A/N: Lohaaaa! Sang author stress bernama Tania ini telah bangkit dari
kubur(?) saya kembali untuk mempersembahkan chapter ke-3 Singer
OR Goalkeeper? Untuk para readers sekalian! *teriak pake toa* Gah!
Rasanya humor di cerita ini hampir nggak ada T_T . Ya sud lah!
Masa bodo! *plaak!* yang penting ceritanya buagus! Ote! Nah,
Selamat menikmati! *bungkuk 160 derajat*
Disclaimer: Inazuma Eleven selamanya punya Level-5!
Kalo jadi punya saia, pastilah ceritanya bakal hancur luar biasa
*plaak!*
Warning: OOC, OC, gaje, abal, aneh, hampir gak ada humornya
Singer OR Goalkeeper?
*Mamoru POV*
"Mamoru-san! Mamoru-san! Ayo bangun! Kita sudah sampai". Kata supir pribadi-ku yang bernama Sunsuki-san. Aku meregangkan badanku yang terasa pegal karena terlalu lama tidur dalam posisi duduk. Sepertinya Aya-Chan sudah pulang deh, buktinya kursi di sebelahku sudah kosong. "Tadi saya sudah mengantarkan Aya-san kerumahnya, dia tidak membangunkanmu karena kasihan melihatmu yang kelihatannya lelah sekali, jadi dia hanya menitipkan salam padaku". Kata Sunsuki-san seolah dia dapat membaca pikiranku. Jangan-jangan dia punya kemampuan esper sama seperti Yuuto! *di tabok Yuuto*.
"Sokka, haduh… ngantuk~ pengen tidur lagi~". Bukannya masuk ke rumah aku malah tidur lagi di mobil. "Yare yare…. Mamoru-san ayo bangun! Mamoru-san!" panggil Sunsuki-san terus-menerus. Karena tidak tahan dipanggilin terus-terusan, aku pun akhirnya melangkahkan kakiku keluar dari mobil. "Okaa-san, tadaima". Kataku sambil masuk ke rumah dan melepas sepatuku. "Okaerinasai, Mamoru! ibu sudah bilang kan kalau kau sedang menjadi Ryuk, begitu keluar dari mobil dan masuk ke rumah, kau harus memakai jaket bertudung yang sudah ibu siapkan! Bagaimana kalau identitas aslimu ketahuan?" omel ibuku. Aku hanya menganggukkan kepalaku dengan malas lalu segera pergi ke kamar mandi untuk mandi.
Sebelum aku pergi ke kamar mandi, sekilas aku melihat Sunsuki-san membungkukkan badannya ke arah ibu lalu pergi keluar rumah. Sunsuki-san memang tak tinggal disini, dia dan juga seluruh keluarganya tinggal di rumah yang aku berikan kepadanya. Setelah aku melepaskan seluruh pakaianku (Author: *nosebleed+tepar*) aku pun segera berendam di bak mandiku yang nyaman. "Haaah…. Enyak…enyak….enyak….!" kataku meniru gaya bicaranya Tora Sudiro (Author: "kok jd nyambung ke Tora Sudiro ya?"). berendam di air yang hangat setelah seharian shooting video klip yang super duper melelahkan memang benar-benar nikmat! Buktinya, saya sampai ketiduran loh! (Author: *sweat-drop*). Cukup lama aku ketiduran di bak mandi, tapi aku langsung terbangun begitu mendengar teriakan ibuku yang luar biasa kencang. "MAMORU! JANGAN LAMA-LAMA BERENDAMNYAAA! NANTI KAU BISA MASUK ANGIN!" Ya Allah, hampir aja saya jadi budek gara-gara teriakan ibu saya itu. Sebelum diteriakin lagi, dengan terburu-buru aku keluar dari bak mandi, memakai handukku, dan segera berlari ke kamar.
PEMBATAS!
Setelah selesai berpakaian, aku langsung pergi ke ruang makan. Di meja makan, tersedia steak yang sangat besar dan juga teh yang harumnya benar-benar enak! Tanpa ba-bi-bu lagi, aku langsung melahap habis steak-ku dengan kecepatan yang luar biasa. "Fuhaaaaahhh! Terima kasih makanannya!" kataku dengan bersemangat. Setelah makan, staminaku yang hilang gara-gara shooting pun akhirnya kembali lagi ke saya. "Kelihatannya kau benar-benar lelah dan kelaparan sekali ya, apakah shooting video klip-nya itu benar-benar melelahkan ?" Tanya Ayah. "Iya betul, gerakan dance-nya rumit sekali, jadinya aku dan teman-teman yang lain sering melakukan kesalahan dan pengambilan gambarnya harus diulangi terus". Kataku sambil pundung di pojok ruang makan. Ayah yang melihatku tiba-tiba pundung pun langsung ber-sweat drop ria.
"Tapi walaupun melelahkan, aku sangat senang karena dapat menari dan menyanyi bersama teman-teman!". Kataku sambil tersenyum senang. "Sokka, oiya.. kalau tidak salah lagu terbarumu itu judulnya "Dance de Bakoon"-kan?" Tanya Ayah. "Iya betul! Lagunya bagus sekali loh! Aya-chan memang benar-benar hebat! Bisa membuat lagu sebagus itu!" kataku. "Iya, Aya-chan memang hebat! Semoga lagu kalian bisa hits ya!" kata Ayah. "IYA!" Teriakku bersemangat. "Sudah-sudah, sekarang sudah malam! Mamoru, ayo cepat tidur! Kau tidak ingin terlambat pergi ke camp kan?" Kata Ibu. Aku menganggukkan kepalaku. Setelah menaruh piring dan gelas bekas makanku di tempat cuci piring. Aku langsung masuk ke kamar dan berbaring di kasurku yang hangat dan empuk. Tak lama kemudian, aku sudah berada di alam mimpi….
*End Mamoru POV*
/PEMBATAS….PEMBATAAAASSS!
Keesokan harinya, di camp Inazuma Japan, para anggota tim Inazuma Japan sedang berlatih dengan sangat bersemangat. "Ohayou! Minna!" sapa Mamoru yang baru saja datang. "Ohayou, Mamoru". sapa Yuuto sambil tersenyum kecil. "Bagaimana dengan urusanmu yang kemarin itu?" Tanya Hiroto. "Daijoubu! Urusan yang kemarin sudah selesai, sekarang kita harus fokus berlatih untuk pertandingan melawan Fire Dragon nanti! POKOKNYA KITA HARUS SEMANGAAAAAAAAAAAAT!" teriak Mamoru dengan semangat yang luar biasa! "HA'I!" teriak seluruh anggota Inazuma Japan yang lain. "BAKUNETSU SCREW! FIST OF JUSTICE! MUGEN THE HAND! WOLF LEGEND! TSUNAMI BOOST!" teriakan para pemain Inazuma Japan terdengar di seluruh lapangan.
LALALALALA! PEMBATAS CERITA!
Seluruh anggota tim Inazuma Japan kini sedang beristirahat sambil memakan-makanan yang telah di buat oleh para manager tim Inazuma Japan. "Waaahh! Sosis ini Fuyuppe yang memasaknya ya! Enak sekali!" Puji Mamoru sambil mengarahkan senyum mataharinya ke arah Fuyuka. "Arigatou, Mamoru-kun". Kata Fuyuka sambil tersenyum senang + malu-malu. "Minna! Lihat benda apa yang baru saja kudapatkan kemarin!" kata Toramaru. Anggota Inazuma Japan yang lain (+ para manager) langsung mengelilingi Toramaru. Toramaru merogoh kantung celananya dan mencari-cari benda yang dia maksud. Tak lama kemudian, Toramaru menarik tangannya keluar dari saku-nya.
Di tangannya, tampak foto Toramaru bersama dengan….." Itu kan Namikaze Ryuk! Leader band Guardians 5 yang sedang naik daun itu! Sugoii…. Kau dapat darimana?" Tanya Haruna dengan mata blink-blink begitu melihat foto idolanya itu. (Author: "Waah! Ternyata Haruna juga suka ya dengan hal-hal berbau musik!" Haruna: "Iya! Hehehe") "Kemarin aku, Shuuya-san, dan Yuuto-san pergi ke gedung "Piccolo Town", katanya band Guardians 5 akan mengadakan shooting video klip disana, nah… ketika aku, Shuuya-san, dan Yuuto-san sampai disana, aku melihat Namikaze Ryuk dan Fukuhara Aya sedang memberikan foto dan tanda tangan mereka kepada fans-fans yang lain. Aku lalu pergi mendekati Namikaze Ryuk dan meminta fotonya. Namikaze-san itu ternyata orang yang benar-benar baik! Sebelum pergi, dia bahkan menyempatkan diri untuk mengobrol dengan kami, katanya dia itu kapten tim sepak bola di sekolahnya! Tapi karena ada masalah, tim sepak bolanya jadi tidak bisa mengikuti Football Frontier". Terang Toramaru.
"Waaahh…. Aku jadi ingin bertemu dengannya!" kata Mamoru yang pura-pura tertarik. "Aku juga jadi ingin bertemu dengannya lagi! Habis dia enak diajak ngobrol! Dia juga orang yang baik!" kata Toramaru antusias. "Lain kali aku akan menemui Toramaru sebagai Namikaze Ryuk ah! Dia pasti akan senang sekali". Pikir Mamoru. Oh Mamo-chan, hatimu benar-benar baik! *plaakk!*. "….tapi… entah kenapa aku merasa kalau Namikaze Ryuk itu mirip sekali dengan salah satu di antara kita". Ucap Shuuya. "Aku juga merasa kalau dia itu mirip dengan seseorang". Kata Yuuto. Mamoru merasakan detak jantungnya makin lama makin cepat saking deg-degannya.
"Aduuhh… bagaimana ini! Kalau sampai jati diriku yang sebenarnya ketahuan bisa gawat!" kata Mamoru dalam hati. "Iya, dia itu mirip dengan…. Hiroto-senpai!" kata-kata Toramaru tadi berhasil membuat detak jantung Mamoru kembali tenang. "Hooohhh… untung tidak ketahuan". Kata Mamoru (dalam hati lagi tentunya!) "Kok mirip denganku?" Tanya Hiroto. "Dari cara dia bicara dan tersenyum, dia benar-benar mirip sekali denganmu, walaupun dari segi fisik kalian berdua berbeda sekali". Kata Yuuto. "Sokka…". Kata Hiroto singkat, padat, dan jelas, *plaakk!*. "Yosh! Ayo kita mulai latihan lagi! Semuanya! Ayo SEMANGAAAATTTT!" teriak Mamoru. seluruh anggota tim Inazuma Japan pun berlatih kembali, demi memenangkan pertandingan dan bersama-sama bertanding sepak bola melawan tim-tim kuat dari seluruh dunia!
TO BE CONTINUE!
A/N: Fuuhh..hi…ha….(?) akhirnya selesai juga ni chapter, capek saia
Ngetik ni chapter, tapi seneng juga sih (hehehe^^) Ote! Bales review!
Draco de Laviathan: aduh, jangankan kamu, saya geh hampir pingsan pas nge buat dekskripsi-nya *plaakk!* saya setuju! Coba di anime-nya ada episode khusus yang ngeliatin Mamoru pake baju kayak gitu! *double plak!* terus baca and ripiu ya!
Aurica Nestmile: terima kasih telah me-review fic gaje saia ini! aduuuhh… jadi malu saia! *plaakk!* baca dan review ya!
Akazora no Darktokyo: maafkan saia karena masih banyak misstypo di fic saia ini, saya akan berusaha memperbaiki-nya di chapter-chapter yang akan datang. Sebenernya saya mau ngetik Daijoubou, tapi salah ngetik, baru ketahuan pas baca review senpai dan ngebaca ulang fic saia! Terima kasih ya! Oh.. jadi yg bener itu boku ya^^ terima kasih! Tetep baca and review ya!
Sekian dari saia! Jangan lupa terus baca dan review fic saia ya!
