From U, Only U

.

A KyuMin Fanfiction

.

- Cho Kyuhyun, Lee Sungmin

- Lee Hyukjae, Lee Donghae, Choi Siwon, Kim Joongwoon, Kim Ryeowook, Song(Lee) Qian, Kim(Cho) Heechul.

Other Cast : Park Jungsoo (Teukie eomma), Suster Ahn.

Main Pair : KyuMin

Warning! Genderswith, OOC, Typo(s) bertebaran, EYD tidak sesuai, gajeness, etc.

Disclaimer : KyuMin milik saya! *Titik tanpa Koma* :p

.

^^enJOY reading^^

.

.

.

Previous

.

"Kyuhyun-ah!"

Seruan nyaring Donghae membuat lamunan Kyuhyun buyar. Ia menatap bertanya pada namja yang ia juluki ikan Mokpo itu yang kini sudah berdiri dihadapannya dengan nafas terengah.

"Sungmin—"

.

.

.

Chapter 7

.

Di sebuah ruangan yang di dominasi dengan warna putih dan bau khas rumah sakit, pemuda dengan stoic face itu masih setia menggenggam erat tangan mungil nan pucat itu seakan tak ingin membiarkannya lepas. Matanya terpejam dan bibir tebalnya tak pernah berhenti menggumam tanpa suara.

Tangan mungil itu, tangan dari seorang yeoja manis yang tengah terbaring lemah di ranjang satu-satunya di ruangan itu. Yeoja yang masih setia menyembunyikan foxy indahnya dibalik kelopak matanya, hanya suara mesin yang terus berbunyi menandakan detak jantungnya masih berfungsi sebagaimana mestinya. Bibir dengan huruf M sewarna sakura yang selalu merekah indah itu kini terkatup rapat.

Dan Cho Kyuhyun, tak pernah sekalipun beranjak dari ruangan itu selain hanya untuk membersihkan diri. Pola makannya pun tak teratur hingga tubuh jangkungya semakin terlihat kurus dari hari ke hari, membuat siapa saja yang melihatnya akan merasa iba sekaligus prihatin. Tapi bukan Cho Kyuhyun namanya jika ia mempedulikan hal itu, ia hanya ingin menjadi orang pertama yang mengetahui saat yeoja manis yang menjadi belahan jiwanya ini membuka mata.

Lee Sungmin, masih bertahan di alam bawah sadarnya selama hampir satu minggu setelah berhasil melewati operasi pengangkatan kista yang dideritanya. Ya, Sungmin yang sering mengeluh sakit di bagian perutnya itu ternyata terdapat kista yang tumbuh di kelenjar indung telur atau ovarium-nya dengan jenis kista lutein.

Kista lutein memang tidak memerlukan pengobatan ataupun operasi, karena akan menghilang saat usia kehamilan menginjak usia 4 minggu. Namun hingga usia 6 minggu kista tersebut masih ada dan diameternya lebih dari 5cm, kista yang besar bisa menimbulkan kelainan letak janin dalam kandungan, atau menghalangi turunnya kepala di jalan lahir pada waktu persalinan.

Ditambah dengan kecerobohan Sungmin meminum obat yang tak seharusnya ia konsumsi lagi saat usia kehamilannya menginjak usia 6 minggu waktu itu, akhirnya Choi Siwon selaku dokter pribadi sekaligus sahabatnya bersama tim dokter bedah yang lain merundingkan adanya operasi secepatnya pada saat kehamilan Sungmin menginjak usia 9 minggu, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Tiga jam operasi berjalan lancar, Sungmin yang pada saat itu berada dalam kondisi yang tak bisa dikatakan stabil, dengan ajaib berhasil memperjuangkan hidupnya beserta janin yang tumbuh diperutnya. Namun siapa sangka yeoja manis itu masih enggan membuka matanya hingga saat ini.

Meskipun begitu, Siwon meyakinkan jika kondisi Sungmin baik-baik saja, tak ada yang perlu dikhawatirkan. Bahkan walaupun matanya tertutup, Sungmin mengetahui apa yang terjadi disekitarnya. Maka dari itu Siwon menyarankan pada siapa saja yang menjenguk Sungmin, terutama Kyuhyun yang selalu ada setiap saat, untuk terus mendukung Sungmin agar segera membuka matanya dengan terus mengajaknya berbicara seolah yeoja manis itu tersadar, mengingat janin di perutnya begitu membutuhkannya.

Seperti yang Kyuhyun lakukan saat ini.

"Chagi~ apa kau tak lelah terus tertidur? Bangunlah, baby membutuhkanmu, chagi. Aku tahu kau kuat, kau harus cepat membuka matamu. Baby membutuhkan asupan makanan yang bergizi agar ia tumbuh dengan sehat, maka dari itu kau harus cepat bangun. Jika kau sadar, aku berjanji akan selalu memenuhi kebutuhan kau dan uri baby. Tapi jika kau terus tertidur, baby tak akan sehat. Aku juga selalu menunggumu, chagiya~ Cepatlah buka matamu, arrachi?"

Bass itu mengalun lembut, penuh ketulusan dan kesesakan disaat yang bersamaan. Tak ada airmata, lebih tepatnya Kyuhyun menahan agar liquid bening itu tak meluncur dari obsidian tajamnya, setidaknya tidak dihadapan Sungmin. Yeoja manis itu tak akan suka melihat orang lain menangisinya, ia akan merasa dikasihani.

Namun akhirnya cairan hangat itu akan meluncur juga dipipi tirus nan pucat Kyuhyun, bercampur dengan air dingin di kamar mandi rumah sakit saat ia melakukan ritual mandinya. Ya, bagaimanapun Kyuhyun akan tetap menangis melihat keadaan sang pujaan hati yang terbaring lemah. Meskipun begitu, Kyuhyun akan berusaha sekuat tenaga untuk terlihat kuat di hadapan Sungmin, karena namja tampan itu meyakini, ini hanya bagian dari ujian cintanya untuk Sungmin dari Tuhan. Ini rencana Tuhan yang akan indah pada waktunya.

.

.

.

.

.

Ceklek

Pintuk kamar mandi itu terbuka, Kyuhyun keluar dengan rambut basah dan mata bengkaknya. Sejenak ia terkejut melihat empat orang yang tengah berada di ruang rawat Sungmin, namun tak lama rautnya kembali datar.

Heechul menghampiri putranya, "Kau sudah makan, Kyu?"

Hanya anggukan kepala yang ia dapat, Kyuhyun masih bertahan dengan sikap acuh padanya. Dua hari sebelum Sungmin di operasi Kyuhyun menemuinya untuk memberitahu bahwa putranya itu akan menceraikan Qian dan meminta izin untuk segera menikahi Sungmin.

Kyuhyun menjelaskan dengan detail tentang semua kekeliruan antara ia, Sungmin dan Qian. Sebenarnya Heechul sempat mendengar saat tanpa sengaja melihat Kyuhyun tengah membeberkan masa lalu Sungmin dan Qian di rumah sakit pada waktu itu, namun kali itu Kyuhyun benar-benar membeberkan semuanya. Ia semakin tercengang saat tahu bahwa Sungminlah yang seharusnya dijodohkan dengan putranya itu, karena Sungmin adalah anak kandung Lee Yunho dan Lee Jaejoong -sahabatnya- yang menghilang sehari setelah dilahirkan. Jelas Heechul tahu semua itu, karena ia menemani Jaejoong saat persalinannya.

Lalu entah kebetulan atau bukan, setahun kemudian kediaman Lee terbakar saat sang Tuan dan Nyonya Lee sedang pergi untuk urusan bisnis. Menyisakan dua pasang mayat suami istri dalam keadaan hangus terbakar bersama reruntuhan bangunan yang merupakan pelayan kepercayaan keluarga Lee, serta seorang bocah perempuan berumur satu tahun bernama Victoria Song, yang pada saat kejadian tengah diasuh oleh salah satu tetangga.

Jaejoong merawatnya dengan setulus hati, menganggapnya seperti anak sendiri dan diberi nama Lee Qian. Nama Qian sendiri adalah nama korea dari Victoria.

Namun Heechul tak tahu jika Yunho dan Jaejoong telah menemukan putri semata wayang yang mereka cari selama bertahun-tahun itu. Dan demi Tuhan gadis itu Sungmin, gadis manis ceria yang amat ia sukai karena senyumnya yang tak pernah terlepas dari bibir plump-nya. Sekaligus satu-satunya gadis yang amat dicintai putra semata wayangnya hingga saat ini.

Jika saja ia mengetahuinya sedari dulu, maka saat ini Sungmin tak akan menderita seperti ini. Ia merutuki kata-kata tajamnya saat berbicara dengan Sungmin di rumah sakit waktu lalu.

Ia memang merestui Kyuhyun untuk menikahi Sungmin setelah nanti yeoja manis itu melewati operasinya, namun ia tetap tak setuju Kyuhyun menceraikan Qian. Meskipun ia tahu Qian tak sebaik yang ia kira, bagaimanapun Qian tengah mengandung janin Kyuhyun saat ini, cucunya. Dan walaupun Kyuhyun terus menekankan jika janin Qian bukan anaknya, Heechul tetap tak mengizinkan. Dan sebagai pelampiasan rasa marahnya, Kyuhyun terus mengacuhkannya hingga saat ini.

"Makan dulu, Kyu. Aku yakin kau belum sarapan bahkan di jam 11 ini." Titah Eunhyuk seraya mengulurkan sebuah kotak makan yang terdapat bulgogi daging sapi kesukaan namja tampan itu, "Cepat makan, kau kurus sekali. Aku yakin Sungmin pasti sedih melihatmu seperti ini."

Kyuhyun menerima kotak makan itu, sebelum kemudian kembali menduduki sebuah bangku dipinggir ranjang Sungmin. "Chagi, kau mau menyuapiku kan? Sudah lama aku tak memakan makanan yang kau suapi, kau mau kan?" Bisiknya lirih, tangan besarnya kembali menggenggam tangan mungil Sungmin dengan erat, sebelum diangkat menuju bibirnya dan ia berikan ciuman bertubi-tubi.

Eunhyuk dan Donghae hanya bisa menatap sendu sahabatnya, sedangkan Heechul sudah berlari keluar untuk menumpahkan rasa sedihnya diikuti menantu kesayangannya, Lee Qian.

"Ya Tuhan...apa yang Engkau rencanakan sebenarnya? Mengapa kau buat mereka menderita seperti itu, Ya Tuhan...? Kumohon sembuhkanlah Minnie, aku ingin Kyuhyun-ku bahagia..." Racau Heechul, ia begitu tersiksa melihat kerapuhan putra semata wayangnya. Yeoja cantik disampingnya hanya bisa mengelus lembut pundak sang mertua, dan iapun tengah menangis dalam diam.

Bagaimana ia tak menangis, melihat namja yang ia cintai begitu hancur. Dan itu bukan karena dirinya, melainkan karena seseorang yang begitu ia benci. Tapi rasa benci itu hilang dengan sendirinya, tergantikan oleh rasa penyesalan yang begitu mendalam. Lee Sungmin telah banyak menderita karenanya, tapi dengan hati malaikatnya yeoja manis itu tetap mengakui Lee Qian sebagai adiknya. Masih pantaskah ia menerima kasih sayang yang begitu tulus dari sang eonni? Wajarkah jika ia masih tetap mempertahankan namja yang begitu mencintai eonni-nya?

Ditengah kesedihan dan kegalauan mereka, langkah-langkah tergesa terlihat menuju kearah mereka sebelum kemudian memasuki ruang rawat Sungmin. Keduanya saling berpandangan, lalu menyusul memasuki ruangan itu.

"Sungmin-ah! Minnie-ah! Ming! Bangun!"

Teriakkan Kyuhyun yang memekakan telinga menyambut kehadiran Heechul dan Qian di sana. Donghae terlihat memeluk erat Kyuhyun seraya bergumam ditelinga namja tampan itu untuk menenangkan.

"Hyukkie, apa yang terjadi?"

"Sungmin kejang-kejang, Ahjumma."

"Ommo~ Minnie-ah~"

Siwon berteriak kalap menyuruh mereka meninggalkan ruangan, menyisakan ia dan satu orang dokter serta tiga orang suster.

Waktu berjalan dengan sekejap mata, iapun memutuskan untuk mengakhiri penderitaan dengan meninggalkan semua tangisan dan raungan kesedihan dari orang yang yang amat disayanginya.

.

.

.

.

.

"Eomma..."

Suara lirih itu terdengar jelas memecah keheningan. "Apa kabar eomma disana? Kau pasti selalu dalam keadaan baik karena kau berada di sisi-Nya." Tangan lentiknya tak henti mengelus lembut batu nisan seseorang yang ia panggil eomma, sesekali isakan kecil terdengar seiring aliran bening itu meluncur di pipi mulusnya. "Seperti aku yang selalu dalam keadaan baik karena dikelilingi keluarga yang sangat mencintai dan menyayangiku." Lanjutnya dengan suara bergetarnya.

Obsidian tajam itu tak pernah lepas dari pemandangan indah di sampingnya, hingga saat sosok itu selesai dari ritual berdo'anya sebelum kemudian mengulum senyum manis untuknya.

"Oppa..."

"Eoh?"

"Tak ingin menyapa eomma?"

"Eh? Nn-ne..." Gagapnya sebelum beralih menatap nisan dihadapannya. "Immo, annyeong~"

Sosok yeoja remaja disampingnya tampak tersenyum kecil, maklum dengan sifat kaku sosok yang ia panggil Oppa tersebut. "Eomma, maaf kami hanya datang berdua, Daddy dan Mommy tak bisa ikut karena Hyunmin sedang sakit." Senyum cantik itu semakin terulas saat merasakan usapan lembut di kepalanya.

"Immo tenang saja, aku selalu menjaga gadis cerewet ini dengan baik," sang Oppa terkekeh kecil karena mendapat sikutan dan dari si gadis cerewet.

"Eomma, aku pulang dulu, aku selalu mendo'akan kebahagiaanmu disana," helaan nafas terdengar, "Kajja, Oppa!" Ajaknya kemudian pada sang Oppa.

"Ne, kajja."

"Jajayeo, eomma...saranghae~"

Tutupnya seraya berlalu dari hadapan pusara pengistirahat terakhir sang eomma, sekali lagi mata sipitnya menatap lembut potret yeoja dengan rambut hitam panjang yang terurai dan senyum cantik yang kini diwariskan padanya disana dengan nama-

.

-Victoria Song.

.

.

.

.

.

TBC

.

Assalamualaikum?

Hehehe~ From U Only U comeback again! *apasih*

Maaf ya untuk update yang amat sangat begitu telat, saya baru ada feel lagi nulis GS soalnya akhir2 ini sering baca novel :D *curcol*

Setahun lebih ff ini dibuat, tapi masih belum bisa end, masih ada satu chap lagi, ini cuma sekedar terapi buat reader pecinta GS yg nunggu2 ff ini update :) *pedeamat!"

Gimana? Makin aneh ya? Dimaklum aja ya, soalnya yg nulis juga aneh kekeke~ :D

.

Big Thanks to :

Park Ha Mi || Margareth Pumpkins || Ri Yong Kim || Tiasicho || siwonsiwonnie || nova137 || bang3424 || ZaAra evilKyu || Cho Kyuri Mappanyukki || KyoKMS26 || Kyuhyun's Girl || Alfia Retno S || Deolovea kyuminelf || reaRelf || noname || reva kyuminelf || QQ KyuminShipper || miss key || alifia || zoldyk || minnie kyumin || Minhyunni1318 || Indah Isma N || nurganeffi || beMINe || kimmimymy || minnie kyumin || luthfieannha. aryhanhiiey || keykyu || EunEumn || gotchiclolita89 || Rianichi || dirakyu || Fariny || AyuClouds69 || Ristinok137 || Ranny || Dan 4 GUEST.

.

Okeh! Minta review-nya dulu ya buat chap ini, biar chap depan atau chap end-nya cepet publish :D

Saranghae^^

.

Cwd, 261213 || QMingKyutez137