I Wanna Be With You
Warning : GS, Typos, Gaje, dll
Cast : KyuMin
Rated : M
" Kyuh… " Sungmin kembali melenguh saat Kyuhyun melepas ciuman mereka dan menggendong Sungmin keatas ranjang pasien disebelahnya. Menindih badan mungil Sungmin dengan badan tegap Kyuhyun.
" min, saranghae… jeongmal saranghae " kembali Kyuhyun melanjutkan aktivitasnya mencium bibir Sungmin.
Chap 4
" hhmmpphh… kyyyuuhhh… " Sungmin melenguh diantara hisapan Kyuhyun pada bibirnya. Kyuhyun terus memperdalam ciuman mereka. Ia menghisap, melumat dan menjilat bibir seksi Sungmin. Tak ada bagian bibir Sungmin yang terlewatkan oleh Kyuhyun.
" aammhhh… " Sungmin mendesah saat lidah Kyuhyun melesat masuk kedalam mulutnya. Mengabsen semua yang ada di dalam mulut hangat Sungmin. Menggelitik langit-langit mulut Sungmin, hingga mengajak lidah Sungmin untuk beradu dengan lidah Kyuhyun.
" kyyuuhh… " Sungmin berusaha mendorong dada Kyuhyun saat dirasa pasukan oksien yang telah habis dalam tubuhnya. Namun seakan menulikan pendengarannya, Kyuhyun tetap melumat bibir itu, hingga ia juga merasa bahwa oksigen yang berada di dalam tubuhnya juga telah habis.
" hah.. hah.. kyuuh.. kauh mauhh.. membunuhkuhh… ? " nafas Sungmin terengah akibat perbuatan Kyuhyun barusan.
" bibirmuh.. sangat menggoda minniehh.. " Kyuhyun tak kalah terengahnya dengan Sungmin.
Tak lama setelah pasukan oksigen mereka telah kembali, Kyuhyun mencoba untuk mendekatkan lagi wajahnya pada wajah Sungmin. Kembali ingin mencoba bibir yang selalu menjadi candu untuknya.
Tok
Tok
Tok
" kyu! " belum sempat Kyuhyun untuk meneruskan ' pekerjaannya ' terdengar suara ketukan pintu dari arah luar, dan terdengar sebuah suara memanggil namanya.
DEG
" itu Appa, Min! " sontak Sungmin dan Kyuhyun terkejut dengan ini. Kyuhyun segera bangkit dari atas tubuh Sungmin, namun sebelum membukakan pintu untuk sang Appa, Kyuhyun dan Sungmin membenahi dahulu diri mereka agar Appa Kyuhyun tak curiga.
Clek
" Kyu, lama sekali membukanya! " Appa Kyuhyun terlihat sedikit kesal, namun setelah melihat Sungmin muncul dari arah belakang Kyuhyun, raut wajah Kangin kembali ceria.
" ada dokter Sungmin rupanya. "
" ah, ne sajangnim, annyeong " Sungmin sedikit membungkukkan badannya dan berminat untuk pergi keluar ruangan Kyuhyun. Setelah Sungmin pergi, Kyuhyun dan Kangin masuk kedalam ruangan itu.
Kyuhyun heran dengan tingkah Kangin yang sekarang tengah tersenyum aneh padanya. Namun seakan mengerti, Kyuhyun menjawab senyuman aneh tersebut.
" dokter Sungmin hanya memberikan tugasnya padaku " seakan bisa memahami Appanya, Kyuhyun memberikan penjelasan walaupun penjelasan itu tidak seratus persen benar.
" yah.. hanya itu? Tak ada yang lainnya? " Tanya Appa Kyuhyun yang sekarang raut wajahnya sedikit terlihat kecewa.
" tak ada Appa. Ada apa Appa kemari? " Tanya Kyuhyun agar Kangin tidak terus menanyakannya dan Sungmin.
" ah begini, Appa akan pergi ke Jepang hari ini untuk menemui rekan bisnis Appa. Kau tak apa Appa tinggal? " Tanya Kangin, ada sedikit raut khawatir dalam wajahnya.
" aku bukan anak kecil Appa. Kalau mau pergi, pergi sajalah. " dengan sangat cuek Kyuhyun menanggapi perkataan Appanya barusan.
" baiklah, jaga dirimu Kyu, Appa tak akan lama. " Kangin terus mengkhawatirkan Kyuhyun. Padahal orang yang dikhawatirkannya malah tidak menanggapi kepeduliannya.
" ya ya Appa, aku bisa jaga diri. " Kyuhyun kembali menjawabnya dengan acuh tak acuh sembari kembali ke mejanya untuk melanjutkan pekerjaannya.
" bye bye Kyunie… " pamit Kangin sambil melambaikan tangannya selanjutnya ia kembali keruangannya.
Setelah Appanya keluar Kyuhyun langsung menyenderkan punggungnya pada kursi tahtanya.
" mengganggu saja " Kyuhyun bermonolog karena merasa kesak akibat sang Appa yang mengganggu ' acaranya ' barusan.
Sementara itu diruangan lainnya, terdapat seorang yeoja yang tengah tersenyum-senyum sendiri. Tersenyum sembari menyentuh bibirnya dengan jemari lentiknya.
Clekek
" Minnie.. " panggil Kibum dari arah pintu.
Namun tak ada sahutan dari pemilik nama itu. Kibum hanya heran melihat Sungmin yang sedang tersenyum sendiri sembari memegangi bibirnya.
" Minnie! " kembali Kibum memanggil nama itu. Karena merasa terus menerus diacuhkan, akhirnya Kibum melakukan sesuatu yang akan menyadarkan Sungmin.
" MINNIEEE! " teriak Kibum dengan suara teriakannya, dan berhasil, Sungmin menghentikan acara tersenyumnya dan menatap geram pada Kibum.
" ya! Kim Kibum! Hilangkan kebiasaan burukmu yang selalu berteriak padaku itu. Telingaku sakit tahu! " Sungmin menatapnya geram semabri memegangi telinganya yang sakit akibat teriakan Kibum.
" salah sendiri kau mengacuhkanku. Aku memanggilmu dari tadi, kau malah asik tersenyum sendiri. " Kibum berbicara sembari mendudukkan dirinya dihadapan Sungmin.
" eh? Benarkah? Mianhae Bummie. " Sungmin terlihat menyesal karena telah mengacuhkan Kibum.
" gwenchana Minnie-ah " jawab Kibum yang mengetahui raut menyesal Sungmin sembari mengusap tangan Sungmin yang berada di atas meja. Setelah itu Sungmin kembali menampakkan senyum manisnya pada Kibum.
" ada apa Bummie? Kau ada perlu denganku? " Tanya Sungmin yang sekarang memperhatikan penuh Kibum.
" hanya mengajak makan siang Minnie. Kajja.. " ajak Kibum pada Sungmin.
Sungmin dan Kibum pergi kesebuah café disebrang rumah sakit.
" Min, kau tahu, besok akan ada dokter spesialis baru yang menjadi pengganti dokter Lee. " Kibum memberitahukan sesuatu yang menurut Sungmin sih tidak penting.
" benarkah? " Tanya Sungmin berusaha antusias.
" hmm, dan kudengar dia tampan Min. " Kibum terihat tersenyum saat mengatakan kalimat tersebut.
Sungmin hanya tersenyum mendengar penuturan Kibum barusan, menurutnya setampan apapun dokter baru itu, masih lebih tampan Kyunienya. Mengingat nama itu, Sungmin kembali tersenyum. Dan sekarang kedua yeoja itu tengah tersenyum, bukan saling melempar senyum, melainkan senyum dengan pikiran mereka masing-masing.
Sungmin terlihat tengah bersiap untuk pulang menuju apartemennya. Namun kegiatannya terhenti saat terdengar suara ketukan pintu dan terlihatlah lelaki tampan yang mendekat kearahnya.
" Min… " panggilnya Kyuhyun dengan lembut.
Sungmin mengalihkan pandangannya dari Kyuhyun dengan berpura-pura sibuk dengan barangnya. Sungmin masih malu mengingat kejadian tadi di ruangan Kyuhyun.
" Min, aku antar pulang ne? " Kyuhyun memberikan tawaran, walaupun bukan tawaran melainkan sebuah ajakan.
Sungmin nampak terdiam memikirkannya, namun tak lama setelah itu ia menganggukkan kepalanya malu-malu. Kyuhyun gemas melihat kelakuan Sungmin yang tetap menggemaskan di umurnya yang ke 25 tahun. Tak ada yang berubah dari wajahnya sejak mereka SMA, kulit putih bersihnya, mata bulat besarnya, bibir shape M yang seksi, semuanya tak ada yang berubah. Hanya sikap Sungmin yang menjadi lebih dewasa yang berubah. Dengan lembut Kyuhyun menggandeng Sungmin sampai akhirnya mereka sampai di mobil Kyuhyun.
Kyuhyun melajukan mobilnya dengan santai. Tak ada pembicaraan selama mereka di dalam mobil. Mereka hanya terlihat sesekali saling memandang dan melempar senyuman.
" rumahmu dimana Min? " Tanya Kyuhyun sembari melirik ke arah Sungmin yang sedang menatap keluar jendela.
" setelah pertigaan ini belok kiri, disitu apatemenku. " Sungmin menjawabnya dengan sedikit gugup. Entah kenapa Sungmin masih belum bisa bersikap biasa maupun manja kepada Kyuhyun. Sungmin masih merasa canggung bila menghadapi Kyuhyun. Padahal sikap Kyuhyun padanya sangat lembut dan romantic.
Tak lama mereka berdua telah sampai di depan gedung apartement Kyuhyun. Kyuhyun bermaksud untuk mengantarkan Sungmin sampai kedalam kamarnya, namun Sungmin menolak.
" tak usah Kyu, sampai sini saja. " Sungmin menolaknya dengan lembut.
" Min, aku ini namjachingumu, aku ingin tahu tempat kau tidur, makan, dan lainnya. " Kyuhyun bersikeras mengantar Sungmin dengan nada bicaranya yang tetap lembut.
" hmm… " Sungmin hanya bisa mendesah pasrah mendengar perkataan Kyuhyun. Dan dengan senang hati Kyuhyun menggandeng tangan Sungmin hingga mereka sampai didalam kamar apartement Sungmin.
" kau tetap menyukai warna pink Min? " Kyuhyun bertanya semabari memperhatikan apartement Sungmin yang didominasi warna pink dan putih.
Hanya sebuah senyuman lembut yang Sungmin berikan atas pertanyaan Kyuhyun.
" K..Kyu, kau mau minum apa? " Tanya Sungmin masih dengan kegugupannya.
" apa saja Min, tapi aku lapar. " Kyuhyun berkata sembari memegangi perutnya yang lapar.
Sungmin tersenyum mendengarnya dan segera pergi ke dapur untuk membuat minuman dan makanan untuk Kyuhyun. Saat Sungmin sedang memasakkan ramen untuk Kyuhyun, tiba-tiba tangan kekar Kyuhyun memeluk pinggangnya dari belakang.
" K.. Kyu.. " Sungmin terkejut dengan perbuatan Kyuhyun yang tiba-tiba, sehingga sekarang kedua pipi bulatnya merona merah.
" aku sangat merindukanmu Minnie. Saranghae… " Kyuhyun menaruh hidungnya dipundak Sungmin, menyesap wangi yang dikeluarkan tubuh Sungmin.
Tak lama, Kyuhyun membalikkan badan Sungmin agar menghadap kearahnya. Tangan Kyuhyun mematikan kompor yang menyala.
" kenapa dimatikan Kyu? Aku sedang masak. " Sungmin terlihat hendak membalikkan lagi tubuhnya dan melanjutkan acara memasaknya, namun belum sempat berbalik Kyuhyun sudah menarik tengkuknya dan menempelkan bibirnya dengan bibir Sungmin.
Sungmin membulatkan matanya karena perbuatan Kyuhyun yang tiba-tiba begini. Namun karena Kyuhyun yang melumat bibirnya dengan lembut, ia pun mulai menikmati ciuman ini, bahkan Sungmin mulai berani untuk membalas ciuman Kyuhyun.
Ciuman yang awalnya lembut itu, kini berubah menjadi sedikit kasar. Kyuhyun melumata bibir atas dan bawah Sungmin dengan penuh nafsu. Menggerakkan kepalanya ke kanan dan ke kiri, mencari posisi yang tepat untuk melakukan French kiss.
" hmmmpphh… " Sungmin melenguh karena lidah nakal Kyuhyun yang memaksa masuk kedalam mulutnya, mengabsen semua yang ada di dalam mulutnya.
" ammphh… " kembali Sungmin melenguh karena lidah Kyuhyun kembali bermain didalam mulut hangatnya.
Dengan bibir yang masih bertautan, tangan kyuhyun bergerak kebelakang punggung Sungmin untuk mematikan kompor yang masih menyala.
Setelahnya Kyuhyun menggendong tubuh Sungmin dengan mengaitkan tangan Sungmin pada lehernya dan kaki Sungmin mengapit pinggangnya. Kyuhyun berniat untuk membawanya ke kamar Sungmin.
Dalam perjalanan menuju kamar Sungmin, mereka melepaskan tautan bibir mereka dan saling menatap disertai dengan senyuman lembut dari keduanya.
BRUK
Kyuhyun menjatuhkan tubuh mungil nan seksi Sungmin keatas ranjang milik Sungmin.
" Min, ijinkan aku menyentuhmu malam ini. " Kyuhyun berujar sembari menatap manic indah Sungmin. Meminta ijin untuk menjamah Sungmin lebih lanjut.
Sebenarnya Sungmin ragu, ragu akan perbuatannya dengan Kyuhyun yang mungkin akan merugikannya, namun karena Sungmin berpikir bahwa ini mereka lakukan dengan dasar cinta, maka tidak akan masalah. Sungmin hanya menganggukkan kepalanya disertai dengan senyumannya, menandakan bahwa ia mengijinkan Kyuhyun untuk menyentuhnya.
Setelah mendapat persetujuan dari Sungmin, Kyuhyun kembali melanjutkannya dengan mencium bibir Sungmin dengan ganas.
" hhmmmphh… " kembali Kyuhyun melumat dan menghisap bibir Sungmin dengan ganas dan tak lupa ia memasukkan lidahnya untuk masuk kedalam mulut Sungmin.
Dari bibir Kyuhyun turun menuju leher mulus Sungmin.
" ahh… Kyuh.. " Sungmin mendesah karena sekarang sekarang Kyuhyun tengah menjilati lehernya. Tak puas dengan hanya menjilatnya, Kyuhyun menghisapnya untuk menciptakan tanda kepemilikannya di leher mulus itu.
Tangan Kyuhyun bergerak untuk membuka kancing kemeja Sungmin satu-persatu. Tangan Sungmin juga tak mau kalah, Sungmin pun ikut membuka kemeja Kyuhyun. Mereka terlihat terburu-buru dalam melakukannya.
Setelah kemeja Sungmin terbuka dan dibuang sembarangan oleh Kyuhyun, terpampanglah dua payudara Sungmin yang besar dan kencang dibalut dengan bra hitam.
Cup
Cup
" ahh… " Kyuhyun mengecup dada bagian atas Sungmin sebelum membuka bra itu.
Ctek
Terbukalah bra hitam itu yang Kyuhyun buang sembarang. Sekarang mata Kyuhyun terarah pada payudara Sungmin yang sangat menggodanya.
" ahh.. ahh.. Kyuhh… " Sungmin mendesah saat mulut Kyuhyun bermain disekitar dadanya. Menjilat dan menghisapnya kembali menciptakan tanda kemerahan.
" sshhh… Kyuhh.. " kali ini Kyuhyun bermain dengan putting payudara Sungmin, menghisapnya seperti bayi. Tangan Sungminpun ikut menjambak rambut Kyuhyun dan menekan kepala Kyuhyun agar tak melepaskan payudaranya.
Kyuhyun bangkit dan segera melepas celana panjang beserta underware yang dipakai Sungmin.
" min.. kau sudah basah. " Kyuhyun berkata saat dilihatnya vagina Sungmin yang merah itu telah basah oleh cairan Sungmin.
" lanjutkan Kyuhh.. " mendengar Sungmin berkata demikian membuat Kyuhyun mengeluarkan seringainya.
Kyuhyun mengangkat kaki Sungmin dan disampirkan pada bahunya. Lalu Kyuhyun melesakkan kepalanya ke selangkangan Sungmin, menghirup aroma yang keluar dari vagina Sungmin.
" ahh.. ahh.. Kyuh… shhh… " Sungmin mendesah nikmat saat bibir vaginanya dijilat oleh Kyuhyun.
" Kyuhh… ahhh… terrussh… Kyuh… " Kyuhyun mulai memasukkan lidahnya kedalam vagina Sungmin. Memainkan vagina Sungmin, mencari klitoris Sungmin dan mengemutnya seperti putting Sungmin.
" aaahh… Kyuhh… shhh… terrushh Kyuhh.. " tangan Sungmin mendorong kepala Kyuhyun agar lebih dalam menikmati vaginanya. Menikmati segala service yang diberikan Kyuhyun.
" Kyuh.. Kyuh.. aaaahhhh…. " keluarlah cairan Sungmin yang dari tadi Kyuhyun tunggu.
" manis " ujar Kyuhyun saat kembali mensejajarkan dirinya dengan Sungmin.
" hah.. hah.. " Sungmin kelelahan saat orgasme pertamanya barusan. Melihat itu Kyuhyun mengusap dahi Sungmin yang penuh dengan peluh.
Kyuhyun bangkit untuk membuka sisa pakaiannya yang belum sempat Sungmin buka.
" bolehkah Min? " Kyuhyun kembali bertanya saat juniornya yang telah menegang berada di depan hole Sungmin.
" hmmm… " Sungmin menjawabnya dengan dehaman dan anggukan, jangan lupa senyumannya yang selalu membuat Kyuhyun melayang.
Kyuhyun pun tersenyum saat melihat reaksi Sungmin, dan kembali berkonsentrasi untuk memasukkan Juniornya.
" akkhhh… appohh Kyuhh.. " Sungmin meringis kesakitan saat dirasa junior Kyuhyun yang besar itu yang hanya kepalanya saja masuk kedalam vaginanya.
" mianhae Min.. tahanlah sebentar. " Kyuhyun menenangkan Sungmin yang sudah mengeluarkan air mata karena kesakitan. Kembali Kyuhyun berusaha untuk memasukkan juniornya.
" akkhhh… Kyuhh… appo " Sungmin kembali meringis karena junior Kyuhyun yang big itu sudah sepenuhnya masuk kedalam lubangnya.
" mianhae Min. " kembali Kyuhyun meminta maaf karena telah menyakiti Sungmin, dan menghapua air mata Sungmin dengan menjilatnya.
" bergeraklah Kyuh.. " Sungmin menyuruh Kyuhyun bergerak saat rasa sakit yang dirasanya berkurang.
Tanpa disuruh dua kali Kyuhyun langsung menggerakkan juniornya keluar masuk dalam vagina Sungmin dengan tempo yang pelan untuk membiasakan Sungmin.
" ahh.. ahh.. ah.. " Kyuhyun menggerakkan juniornya lebih cepat saat dirasa Sungmin mulai menikmati permainannya.
" hah.. desahkan namaku minhh.. " Kyuhyun meminta saat gerakannya semakin cepat, membuat ranjang yang mereka pakai juga ikut bergerak.
" ohh… Kyuhyunhhh… terrusss… lebih ceppaatthhh… " Sungmin hanya bisa mendesah pasrah dibawah Kyuhyun dan menyuruh Kyuhyun untuk bergerak lebih cepat.
" minniehh… kauhh.. nikmattt.. " Kyuhyun memejamkan matanya saat dirasa vagina Sungmin seperti memijat juniornya.
" kyuhh… disanahhh.. ahh ah ahh… " Sungmin kembali mendesah saat junior Kyuhyun berhasil menumbuk g-spotnya.
" ahh.. ahh.. yahh… Kyuh… " Kyuhyun semakin cepat menggerakkan Juniornya kala orgasme akan melandanya.
" Kyuhh.. akkkuuu… aaaaahhhhhh…. " keluarlak cairan cinta Sungmin yang membasahi junior Kyuhyun. Membuat gerakan junior Kyuhyun semakin lancer keluar masuk vaginanya.
" minniieeehhh… "
Crot
Kyuhyun pun menumpahkan cairan spermanya kedalam rahim Sungmin.
" hah.. hah… " mereka berdua terengah-engah karena kegiatan ini, kegiatan yang baru pertama kali mereka lakukan.
" gomawo Minnie " Kyuhyun tersenyum dan mencium kening Sungmin lama, menyalurkan rasa rindu dan cintanya pada Sungmin yang sangat dalam.
" saranghae Kyu. " Sungmin tersenyum saat Kyuhyun kembali menatapnya.
" nado Min, kita lanjutkan ne.. " Kyuhyun tersenyum penuh arti saat mengatakannya.
" YA! KYU! " teriak Sungmin saat Kyuhyun kembali menggerakkan Juniornya.
TBC
mian mian mian updtenya lama banget..
tapi ini sudah saya lanjutkan ditengah saya sedang UAS, haha
untuk NC nya mian kalo kurang atau bahkan tidak hot.
Untuk semua review terima kasih banyak, aku udah baca semuanya dan aku ga bisa jawab satu persatu, mian yah…
Saranghe chingu ^^
