From U, Only U

KyuMin Fanfiction

Genderswitch, OOC, EYD Tidak Sesuai, Typo(s), -newbie-, etc.

Main cast : Kyuhyun, Sungmin, Donghae, Eunhyuk, and other.

Disclaimer : KyuMin milik saya! *dibakarKMS* :D Yang pasti KyuMin saling memiliki *dipelukKyuMin* :)

.

enJOY reading^^

.


Previous

From : My Evil

"Aku pasti 'pulang', tunggu aku ne? Saranghae~"

"Hiksss~ aku harus bagaimana? Apa yang harus kulakukan? Dia akan semakin membenciku..aku tidak mau! Hiksss~ " racaunya tak jelas.

"Cih..yeoja tolol!"

Seketika tangisan Sungmin berhenti saat mendengar ucapan sarkastik seseorang yang memandangnya dengan pandangan meremehkan.

"Puaskah?"

.

Chapter 2

.

"Bagaimana kau bisa masuk?" Sungmin bertanya dengan nada datarnya.

"Seseorang memberitahukan password-nya dengan cuma-cuma." Jawab orang itu acuh. Tanpa bertanya 'siapa?' Sungmin telah mengetahui 'seseorang' itu, tentu saja dengan 'cuma-cuma' karena yeoja yang sedang berdiri diambang pintu masuk kamarnya berhak atas itu.

"Puaskah?" Sungmin bertanya dengan suara serak, isakannya telah berhenti walau airmata masih mengalir dari mata foxy-nya dan membasahi pipi chubby itu.

"Tidak! Atau mungkin belum. Cih! Bahkan ini baru dimulai, tapi kekalahanmu sudah didepan mata Nona Lee.." jawab yeoja itu disertai kalimat ejekannya. "Kuharap kau menepati janjimu Lee Sungmin!" lanjutnya dengan nada tegas.

"Tak usah khawatir, kau akan selalu mendapatkan apa yang kau mau.." Desis Sungmin penuh penekanan, tatapannya tajam kearah yeoja yang balas memasang wajah angkuhnya.

"Tentu saja! Tak ada yang akan bisa mengalahkanku, sekalipun itu kau!" jawabnya yeoja itu tak mau kalah dengan nada meremehkan..

"Terserahmu saja Ny. Cho yang terhormat!"


Tik tik tik

Suara jarum jam yang berdetak kencang menemani keheningan dua namja diruangan besar itu. Kyuhyun telah selesai bercerita tentang kegundahannya sejak 15menit yang lalu, namun pikirannya tak bisa lepas dari yeoja manis-nya disana.

"Mm-mungkin karena dia sedang 'datang bulan'?! Bukankah yeoja memang seperti itu? Aku saja sering mendapat perlakuan seperti itu dari Hyukkie," Donghae membuka keheningan dengan kalimat gagapnya..

"Tapi-"

Drrt.. Drrt..

Getaran handphone menginterupsi sanggahan yang akan Kyuhyun lontarkan, dengan malas Kyuhyun beranjak dari duduknya dan menghampiri benda persegi berwarna hitam yang bergetar diatas meja kerjanya.

Eomma Calling

"Ck!" decak Kyuhyun melihat ID Caller si penelepon. "Yeobseo?" jawabnya dengan malas setelah menggeser tanda hijau di handphone-nya.

"…"

"Arrasseo.." jawabnya acuh.

"…"

"Ne~" jawaban singkat itu mengakhiri percakapan dengan sang penelepon -eomma- diseberang sana. Entah apa yang dibicarakan eomma-nya hingga membuat wajah Kyuhyun semakin kusut. "Hahhh~" hanya helaan nafas berat yang terus keluar dari mulutnya.

"Berhentilah mengeluh, aku bosan mendengarnya!" Seloroh Donghae kala mendengar helaan nafas berat Kyuhyun untuk kesekian kalinya. Entah sudah berapa kali Kyuhyun menghela nafas dihari yang cerah ini, cukup untuk membuktikan bahwa pikirannya benar-benar sedang kacau. Namun Kyuhyun hanya diam mengacuhkan nada protes dari Donghae. "Telepon dari siapa?" Tanya Donghae melihat raut frustasi Kyuhyun.

"Eomma." Jawab Kyuhyun singkat.

"Waeyo?"

"Ck! Aku harus pulang Hae, batalkan saja pertemuan kita dengan Tuan Jung hari ini!" Kyuhyun berrkata dengan nada perintah dan beranjak dengan tergesa tanpa menunggu jawaban Donghae.

"Mwo? Yak, Cho Kyuhyun! Aiiissshhh~ Jjinja! " Umpat Donghae melihat Kyuhyun pergi begitu saja.


BLAM

Kyuhyun membanting pintu mobilnya dengan tidak pelan, membuat seseorang yang menunggunya dihalaman depan rumah mewah itu terlonjak kaget.

"Kyu, apa tidak bisa pelan-pelan? Kau selalu saja seenaknya!" tegur seseorang itu dengan nada kesal.

"Mianhae..—eomma." Lirihnya. Ya, eomma-nya memberitahu akan berkunjung kerumahnya ditelepon tadi. "Kenapa tidak masuk?" Tanya Kyuhyun setelah melihat sang eomma berdiri diluar.

"Gwaenchana..bagaimana kabarmu? Aa~ 'Istrimu' juga, bagaimana kabarnya? Apa dia ada didalam? Dari tadi eomma memencet bel tapi tak ada , mengapa dirumah sebesar ini tidak ada pembantu?" Eomma-nya memberondong pertanyaan dengan nada heran.

"Ck! Aku tidak tahu." Jawab Kyuhyun sekenanya dengan nada ketus.

"Mwo? Apa maksudmu?" seru eomma-nya, membuat Kyuhyun gelagapan.

"Aaa-aniya! Mungkin dia sedang berbelanja..atau kesalon..mm~ atau mungkin sedang berjalan-jalan, atau bisa saja shopping dengan teman-temannya?" entahlah, jawaban reflex Kyuhyun bisa dikatakan pernyataan atau pertanyaan, yang jelas sepertinya ia sedang membocorkan 'salah satu kekeliruan' dalam 'rumah tangganya'. Seketika Kyuhyun merutuki perkataan yang keluar begitu saja dari mulutnya, "Eo-eomma-"

"Kau ini bicara apa? Mana mungkin 'menantu' yang eomma banggakan seperti itu? Cih, sampai kapanpun eomma tak akan percaya. Mungkin dia sedang berjalan-jalan untuk melepas kepenatannya karena seharian mengurus rumah." Wajah Kyuhyun yang semula panik berubah suram mendengar kalimat bernada tegas dari eomma-nya. "Tapi, apa kau tak pernah mengajaknya keluar?"

"Tidak! Tanpa kuajak pun dia akan pergi sendiri." Jawab Kyuhyun –kembali- dengan nada ketus.

"Cki! Sudahlah tidak apa-apa, pasti sebentar lagi 'dia' pulang. Ayo masuk, akan eomma masakan sesuatu sambil menunggu 'istrimu'. Pasti kau belum makan, kan?" seru eomma mengakhiri perdebatan yang -menurutnya- sepele.

"Ne~" jawab Kyuhyun malas.

'Eomma~'


Ini sudah hampir pagi, namun mata yeoja manis itu masih tampak terbuka. Ia gelisah menunggu 'seseorang' yang berjanji untuk 'pulang' malam ini. Namun kenyataan pahit harus ia terima, 'seseorang' itu mempermainkannya –lagi. Tanpa memberi kabar, malam ini 'dia' –kembali- mengingkari janjinya.

"Hikss~" satu isakan lolos dari bibir mungilnya kala mengingat kembali cobaan hidup yang harus ia lalui dari dulu hingga saat ini. Apa ia tak berhak bahagia? Sekalipun itu menyakiti orang lain? Sejak kecil ia selalu mengalah demi orang lain, tapi mengapa orang lain tak pernah mengalah padanya? Dan kenapa harus untuk orang yang sama?.

Satu pemikiran 'egois' terlintas diotaknya, tak peduli akan berdampak baik atau buruk nantinya yang pasti ia tak boleh mengalah pada kenyataan yang terus membelenggunya ini. Dengan tergesa ia beranjak untuk meraih benda persegi berwarna pink diatas meja nakasnya, dan mengetik sebuah pesan singkat.

To : Lee Hyukjae

"Hyukkie, besok kita harus bertemu ditempat biasa."

Tak peduli akan mengganggu waktu istirahat orang lain, pesan bernada final itu segera ia kirim pada nomor yang dituju dengan menekan tombol send dilayar handphone-nya. Kemudian berbaring kembali diranjangnya mencoba untuk terlelap.

"Hhh~ semoga ini yang terbaik." Gumamnya sebelum mentutup mata dan mengunjungi alam mimpinya.


"MWO? NEO MICHEOSSEO?" yeoja ber-gummy smile itu berteriak lantang hingga membuat pengunjung yang ada dicafe yang sering mereka –Sungmin dan Hyukjae- kunjungi merasa risih dan menatapnya tajam seakan berkata " Jangan Berisik!".

"Reaksimu terlalu berlebihan Lee Hyukjae, lihatlah disekelilingmu.." Sungmin berkata dengan datar.

"Aaa~ Cuweseohamnida~ Cuweseohamnida~" Lee Hyukjae membungkuk meminta maaf menyadari kesalahannya, setelah bosan ia segera duduk kembali dan mulai menatap Sungmin tajam. "Jelaskan padaku Lee Sungmin! Apa maksudmu? Apa kau berniat menghancurkan hidupmu dengan pelahan?" Lanjutnya dengan penuh penekanan.

"Hidupku memang sudah terlanjur hancur Eunhyuk-ah.." Gumam Sungmin dengan mata menerawang kosong. " Setidaknya aku tak akan menyesal bila suatu saat nanti 'ia' benar-benar bahagia dengan'nya'. Aku tak tak tahu harus bagaimana lagi, aku mencintai kedua-nya. Hanya ini harapanku satu-satunya agar 'ia' aman, semoga 'ia' berada ditangan yang tepat." Lanjutnya, namun terselip harapan 'semu' dikalimatnya. Emosi Hyukjae naik mendengar nada 'putus asa' dari bibir Sungmin.

"Lee Sungmin! Benarkah ini Lee Sungmin? Sahabatku yang kuat? Tak pernah kenal putus asa seberat apapun masalahnya? Bahkan saat kehilangan kedua orangtuamu-pun kau tetap kuat..tapi kenapa sekarang—"

'Kau tak mengerti Eunhyuk-ah'

"Aniyeo! Beginilah Lee Sungmin yang sebenarnya." jawab Sungmin masih dengan ekspresi datarnya, matanya yang semula menatap kosong kearah jendela kaca disamping meja tempat mereka berada beralih menatap Hyukjae yang juga tengah menatapnya tak percaya, "Itu memang 'hak-nya' Eunhyuk-ah, karena sejak awal memang begitu perjanjiannya." Lanjutnya dengan pandangan sendu.

"Tapi tidak dengan cara memberikan janinmu Lee Sungmin.."

.

.

.

TBC


Alhamdulillah~

Akhirnya selesai juga..

Heuhhh~ kayanya makin 'aneh' aja nih fic, semoga masi ada yang mau baca dehhh~

Ngga ada nc yaaa~ #ngerefresh, besok lebaran dulu hihi :D

Jeongmal gomawo for reviewers, saya sempet males lanjutin kalo ngga baca review dari kalian

Terus dukung saya yaaa~^^

Jeongmal gamsahamnida^^ #bow #bow #bow

.

Rinyeol : NC-nya skip dulu ya~

Eoh? Alamat fb+twitter-ku ada di profil cingu, cek aja siapa tau kita emg brteman^^

Nurichan4 : Tuh! Unyuk-nya uda nongol cingu, review lagi ya~^^

Olla. Lezzaolsen : Sempet kek' gitu sih, tapi alhamdulillahnya ngga jadi(?) cingu

Brkat review kamu sama yg laen..makanya trus review ya~^^

Sunghyunnie : Hah? END?

MinnieGalz : Pulang kerumahku~ #plakk xD

Park Min Rin : Sepanjang punya Kyu?bisa nagbisn lebih dari 50page ituh! #plakk

Guest : Kamu nggak ngerti? Aku juga sama #plakk

Pokoknya terus review ya cingu~^^

Princess kyumin : Typo? Banyak ya? Biarin deh buat pemanis(?) #plakk

Review lagi ya cantik^^ #ngerayu hihi xD

Loupeu : NC tiap chap? #matiberdiri

Kasygirl : Wah cingu bkin tebak-tebakan sendiri nih! Jadi jawab sendiri deh~ #diceburin

Kkk~ pokoknya ttep review ya~^^

Kyuminalways89 : Siapa ya? Trus review donkk!

Minimi : Masi rahasia, makanya terus review ya~^^

Ayachi casey : Flashback cerita Kyu tentang Ming ke-Donghae cingu, belibet ya? Tau dah aku juga pusing~ #plakk

Kayanya ada 'kekeliruan nih! Hihi xD review lagi ya~^^

Qniee love nest : ini udah lanjut! Gomawo uda review^^

Sasya : sayangnya di-chap ini ngga da NC, masi ada pemanisnya ngga? xD

ReaRelf : Kayanya sih gitu cingu, review lagi ya~^^

Pumpkins cholee : hehehe xD kasian tuh yeoja dibilang hantu, tapi emang mirip sih~ #plakk

Review lagi ya~^^

Cho Kyuri Mappanyuki : Siapa itu? #plakk

Chikyumin : Mau tau siapa? #ala MC kondangan haha xD

Makanya review trus cingu~^^

Audrey musaena : Sadar cingu, sadar! #nepuk2 jidat(?) Audrey hihi xD

Review lagi ya~^^

Hyuknie : Uugghhh~ kok kesannya aku jahat bgt ya~?! :s

Review lagi dooonnkkkk~^^

Sevy. Efkyumin : Masi rahasia #gayalooo! xD

Review lagi~^^

.

Majimaguro, gamsahamnida^^

.

Review again?