofft* ino pun mengilang dari pandangan kurama
"haaaah.. hanya seperti itu? Ternyata, benar benar sedikit sekali…." Desah kurama dengan datar tapi ada semburat merah tipis di wajahnya
Ia pun berenang menuju tepi pantai untuk memakai pakaian nya yang ada disemak semak.
#FLASHBACK#
Perpustakaan desa Nami.
Terlihat seorang pemuda tampan, tengah sibuk membalik halaman buku yang ia baca. Disampul buku tersebut tertulis sebuah judul "DEWA DEWA AIR YANG AGUNG (TELAH DIREVISI)" ia terus membolak balikkan halaman pada buku tersebut secara seksama
"ketemu" ia tersenyum bahagia ketika ia menemukan sesuatu yang sudah dicarinya dari tadi. Kemudian ia memfokuskan membaca secara baik baik tak lupa ia mencatat hal hal yang menurutnya penting,
Inilah yang kurama temukan pada buku trsebut:
Ino adalah dewi tertinggi di antara dewa berelemen air, selain itu ia dapat memeberi tahumu apa saja, Itu karena adanya permata biru yang ada di tengah dahinya permata tersbut dapat memancarkan tujuh warna dasar dan dapat bersinar sejauh 1km. Dia memiliki kemampuan untuk telepati dengan jarak yang sangat jauh , ia bisa membaca pikiran dan perasaan seseorang melalui ciuman, sentuhan atau pandangan mata, ino mampu untuk membagika informs yang ia kethui hanya kepada orang orang yang ia kehendaki, ino bisa mengobati segala jenis luka terutaman luka yang diakibatkn oleh api adalah keahliannya, ia mampu memprediksi suatu kejadian dengan tingakt akursi 98 %, membuat ilusi dengan level medium-high, dan memikat makhluk lain untuk ddijadikan santapannya ia mnyantap makananya dengan cara menghisap energy kehidupan yang di miliki korbannya.. lalu bekas tubuh korbanya akan ia larutkan kedalam kendi mminuman, setelah tubuh itu larut maka ia akan mebuangnya di laut untuk memurnikan air laut (cat: banyak orang yang menjadi santapanya). Ia hanya memakan orang orang yang berjiwa kotor, ia diberikan tugas untuk mensucikan jiwa dan tubuh mereka sebelum kembali ke pelukan ibu gaia. Ia dapat memurnikan kembali lingkungan tempat tiggalnya dengan menggunakan energy lifestream dan cairan tubuh korban.
Lokasi: dia menyukai kondisi pantai yang indah.. tetapi, karena kondisi lingkungan yang semakin memburuk sehingga susah menemukan tempat yang bersih, sehingga mengakibatkan ia sering trlihat di teluk harapan di pagi hari. Pantai yang paling indah di desa Nami ini berjarak 800meter menuju selatan dimana pantai tersebut selalu di tutupi kabut misterius dan diklilingi oleh rindangnya pepohonan dan batu karang dengan ukuran raksasa. Alasan ia menyukai teluk harapan ini karena hanya sebagian kecil pantai di planet ini yang berhasil selamat dari polusi.
penampakan: ia sering memakai wujud batu karang hitam besar yang memilik tekstur licin dengan permukaan yang halus dan rata. (cat: ini adalah tempat bersemayamnya). Waspadalah jika kau melihatnya dalam wujud aslinya karena jka kau memiliki hati yang kotor maka bersiap siaplah lari sebelum ia akan memakanmu.
Penampilan fisik : ia berwujud seperti gadi remaja, ia memiliki rambut lurus berwarna pirang dengan pakaian yang mirip seperti penari perut. Ia memiliki selendang emas dan kendi minuman berwarna perak yang melayang layang ketika ia muncul. Ia memiliki batu permata di dahinya dan gelang gelang yang ia pakai di tangan dan kakinya
Cara pemanggilan: kelilingi batu tersebut sebanyak tujuh kali dengan arah berbalik arah dengan jarum jam, lalu kamu harus telanjang bulat karena ia adalah salah satu dewa yang memiliki tingkat kemesuman tinggi. Lalu lakukan meditasi di permukaan batu tersebut
Catatan penting: berbicaralah seolah olah ia teman lamamu tak usah takut akan tata bahasamu karena ia juga berkata kasar dan panggil dia dengan nama aslinya ino. Jika kau dapat memancing dia untuk bilang "aku akan memberi tahumu walau sedikit" maka kau berhasil dan kau akan mendapatkan informasi apapun yang kau inginkan. Tapi hanya sedikit dan kau harus memberikan semua hal yang sudah kau janjikan padanya.. ia memiliki tata bahasa yang vulgar dan buruk.
Sejarah: dahulu kala di tahun 2014 ia adalah anak dari bangsawan yamanaka. Tapi ia memiliki penyakit yang sulit untuk disembuhkan, penyakit tersebut membuat semua indera yang ia miliki lumpuh total. Ia hanya seperti boneka yang hanya diam di tempat. Lalu karena sang ayah dengan kondisi anaknya akhirnya ia menyuruh istrinya menyerahkan anak yang dianggap cacat olehnya kepada dewa Hashirama-sama. Dewa hashirama-sama sedih melihat Gadis kecil Didepannya, sehingga ia memberkati ino dan mengidupkanya kmbali dengan wujud dan kekuatan yang baru yaitu kekuatan pengetahuan. Tapi pada saat itu dewi ino marah pada keluarganya dan membunuh semua klanya. Sehingga ia di kutuk oleh dewa hashirama-sama dengan terikat di batu tempat bersemayamnya. Dirinya hanya akan bebas jika tuan hashirama-sama mencabut kutukannya.. karena kutukan itulah ia tidak bisa memakai wujud aslinya setiap waktu. bertemu orang orang yang memiliki hati bersih dan tekad baja itulah syarat yang diberikan oleh tuan hashirama-sama agar ia dapat menampakan wujud aslinya dengan durasi yang sngat pendek yaitu 20 menit. Walau ia memiliki sejarah yang kelam , tetapi penduduk desa nami memujanya karena dewi ino baik hati, ia menjaga perairan dan pantai kota nami agar tidak ikut tercemar oleh polusi yang ditimbulkan oleh limbah rumah tangga dan pabrik pabrik yang datang dari perairan Negara lain
#END OF FLASHBACK#
Setelah mengenakan kembali pakaiannya, ia melangkah kan kakinya kembali ke desa nami
*tak tik tak tik suara yang dikeluarkan oleh alas kakinya
Sepanjang jalan ia takjub dengan Hutan pinus putih yang mengiasi jalan ke telu harapan. Kurama dapat merasakn Pohon pohon pinus itu mengeluarkan energy besar yang tak terlihat untuk melindungi lokasi teluk harapan. Energy yang dapat membuat semua makhluk yang melintasi menjadi bingung akan tujuannya. Ia menikmati suara suara burung yang terus mencicit mengiringi langkahnya
*cuit cut cuit cit cit cuit wk wk
"kau sudah bertemu dengannya" suara medesah seperti hantu diantara rimbunnya pepohona pinus putih yang tubuh secar tidak wajar
"hm" kurama menghentikan langkahnya
" anak dari kushina Uzumaki?" desah suara itu, membuat bulu kuduk kurama menegak horor
"dari mana kau tau?" kurama terkejut namun ia tutupi dengan sikap sombongnya
"itu tidak penting kurama. hihihihihihihi" suara itu semakin mengerikan didengar di telinga kurama
"siapa kau?! Tunjukan wujudmu" kurama mulai emosi setelah pertanyaannya tidak di jawab
"hihihihihihihi" suara tawa itu semakin keras
"tunjukan wujudmu" dengan nada bossy kurama memerintah suara misterius itu
"…" hening setelah kurama berkata seperti itu suara tadi hilang
"itu tidak bisa sayang" suara mendesah itu di gantikan oleh suara lembut wanita dewasa
"ibu?" kurama bergumam sendu
"ya sayang ini ibu" suara lembut itu kembali terdengaar dengan indahnya
"kenapa ibu baru berbicara sekarang?" kurama tidak bisa menahan gejolak rasa ingin tahunya
"itu karena ibu mendapat bantuan energy dari tempat ini sayang, jadi ibu memanfatkannya dengan sebaik mungkin untuk padamu" Kushina berusaha menjelaskannya
"lantas kenapa memakai suara mendesah yang mengerikan seperti tadi?" kurama merasa heran kenapa suara ibunya tadi terdengar sangat berbeda
"ibu sudah lama tidak menjahilimu kurama, hihihi" balas kushina diselingi jawa jahil khas miliknya
"penganguran" balas kurama datar. Wajahnya berubah menjaadi seperti anak kecil yang sedang mengambek
"apa kau takut? Hihihihi ternyata anak ibu sudah jauh berubah ya?" kushina merasa anaknya telah berubah jauh
"hm" balas kurama acuh
"kurama berhati hatilah mulai saat ini, karena di depan mu akan ada misi berat yang menunggumu. Nak, ibu mohon padamu jagalah adik mu untuk ku yah" kushina berusaha sesabar mungkin untuk menahan emosinya yang bergejolak, ia sudah lama tak berbicara dengan kurama
"hm" kurama bergumam dengan semburat merah tipis yang menghiasi pipi putihnya
"selamat jalan sayang.. hati hati dalam perjalanan mu ya" suara kushina semakin menjauh dari pendengaran kurama
"hm" mata kurama memerah danair mata mulai membendung
"ibu selalu menyayangi kalian" suara kushina semakin menjauh dari suara yang sebeumnya
"HM" tanpa sadar kurama berguman dengan keras, kurama sedang berusaha sekuat mungkin menahan tangisnya
"INGAT, LAKI LAKI ITU TAK MUDAH MENJATUHKAN AIR MATANYA KURAMA. KAU INGAT ITU!" teriak kushina berharap suaranya masih dapat di dengar oleh kurama
"HM IBU" tubuh kurama semakin gemetar
"JAAA KURAMA, LAIN KALI KAU YANG BERKUNJUNG KETEMPAT KU YA" suara bahagia kushina terdengar terakhir kalinya sebelum akhirnya mengilang
"Baik bu" air mata Kurama ulai berjatuhan di pipinya. Kakinya lemas dan tak mampu menahan berat tubuhnya
*BRUKK
"ibu" kurama terjatuh dengan bokongnya yang di jadikan alat pendaratan tubuh jenjangnya
Kurama berusaha tegar , ia menghapus air mata yang terus saja jatuh dari pipinya dengan bantuan pedangnya ia berusaha berdiri. Namun, lututnya terasa berusaha menggapai pohon pinus terdekat utuk dijadikan tempat sandaran sementara baginya
"kenapa aku bisa lemah seperti ini" kurama memejamkan matanya dan berusaha sekuat tenaga untuk berlari meninggalkan hutan pinus putih
"TERIMA KASIH KUSHINA!" ucapnya bahagia sambil berlari meninggalkan tempat mistis itu.
"KHIKHIKHI" kikik sosok transparan berwujud wanita cantik berambut dan berpakaian serba putih dengan mata berwarna coklat dari balik pohon pinus putih dan di samping sosok misterius itu ada sesosok bayangan berwujud kushina, bayangan kushina jauh leih transparan di bandingkn sosok yang ada disebelahnya, kushina memakai baju khas seorang peneliti dengan rambut merahnya yang ia gerai
"terima kasih, karena sudah mengizinknku meminjam energy dari tempat ini" bayangan kushina membungkuk hormat pada sosok misterius itu
"sama – sama, anakmu ternyata kurang ajar khikhikhi" sosok misterius itu mengeluarkan desah pada setiap omongannya
"sampai bertemu lagi" bayangan kushina memecah menjadi serphihan cahaya lifestream
"dah" di ikuti menghilangnya sosok misterius kedalam pohon pinus putih di depannya
Beberapa saat setelah kurama berhasil meniggalkan hutan pinus itu
*drrttttt….ddrrrrttttttt…..dritt sedang asik asiknya kurama melangkahkan kakinya dengan gaya angkuh menuju desa nami ia merasakn getaran dari saku celananya. Ia mengambil lempengan tebal 0.5cm dengan panjang 6cm lebar 4cm. setelah ia menekan tombol hijau di lempengan tersebut, kini dihadapanya munculah hologram 3 dimesi yang menampilkan wujud seseorang yang sangat dibencinya dengan sangat.
"cih..ular busuk, ada apa kau menghubungiku" ucap kurama dingin kepda si pemanggil
"oh.. kurama-kun kenapa kau selalu bersikap dingin seperti itu kepadaku" ucap orochimaru dengan nada menjijikan
"cih" kurama mendecih tidak suka
"kurama-kun… apa kau merindukan ku?" ucap orochimaru dengan nada yang sangat menjijikan
"cepat katakan apa keperluanmu, sehingga kau menghubungiku" ucap kurama dengan wajah dan suara dingin
"kukuku… selalu to the point rupanya" orochimaru mengganti suara menjiikannya dengan serius
"cepat katakana apa tujuanmu. Sebelum, aku akhiri panggilan ini"
"nene.. baiklah. Aku ingin kau menemukan sesuatu yang sangat beharga untukku. benda itu adalah penelitian paling berharga yang berhasil aku temukan."
Kurama terdiam untuk beberapa saat 'penelitian? Dasar ular brengsek! Sekarang siapa lagi yang ia jadikan korban percobaannya'
"terkejut?" ucap orochimaru dengan nada yang sangat menyebalkan. Sedangkan kurama masih sibuk dengan pikirannya sendiri
"baiklah aku akan mencarikannya untuk mu… tapi apa imblan yang pantas kau berikan untuk ku" ujar kurama setelah sadar dari lamunannya
"kukuku.. aku akan melepaskannya.. karena ia sudah sempurna.. kurama-kun atau ku sebut kyuubi"ucap orochimaru disertai senyum ramahnya.
"berengsek kau!" ucap kurama emosi dan melayangkan tinju terbaiknya ke hologram orochimaru.
"kukuku.. ku anggap kau menerimanya dan apakah kau bertambah bodoh setelah kau tidak menjadi objek percobaanku lagi? Ingat lah kurama, bahwa ini hanya lah hologram" ucap orochimaru dengan jauh lebih menyebalkan
"cih" decih kurama tidak suka, lalu memutuskan komunikasi hologram dengan orochimaru
Sementara di sector z0w yang berada di dasar gedung shinra corp.
Orochimaru dan kabuto sedang berada sebuah ruangan lab dengan fasilitas super canggih. Terlihat begitu banyak selang selang berisi cairan aneh yang secara sengaja di hubungkan dengan sebuah tabung kaca transparan berukuran besar yang berda ditengah ruangan tersebut, jika dilihat secara seksama cairan tersebut berwanaa biru kehijau hijauan..
"bagaimana tuan orochimaru-sama apa dia menyetujuinya?" Tanya kabuto kepada tuannya
"begitulah kabuto, ia tak mungkin menolak tawaran emas seperti ini" ujar orochimaru sambil memandangi tabung besar didepannya
"tapi tuan bukankah ini penelitian yang sangat berharga?" kabuto kembali bertanya
"itu bukan masalah karena aku sudah mempunyai banyak objek penelitian yang baru, selain itu hasil karya ku yang ini juga mengalami kecacatan seperti kurama" ucap orochimaru sambil mengingat kembali objek penelitian seblumnya
"anda jauh lebih mengetahui segala hal, di bandingkn saya tuan Orochimaru-sama" ujar kabuto yang mulai mengikuti kegiatan sang tuannya.. ia meangkahkan kakinya kearah tabung kaca tersebut dan terlihatlah sebuah objek penelitian yang berwujud manusia dan terendam oleh cairan aneh tersbut.
"anakku kau begitu sempurna dan kau memiliki segalanya yang makhluk lain inginkan…. Tapi sayang kau mengalami kecacatan karena Ia menghilang.. wahai anakku" ujar orochimaru menampakan wajah sedih palsunya kearah tabung kaca raksasa didepannya
"kau akan segera kulepaskan untuk memburunya" sambung si professor psyco dengan wajah gila miliknya.
Disebuah puncak gunung yang 100 km dari shinra corp.
Keadaan puncak gunung tersebut sangatlah mengnaskan yang tersisa dari wilayah pegunungan tersebut hanyalah bebatuan keras dan pasir hitam yang gersang. di puncak gunung tersebut terdapat sosok yang tidak asing lagi sambil meletakan sebuah tabung besar berlapis titanium hitam. Cuaca di wilayah pegunungan tersebut selalu dikelilingi oleh awan hitam beracun yang berasal limbah yang dihasilkan oleh shinra corp.
"anakku lihatlah wilayah pegunungan ini begitu gersang dan mati.. aku sengaja membawa mu kemari agar kau bisa menyembuhkannya" ujar hashirama sambil menyentuh tabung berlapis titanium hitam itu.
"hilanglah" sambung hashirama. Secara tiba tiba ta bungtersbut mengilang..
*ZZIINNG
Tabung hitam itu menghilang dan ternyata tabung itu berisi cairan aneh yang sama seperti di sector z0w. cairan yang tadi membetuk sebuah kubah mengikuti bentuk tabung tersebut kemudian tumpah..
*splash
cairan tersebut memuncrat dan menampakan sesosok manusia . sisa cairan aneh yang menciprat tersebut secara ajaibnya membuat tanah gersang disekitrnya ditumbuhi oleh rumbut dan bunga lili berwarna warni.. ditengah tengah taman bunga mini tersebut terbaring sosok dengan wajah yang sngat cantik.. ia memiliki rambut cukup panjang berwarna pirang cerah dan tubuh mungil berwarna coklat madu keadaannya kini telanjang bulat dan anehnya dia tidak terlihat memiliki kelamin *tidakmungkinnnn!
"mmmhhhh" gumam sosok cantik tersebut. Hashirama sangat mengagumi keindahan sosok yang kini terbaring dihadapannya.
"cepatlah sadar wahai anaku" gumam hashirama penuh harap dan dan menyalurkan sedikit demi sedikit energy berwarna ungu yang berbentuk seperti asap pada sosok tersebut lewat tanganya.. energy dari tanganya menyelubungi seluruh rea tempat makhluk itu terbaring. Proses penstransferan energi itu mengabiskan waktu sekitar satu jam dan si sosok tersebut hanya bisa melenguh saat proses itu berjalan..
Satu jam setelah proses itu dilakukan kini makhluk tersebut mulai membuka kelopak matanya yang terasa berat. Oh demi tuha…! Matanya sangat indah berwarna ungu muda bagai batu amethyst termahal yang sangat indah (kaya mata shion cuma lebih muda dikit)
"baiklah tuan" respon pertama yang diberikan oleh sosok baru tersebut pada sosok pria dewasa yang ada dihadapanya. Ia berusaha untuk mengerakan tubuhnya yang terasa sangat sulit untuk digerakan.
"syukurlah kau sudah mulai sadar, naruto"
"naruto? Siapakah itu tuan" ucap naruto dengan nada kebingungan
"itu adalah namamu, ibumu yang memberikanya.. nama yang indah itu berarti badai" ujar hashirama menerangkan
"bukankah itu buruk? Kenapa ibu memberikan nama buruk seperti itu?" jawan naruto dengan kepolosannya
"badai tidak selalu buruk naru-chan. Dan ibumu berharap kau bisaa menjadi badai untuk orang orang yang merusak gaia. Oh ya.. panggilah aku tou-san karena akulah tou-sanmu naruto" ucap hashirama dengan sikap konyolnya
"tou-san kenapa aku tidak punya alat kelamin?" pertanyaan naruto tersebut membuat hashirama sweatdrop
"oh iya aku lupa… hahahahaha baiklah tunggu sebentar.. hahaha" ditngah tengah tawanya hashirama menunjuk sebuah lahan kosong. Dan di tempat yang ditunjuk hashirama tubuh lah sebuah pohon yang hanya memiliki satu buah saja.. hashirama menujuk buah tersebut dengan jari telunjuk tangan kanan miliknya, disisilain ia mulai membuka telapak tangan kirinya. Dengan ajaib buah tersebut terpetik dan melyang sendiri kearah telapak tangan kiri hashirama yang terbuka.
"buah apa itu tou-san?" naruto bertanyaa sekali lagi
"ini adalah apel merah special naruto, aku membuat buah ini dari 100 milyar harapan manusia. Dan itu membutuhkan energy yang sangat banyak" hashirama mulai menerangkan
"lalu untuk apa tou-san membuat hal yang merpotkan seprti itu?"
" aku membuat ini hanya untuk mu naruto.. jumlah apel istimewa ini hanya dua satu untuk mu daan satu lagi…" ucap hasirama menggantungkan kalimatnya.
"Apa itu tou-san?" naruto menunggu jawaban sang tou-san
"itu rahasia HAHAHAHAHAHA" lama lama sifat konyol sang ayah, membuat ia naik darah. Ia membuang mukanya dan memasang muka kesal yang sangat menggemaskan. Ia menggebungkan pipiya dan mengerucutkan sedikit bibirnay.
"lalu apa khasiatnya?" naruto bertanya dengan muka kesal miliknya.. hashirama mulai mencoba menahan tawanya yang tak mau berhenti.
"khasiatnya kau bisa melakukan apapun. dengan syarat, kau harus memakannya secara bulat bulat dank au harus memulihkan kembali wilayah ini" hashirama menahan tawanya
"benarkah? Aku akan memakannya!" ucap naruto dengan mata yang berbinar. 'dasar naruto… mudah sekali moodnya berubah ubah' batin hashirama sambil menyerahkan apel merah tersebut pada naruto.
Naruto menjulurkan tangan kanannya untuk merima pemberin sang ayah. Setelah menerimanya. Ia memegang apel merahnya dengan erat.
"aku akan melaksanakan syarat kedua dahulu, tou-san" ia memejamkan mata indahnya dan mengarahkan telapak tangan kirinya ke langit berselimut awan hitam sisa pembakaran bahan bakar shinra corp. "wahai jiwa jiwa yang bersatu dalam aliran lifestream , aku memohon bantuan kalian untuk menyembuhkan tempat ini… bantulah aku" setelah naruto berucap, di telapak tangan kirinya terbentuk sebuah tongkat sepanjang 2meter berwarna hijau lumut dengan permata berwarna violet di ujungnya..
Awan yang berada tepat diatas naruto berubah bentuk menjadi pusaran.. lalu dari dalam dari tanah dan dari pusaran awan tersebut mengeluarkan sesuatu yang sangat halus seperti benang yang berjumlah sangat banyak.. benang benang tersebut dengan anehnya mengeluarkan suara sperti lebah
"zringg..wrrruuunggg…grunggg.. kami….gwrenngg..gunnggg.. akan…. Krinngggg…. Brmmmmmm membantumu" kira kira sperti iulah suaranya…
naruto mengeluarkan snyum tulus terbaiknya dan berkata "terima kasih banyak" secara mengejutkan benang benang tipis tersebut berkumpul di satu tempat dan membuat sebuah tornado energy berwarna hijau tosca berkilauan yang sangat indah….. benang benang dari tornado tersebut tersebar kesegala arah dan jatuh bagai meteor.. di tanah tempat jatuhnya kumpulan energy tersebut mulai ditumbuhi oleh rumput, pepohonan, bunga-bunga bahkan sumber air yang telah lama menggeringpun mulai mengeluarkan airnya lagi. Proses tersebut memakan waktu 2jam..
Perlahan namun pasti tornado energy pun mulai menghilng dan kini tampaklah sebuah danau yang memiliki air yang sangat jernih. Wilayah yang sebelumnya gersang kini bagaikan secuil suga yang jatuh ke dunia.. dihiasi oleh sebuah danau berukuran sedang, rumput hijau yang membentang luas serta hutan kecil nan rindang. Di tempat naruto berdiri kini dipenuhi oleh pohon dari beraneka jenis pohon buah buahan ada pohon apel jeruk dan jenis lainnya (pohon buatan hashirma telah menghilang karena itu pohon buatan yang bersifat akan hancur setelah buhnya dipetik)
'luar biasa sekali.. bahkan aku membutuhkan waktu yang sangat lama untuk bisa mengontrol lifestream' batin hashirama terkagum kagum setelah melihat hasil yang anaknya buat..
"terima kasih ku ucapkan kepada kalian karena telah membantuku, sebagi gantinya aku akan memberikan kalian perlindungan dari kerusakan udara dan air" ucap naruto sambil mengambil sisa energy dari para lifstream untuk membuat kekkai yang bisa mengubah jalur angin memurnikan kandungan air yang ada di awan dengan jangkauan yang sangat luas untuk melindungi wilayah yang telah menghijau. (cat: wilayah yang dihijaukan seluas 10km persegi dan berjarak 100km dari shinra corp)
"terima kasih banyak kami ucapkan atas kbaikan hati anda memberikan kekuatan anda untuk membatu kami menbangun kembali tempat ini , kami akan menjaganya dan membuat kehidupan baru berkembng disini" ucap salah satu bagian lifestream yang berwujud kakek kakek tua dengan wajah memerah karena melihat wujud sang pemnggil yang telanjang bulat, setelah mengucapkan hal itu roh tersebut melesat kedalam hutan kecil tersebut. Kini setelah apa yang sudah Ia lakukan ia terbring lemas di atas tanah..
"hebat sekali" ucap hashirama bangga lalu berubah jadi godaan "untung saja kau tidak punya kelamin shingga mereka tidak terlalu tercengang akan penampilanmu ini anaku HAHAHAHAHA" namun naruto sudah tidak mempunyai energy untuk membalas sikap konyol sang ayah
"sekarang makanlah apel tersebut dan kau akan mempunyai kemampuan yang luar biasa… oh ya, jangan lupakan jenis kelamin HAHAHAHAHA" hashirama masih saja menggoda anaknya. Kini naruto sedang berusaha untuk memakan apel isimewa tersebut, ia mulai menggerakan tanganya untuk memperdekat jarak apel dengan bibirnya. Ia membuka bibirnya secara prlahan dan menghisap energy di apel tersebut, kini seluruh wujud apel merah tersebut telah berubah menjadi sagumpal asap berwarna merah darah… asap tersebut mulai memasuki tubuh naruto melalui mulutnya.
*tring tring tring
Sekarang tubuh naruto diselimuti oleh cahaya berwarna merah gelap yang mulai menyelimutinya, energy yang konon dapat merubah wujud fisiknya (kaya cinderela -_- aja)
Dipuncak gedung shinra corp, tepatnya di kantor madara
"ev kau sudah bangun rupanya.." ujar madara setelah dia secara langsung menyaksikan kejadin luar biasa itu dari jauh dengan menggunakan kemampuan istimewa eternal mangekyo sharingan miliknya
"HAHAHAHAHAHA" madara begitu senang dengan energy yang dikeluarkan benda miliknya
"aku sudah tidak sabar mlihat wujud cantikmu lagi, EV" madara menjilat bibirnya yang terasa kering
Matanya memancarkan cahaya merah yang sangat mengerikan di tengah gelapnya ruangan kerja miliknya
To be continue~~~~~~
madara bisa menggunakan kekuatan sharingan sampai batas yang akan autor jelaskan nanti
Author note : Maaf tata bahasa author lagi – lagi sulit di mengerti readers.. HOHOHOHOHO Author sangat mencintai kalian lophe lophe dah
"semakin kau berusaha kuat untuk menghadapi suatu masalah, maka semakin berat juga beban yang akan kau tanggung" BlackDiamond
