Hhhhhuuueeeeee . . . .hic hic
Baru nyadar kalau selama ini penulisan Ithaci itu salah, ternyata huruf "H" setelah huruf "C" bkn setelah huruf "T" . tapi selama ini aku kalau nulis ITHACI, padahal salah.
Terus pasti salah tulis yang bener ' FUGAKU ' aku tulisnya ' FUKUGA '
Gomen nasai para Uchiha L
*dan masalah ceritanya yang terlalu diskriptif . . . . hic. . hic. . gomen nasaaaaaaaiiiiiiiiiiii, udah aku coba tapi tetep aja jadinya seperti ini.
*terimakasih yang sudah review dan membaca, ini chapter terakhir di happy wedding.
*mohon reviewnya lagi, tehee :p
Chapter 3
Tiga bulan kemudian sejak kejadian penculikan Naruto yang dilakukan oleh kepala Uchiha, sejak kejadian itu Sasuke membuat taruhan bersama ayahnya, jika Sasuke mampu mengembalikan Uchiha seperti semula dalam beberapa bulan terakhir sebelum pergantian tahun, kepala Uchiha sekaligus ayah Sasuke maupun Itachi ini akan membiarkan Sasuke melakukan semaunya. Namun jika gagal, Sasuke diwajibkan meninggalkan semaunya dan menuruti kata kata ayahnya atau keluar dari daftar seperti Itachi.
Sejak kejadian itu Naruto dititipkan bersama Ithaci dan Deidara, Sasuke tak mau kejadian serupa seperti tiga bulan yang lalu terjadi pada pengantin bayaranya.
Sudah tiga bulan berjalan, masih ada tiga bulan sebelum berganti tahun, Sasuke harus mengembalikan Uchiha seperti semula yang telah mengalami penurunan hingga 60% . " sasuke aku menyukaimu " semua terdiam seketika saat Naruto mengatakan perasaanya terhadap Sasuke pada sarapan pagi hari di meja segi empat yang tak terlalu besar, "huh? Bukanya Sasuke beker – " Itachi dengan cekatan membungkam mulut Deidara dengan telapak tangan, dan menempelkan jari telunjuk ke bibirnya bertanda Deidara harus diam, Naruto yang belum mengangkat wajahnya menunggu jawaban dari Sasuke yang masih asik memakan nasi dadarnya ( nasi kuning, tehee :p ) , Sasuke meletakan mangkuk nasi maupun sumpitnya dan sedikit meminum air, "aku tak membencimu, aku berangkat " Sasuke memakai jasnya lalu pergi meninggalkan rumah yang dikontrak Itachi maupun Deidara bersama. Naruto kembali memakan sarapanya setelah terhenti beberapa menit, Naruto hanya terdiam " Naruto chan, bagaimana jika hari ini kita memasak kebab ? " Deidara mencoba mencairkan suasana karena memang suasan jadi aneh beberapa menit lalu " baiklah, aku juga akan membuat pudding " Naruto meringis kembali seperti biasa, setelah Sasuke pergi, giliran Itachi berpamitan akan pergi bekerja, tiggalah kedua uke blonde yang banyak nganggur dirumah, setelah kulihpun Naruto langsung pulang dan berbelanja bersama Deidara untuk makan malam.
Jam delapan malam biasanya Itachi sudah pulang dari kerja, sedangkan Sasuke selalu tak ada yang tau kapan ia pulang, dan muncul kembali dipagi hari untuk sarapan bersama.
Satu bulan terlewati kembali dengan Sasuke yang makin stress, seseorang dari darah Uchiha kembali melakukan hal kotor, PPPRRRAAAANGGGG, Sasuke membuang berkas yang seminggu penuh ia teliti dan semua barang yang ada di atas mejanya, Sasuke mengambil uang yang ia simpan di berangkas ruanganya dan memasukanya kedalam tas, lalu melangkah meninggalkan ruangan dan menuju lantai dimana ada Obito berada.
Sasuke menumpahkan semua uang yang ia bawa dari ruanganya di depan meja Obito bekerja, seluruh mata tertuju pada Sasuke yang berdiri tepat disamping Obito dengan uang berterbangan dimana mana, "jika besok kau masih ada di dalam Uchiha, akan kubawa kau kepenjara !" Sasuke mengatakanya dengan keras, dan amarah yang mencapai gunung Himalaya.
Esoknya Obito sudah tak menampakan wajahnya kembali di kantor, dan sekarang Sasuke sedang di introgasi oleh ayahnya atas pemecatan salah satu anggota keluarga tanpa sepengetahuan ayahnya, Sasuke menjelaskan semua yang dilakukan Obito kepada perusahaan, " kau memang Uchiha, menyingkirkan manusia yang bahkan tega memerangi keluarga, seperti saat kakakmu Itachi menyingkirkan Madara, kau cepat mengambil tindakan dan siap menerima resiko, sedangkan Itachi harus berfikir 2x lebih lama darimu, pada akhirnya keputusan yang kalian buat sama, tapi Sasuke, kepalamu terlalu panas hingga memecatnya dengan tidak terhormat, dan tentu Itachi takan membiarkan dirinya memanas lalu membuat banyak musuh, itulah kenapa sekarang Itachi tak disini karena ia berfikir 2x lebih lama darimu, sedangkan kau masih disini untuk melakukan penawaran denganku. " Fugaku Uchiha yang berbicara sambil menatap anak yang berdiri di depanya dengan tersenyum, " itulah kenapa aku lahir nomor dua " Sasuke membalikan badan dengan tak lupa memberikan seringai kepada ayahnya untuk kembali keruangan kerjanya, memunguti tas dan laptopnya lalu melangkah meninggalkan ruanganya kembali.
Sasuke memacu mobil hitamnya menuju arah dimana Naruto sedang belajar, suasana hati Sasuke sedang sangat bagus karena perkataan ayahnya tadi yang membuatnya merasa mampu melakukan tujuanya.
Sasuke memencet tombol 1 untuk panggilan cepat
Ttuuuuuuuuuutttttt
Tttttuuuuuuuuuutttt
" ya halo, Sasuke ? ada apa ? "
" aku akan menjemputmu sekarang, tunggulah di gerbang "
" ahh !? Benarkah, baiklah "
Naruto dan kedua sahabatnya sedang berdiri di depan gerbang universitasnya, terlihat si blonde yang mencoba mengusir kedua temanya dengan susah payah.
" kami hanya ingin melihatnya Naruto chan ! "
" Uso ! kalian sudah bertemu denganya , eeegghhhh pergi pergi ! " Naruto masih mencoba mendorong kedua sahabatnya menjauh, dengan mulus tanpa suara mobil hitam sudah berhenti tepat di depan Naruto dan kawan kawan, keluarlah Sasuke mengenakan pakaian kantornya yang tanpa jas dengan pemandangan aneh karena Sasuke sedang membawa rangkaian bunga mawar kuning di tanganya, " mau menikah denganku ? "Sasuke membuang muka dan menyodorkan rangkaian bunga yang ia pegang kearah Naruto, semua yang berjalan lalu lalang berhenti karena mendengar sesuatu seperti marriage proposal yang dilakukan seorang laki laki terhadap ketiga lelaki di depanya, Kiba maupun Gaara mundur serempak dari badan Naruto, dengan sangat cepat banyak orang mengerumuni dimana Sasuke dengan wajah merah padamnya melamar Naruto, " apa jawabanmu dobe ?! " Sasuke memalingkan wajahnya untuk memandang Naruto yang malah terdiam dengan wajah terkejutnya, Sasuke melangkahkan kakinya lebih dekat hingga keduanya hanya berjarakkan bunga yang Sasuke bawa, " dobe ? mau menikah denganku tidak !? " Sasuke sedikit meninggikan suaranya, kesal terhadap Naruto yang terkejut terlalu lama,
" tapi Sasuke, apa kau mencintaiku ? " Sasuke menghirup nafas dalam dalam lalu dikeluarkanya kembali, mundur beberapa langkah dari Naruto dan melipat kedua tanganya di depan perut " TENTU SAJA AKU MENCINTAIMU BODOH ! Walaupun kita akan menikah untuk kedua kalinya, tapi aku melamarmu hanya sekali ini, tch dobe ! " Sasuke berteriak saat mengatakan mencintai Naruto, lalu berbisik pelan dari kata ' walaupun ' . Naruto melangkahkan kakinya dan memeluk Sasuke, " iya, aku mencintaimu juga " Naruto memeluk Sasuke erat dengan derai air mata yang tak henti mengalir, banyak kerumunan yang bersorak sorai, banyak yang mengambil foto atas moment ini, bahkan ada beberapa orang terharu dan ikut menangis.
Sasuke seperti kembali ke dunia nyata, memandangi sekelilingnya yang ntah sejak kapan sudah ramai, Sasuke dengan cekatan memasukan Naruto kedalam mobil dan meninggalkan kerumunan.
" mau sampai kapan kau menangis dobe ? "
" hic. . hic. .. " Naruto tak menjawab tapi mencoba menghentikan tangisanya, Sasuke memarkirkan mobilnya di depan toko berlian, setelah Naruto menghentikan tangisnya barulah mereka masuk ke dalam toko.
" Tuan, ada yang bisa saya bantu ?" seorang pelayan toko berlian menyambut Sasuke maupun Naruto dengan ramah.
" saya mempunyai The Red Cross, dan mencari Carbonado, mungkin kalian mampu membuatnya seperti ini? " Sasuke menunjuk kalung putih dengan bandul batu berwarna merah.
" Sasuke . . . "
" Tenanglah, aku bukan orang miskin. " Sasuke tau kalau Naruto akan mencegahnya untuk tidak mengeluarkan biaya terlalu banyak. Sasuke melakukan deal line terhadap pelayan toko.
" Kalau sudah, aku akan mengantar Red cross dua hari lagi " Sasuke memberikan tanda tanganya dan sebuah cek dengan nominal beberapa ratus ribu dalam dollar untuk uang muka.
" Maaf jika boleh bertanya, kenapa Carbonado ? sedangkan masih ada oniks, dan saya yakin seorang Uchiha mampu hanya untuk sebuah oniks ? " Sasuke terdiam duadetik saat pelayan yang melayaninya bertanya begitu.
" kenapa? Karena carbonado seperti dirinya, sederhana " Sasuke tersenyum kecil sambil memandang Naruto yang tak mengerti apapun.
" kau tak bertanya red cross?hmm aku akan memberitahumu, karena red cross berwarna kuning seperti rambutnya, dan tentu aku menyukai bagian itu, red cross berarti juga menyelamatkan, dan aku sering diselamatkan olehnya, jadi carbonado maupun red cross adalah arti dari dirinya."
Setelah ngoceh cukup panjang dan membuat seisi toko pelayan maupun pembeli lainya terpesona, Sasuke maupun Naruto kembali menuju rumah, rumah dimana Itachi dengan Deidara tinggal.
Saat makan malam, Sasuke menjelaskan tentang rencananya jika ia mampu membawa Uchiha kembali walaupun hanya sampai 90%. Sasuke ingin jika ia berhasil Itachi juga akan menikahi Deidara atas seizinya, juga berpamitan akan semakin sibuk dan akan berpergian sampai keluar negeri.
" Aahh ah Sasuke. . unhhhh Sasuke . .Sasuke ! " Naruto terus merapalkan nama Sasuke disela desahanya yang sedang merasakan barang milik Sasuke memenuhi dirinya, Sasuke yang berusaha meminimalisir suaranya hanya mampu makin tegang karena Naruto terus terusan memanggil namanya.
" Ah ah aahh . . .hhh Sasuke, Sasuke, Sasuke . . aahhh keluar uuhh Sasuke ham ah hampir. .uhhh Sasuke, Sasuke! "
" Aw!. .uhh hhhh. .Naruto. . " Sasuke sedikit mengerang karena terasa jemari Naruto mencakar punggungnya.
" kkhhh Naruto. . . " Sasuke mencium bibir Naruto saat dirasakan cairanya sudah hampir keluar, setelah miliknya keluar disusul cairan milik Naruto yang membasahi tangan kiri Sasuke dengan sempurna, Sasuke melepas bibirnya yang sedari tadi beradu dengan milik Naruto, lalu menjilati cairan milik Naruto di depan sang pemilik sendiri, " baka Sasuke ! " Naruto mengambil bantal disampingnya dan menutupi wajahnya karena malu, Sasuke beranjak dari hadapan Naruto lalu melap tanganya dengan tisu, dan kembali lagi mendekati blonde manisnya. Bercanda sampai hampir menjelang pagi datang.
Satu minggu kemudian, Sasuke meninggalkan Jepang untuk pergi ke Indnonesia dalam rangka pembukaan tempat produksi baru yang berlokasi di Indonesia dan sedikit melakukan pengecekan. Ide menempatkan Uchiha company di Indonesia adalah murni dari ide Sasuke selama empat bulan terakhir, karena Sasuke yakin warga Indonesia pekerja keras dan memiliki loyalitas yang tinggi selama gaji mereka layak, dan Sasuke juga yakin akan banyak sekali manusia yang imaginative untuk membuat sebuah mainan yang menjual.
Tak tanggung tanggung, setelah Sasuke menginjakan kaki di Indonesia, Sasuke langsung mengatur semuanya hingga setelah pabrik dibuka pekerja langsung bisa bekerja.
Setelah melangkahkan kaki di Indonesia Sasuke pergi ke Inggris, membenahi semua kekacauan setelah kebakaran, meminta tanah yang dulunya untuk pabrik mainan dijual cepat dalam 2 hari, tentu banyak yang tertarik karena Sasuke menjualnya dengan sangat murah namun uang harus ada dalam 2 hari.
Setelah ke Inggris Sasuke terbang menuju Paris untuk bernegoisasi membeli sebuah brand pakaian yang cukup menjual di dunia, dengan bermodalkan sisa pabrik dan luas tanah yang ia jual, Sasuke berhasil membeli sebuah brand pakaian.
Sudah dua bulan Sasuke tak menginjakan kaki di Jepang, bahkan untuk merayakan Natal bersama orang orang yang dicintainya saja tak sempat. Sasuke dikejar waktu, hingga pas tanggal 30 desember Sasuke baru menginjakan kakinya kembali di sebuah rumah yang sangat ia rindukan.
" Sasuke oooookkkkkkaaaaaeeeeriiii. " Saat Sasuke membuka pintu, tampaklah ruangan yang dihiasi berbagai macam hiasan dengan wajah Itachi dan si blonde – BLONDE!?
" Dimana Naruto! " Sasuke panic mengguncang bahu Itachi
" Sa. .suke. . .o . .o ..okaeri " Naruto menundukan wajahnya karena malu sedang memakai kostum kelinci kuning untuk menyabut Sasuke, Nampak Sasuke bernafas lega lalu berjongkok di depan Naruto, " tadaima ." Sasuke tersenyum dan melentangkan tanganya, tanpa babibu Naruto dengan kostum usaginya menubruk Sasuke hingga terjatuh sambil menangis kencang.
" Yoshi yoshi, aku tak akan kemana mana lagi " Sasuke mencoba meredakan tangis Naruto yang memang kalau menangis susah berhentinya. Tahun barupun bisa dilewati Sasuke bersama sama dengan orang yang dicintainya.
2 Januari 2013
Kedua Uchiha baru saja memasuki mobil hitam dari sebuah rumah, lalu nampaklah dua lelaki blonde yang masih mengenakan celemek melambai lambaikan tanganya.
Setelah sampai di kantor Uchiha, Itachi maupun Sasuke langsung menuju ruang rapat, menyambut datangnya kembali Uchiha Ithaci dan membahas tentang kemajuan Uchiha yang sangat pesat berkat sang anak kedua Uchiha Sasuke, dan hal hal lain yang menyangkut Uchiha sudah tidak lagi hanya perusahaan mainan, namun memiliki sebuah brand pakaian dan brand ponsel. Dan dipagi itu juga president utama dari Uchiha mengundurkan diri lalu menyerahkan jabatanya untuk anak keduanya Uchiha Sasuke, di pagi itu juga Sasuke membagikan sebuah undangan yang sudah ia rencanakan disela sela kesibukanya, undangan pernikahanya dan pernikahan Itachi yang diselenggarakan bersama, dan hanya untuk seorang Uchiha saja, seluruh Uchiha mendapatkanya tak terkecuali Uchiha Obito maupun Uchiha Madara.
Sasuke juga sempat membuat sebuah gereja di pinggir kota untuk menyelenggarakan pernikahanya. Malam harinya kedua Uchiha membawa calon pengantinya kerumah utama untuk diperkenalkan pada Ayah dan Ibunya secara resmi.
" hmmm heran, kenapa kalian suka sama sama blonde ? umm anata ? mungkin benar yang kutanyakan dulu, kau menyukai Minato Namikaze ? " Mikoto Uchiha memegang dagunya sendiri sambil memandang Fugaku yang tiba tiba berwajah merah dan panic, " ti. . tidak tentu tidak " Fugaku Uchiha membuang muka untuk menjaga harga diri, Mikoto hanya tertawa kecil melihat tingkah suaminya yang sedikit ia kerjai.
Hari hari berikutnya Sasuke sudah tidak gila gilaan bekerja karena Uchiha sudah stabil bahkan bisa dibilang sedang sukses besar, hari hari menjelang pernikahan hanya di isi dengan mencari pakaian pengantin atau sekedar bertengkar siapa yang akan memakai pakaian pengantin wanita, karena baik Sasuke maupun Naruto enggan memakainya.
Lain lagi dengan pasangan Itachi dan Deidara yang banyak saling ngertinya, dan memang kodrat sebagai uke, Deidara menerima dengan iklas dirinya yang memakai gaun wanita.
" oke, kita janken, yang menang yang memutuskan. " Ide Naruto disetujui Sasuke, dan kemenangan berada di tangan Naruto yang sedang bergaya ala ultramen untuk membanggakan dirinya yang ahli janken!
" baiklah, aku putuskan kau. . . . "
.
.
.
.
.
" kau memakai pengantin laki laki " Naruto menggembungkan pipi dengan wajah memerahnya, " hahaha yes, my lord ." Sasuke mencium punggung telapak tangan Naruto seperti sebastian, tokoh anime kesukaan si blonde manisnya ini.
13 januari 2013
Hari pernikahan kedua Uchiha pun tiba. Nampak beberapa pasang kepala keluarga Uchiha, kedua pengantin dengan gaun wanita berambut blonde, satu Priest yang bertugas menikahkan. Banyak mawar berwarna kuning menghiasi gereja.
Fugaku bersama Mikoto duduk paling depan dan paling dekat dengan kedua pasang pengantin yang tak lain anak mereka sendiri.
Acarapun dimulai, karena Itachi adalah anak pertama, maka pasangan Ithaci dan Deidara dulu yang dinikahkan, berlangsung hampir 20menit.
Akhirnya giliran Sasuke dan Naruto tiba, sebelum pendeta menuntun mereka mengucapkan janji, Sasuke memasangkan kalung yang sudah ia pesan jauh jauh hari sembari menjelaskan apa arti dari 'the red cross dan carbonado' terpancarlah Red Cross dengan kuning segi empat berkilauan di dada Naruto, lalu Naruto juga memasangkan batu hitam bentuk persegi panjang dengan nama Carbonado di leher Sasuke.
" I, Sasuke Uchiha, take you, Naruto Uzumaki, for my lawful love, to have and to hold, from this day forward, for better, for worse, for richer, for poorer, in sickness and in health, until death do us part. "
Sasuke mengucapkan wedding vow dengan mantap samba terus menatap dalam mata Naruto yang berkaca kaca.
Naruto mengerjapkan matanya beberapa kali, lalu menghirup nafas panjang sebelum membuka mulutnya.
" I, Naruto Uzumaki, take you, Sasuke Uchiha, for my lawful love, to have and to hold, from this day forward, for better, for worse, for richer, for poorer, in sickness and in health, until death do us . . . part. " Naruto dengan refleknya memeluk Sasuke dan sedetik kemudian terdengar suara tembakan yang begitu bising seperti sedang menonton film perang, namun ini terjadi di dalam gereja.
Beberapa saat kemudian keadaan menjadi hening, bunga mawar kuning yang tadinya menjadi hiasan kini bertebaran dimana mana.
" Bakar Uchiha bodoh ini " perintah seseorang dibalik beberapa orang yang baru saja memporak porandakan seisi gereja dimana seluruh Uchiha dan para pengawal yang di izinkan duduk hanya saat pengucapan janji pernikahan bersama satu Pendeta di dalamnya.
Beberapa dari orang tersebut menumpahkan bensin disekeliling gereja yang sengaja dibangun jauh dari kota, lalu membakarnya.
Sasuke membuka matanya dengan kesadaran yang masih tersisa, Sasuke menengog sebelah kirinya terlihat Itachi yang terlihat berusaha melindungi Deidara namun keduanya juga bermandikan warna merah, Sasuke menurunkan pandanganya sedikit terlihat Ayahnya yang juga berusaha melindungi Ibunya dengan memeluk kepala dari mikoto Uchiha, namun keduanya hanya terdiam dengan ayahnya yang seperti memeluk ibunya erat.
Sasuke menengogkan kepalanya ke kanan mengedarkan pandangan semampu ia bisa, terlihat banyak generasi Uchiha yang masih kecil bersimbah darah dipelukan orangtuanya, mawar kuning bertebaran dimana mana bercampur dengan warna merah.
Sasuke mengeluarkan ponsel dari saku celananya, berusaha mengetik beberapa huruf.
Sasuke merasakan kesadaranya seperti akan menghilang, meletakan ponselnya lalu memeluk seseorang dengan gaun pengantin yang sangat berat diatasnya.
"tch, aku ralat janjiku sekarang, I, Sasuke . . Uc . .Uchi. .ha, ta . .ke you, Na. .Naru. . .to Uzumaki, eeeeghhhhh " Sasuke mengerang sambil masih mencoba menjaga kesadaranya sebentar lagi.
" for. . .for my. . lawful lo . .ve, to have and . . to hold, fr. . from. .from this day forwa . .rd,hhh hhhh for heaven, .. .for.. hell, fo. .r death, may be. . for rebirth, . .and after death . . . I will al. .always loving you. "
Satu minggu sejak pembantaian Uchiha dan pemakamanya. Shikamaru kepala kepolisian Jepang menangkap Obito Uchiha dengan bukti yang sangat kuat, karena hanya Obito lah yang tak datang di acara pernikahan Sasuke maupun Ithaci, hanya Obito, ya hanya Obito, anak maupun istrinya sendiri datang memenuhi undangan saudara satu marganya, tentu terbunuh juga, karena tak ada satupun Uchiha hidup dalam pembantaian itu, tak ada pengawal satupun hidup yang sedang bertugas hari itu. Bukti juga dikuatkan atas pesan yang shikamaru langsung terima dari Sasuke dengan isi 'Obito' .
Pembantaian seluruh keluarga dengan marga Uchihapun mendunia, karena memang Uchiha company mempunyai nama besar dimata dunia.
Shikamaru yang sedang berada di ruangan kerjanya tiga hari penuh membaca semua berkas yang diberikan Uchiha Sasuke beberapa minggu lalu saat ia diangkat jadi president utama Uchiha.
" manusia seperti apa mereka? Memliki harta sebegini banyak " shikamaru sedang membaca surat warisan yang dibuat Sasuke sepulang pengangkatanya sebagai president Uchiha, inti di dalam wasiatnya, jika ia meninggal akan menyerahkan seluruh hartanya kepada keluarganya, jika semua Uchiha meninggal sumbangkan seluruh harta dari seluruh Uchiha kepada orang orang yang berada di Negara bagian 3 atau Negara miskin. Di dalam surat warisan Sasuke juga mengatakan ' tidak satu senpun aku serahkan kepada anggota keluarga, jika ia memerangi keluarganya sendiri' .
Jadilah shikamaru yang juga teman dekat Sasuke mau tak mau harus mau mengurusi harta yang mungkin 14turunan takan habis.
Dua minggu sejak kejadian itu, shikamaru menuju percetakan Koran dan memberikan sebuah foto.
Hari itu juga percetakan Koran menunda semua berita yang akan mereka keluarkan dan hanya akan mengeluarkan berita mengenai foto yang mereka dapat.
Foto dimana sebuah gereja yang terbakar, foto dimana Nampak seperti masing masing dari mereka yang terbakar disana saling melindungi, foto dimana yang diduga president Uchiha company yang baru sedang dilindungi oleh pengantinya, foto dimana tak Nampak kesedihan ada di dalam sana.
Berita yang menggemparkan seluruh dunia selama beberapa bulan, membuat dunia mengutuki siapa yang melakukanya, membuat dunia mengerti melindungi seseorang yang kita cintai itu membahagiakan.
Maka dari itu tragedi tersebut dinamai 'happy wedding.'
TAMAT
