From U, Only U
.
A KyuMin Fanfiction
.
Main Cast : Cho Kyuhyun, Lee Sungmin, Lee Hyukjae, Lee Donghae, Choi Siwon, Kim Joongwoon, Kim Ryeowook, Song(Lee/Cho) Qian, Kim(Cho) Heechul.
Other Cast : Park Jungsoo (Teukie eomma), Suster Ahn.
Main Pair : My OTP "KyuMin" *wing*, Slight!KyuToria, HaeHyuk, YeWook.
Warning! Genderswith, OOC, Typo(s) bertebaran, EYD tidak sesuai, gajeness, etc.
Disclaimer : KyuMin milik saya! *Titik tanpa Koma* :p
.
^^enJOY reading^^
.
.
.
Previous
.
"Nyonya Cho Qian!" Dengan gerakan slow motion, Cho Qian menoleh pada suara yang memanggilnya dengan nada sinis.
"Atau—
Victoria Song?"
DEG
"Kau?"
.
.
.
Chapter 6
.
"Apa kabar, Minnie-ah?"
Cho Heechul bertanya dengan nada lembutnya seraya terus melangkahkan kakinya menuju yeoja yang duduk dikursi roda tepat dihadapannya. Tatapannya sulit diartikan, membuat Sungmin merasa gugup hingga nyaris kehilangan suaranya.
"Kau…sakit?" lanjut Heechul setelah melihat raut pucat itu.
"Aa-aku…"
GREPP
Sungmin tersentak kala yeoja paruh baya dihadapannya memeluknya dengan cara tiba-tiba. Ia merasakan tubuh ramping Heechul bergetar, isakkan kecil terdengar sayup-sayup ditelinganya. Dengan refleks Sungmin membalas pelukan Heechul, meski dalam keadaan bingung.
"Mianhae…"
Sungmin melepas perlahan pelukan mereka dan menatap tak mengerti kearah Heechul, "Apa yang harus dimaafkan? Eomma tak salah apa-apa."
"Kyuhyun pergi dari rumah sejak dua minggu yang lalu."
Sungmin terkejut mendengar berita tersebut, ia tak tahu hal ini. Ia hanya berpikir mungkin Kyuhyun memang sudah tak peduli lagi padanya. Apa Hyukjae dan Donghae juga mengetahuinya? Tapi kenapa mereka tak memberitahukannya?
Seakan mengerti arti keterkejutan Sungmin, Heechul menjelaskan. "Ia pergi setelah mendengar berita kehamilan istrinya."
Sungmin membeku, jadi 'ia' benar-benar melakukannya? Semudah itu? Tanpa terasa mata foxy-nya kembali memanas, rasa perih dari tenggorokannya untuk mencoba menahan isakannya membuatnya terasa semakin rapuh. Namun ia berusaha tetap bertahan.
"Minnie-ah…apa kalian masih bersama?" Heechul bertanya hati-hati, takut bila menyinggung perasaan Sungmin.
"Nn-ne?"
"Bila itu benar, eomma minta kalian berpisah."
DEG
"…" Sungmin tercekat, ia tak tahu harus menjawab apa. Namun akhirnya kristal bening itu keluar juga dari mata sembabnya.
"Maaf, Min. tapi Kyuhyun sudah punya kehidupannya sendiri."
.
"Arrasseo…" jawab Sungmin akhirnya, tentu dengan suara bergetarnya.
"Maafkan eomma—"
"Tidak, akulah yang tak tahu diri. Memang sudah seharusnya dari dulu aku pergi, maaf."
Sungmin berlalu dari hadapan Heechul dengan susah payah menjalankan kursi rodanya, ia hanya tidak ingin menerima perlakuan lembut namun menyakitkan dari ibu kandung orang yang dicintainya itu.
Namun Heechul seperti tersadar, ia merasa menyesal dan amat bersalah pada Sungmin. Melihat keadaan Sungmin yang lemah seperti itu, membuat ia juga ingin tahu apa penyakit yang dialami yeoja bergigi kelinci itu. Ia memutuskan untuk diam-diam mengikuti kemana Sungmin pergi.
.
From U Only U
.
"Kenapa? Terkejut aku tahu tentang ini?"
Qian hanya bisa berdiri mematung melihat tatapan tajam yang terarah padanya.
"Victoria Song. Anak dari Tuan dan Nyonya Song yang hilang begitu saja saat peristiwa kebakaran yang terjadi dikediaman tempat mereka mencari nafkah, meninggalkan anak perempuan yang masih berumur satu tahun."
Merasa tak ada tanggapan, sosok itu kembali berbicara dengan nada angkuhnya.
"Kemudian, sang anak diasuh oleh kedua majikannya –Tuan dan Nyonya Lee- dan telah dianggap seperti anak mereka sendiri. Karena Nyonya Lee dinyatakan tak bisa hamil lagi setelah melahirkan anak pertama mereka –yang katanya- meninggal sesaat setelah dilahirkan kedunia dua tahun sebelumnya."
Kembali tak ada tanggapan, namun tubuh Qian terlihat bergetar mendengar kenyataan yang baru diketahuinya itu. Sosok itu tertawa sinis, sebelum kemudian memutuskan untuk meneruskan ucapannya.
"Bahkan mereka memberi nama dan marga baru untuk anak itu—Lee Qian. Namun—"
"Cukup Cho Kyuhyun!"
Sosok itu –Cho Kyuhyun- menatap tak percaya sekaligus terkejut mendengar bentakan dari seseorang yang mencul dari arah belakangnya, seseorang…yang amat dicintai dan dirindukannya.
"Dia tetap adikku…"
Brukk
Qian jatuh terduduk dengan aliran airmata di pipinya, sungguh ucapan tulus dari bibir orang yang selalu disakitinya membuat ia seperti kerdil dihadapan namja yang dicintainya.
"Sungmin-ah…"
.
From U Only U
.
Tiga hari kemudian…
.
Suara debur ombak mengisi keheningan dari pemuda berwajah stoic yang tengah menatap datar lautan dihadapannya. Ingatannya membawa ia pada kenangan bersama orang terkasihnya yang kini sedang berjuang menyelamatkan dua nyawa yang amat berarti dihidupnya. Lee Sungmin, gadis manis yang ia temui ditempat ini. Gadis polos yang tak pernah bisa menyembunyikan kesedihannya dihadapan Cho Kyuhyun, bahkan dari saat mereka pertama kali bertemu.
Ia tersenyum kecil kala mengingat hal itu…
.
Flashback
.
"Hey, apa yang kau lakukan disini? Ini sudah senja, cepatlah pulang sebelum orangtuamu khawatir."
"…"
Gadis yang tengah menyembunyikan kepalanya disela lutut itu seketika mendongak mendengar suara bass yang menginterupsinya.
Kyuhyun, sikapnya seperti orang autis dengan mulut terbuka dan mata melotot. Ia begitu terpukau dengan wajah manis dihadapannya, pipi chubby yang basah dengan mata memerah, membuat Kyuhyun mengerti bila gadis dihadapannya sedang menangis.
"Jangan menangis, bukan kau saja yang sedang mempunyai masalah." entah dorongan darimana Kyuhyun bisa berkata seperti itu dengan santainya. Yang jelas ia tidak suka bila melihat mata bulat itu memerah dan mengeluarkan air asinnya.
Gadis itu dengan tergesa menghapus jejak kesedihannya, namun sama sekali tak terusik dengan ucapan Kyuhyun yang seakan terlalu ikut campur dengan urusannya.
"Nuguseyeo?" tanyanya bingung, dengan suara seraknya khas orang menangis.
"Cho Kyuhyun imnida."
Berbanding terbalik dengan sang gadis yang menampakkan raut bingung, Kyuhyun dengan santainya menjabat tangan gadis mungil itu sebelum kemudian mendudukan dirinya disamping sang gadis.
"Namamu?"
"Eoh?" gadis itu membeo sebelum kemudian menjawab lirih pertanyaan Kyuhyun, "Sungmin, Lee Sungmin."
Perkenalan itu terus berlanjut. Kyuhyun yang mengakui bahwa ia seorang mahasiswa semester akhir jurusan manajemen bisnis di Kyunghee Univercity, membuat Sungmin terkejut karena ia juga merupakan mahasiswi semester akhir disana. Hanya bedanya, ia berada di fakultas sastra. Mengetahui tentang hal itu, mereka berjanji akan menyempatkan waktu untuk bertemu dilain waktu.
Dan benar saja, dua hari setelah pertemuan itu Sungmin menemukan Kyuhyun tengah menungguinya ditaman pusat Universitas mereka. Seiring berjalannya waktu, mereka saling mengenal satu sama lain. Kyuhyun bercerita jika ia merupakan anak tunggal dari pasangan Tuan dan Nyonya Cho. Namun ayahnya telah lama meninggal sejak ia berumur 15 tahun karena penyakit maag kronis yang dideritanya.
Dan ia secara blak-blakkan menceritakan tentang kekesalannya pada sang eomma atas perjodohannya dengan seseorang yang tak ia kenal, anak dari sahabat sang eomma yang telah lama meninggal. Namun dengan percaya dirinya Kyuhyun membanggakan ketampanan, kepintaran –coret- kejeniusan, bahkan kekayaannya sebagai 'modal' untuk mendapatkan 'calon istri' yang diinginkan sang eomma tanpa perlu melalui perjodohan.
Namun Sungmin tak seterbuka Kyuhyun. Ia hanya bercerita bahwa ia adalah anak yatim piatu yang diadopsi saat ia berumur 7 tahun oleh keluarga Lee, namun kemudian orangtua angkatnya meninggal dalam kecelakaan pesawat 12 tahun yang lalu. Dan ia masih mempunyai adik, anak kandung Tuan dan Nyonya Lee yang Sungmin rahasiakan namanya. Namun Kyuhyun tak mempermasalahkannya, tak terlalu penting, pikirnya saat itu.
Semakin hari mereka semakin dekat, namun tak pernah ada komitmen diantara mereka. Hingga pada suatu hari, Donghae bertanya serius mengenai hal itu.
"Apa kau dan Sungmin berpacaran?"
Kyuhyun tidak langsung menjawab, ia sendiri bingung dengan apa yang terjadi diantara ia dan Sungmin. Namun, bila mengingat gadis bermata foxy itu senyum cerah selalu merekah dibibir tebal Cho Kyuhyun.
"Yak!" Kyuhyun mendelik tajam kala sahabat ikannya itu membentaknya. "Are you crazy?"
Seketika Kyuhyun semakin melotot tajam mendengar ejekan Donghae, "Sungmin yang membuatmu gila."
Ekspresi Kyuhyun berubah setelah mendengar kalimat lanjutan dari bibir Donghae, dan ia memang tak bisa menyanggahnya, Sungminlah yang membuatnya gila. Gila karena…cinta. =_+
"Kau benar Hyung…" Kyuhyun bergumam sendiri, karena Donghae telah berlalu meninggalkannya seraya mendengus kala Kyuhyun selalu bersikap autis saat mengingat gadis bermarga Lee itu.
.
Hari itu Kyuhyun berniat mengenalkan Sungmin pada ibunya. Setelah sehari kemarin perjuangannya berbuah manis, karena cintanya tidak bertepuk sebelah tangan. Sungmin juga mencintainya dan menerima Kyuhyun menjadi kekasihnya. Sebelumnya Sungmin tentu saja menolak, karena ia merasa ibu Kyuhyun tak akan menerimanya begitu saja, mengingat Kyuhyun telah lama dijodohkan dengan yeoja lain yang pasti lebih baik darinya. Ia merasa tak pantas bersanding dengan anak tunggal keluarga Cho itu. Namun karena keyakinan dan sifat keras kepala Kyuhyun, apa salahnya jika Sungmin mencobanya? Kalaupun ia ditolak, Sungmin rela untuk mundur.
Dan benar saja, berbeda jauh dengan apa yang Kyuhyun harapkan. Disana, telah hadir seseorang yang sudah sejak lama eomma-nya bicarakan. Yeoja yang akan menjadi istrinya kelak, anak dari sahabat sang eomma yang telah lama meninggal. Perjodohan itu direncanakan saat mereka masih berada dalam kandungan, dan rencana itu adalah wasiat terakhir Nyonya Lee sebelum beliau meninggal.
Kyuhyun tetap menolak perjodohan itu, dengan tegas ia memilih Sungmin untuk jadi istrinya. Namun yang membuat Kyuhyun menganga tak percaya, Sungmin mendesaknya untuk menerima perjodohan itu. Entah apa alasannya. Hanya kalimat itu yang selalu terngiang dikepalanya, "Jika kau menyakiti ibumu, berarti kau menyakiti yeoja-mu."
Kyuhyun tak kuasa menolak permohonan yang tersirat dimata foxy itu, walaupun tetap ada tatapan kesedihan disana.
Hingga hari itu tiba, hari dimana Kyuhyun memperistri Lee Qian, anak tunggal keluarga Lee.
.
Flashback end
.
Ada yang Kyuhyun lewatkan, ternyata Lee Qian adalah adik dari yeoja yang amat dicintainya, Lee Sungmin. Kini ia tahu dengan jelas, yeoja yang dijodohkan dengannya sejak lama adalah Lee Sungmin, Sungmin'nya'. Anak kandung Tuan dan Nyonya Lee. Beruntung ia mempunyai sahabat yang begitu lihai seperti Donghae, hingga ia dapat menemukan informasi tentang hal ini dengan mudah.
.
"Kyuhyun-ah!"
Seruan nyaring seorang namja ikan membuat lamunan Kyuhyun buyar. Ia menatap bertanya pada Donghae yang sudah berdiri dihadapannya dengan nafas terengah.
"Sungmin—"
.
.
.
TBC
.
InsyaAllah chap depan udah end ya, walaupun update-nya kelamaan berharap masi ada yg mau baca fic abal ini :3
Gak akan banya bacot…
Special thanks to :
reaRelf || Cho Kyuri Mappanyukki || bang3424 || ensu. cutez || tri. oktaviani3 || thiafumings || Rima KyuMin Elf || fuji || kyuminalways89 || D. magda || revaelf || Margareth pumpkiners || BoPeepBoPeep137 || trisni. pumpkiners || syasherly || liaa kyuminelf || QQ KyuminShipper || R. W. E KyuMin ...
Tanpa review kalian, saya gak mungkin bisa lanjutin fic ini..jeongmal gamsahamnida^^
.
Regard,
QMingKyutez137^^
