CINDERELLA
Ala Death Note
Death Note : milik Tsugumi Ohba dan Takeshi Obata
By : Yovphcutez
"Near! Misa! Cepat bergegas! Nanti kita telat menghadiri pesta!" teriak mama Light yang dapat membuat kaca pecah dengan indahnya (LEBAY AH! *digampar Light*)
"PRANG!" dan akhirnya seluruh kaca di rumah itu pun pecah berkeping-keping! (Light : awas lo Author sialan, rumah ini tuh masih kontrakan tau!)
" tapi mama…rambutku masih belum rapi" rengek Misa cengeng
"mama…bajuku belum disetrika ya?" Tanya Near santai sambil ngepang rambut (WTH? Emang bisa tuh?)
Mendengar rengkan Misa yang kencang dan keluhan Near yang santai, kepala mama Light seketika menjadi pusing dan mengalami Anemia. Untung saja Mello sigap dan langsung menangkap mama Light dengan gerakan gemulainya (?).
"mello! Apa yang kamu lakukan? Jangan diam saja! Cepat bantu Misa dan Near!" bentak mama Light kepada Mello yang ngelamunin rambut mama Light seperti coklat (?)
"uuuhm…mama…boleh tidak…kalau aku…ikut pergi ke pesta itu" pinta Mello dengan sangat PD (baca: GROGI)
Mama Light-pun mengangkat alisnya. "mau pergi ke pesta? Hei Mello! Seharusnya kamu sadar dong, kamu tidak cocok pergi ke pesta! (Mello : kalo Light bukan mama gue, sudah gue tembak mati dia! *ngeluarin bazooka dari kantong ajaib doraemon*) Kamu tinggal di rumah saja! Mengerti?"
Hati Mello serasa ditusuk pisau dapur yang setajam silet (?) berkali-kali, lalu hatinya dicabik-cabik dan diinjak-injak (Mello : mau gue mati ya? dasar Author gila!) . Yah…memang kasihan sekali keadaan Mello sekarang.
Dengan berat hati, jiwa dan raga (loh?), Mello-pun merelakan kesempatan untuk morotin pangeran Matt dan kesempatan baginya untuk pulang ke tanah air beta, eh maksudnya Belanda.
Dan akhirnya, berangkatlah Mama Light, Near dan Misa menuju istana dengan menaiki delman (gak elit banget deh). Mereka semua sangat gembira, terutama saat melihat wajah Mello yang dirundung awan hitam kesedihan (gembira di atas penderitaan hewan laen, eh! Orang laen!). Padahal sebenarnya Mello hanya berpikiran "ya udah kalo gak boleh pergi, EGP! yang penting kalian cepetan pergi deh! Mau nonton little khrisna nieh! Nanti keburu dimulai tau! (little khrisna aja! Biasanya kan Upin Ipin)"
Saat Mello lagi asik-asiknya nonton little Khirsna yang lagi meluk anjing putihnya, shiro (emang ada?), tiba-tiba muncul-lah sesosok roh panda yang putih pucat en imut-imut, eh! Maksudnya roh papa L.
"ASTAGA ADA NAGA DIKEJAR SETAN! Siapa loe? Gue gak percaya sama setan panda jadi-jadian kayak lo! Pergi sana! Gue gak takut!" bentak Mello pada roh papa L yang disangkanya roh setan panda.
Walaupun Mello sudah bilang gak takut, tapi ternyata dia ngompol di celana karena takut setengah mati setengah hidup a.k.a sekarat.
"ooh…Mello…ternyata kamu masih seperti anak kecil ya…" kata roh papa L
"GUE UDAH GEDE! UDAH MAU UMUR 18 THN!" teriak Mello seperti anak kecil yang ditinggal papa en mamanya buat Honeymoon lagi.
"duh…iya Mello…jangan teriak-teriak pas mulut lagi bau dong…rasanya mau mati nieh" keluh papa L menutup hidungnya (oooh…hantu bisa nyium bau kayak gitu juga?)
"by the way any bus way" lanjut papa L "aku ini papa L loh…"
"WHAT THE FUCK ARE YOU? Jangan ngaku-ngaku deh! Papa L itu sudah mati dengan tenang tau! Dia itu sudah di Surga! Eh…Neraka mungkin?" balas Mello diiringi serangan 1000 kuah khas dari Mello tapi dapat dihindari dengan mulus dan slow motion seperti di MATRIX
"papa L!" seru Mello ketika melihat adegan slow motion itu yang diputar smpai 5 kali (L: pegel tau harus slow motion 5 kali! LOE KIRA KASET YA?)
SAUDARA-SAUDARA! AKHIRNYA, MELLO, SI ANAK BEJAT, MENYADARI BAHWA ROH SETAN PANDA YANG DIA TAKUTI SEJAK TADI ADALAH PAPA L! MARI KITA TEPUK TANGAN! *tears drop* (Mello : lebay ah!)
"ngapain sih papa L di sini? Aku kan lagi nonton little khrisna!" keluh Mello
"Oh ya? Papa L juga ikut nonton dong"
"boleh kok"
.
1 detik
2 detik
3 detik
4 detik
5 detik
"GILA LOE L! NYADAR DONG! KAMU KE SINI BUKAN BUAT NONTON LITTLE KHRISNA! KALO MAU NONTON ITU, DI SURGA BISA!" bentak Kami-sama dari atas awan hitam yang tadi menyelimuti wajah Mello yang ternyata tak lain dan tak bukan adalah Mikami!
"oh iya! Maaf Mikami-sama! Saya lupa!" kata papa L pucat basi eh pasi…
"Mello…" kata papa L sambil memegang pundak Mello "kamu mau ke pesta pangeran Matt?"
"hah? Mau sih…tapi mama Light gak ijinin Mello pergi" kata Mello dengan sparkling eyes kayak di manga shoujo gitu.
"gak ijinin? Berani banget dia! Waktu jadi uke saya rasanya gak kayak gitu kok! Ato jangan-jangan dia selingkuh, makanya jadi berani begitu!" kata papa L sambil memasang muka seramnya yang kelihatan kayak panda digilas truk (kebayang gak tuh?)
Inner Mello : 'kayaknya papa L salah paham deh… mama Light kayak gitu kan karena aku yang buat seme-nya mama Light mati (baca chapter 1). Yah…gak apa-apa deh. Toh yang rugi juga bukan aku tapi mama Light. Khu khu khu' (Light : dasar anak bejat yang satu ini!)
"baiklah Mello! Kita gak boleh kalah sama uke tercintaku! Ayo kita ke istana!" kata papa L yang setelah menunggu 100 thn, akhirnya bisa berdiri setegak tiang listrik! Sungguh mukjizat Tuhan sangat luar biasa!
Lalu dengan gaya sailor moon, papa L mengeluarkan tongkat aneh bin ajaibnya yang berbentuk hati dengan tulisan di dalam hati itu 'I LUV U MY LOVELY UKE!' Mello yang melihat itu merinding dan ngompol lagi karena menyaksikan adegan tak lazim itu dengan mata sucinya!
"dengan kekuatan matahari dan bulan, muncul-lah gaun indah beserta aksesorisnya!" teriak papa L sambil mengangkat tongkatnya ke atas dengan menggoyang-goyangkan pinggulnya dan mengangkat kakinya ke atas sehingga baju Mello bersinar dan berubah menjadi gaun pink yang indah (sumpah…pas ngebayangin pose ini, Author mau pingsan)
"HOEEEK!" akhirnya Mello-pun muntah karena tidak tahan dengan 'penampakan' yang berpose ala sailor moon dengan disinari cahaya dari lampu sorot yang disorotkan oleh Mikami-sama.
Dan dengan sangat disayangkan…muntahan Mello mengenai gaun pink-nya yang indah itu.
"A..ah...bajunya…"
"itu salahmu Mello karena seenaknya saja muntah saat aku menunjukkan pose terindahku!" kata papa L yang hanya bisa sewot.
Mello pun terdiam sejenak
"papa L! ubah gaun ini jadi warna kuning kecoklatan seperti muntahanku dong!" pinta Mello
Tapi, karena yang papa L tidak berani melihat warna muntahan Mello, maka papa L mengubahnya menjadi gaun yang berwarna kuning agak kecoklatan yang selalu dilihat orang-orang, di kali maupun di septic tank anda sekalian (WARNING : jangan dibayangkan ya!)
"PAPA L BEGO! GUOBLOK! KOK JADI WARNA 'PIIIIIP' BEGINI? WARNA MUNTAHANKU MASIH LEBIH BAGUS TAU!" bentak Mello yang stress karena akan dikira ratu jamban (mungkin raja jamban).
"su…sudahlah! Pergi saja sana! Nanti pesta-nya keburu selesai!" kata papa L ngeles
Dan sekali lagi pembaca…papa L yang tidak tau rasa malu berpose ala sailor moon lagi dan mengucapkan…
"wahai ratu jamban, terbanglah ke istana pangeran!"
Badan Mello pun mengambang dan terlihat seperti 'piiip' mengambang di udara dan dalam sekejap Mello sudah berada di depan istana kerajaan.
Nah, semuanya….kira-kira bagaimana kelanjutan kisah Mello sebagai Cinderella? Apakah yang akan terjadi jika pangeran Matt melihat Mello dengan warna pakaian-nya yang 'ajaib' itu? Apa yang akan dilakukan Mello selanjutnya? Saksikan di chapter 3!
To Be Continue….
Author : akhirnyaaaa….selesai juga chapter 2 dari fic ini. Nama panggilan Mello di chapter 1 a.k.a Mell sudah diganti karena temanku yang salah sangka mengira kalo Mello itu cewek dari panggilannya (waktu itu temanku bilang "hei…Mell sepertinya orang yang cantik ya?" sumpah…aku mau ketawa!)
Mello : aku sama sekali gak Happy! Kenapa di fic ini aku harus pake baju gak model kayak gitu?
Author : jangan kesal dong….kan hanya buat iseng-iseng doang…lagian kamu sih pakai acara muntah segala….
Mello : ya salahkan si L dong! Ngapain juga dia berpose aneh kayak gitu? JIJAY!
L : kalo saya tidak berpose seperti itu, baju-mu tidak akan berubah menjadi gaun yang cantik
Mello : apanya yang cantik? Warnanya itu lho! Warnanya!
Author : hehehe…para pembaca….maafkan saya karena sudah membuat anda semua waspada akibat kasus 'warna gaun' itu. Sekali lagi maaf yaa….gomenasai
Mello : pembaca! Jangan lupa review ya!
Author : betul! Tolong di-review ya pembaca ^^ berikan saran dan kritik juga yaaa
