I Wanna Be With You
Warning : GS, Typos, gaje, dll
Cast : KyuMin
Maaf banget chap sebelum sebelumnya banyak bgt typonya, mungkin jadi ga enak bacanya. Diusahakan chap sekarang aku lebih teliti lagi, mohon dimaklumi ya, aku kan masih baru chingu, gomawo ^^
Chap 3
" Kyuh… hmmph… lephm.. paskahmppp… " suara rontaan dari mulut Sungmin mulai terdengar sangat tiba-tiba kyuhyun meng'hadiahinya' sebuah ciuman di bibirnya.
Namun Kyuhyun tak mendengar rontaan sungmin itu, malah dia memperdalam ciumannya, menghisap bibir sungmin dengan kuat, dan menjilati bibir seksi Sungmin, meminta izin untuk memasuki mulut hangat Sungmin. Tetapi Sungmin tidak mengijinkannya, malah Sungmin mendorong dada Kyuhyun hingga ciuman mereka terlepas.
" apa yang hah… kau lakukan? " Sungmin sedikit berteriak dan terlihat susah bernafas karena pasukan oksigen yang berkurang akibat ' aktivitas ' mereka tadi.
Kyuhyun terlihat menyeringai " aku hanya memberikan ucapan terima kasihku noona . " Kyuhyun menjawabnya dengan santai.
BRAK!
Selanjutnya terdengar suara bantingan pintu dari arah Sungmin keluar. Sungmin meninggalkan Kyuhyun tanpa mengucapkan sepatah katapun apalagi berpamitan.
" aku sangat merindukanmu Minnie. Ternyata rasa bibirmu tidak berubah, tetap manis. " Kyuhyun bermonolog disertai dengan senyuman tulus bukan seringai seperti biasanya.
Sementara itu disebuah ruangan lain, seorang yeoja tampak sedang mengatur nafasnya yang tidak karuan.
" apa yang terjadi barusan? " Tanya Sungmin pada dirinya sendiri, sambil meneteskan air matanya.
Sungmin akui bahwa ciuman itu sangat ia rindukan. Ia justru menikmati ciuman itu. Namun ciuman itulah yang justru mengingatkan Sungmin pada masa lalunya yang menyakitkan bersama Kyuhyun. Dimana Kyuhyun menyakitinya dengan berhubungan bersama Seo dibelakangnya.
Flashback
" Kyu, aku ingin berbicara sebentar, boleh? " Tanya seorang yeoja berambut hitam panjang pada Kyuhyun.
Tanpa membalas perkatan Seo, Kyuhyun melangkahkan kakinya menuju taman belakang sekolah dan menyuruh Seo mengikutinya.
" bicaralah sekarang, waktuku tak banyak. " Kyuhyun berujar dingin saat dirasa tempat mereka bicara sudah sepi.
Dengan gugup serta menundukkan kepala Seo berbicara " jadilah namjachinguku kyu! " pinta Seo masih dengan menundukkan kepalanya.
" aku tak bisa. Aku tidak mencintaimu, dan aku sudah mempunyai yeoja. " ucap Kyuhyun lantang dan dingin, tak ada nada bersahabat dalam kalimat yang diucapkannya.
TES
Seketika itu juga air mata Seo jatuh membasahi wajahnya.
" tak… tak bisakah kau hiks… memutuskannya dan memilihku hiks… Kyu? " Tanya Seo yang membuat seorang Kyuhyun marah karena telah berkata seenaknya.
" TAK DENGAR KAH KAU? AKU TIDAK MENCINTAIMU DAN AKU SUDAH MEMILIKI YEOJACHINGU! " Kyuhyun berteriak kepada yeoja dihadapannya itu. Emosinya meluap saat Seo menyuruhnya memutuskan yeojanya.
Namun sedetik kemudian wajah Seo yang mulanya sedih berubah menjadi senyuman, senyuman yang 'janggal'.
" kalau begitu ijinkan aku mengatakan sesuatu Kyu. " setelah mengatakan itu, Seo langsung mendekati Kyuhyun dan mencium pipi Kyuhyun.
Chu~
Cekrek
Saat Kyuhyun dicium oleh Sungmin terlihat seorang namja memotret kejadian tersebut, dan menyunggingkan senyum anehnya.
" SUNGMIN!" teriak seorang namja yang tengah memanggil Sungmin.
" Yonghwa? Ada apa? " Sungmin bingung, tidak biasanya namja ini memanggilnya, apalagi menyapanya.
" aku hanya ingin menunjukkan ini. " Yonghwa, namja itu terlihat menyerahkan selembar foto yang membuat Sungmin kaget dan meneteskan air matanya.
Flashback end
" kenapa kau datang lagi Kyu? " sungmin berujar lirih sambil menyembunyikan wajah cantiknya di antara kedua lututnya.
Sebenarnya jauh didalam lubuk hati Sungmin, ia masih sangat mencintai Kyuhyun, walaupun Kyuhyun telah menyakitinya. Setelah 7 tahun tidak bertemu Kyuhyun dan mencoba untuk melupakannya, sekarang Kyuhyun malah datang dan memunculkan kembali rasa cinta itu. Rasa yang sebenarnya ingin Sungmin buang jauh-jauh.
Sungmin terus menangis, ia melupakan bahwa masih banyak pekerjaannya yang masih menunggunya. Ia terus menangis, menyesali perasaan cintanya yang masih begitu besar kepada Kyuhyun.
.
.
.
" Min, kau mau kemana? Buru-buru sekali? " Tanya Kibum penasaran karena melihat Sungmin yang berlari kecil.
" ah! Aku mau pulang Bummie, badanku pegal-pegal, jadi aku buru-buru. " jawab Sungmin gugup karena berbohong pada Kibum.
" oh, baiklah. Istirahatlah Minnie-ah " Kibum menasihati sembari melambaikan tangannya.
Sepulang kerja Sungmin memilih buru-buru pulang. Ia takut akan bertemu Kyuhyun lagi hari ini. Ia masih belum bisa bertemu dengannya setelah apa yang Kyuhyun lakukan padanya di ruangan Kyuhyun.
Setelah berendam dengan air hangat, Sungmin memilih untuk segera tidur, menutupi seluruh tubuh seksinya dengan selimut pinknya. Berharap saat ia bangun besok pagi, perasaannya pada Kyuhyun akan menghilang.
.
.
.
Cklek
Seorang namja tampan dengan wajah yang segar memasuki ruangannya dengan santai. Segera duduk di kursi kebesarannya, dan tampak sedang berpikir. Namun bukan pekerjaan yang tengah dipikirkannya, melainkan sosok mungil nan seksi bernama Sungmin yang dipikirkannya. Memikirkan caranya agar ia bisa mendapatkan kembali hati Sungmin.
" suruh Dokter Sungmin keruanganku " perintah Kyuhyun pada seseorang melalui telfon.
Sementara itu diruangan yang berbeda nampak Sungmin sedang gelisah. Gelisah karena lagi-lagi Kyuhyun menyuruhnya untuk keruangannya. Sungmin masih belum siap menghadapi Kyuhyun. Menghadapi namja yang dirindukannya itu.
Namun karena Kyuhyun adalah atasannya dan Sungmin sebagai bawahannya harus mengikuti semua perintah atasannya, maka dengan gugup Sungmin berjalan menuju ruangan Kyuhyun.
Tok
Tok
Tok
" masuk! " perintah kyuhyun disertai dengan senyuman tulusnya.
Sedetik kemudian masuklah orang yang sangat dicintainya itu, Sungmin, Lee Sungminnya.
Sungmin hanya mematung ditempatnya berdiri sekarang. Ia tidak sanggup untuk melihat dan mendekati namja itu.
" duduklah! " namun Kyuhyun menyuruhnya untuk duduk. Duduk dihadapannya.
Walau sedikit enggan, namun Sungmin menuruti perintah Kyuhyun untuk duduk.
" begini dokter Sungmin, aku mempunyai tugas untukmu. " kyuhyun berkata kepada Sungmin, bicara dengan nada yang professional, tidak ada godaan dalam kalimat yang diucapkannya.
Sungmin tetap membisu dalam duduknya. Hanya melihat kearah meja Kyuhyun.
" aku ingin kau mengumpulkan semua penyebab penyakit jantung yang diderita pasien kita. " Sungmin sedikit kaget mendengarnya. Apa katanya? Menyuruhnya melakukan tugas yang bukan merupakan pekerjaannya.
Sungmin memberanikan diri berbicara dan menghadap kepada Kyuhyun.
" tapi kan itu bukan tugasku. " akhirnya Sungmin berani manatap Kyuhyun dan melayangkan protes kepadanya.
Ya, itu bukan merupakan tugas Sungmin sepenuhnya. Ia hanya bertugas untuk menangani 8 pasien. Namun jika disuruh untuk mencari penyebab penyakit jantung yang diderita semua pasien jantung yang berjumlah 65 orang, itu sama saja dengan membunuh Sungmin secara perlahan.
" aku tidak mau tahu, aku ingin kau mengerjakannya sendiri. Dan semua tugasmu yang terdahulu akan dilimpahkan kepada dokter yang lain." Kyuhyun mengatakannya dengan dingin, bersikap seolah-olah kejadian kemarin tak pernah ada.
Hah~ Sungmin nampak menarik nafasnya setelah mengetahui tugasnya semakin berat.
" baiklah. " dengan berat hati Sungmin menerima tugas 'mulia' tersebut.
" baik, kau boleh menjalankan tugasmu mulai hari ini. " perintah Kyuhyun.
Selanjutnya Sungmin pamit untuk kembali keruangannya. Saat hendak membuka pintu, sebuah suara bass menghentikan kegiatan Sungmin.
" aku ingin data tersebut kuterima 2 hari lagi dimeja kerjaku jam 8 pagi. " kembali Kyuhyun memberikan perintah yang sangat - sangat berat pada Sungmin.
Sungmin tidak menanggapi ucapan Kyuhyun, ia langsung menutup pintu ruangan Kyuhyun dan kembali keruangannya.
Pekerjaan Sungmin dimulai dengan meminta data seluruh pasien. Kemudian meminta sampel darah dan urin untuk ditelitinya di laboratorium. Jika Sungmin perkirakan, ia tidak bisa menyelesaikan pekerjaan ini sendirian. Namun ia ingin membuktikan pada Kyuhyun bahwa ia bisa melaksanakan tugas itu.
.
.
.
Sudah 2 hari berlalu, itu artinya tugas Sungmin seharusnya sudah selesai, namun kenyataannya Sungmin baru menyelesaikan separuhnya. Ia sangat gugup hari ini, apa yang akan dikatakannya pada Kyuhyun soal tugas itu. Tugas yang belum bisa dia selesaikan.
Kring
Kring
Suara telfon itu mengejutkan Sungmin, namun ia buru-buru mengangkatnya.
" yeobseo, dokter Sungmin disini. "
" anda diminta keruangan dokter kepala sekarang dokter Sungmin. "
Deg
'Kyuhyun pasti akan menagih tugas itu' batin Sungmin.
" ba.. baik. " dengan gugup sungmin mengiyakan perintah itu.
Segera saja Sungmin melangkahkan kaki jenjangnya menuju ruangan Kyuhyun.
Tok
Tok
Tok
" masuk! "
Sungmin masuk dan mendudukan dirinya dihadapan Kyuhyun.
" mana tugas yang aku perintahkan? " Tanya Kyuhyun to the point.
" I.. it.. itu, aku belum menyelesaikannya. " Sungmin menundukkan kepalanya dalam-dalam. Kyuhyun tahu bahwa Sungmin tak mungkin bisa menyelesaikan tugas ini, sekalipun Sungmin merupakan salah satu dokter terbaik dirumah sakit ini. Tapi justru itulah tujuan Kyuhyun, itu merupakan alasan agar Kyuhyun dapat bertemu terus dengan Sungmin.
" hmm… aku meragukan kau sebagai dokter terbaik, tugas begini saja tidak bisa. " Kyuhyun berkata dengan sedikit angkuh.
" mian, maafkan aku. " Sungmin meminta maaf dengan tulus, jujur ia sangat malu dan kecewa pada dirinya sendiri karena tidak bisa menyelesaikan tugas ini.
" apa hukumannya jika seorang dokter tidak bisa memenuhi tugasnya? " Kyuhyun bertanya sambil menatap Sungmin yang hampir mengeluarkan air mata didepannya.
Sungmin tersentak, ia ingat betul bahwa hukuman bagi dokter yang tidak bisa memenuhi tugasnya adalah dikeluarkan secara tidak hormat dari rumah sakit ini.
" ku mohon, jangan pecat aku. Aku masih ingin menjadi dokter disini. " sungmin memohon kepada Kyuhyun, air matanya pun keluar dari mata indahnya. Sebenarnya Kyuhyun tidak tega melihatnya. Sungmin melupakan harga dirinya dengan memohon-mohon pada Kyuhyun agar tidak memecatnya. Ia tidak mau dipecat hanya karena tugas ini, akan sia-sia karir yang dibangunnya selama ini jika ia dipecat secara tidak hormat.
" aku tidak akan memecatmu dokter Sungmin. Tapi kau harus menerima hukumanmu. " Kyuhyun menyeringai saat mengatakan akan memberikan hukuman pada Sungmin.
" apapun itu akan aku terima, asal jangan memecatku. " Kyuhyun makin menyeringai mendengar jawaban Sungmin.
" ikutlah dengan ku! " Kyuhyun berkata sembari berjalan menuju ranjang pasien diruangannya.
Setelah sampai didekat ranjang pasien, Kyuhyun berbalik menghadap Sungmin dan menggendong Sungmin, mendudukannya di atas ranjang pasien itu.
" k..kyu, ap.. apa yang kau lakukan? " gugup, itulah perasaan Sungmin saat ini. Apalagi sekarang Kyuhyun tengah menatapnya dengan intens.
" jadilah kekasihku kembali min!" pinta Kyuhyun pada Sungmin. Kyuhyun tulus sekali mengatakan itu. Ia benar-benar ingin menjadikan Sungmin menjadi kekasihnya kembali.
" tidak! " kembali Sungmin mengeluarkan penolakan dengan suara dinginnya.
" kenapa? Aku masih sangat mencintaimu Minnie. " sebenarnya ucapan Kyuhyun barusan terdengar sangat tulus ditelinga Sungmin. Ia juga tidak mengungkiri bahwa ada rasa senang dalam hatinya mengetahui bahwa Kyuhyun masih mencintainya.
" disini, disini masih sakit Kyu. Sakit akibat luka yang kau torehkan. " Sungmin berkata sembari memegang dadanya, menunjukkan pada Kyuhyun bahwa masih ada luka dihatinya.
" dengarkan aku Min! " Kyuhyun memandang lekat mata Sungmin. Meminta Sungmin untuk mendengarkan penjelasannya.
" pertama, aku tak pernah mnyakitimu, kedua aku tak pernah berhubungan dengan Seo, dan yang terakhir aku masih sangat mencintaimu Min. " Kyuhyun berbicara dengan sangat lantang dihadapan Sungmin. Memperlihatkan pada Sungmin bahwa ucapannya barusan adalah kebenarannya.
" hiks… lalu, hiks.. kenapa bisa ada foto itu, hiks… ?" Sungmin memberanikan diri bertatapan dengan Kyuhyun walaupun dengan air mata yang membasahi wajahnya.
" itu hanya perbuatan licik Seo, Min. ia menyuruh seseorang untuk memotret adegan saat Seo menciumku secara sepihak dan memperlihatkan foto itu padamu agar kau memutuskanku Min. "
" agar hubungan kita hancur, dan Seo bisa dengan leluasa mendekatiku. " penjelasan Kyuhyun itu membuat Sungmin berpikir. Apakah benar apa yang dikatakan Kyuhyun? Namun ia tidak melihat kebohongan dari mata Kyuhyun, hanya ada ketulusan disana.
" percayalah padaku Min. " pinta Kyuhyun sembari menggenggam tangan hangat nan lembut miilik Sungmin.
BUGH~
Selanjutnya tanpa berkata apapun, Sungmin memeluk Kyuhyun secara tiba-tiba sehingga sekarang mereka terjatuh dilantai.
" kenapa tak mengatakannya sejak awal hiks…? " Tanya sungmin masih memeluk Kyuhyun dengan erat.
" kau selalu menjauhiku Min, bahkan kau sampai pergi keluar negeri. " jawab Kyuhyun sembari tersenyum dan mengusap punggung Sungmin, menenangkan yeojanya.
" hiks… jangan sakiti aku lagi Kyu. " Sungmin memohon pada Kyuhyun masih dengan isakannya.
" tak akan pernah Min. " selanjutnya Kyuhyun langsung meraih dagu Sungmin dan mencium bibir itu lembut, menyalurkan rasa rindu dan cintanya yang selama ini masih dirasakannya.
Ciuman itu terasa sangat lembut bagi Sungmin. Dan lama kelamaan ia juga menikmati lumatan bibir Kyuhyun pada bibirnya. Lumatan bibir tebal Kyuhyun, rasa bibir Kyuhyun yang dahulu selalu dirasakannya, lidah nakal Kyuhyun yang selalu menggodanya dahulu, Sungmin merindukan semua itu. Namun kini rasa rindu itu telah terobati, terobati dengan kehadiran Kyuhyun kembali dan mengisi hatinya kembali.
" kyuuhh… hhmmphh… " Sungmin melenguh kala ciuman Kyuhyun yang awalnya hanya lumatan biasa, menjadi ciuman bernafsu. Bahkan semakin lama Kyuhyun memperdalam ciuman mereka.
" Kyuh… " Sungmin kembali melenguh saat Kyuhyun melepas ciuman mereka dan menggendong Sungmin keatas ranjang pasien disebelahnya. Menindih badan mungil Sungmin dengan badan tegap Kyuhyun.
" min, saranghae… jeongmal saranghae " kembali Kyuhyun melanjutkan aktivitasnya mencium bibir Sungmin.
TBC
Wah.. leganya udah update.
Terima kasih kepada semua reviwers dan juga silent reader. Berkat adanya kalian aku jadi semangat nulis ff ini.
Bagi yang nanya si Kyu udh lulus apa belum, jawabannya adalah udah. Jadi tujuan awalnya si Kyu itu adalah untuk PKL di rumah sakit itu, tapi karena dia jenius jadilah dia menjadi dokter kepala sekarang, hehe…
Maaf kalo ceritanya ga sesuai harapan readers. Maaf juga kalo cerita membosankan. Juga untuk typo yang bertebaran mohon dimaafkan, terimakasih yang udah menasihati tentang cara penulisan yang benar, mohon koreksinya lagi ^^
Bagi yang meminta NC, diusahakan akan ada banyak disini, hehe…
Bagi para readers baru selamat datang dan semoga ngikutin terus cerita ini.
Juga yang bilang ff ini kurang panjang, aku selalu mengusahakan agar ff ini panjang, tp hanya seginilah yang ada di otak aku, jadi mian kalo masih pendek juga.
Yang ingin manggil aku chingu juga ga masalah, aku malah seneng, kesannya kita lebih akrab ^^
Yang selalu nyemangatin aku juga makasih
Maaf jika nama kalian tidak bisa aku sebutin satu-satu, tapi aku baca semua review kalian ko ^^
Untuk selanjutnya apakah KyuMin akan NC an?
Kalo mau tau jawabannya review lagi ne…, gomawo ^^
