Let's Study Alien's Language in Gakuen Hetalia!
Genre: Humor/Supernatural/Romance (Maybe)
Rate: K… T?
Summary: (Saya bego dalam buat Summary) Suatu hari ada 'teman'nya Tony 'datang' ke Bumi, dia ngomong make bahasa Alien, gimana ya para mahluk *dilempar petasan* maksudnya para Manusia ngerti dia ngomong apa? LET'S STUDY ALIEN'S LANGUAGE WITH ARTHUR AND TONY (?)! *dilempar pot bunga* Review ya! WAJIB! *neror mode: ON* Err… Tambahan, disini Saya (Author) Masuk sebagai Bandung ke-2, Bandung yang ke-1 itu Bandung Barat, Sedangkan Saya Bandung Selatan (Mewakili Tempat Tinggal :D)
Disclaimer: Axis Powers Hetalia © Hidekaz Himaruya-sensei
Chara-Chara yang masuk di Fic ini © Pemiliknya xD
Let's Study Alien's Language in Gakuen Hetalia! ©
Warning: OOC, OC, Shonen-Ai (Maybe *Digaplok*), Human Name use…
o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o
Pertama saya mau menyebutkan OC saya yang muncul disini:
- Bandung Barat a.k.a Rima Shafina Agustina
- Bandung Selatan a.k.a Saya sendiri (Disini saya make nama panggilan saya yang lama, Riri)
- Tanjung Pinang a.k.a Karina Putri Septiani (OC baru XD *Plak*)
- San Marino a.k.a Rina Fiorella
- Serravalle a.k.a Rino Fiorenza
- Costa Rica a.k.a Dawn Darrelyn
- Paris a.k.a Riene Callia
- Copenhagen a.k.a Riza Madeliene
- Los Angeles a.k.a Anna Trinity
- California a.k.a Anthony Trinity
Cuma segini… (WHAT? ITU DIBILANG 'CUMA'! *dilempar panci*)
Para OC yang lain masuk kok XD
N/B: Di chapter ini ada genre-genre mistery-nya, ntar bakal muncul sesuatu XD
o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o
Chapter 3: There's A New Class!
"Itu adalah kelas…," Kata Arthur yang masih gugup untuk ngejelasin.
"Kelas apa Pak Guru?," Tanya semua anak-anak TK itu *dihajar para Nations*
"Kelas Bahasa Alien ya Pak…," Kata seseorang yang sedang mejeng di pintu kelas (yang masih rusak gara-gara Riri).
Arthur langsung ngeliat ke Arah pintu dan muncul perempatan merah di kepalanya (Marah maksudnya).
"KAMU KENAPA TELAT? MANA SURATNYA?," Bentak Arthur pada Gadis itu.
"KA-CHAN~!," Panggil Riri dan Rima.
"Ye~ Si Bapa Guru marah… Ntar kayak Bapa Kimia itu loh, Asa-kun…," Kata Gadis itu yang bernama Ka-chan (Dari nama Karina, tapi karena ada tokoh yang namanya juga Karina, jadi dipanggil Ka-chan) sambil dadah ke Duo Bandung itu.
"Amit-Amit Ya Allah!," Kata Arthur.
"Pak! Bapak kapan masuk islam?," Tanya Riri yang melontarkan pertanyaan bego.
"GUE STRESS!," Teriak Arthur.
"Emang, Tumben kau ngaku, Arthur…," Kata Gilbert yang udah gak sayang nyawa.
"Gilbert, sumpah deh! Saya belum pernah ngeliat kamu gak asal ngomong ke permasalahan orang lain…," Kata Riene.
"By the way, Kau bareng sama Bandung Tengah?," Tanya Arthur.
"So Pasti dong! Masuk gih, Karina…," Kata Ka-chan.
"ARTHUR-CHAN~!," Teriak Karina a.k.a Bandung Tengah (Untuk orang yang bersangkutan, saya sangat meminta maaf telang merusak image anda… *Dzig*)
"HEH NGAPAIN KAMU SAMA HONEY-KU TERSAYANG!," Bentak Alfred yang gak sudi Arthur-nya direbut.
"Apa kamu? Siapa kamu?," Tanya Karina dengan innoncent.
"SAYA ALFRED F. JONES! PACARNYA ARTHUR!," Jelas Alfred dengan PD-nya.
"WHAT? ALFRED NGAWUR KAMU!," Bentak Arthur.
"YATTA! DAPET REKAMANNYA!," Teriak Riri, Rima, Kiku, Eliza, Riene, dan Rein.
"Re-Rekaman apa?," Kaget Arthur.
"REKAMAN PENGAKUAN ALFRED SEBAGAI PACARMU~!," Jawab Riri, Rima, Kiku, Eliza, Riene, dan Rein.
"WHAT THE? HAPUS REKAMANANNYA!," Teriak Arthur sambil ngejar-ngejar Rima yang bawa rekamannya.
"KABURRRRRRR!," Teriak Rima.
"RUSUUUUUUUHHHHH!," Teriak Riri sambil nyalain petasannya Hong Kong (?)
"Ini kenapa sih?," Tanya Karina.
"Sebaiknya abaikan saja mereka, mending kau duduk di sebelah Hong-kun aja deh, itu sebenarnya tempatnya Riri, tapi pake ajalah, mumpung dia lagi rusuh sama Arthur," Kata Ka-chan.
"Oke! Bisa dimengerti itu!," Kata Karina sambil duduk di tempat Hong Kong.
"Ka-Chan~~~ Minta Otak-otak~[1]," Pinta Riri.
"Gak! Lo diem baru gue kasih sekresek," Kata Ka-Chan.
Riri langsung nurutin kata Ka-chan, duduk diem di bangkunya yang sebelah Denmark sekarang.
"Sekarang mana otak-otaknya?," Tagih Riri.
"Nih anak ya…," Batin Ka-chan sambil ngasih sekresek Otak-otak.
"Hei! Rapatnya lanjutin dong!," Kata Kannitha.
"Iya nih! Lama, Gue mau balik ke Asrama nih!," Kata Gilbert.
"Sebagai Wakil Ketua OSIS, Gue aja yang lanjutin," Kata Ka-Chan.
"Emang lu tau apa yang mau di omongin di rapat ini?," Tanya Gilbert.
"Taulah! Secara gue wakil ketua OSIS, dodol lu ah…," Kata Ka-Chan.
"Dodol mah kan ada di Garut, Ka-chan?," Tanya Karina.
"Ah… Entahlah… Lama-lama aku jadi stress juga, To The Point! Kelas di belakang kelas Asia itu adalah kelas Bahasa Alien, disitu satu meja dua orang, WAJIB mengikuti kelas tersebut, kalo gak kena hukum dari Pak KepSek, kelas Bahasa diadakan setelah pelajaran selesai a.k.a kalian balik ke Asrama jam 10 malem-an, pemberitahuan selesai!," Kata Ka-Chan yang ngebacotnya cepet banget *ditabok Ka-Chan*.
"WAJIB?," Kaget Riri, Gilbert, Denmark, dan Rino.
"Yup! Kalo gak bisa di skors loh~," Kata Ka-Chan.
"Tapi kan… Adik gue lagi sakit..," Kata Rino yang duduk di sebelah Rina.
"Aku gak apa-apa kok, Kak," Kata Rina sambil senyum.
"Adik saya masih Belum sembuh Total!," Kata Anthony.
"Emang adik kamu sakit apa'an?," Tanya Ka-chan.
"Baru sembuh dari disantet sama Arthur," Jawab Anthony sambil ngeliat dingin ke Arthur.
"Ye! Napa salah gue! Adik loe duluan…," Kata Arthur.
"Tapi gak usah make nyantet kan!," Kata Anthony.
"Udah Kakak, gak apa-apa kok, lagi pula aku udah sembuh kok," Jawab Anna.
"Beneran?," Tanya Anthony.
Anna hanya menggangguk sambil tersenyum. Kembali ke Laptop! *Digibeng* Maksudnya... Balik ke rapat...
"Jadi… Hari ini kita balik jam 10?," Tanya Firas.
"Gak, sekarang pulang, Besok mulai pulang jam 10, diharapkan besok bawa peralatan tidur, piyama, makanan berat dan ringan, senter, lilin 2 buah satu orang, korek 2 kotak, dan khusus kelas Asia, diharapkan bawa Buku yang wak
tu itu saya kasih oke!," Kata Ka-chan yang udah siap-siap mau minggat pulang (?).
"KAN BESOK MINGGU? KENAPA MASUK?," Protes Gilbert.
"Buku?," Tanya Derek.
"Iya, waktu itu gue bagiin buku khusus kelas Asia, kalo gak salah… Kamu Mongolia kan? Bukunya kalo gak salah aku titipin ke Adek gue, Bandung Selatan," Kata Ka-Chan.
"Buku? OH YA! LUPA KETINGGAL DI KAMAR ASRAMA!," Kata Riri yang baru inget bukunya Derek ketinggal di Kamar Asramanya.
"Parah lu…," Kata Rima.
"Emang mau ngapain make buku 'itu'?," Tanya Kannitha.
"Pokoknya kelas Asia besok ngumpul di kelasnya, saya ada perlu dengan kalian murid-murid kelas Asia," Kata Ka-chan dan langsung membatin "Cepetan dong! Gue mau balik ke asrama nih! Ada yang 'nungguin'!,"
"Tapi Saya belum dapet bukunya!," Kata Semar yang muncul di pintu kayak hantu *Dihajar Airi-san*.
"Oh, iya… Semar-Chan, Firas, Derek, sama Karina belum dapet ya?," Kata Ka-Chan sambil bongkar-bongkar 'koper'nya buat nyari buku.
"Ne! Ka-Chan! Emang kita mau manggil 'itu'?," Tanya Riri.
"Bukan Kita! Tapi kamu yang manggil, Riri…," Kata Ka-chan sambil ngeluarin 5 Buku.
"Mau ada apa'an sih? Dari tadi buku, atau gak manggil inilah itulah!," Kata Gilbert yang sukses dipukul Eliza.
"Berisik lu ah!," Kata Eliza.
"KOK GUE? GUE KAN TAKUT HANTU!," Kaget Riri yang sukses (tanpa sengaja) Nabok Dawn pas di perut.
"DAWN!," Kaget Riene, sang 'kakak' asuhnya.
"Huuuuue! Riri-chan jahat!," Kata Dawn.
"NYAN? GOMEN GOMEN!," Kata Riri yang langsung nolongin Dawn.
"Kuat bener tuh anak," Kata Anthony.
"Ini buku apa'an Ka-Chan?," Tanya Karina.
"Besok aja deh dijelasinnya, sekarang udah jam 18.30 tuh, Bye! Inget besok bawa apa aja!, yang gak bawa bakal dihukum!," Kata Ka-Chan yang langsung ngacir entah kemana.
Akhirnya setelah Ka-Chan pergi, Mereka semua sibuk sendiri, dan sekarang waktunya Riza dan Norway menggoda Riri.
"Nii-san~, Jalan-jalan yuk~," Kata Riza.
"Sama aku juga ya!," Kata Norway.
"Kita jalan-jalan ke taman yuk!," Ajak Riza.
"Yuk yuk! Ntar kita beli makanan!," Kata Norway.
Riri Cuma ngelirik aja, gak ngomong apa-apa, dan sibuk sendiri makan otak-otak dari Ka-Chan tadi. Rima sang kakak aja sampe kebagian Cuma 10 buah. Setelah beberapa orang udah balik ke Asrama, orang-orang yang masih di kelas Eropa sibuk sendiri.
"Riri~ Bagi dong otak-otaknya~," Kata Rima.
"Gak mau! Minta aja sendiri sono sama Ka-Chan," Kata Riri.
"Pelit!," Kata Rima.
Rina, Rino, Riene, Dawn, Francis, Rein, Firas, Toru, Tokyo, Kannitha dan Karina lagi sibuk main monopoli, saking stressnya main, Francis sampe pingsan waktu ngutang ke Bank 100.000 dollar. Tapi, Ada yang aneh, Anthony lagi kebingungan liatin Adiknya, Anna. Dari tadi dia ngomong sendiri, kayak ada 'orang lain' selain mereka.
"Eh… Eh… Anthony, Adikmu ngomong sama…," Kata Arthur yang nunjuk-nunjuk Anna.
"Iya… Hanako-san…," Jawab Anthony.
Semua yang ngedenger jawaban Anthony langsung kaget dan berdiri ketakutan semua.
"HANAKO!," Teriak Rima, Rein, Kannitha, Firas, Rino, Dawn, dan Alfred.
"Mana Hanako-chan?," Tanya Rina.
"Anna-chan lagi ngomong sama siapa?," Tanya Riene.
"GUE TAKUT HANTU!," Teriak Alfred yang langsung meluk Arthur, sedangkan yang dipeluk… Malu sendiri…
"Telepon sang ahli Hantu ini!," Kata Rein.
"Telepon Nii-san!," Kata Tokyo.
"Telepon Nihon!," Kata Toru (Perasaan... sama-sama manggil Kiku deh...)
Firas langsung mencet-mencet nomor HPnya Nihon, dengan sangat gemetaran, firas nelpon Kiku *Ditabok Natha*.
"Moshi-moshi?," Kata Kiku.
"Ha-Halo! Kiku-san! Bisa ke kelas eropa?," Tanya Firas.
"Emang ada apa?, Bukannya udah pulang semua?," Tanya Kiku.
"Belum, Ada banyak yang belum pulang ke Asrama, cepetan dong kesini, pliss!," Pinta Firas.
"Oke! Sekarang aku berangkat," Kata Kiku yang langsung nutup telepon.
"A-Apa kata Nii-san!, Tanya Toru dan Tokyo.
"Katanya dia lagi kesini, tunggu bentar lagi," Kata Firas.
Sedangkan yang lagi ditakutin asik ngobrol aja sama Anna.
"Anna-chan, mereka kenapa sih? Nge-Fans ya sama saya?," Kata Hanako narsis.
"Iya mungkin~," Jawab Anna sambil senyum.
"Rina-chan~! Lama gak ketemu! Riri-san juga!," Kata Hanako sambil lambai-lambain tangan.
Rina yang dipanggil langsung nyamperin Anna, sedangkan Riri yang lagi asik makan sambil komat-kamit gak jelas gitu langsung nengok ke sumber suara.
"Suaranya Hanako-chan?," Tanya Riri.
"KAU TEMENAN SAMA HANTU ADIKKU!," Kaget Rima.
"Masa kakak gak inget? Kalian semua juga masa gak inget?, Waktu itu kan kita pernah ketemu sama Hanako-chan," Kata Riri sambil berdiri (dan masih bawa otak-otak yang masih ada 20 lebih).
"Hanako-chan?," Tanya Karina, Kannitha, Rein, Firas, dan Toru, Tokyo.
"Ituloh! Anak yang waktu itu ada di kelas Asia, yang waktu itu gangguin Yao-san," Kata Riri.
"Lama gak ketemu, Riri-san~," Kata Hanako.
"Yo!," Kata Riri.
"Ada apa manggil saya tadi?," Tanya Kiku yang udah dateng.
"Tuh… itu! Gimana caranya ngilangin Hanako-san!," Kata Dawn sambil nunjuk-nunjuk Hanako dan Dawn dengan sukses dijitak Rino karena nunjuk-nunjuk.
"JANGAN NUNJUK HANTU BEGO!," Kata Rino.
"Oh… Ha~Na~Ko~Chan~," Kata Kiku sambil senyum.
"Ah! Kiku-san~," Kata Hanako sambil lari ke Kiku.
"Pulang yuk, udah malem, ntar Hanako-chan gak boleh kesini lagi loh," Kata Kiku.
"Ya udah, Hanako-chan pulang dulu ya Kiku-san~ Dadah~," Kata Hanako yang digandeng sama Kiku.
"AMIT-AMIT GUE DADAHIN HANTU!," Kata Dawn.
"Heh! Gitu-gitu juga dulunya kan Manusia, ntar kalo loe mati juga kayak gitu," Kata Riri yang udah siap-siap mau pulang.
"Pada pulang yuk! Besok kan nginep disini lagi," Kata Tokyo.
Akhirnya semua pulang ke Asrama, dan kelas eropa langsung kekunci sendiri.
TBC~~~
o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o
Sekali lagi saya minta maaf *bow*
Bagi yang OCnya belum muat, maafkan daku ya, karena daku sedang tidak konsen karena baru-baru ini saya mimpi yang gak bisa dilupain… jadi maafkan kenistaan daku jika OC kalian dihancurkan Image-nya oleh saya *sujud*
Alfred: Ngapain loe suju ke HERO kayak gue?
B. Selatan: Hie! Loe Ge-eR kali! Gue nyari pensil Nordics gue! *Alasan*
