CATCH MIN I KYU CAN / PART 6-?
FF abal ini aku buat atas permintaan Mbok Rasma Doel…..mianhae kalo gk sesuai harapan anda *apadeh
Cast : - Cho Kyuhyun
- Lee Sungmin
- Other SUJU member
Genre : Romantic
Rated : T
Desclaimer : Kyuhyun punya Sungmin, Sungmin punya Kyuhyun, dan FF ini milik saya
Summary : Aku mencintai mu, aku sungguh mencintai mu *buruk amat nie summary ==V
WARNING : BL/ BOY X BOY/ YAOI
TYPO(S) bertebaran…. ==v
.
.
.
Kyuhyun POV
Waktu terasa begitu cepat, semua menjadi gelap, suara benturan yang sangat keras. Dingin…itulah yang ku rasakan, entah apa yang terjadi. Aku hanya bisa mendengar suara orang yang berteriak, pandangan mata ku kabur saat aku mencoba membuka mata, semua hanya terlihat sebatas bayangan dan…hei…kenapa tubuhku tak bisa ku gerakan? Semua terasa berat, bahkan aku mencoba menggerakan jari ku saja sangat susah, siapa yang bisa menjelaskan apa yang terjadi padaku?
Aku hanya teringat saat Teukie hyung meminta ku untuk kembali ke dorm, lalu Eunhyuk hyung mengatai ku, dan….ahh…..mobil terguling? Kami kecelakaan? Dan….inikah penyebab kenapa aku tak bisa menggerakan badan ku, apa aku sudah mati? ANDWAE… aku belum bertemu Sungmin hyung, aku belum memastikan perasaannya, entah kenapa aku merasa dia memang juga memiliki perasaan yang lebih dari pada sekedar dongsaeng padaku, apa aku terlalu berharap? Biarlah, yang jelas aku sangat mencintainya hehehehe ^^. Wajah Appa…Umma…Ahra Noona…dan Sungmin hyung serta Hyung-deul di Super Junior , bayangan mereka berputar di kepala ku yang semakin lama semakin terasa berat.
"Kyuhyun-ah…Kyuhyun-ah…..Kyuhyun-ah…."
Sayup-sayup aku mendengar suara Eunhyuk hyung, sepertinya ia ada didekat ku, apa dia baik-baik saja? Sepertinya iya, kenyataannya suaranya cukup lantang saat memanggil nama ku meski aku mendengar ada kegetiran disana,hatiku lega saat menyadari memang dia baik-baik saja, tapi bagaimana dengan Leeteuk hyung, Shindong hyung, dan manager hyung? Aku harap mereka juga baik-baik saja. Tangan hangat Eunhyuk hyung menggenggam erat tangan ku, dia berbisik…sepertinya dia berdoa tepat ditelinga ku, dan kurasakan hangat seperti air mata ditanganku yang digenggam oleh hyung ku paling usil itu.
Aku baik-baik saja hyung….jangan menangis, suara mu terdengar jelas ditelinga ku, huuffhhtttt ingin rasanya aku bangun lalu mengatai mu " Hei Lee Hyukjae...kau menangis karena aku" hahaha…pasti muka Eunhyuk hyung langsung cemberut dan siap memukul kepala ku seperti biasanya.
Sepertinya semakin banyak orang ada disekitar ku, tapi suara mereka terdengar semakin jauh, sudah tak ada bayangan yang tertangkap dimata ku, entah kenapa mata ku semakin berat, lelah sekali, aku ingin tidur, dan saat bangun aku ingin melihat wajah Sungmin hyung seperti biasanya, matanya foxi lucunya, bibir plum berbentuk M yang pernah aku rasakan hahahaha jika dia tahu aku pernah menciumnya pasti dia akan langsung membunuhku, senyum tulusnya, aissshhhh aku benar-benar gila berani jatuh cinta padanya.
"Sungmin hyung…SARANGHAE" aku ingin sekali berteriak seperti itu, aish….kepala ku menjadi sangat berat, aku benar-benar harus tidur sekarang, dan saat membuka mata semua pasti akan baik-baik saja.
Kyuhyun POV end
.
.
.
Author POV
Kangin berusaha membuka pintu dorm lantai 11, bersama dengan member di lantai 12, mereka masuk ke dalam dorm lantai 11 lalu membangunkan member yang lain yang masih terlelap, tentu saja, ini dini hari, buat apa juga mereka membuka mata jam segini, tapi biasanya ada 1 penghuni yang selalu setia membuka matanya dini hari seperti ini, siapa lagi kalo bukan Cho Kyuhyun magnae evil SUJU yang selalu menghabiskan separo waktu tidurnya hanya untuk memainkan game favorite nya, namun magnae itu sedang tidak ada di dorm.
"Ada apa hyung? Ini masih terlalu pagi untuk berolah raga?" ucap Ryeowook sambil mengusap-usap matanya.
Yesung duduk di sebelah Kangin lalu menyandarkan kepalanya kepada dongsaengnya itu, sedang Sungmin nampak seperti tidak baru saja bangun tidur, matanya terlihat segar, atau memang dia tidak tidur malam ini?.
"Kecelakaan…."
DEG….semua member langsung duduk tegang saat mendengar satu kata yang begitu mengerikan itu.
"Leeteuk hyung, Shindongie, Enhyukie, Kyuhyunie dan manager hyung…kecelakaan" lanjut Kangin
Kini rasa khawatir langsung menyerang seluruh member, semua diam terpaku menunggu penjelasan Kangin lagi.
"Mobil mereka…terbalik, keadaan Leeteuk hyung dan Kyuhyunie…cukup parah" Kangin tak bisa membendung air matanya lagi, Heechul yang berada disampingnya langsung memeluknya erat.
Sungmin terdiam, pandangannya seakan hilang….Leeteuk hyung? Dan Kyuhyun?...parah? otaknya seakan tak mau diajak untuk berpikir, lidahnya terasa kelu, dan yang paling sakit adalah hatinya, hyung nya dan dongsaengnya…parah? Dengan cepat Sungmin berdiri, semua member menatap Sungmin. Kali ini saja, Sungmin ingin mengakui nya, Kyuhyun membuatnya tidak bisa memikirkan hal lain, dengan seenaknya magnae itu menyatakan perasaannya kepada Sungmin yang jelas-jelas adalah hyungnya bahkan Kyuhyun sadar mereka sesama namja namun dia masih bersikeras meyakinkan Sungmin bahwa ia benar-benar mencintainya, lalu tiba-tiba Kyuhyun memilih pindah ke rumahnya sementara, dan kini…..kecelakaan, Kyuhyun benar-benar hebat membuat seorang Lee Sungmin yang biasanya dapat mengatasi masalahnya sendiri kini harus selalu memikirkan dongsaengnya itu.
"Kita kerumah sakit hyung…ku mohon…sekarang" pinta Sungmin dihadapan Heechul dan Kangin, Kangin menatapnya sesaat lalu menggeleng.
"akan ada yang menjemput kita, namun tidak semua dari kita akan ke rumah sakit"
"Jika kau tak mengajak ku, aku bisa berangkat sendiri" ketus Sungmin geram, ia masuk kedalam kamarnya, mengambil jaket dan kunci mobilnya, lalu keluar lagi. Kangin bukan tidak mau mengajak siapapun ke rumah sakit, tapi mengingat kondisi seperti ini, pasti keadaan di rumah sakit pun tak kalah kacau, Kangin bisa merasakannya saat tadi Shindong menelponnya dan menceritakan kecelakaan sembari menangis.
"Keadaan rumah sakit pasti kacau Sungmin, jika kita semua kesana pasti akan semakin kacau, orang tua Kyuhyun dan Leeteuk hyung sudah dihibungi, mereka pasti sudah disana" kata Kangin mencoba memberi penjelasan saat melihat Sungmin sudah siap hendak pergi ke rumah sakit.
"Lalu…apa kita harus berdiam disini ? aku mohon hyung, aku hanya ingin memastikan keadaan mereka secara langsung" suara gemetar keluar dari mulut Sungmin.
"Kita berangkat bersama" ucap Heechul saat melihat Sungmin memohon, Kangin menatap Heechul, namun Heechul membalasnya dengan anggukan.
"Baiklah, kita berangkat bersama, tidak usah menunggu dijemput,kita berangkat sendiri" Member lain pun mengangguk, lalu mereka segera bergegas untuk pergi kerumah sakit yang sudah diberitahu oleh Shindong, mereka menggunakan mobil pribadi untuk ke rumah sakit. Kangin akhirnya menyetujuinya.
Sepanjang jalan mereka terus terdiam, Sungmin memandang jalanan, hati dan pikirannya seakan membeku, ia tak bisa menangis,tak bisa juga berkata apapun. Kyuhyun…..Kyuhyun…dan Kyuhyun…. Sungmin tak bisa melepaskan satu nama itu dari pikirannya meski ia tak kalah khawatir terhadap keadaan Leeteuk, namun ia sempat mengirim pesan pada Eunhyuk menanyakan kondisi mereka, betapa ia semakin terkejut saat mendengar bahwa Kyuhyun lebih parah, Kyuhyun sudah tak sadarkan diri sejak di bawa ke rumah sakit, sedangkan Leeteuk sempat sadar tapi keadaannya pun menurun dan tak sadarkan diri.
Mata Sungmin terbelalak saat mobil Kangin yang ia tumpangi melewati sebuah jalan yang tengah ramai dikerumuni orang, hatinya semakin hancur saat ia melihat sebuah mobil dalam keadaan terguling ditengah jalan dengan pecahan kaca berserakan dijalanan, keadaan yang sama pun dirasakan member lainnya, dan tanpa diduga air mata Sungmin jatuh dari ujung matanya, tidak bisa dipungkiri, kini pikiran buruk berdatangan meski ia tak ingin hal buruk terjadi, begitu juga dengan member lainnya, mereka hanya terdiam selama perjalanan menuju rumah sakit yang biasanya dapat ditempuh dengan waktu yang sangat singkat, sekarang terasa sangat jauh dan lama.
.
.
.
Seperti yang diduga, keadaan rumah sakit jauh lebih kacau dari yang dibayangkan, di depan rumah sakit puluhan wartawan telah menanti berita terbaru keadaan member Super Junior yang mengalami kecelakaan, mereka mendesak untuk mendapatkan berita, namun keberadaan banyaknya security dapat menghalau semua wartawan yang ingin masuk kedalam rumah sakit. Heechul dan member Super Junior lainnya memilih memarkirkan mobil di basement, dengan cepat mereka berlari menuju ICU.
Didepan ruang ICU, terlihat Eunhyuk dan Shindong tengah duduk berdua menundukan kepalanya, terlihat lelah dan khawatir, saat mereka menyadari kedatangan member lainnya, Eunhyuk langsung menghampiri mereka dan memeluknya.
"Teukie hyung dan Kyuhyun….." Eunhyuk memeluk Kangin erat, Kangin mencoba menenangkannya.
"Tenanglah Eunhyukie, kita tunggu penjelasan dari dokter" ucap Yesung sembari mengelus bahu Eunhyuk mencoba untuk tetap tenang dan tak terbawa emosi meski sebenarnya ia sendiri sangat takut.
"Teukie hyung sempat sadar sedangkan Kyuhyun, dia masih tak sadarkan diri sejak tadi" Shindong menjelaskan pada Heechul saat Heechul duduk disampingnya
"Eommonim…Abbonim.." Ucapan Donghae membuat semua member mengalihkan pandangannya kearah pintu masuk ICU, nampak Appa dan Umma Kyuhyun berjalan menuju arah mereka dengan raut wajah sangat cemas. Shindonglah yang memberikan kabar kecelakaan itu kepada orang tua Kyuhyun begitu juga kepada orang tua Leeteuk. Semua member berdiri lalu membungkukan badan pada orang tua Kyuhyun.
"Bagaimana keadaan Leeteuk dan Kyuhyun?" Tanya Nyonya Cho kepada member, dan disaat yang sama pintu ICU terbuka, seorang dokter keluar dari ruangan itu, dan bersamaan juga dengan kedatangan orang tua Leeteuk. Dokter Jun, nama dokter tersebut menatap mereka yang ada disitu dengan keraguan, menghela nafas sebentar.
"Bolehkah saya bicara dengan orang tua Kyuhyun-ssi dan Leeteuk-ssi?" Tanya dokter itu, Appa Kyuhyun memandang appa Leeteuk sebentar, lalu memandang member SUJU yang juga tengah menanti kabar keadaan hyung dan dongsaeng mereka, Appa Leeteuk mengangguk kearah Appa Kyuhyun seakan memberi kode.
"Anda bisa bicara disini Dokter, kami semua adalah keluarga Leeteuk dan Kyuhyun, kami berhak tau bagaimana keadaan mereka" Ucap Appa Kyuhyun
"Leeteuk ssi, ia mengalami luka luar diwajahnya dan bahu serta punggung karena pecahan kaca, ia harus menerima cukup banyak jahitan,kami akan segera melakukan operasi…." Dokter itu memotong ucapannya membuat semua yang ada disitu harus menahan nafas karena tegang.
"Kyuhyun-ssi…..ia mengalami luka dalam, karena benturan yang keras pada dada, leher dan wajahnya, pecahan kaca mengenai tubuhnya cukup dalam hal ini membuat bagian dalam tubuhnya terluka cukup parah, operasi memang jalan paling baik, hanya saja hal ini cukup beresiko mengingat pecahan kaca itu mengenai tubuh Kyuhyun-ssi bagian fatal, terutama bagian lehernya " Dengan sangat menyesal dokter itu harus mengatakan kondisi Kyuhyun yang memang mengalami luka parah, semua yang ada disitu benar-benar syok, tidak menyangka Kyuhyun harus mengalami hal seperti itu.
"Lakukan operasinya, lakukan yang terbaik untuk putra ku" lirih Umma Kyuhyun
"Tapi hal ini cukup beresiko, suara Kyuhyun-ssi bisa saja hilang "
"Tidak….putra ku akan baik-baik saja, lakukan operasinya, dokter pasti tau apa yang anda harus lakukan, lakukan segala cara untuk kesembuhan Putra ku dan Leeteuk" Kini Appa Kyuhyun angkat bicara, ia benar-benar harus mengambil segala keputusan untuk Kyuhyun, ia pun yakin putranya akan baik-baik saja.
"Jika memang itu keputusan anda, maka kami akan segera melakukan operasi" lalu dokter itu membungkuk dan kembali masuk kedalam ruang ICU itu, Appa dan Umma Leeteuk maupun Kyuhyun langsung duduk sembari menunggu, member yang lain pun kembali ketempat duduk mereka, sungguh, tidak pernah ada dalam bayangan mereka hal ini akan terjadi hal seperti ini.
"Hyung…gwenchana?" Kibum mengusap bahu Sungmin yang sedari tadi hanya berdiam dan menyendiri, bahkan sekarang, ia duduk agak jauh dari member lain, dengan dipaksakan Sungmin mencoba tersenyum kearah Kibum.
"Gwenchana"
"Sungmin dan Donghae seharian jadwal kalian cukup padat, jika kalian lelah aku bisa mengantar kembali ke dorm dulu, besok bisa kemari lagi"
"Andwae, Gwenchana" jawab Sungmin cepat saat Heechul memintanya untuk kembali ke dorm, ia tidak mau meninggalkan rumah sakit sekarang, setidaknya ia ingin menunggu sampai dokter memberi kepastian kapan Kyuhyun akan di operasi.
.
.
.
2 hari pasca kecelakaan itu terjadi, akhirnya dokter memutuskan untuk melakukan operasi pada Kyuhyun, sedangkan Leeteuk sendiri sudah di operasi dan menunggu kondisinya kembali baik. 2 hari ini pula Kyuhyun tak kunjung sadar, orang tua Kyuhyun selalu berjaga, sedangkan member Super Junior bergantian ke rumah sakit karena mereka harus tetap menjalankan jadwal pekerjaan mereka yang sudah ada meski beberapa acara Super Junior memang harus dibatalkan sehingga mereka kebanyakan menjalankan jadwal pribadi.
Pada hari dimana Kyuhyun di operasi hampir semua member berada di rumah sakit, operasi berjalan sangat lama, membuat semua menunggu pasrah namun dalam pikiran tetap frustasi, akhirnya saat lampu didepan ruang operasi padam menandakan operasi telah selesei, tak lama kemudian dokter beserta perawat keluar dari ruang operasi.
"Operasi berjalan dengan baik kami berharap kondisi Kyuhyun-ssi cepat pulih, namun karena Kyuhyun-ssi tak sadarkan diri sejak awal, kami mengkhawatirkan keadaannya" ucap Dokter tersebut dihadapan orang tua Kyuhyun.
"Apa maksud anda?" Tanya Appa Kyuhyun tak sabar
"3 hari kedepan…jika Kyuhyun-ssi tidak mengalami kemajuan bahkan masih belum sadarkan diri, maka dengan sangat menyesal kami harus menyimpulkan bahwa Kyuhyun-ssi mengalami koma"
JDEEERRRRRRRR…
Seakan apa yang mereka alami kurang menyesakan, menerima berita bahwa Kyuhyun koma adalah sesuatu hal yang paling berat yang harus diterima oleh Orang tua Kyuhyun maupun para member Super Junior.
Umma Kyuhyun langsung memeluk Appa Kyuhyun dan menangis, semua member hanya bisa menunduk lesu, tak percaya hal yang lebih buruk dari sebuah kecelakaan menimpa mereka, Kyuhyun…magnae mereka koma.
Sungmin membeku mendengar ucapan dokter itu, ingin rasanya menangis namun air matanya tak bisa keluar, ingin berteriak namun lidahnya terasa kelu, dengan perlahan Sungmin melangkahkan kakinya meninggalkan tempat itu.
"Hyung…..Kyuhyun akan baik-baik saja, percayalah" sebuah tangan memegang pundak Sungmin saat ia berjalan keluar, Sungmin memandang dongsaengnya itu tidak percaya.
"Dia akan baik-baik saja, dia tidak akan membiarkan mu sendirian dikamar kalian" Eunhyuk memasang wajah tersenyum, mencoba untuk menghibur hyung nya itu, Eunhyuk menyadarinya, saat ini tidak hanya orang tua Kyuhyun yang terlampau memikirkan Kyuhyun, tapi juga Sungmin, meski Eunhyuk sendiri tak tau bagaimana perasaan Sungmin pada Kyuhyun, karena ia juga tidak ingin mencampuri masalah Kyuhyun dan Sungmin, tapi Eunhyuk bisa merasakan betapa Sungmin seperti orang yang tak punya pegangan setelah Kyuhyun mengalami hal ini.
"Kau bisa memeluk ku kalo mau, Kyuhyun pasti tidak keberatan aku menghibur mu dan menemani mu" Sungmin semakin tak percaya dengan ucapan Eunhyuk, ia yakin Eunhyuk tahu sesuatu yang terjadi antara dia dengan Kyuhyun, perlahan Sungmin mendekati Eunhyuk lalu memeluk dongsaengnya itu, Sungmin seakan sudah tidak peduli jika saja Eunhyuk memang mengetahui sesuatu, yang pasti Sungmin benar-benar membutuhkan orang yang bisa meyakinkan dia.
Dan akhirnya Sungmin menangis, air matanya terus saja mengalir, tubuhnya bergetar seperti orang ketakutan. Eunhyuk menghela nafas panjang, air matanya pun tak bisa ia tahan, ia mengeratkan pelukannya pada Sungmin, setidaknya itu bisa menenangkan Sungmin dan menenangkan dirinya sendiri.
Author Pov end
.
.
.
Sungmin POV
Aku memandangi wajah pucat dihadapan ku, 5 hari….ya…Kyuhyun sudah tak sadarkan diri selama 5 hari dan itu artinya ia mengalami koma, sesak rasa nya melihat Kyuhyun yang biasanya ceria dan sangat jahil tapi kini ia terbaring tak sadarkan diri.
Aku bukannya menyesal karena tidak menerima pernyataan cinta dari Kyuhyun, tapi Kyuhyun benar-benar nekat, aku bahkan tidak percaya ia bisa melakukan itu. Apa aku juga mencintai Kyuhyun? Entahlah, sejak awal aku tak pernah menerima ataupun menolak Kyuhyun, namun ini benar-benar konyol.
Tak terasa air mata ku mengalir tanpa ijin ku, aku ini namja yang kuat, aku tidak mudah mengeluarkan air mata ku, namun….rasanya beberapa hari ini aku tak bisa membendung air mataku.
Cho Kyuhyun…kau benar-benar hebat, kau membuat aku menjadi orang yang tidak bisa berpikir lagi.
"Bangunlah Kyu…" bisik ku tepat disamping telinga Kyuhyun, hari ini tak ada orang selain aku yang berada di rumah sakit, Kyuhyun dipindahkan keruang rawat. Air mata ku benar-benar tak bisa dihentikan agar tak keluar.
"Sampai kapan kau akan tertidur seperti ini? Apa kau tak merindukan PSP jelek mu itu? Bangun lah Kyu…ku mohon" kini suara ku terdengar lirih, dengan perlahan aku mendekatkan wajahku ke wajah Kyuhyun, entah apa yang sudah merasuki tubuh ku, dengan perlahan aku mencium kening Kyuhyun, hanya sesaat.
"Saranghae" Kata itu terucap begitu saja.
TBC….
Huaaahhhhh..udah part 6 nieee….yeeeyyyyyy *tebar kolor Ming
Muach muach muach beut yahhh buat cemua *ngalay…
Part depan END…OK….
GOMAWO sudah mau membaca ^.^
