cHAPTER 2
Satu bulan telah berlalu semenjak kepindahan murid bernama kaito, kaito mengikuti extrakulikuler paskibra dan karawitan (alat musik jawa), shinichi mengikuti extra sepak bola dan pramuka, sedangkan Ran mengikuti ektraa PMR dan karate. Karena ketampanan dan keramahan kaito dalam waktu 1 bulan pamor Kaito sudah hampir menyamai pamor sinichi yang detective terkenal itu.
"Kriek … " seorang wanita membuka pintu aula SMA Teitan yang didalamnya sudah berada ratusan siswa SMA Teitan yang memang disuruh berkumpul di tempat itu.
"perhatian! Ibu akan memberikaan pengumuman. Bahwa sebentar lagi akan di adakan pemilihan ketua OSIS yang baru. Dan kandidat yang akan dipilih menjadi ketua osis adalah Sinichi Kudo dan Kaito Kudo..
Pemilihan akan dimulai minggu depan , jadi mulai hari ini ke dua kandidat dapat melakukan kampanye dan orasi untuk memilih ketua osis. Sekian pengumuman dari saya . arigatou ."
"Apa ?" Shinichi tersentak.
"hai saudara kembarku, tidak kusangka kita bisa terpilih menjadi kandiadat ketua OSIS tiak disangka ya?"
Shinichi hanya menyeringai. Akhir – akhir ini Shinichi agak marah sama Kaito, gara-garanya Kaito sering caper ke Ran
"hei Kaito ! Shinichi!" .Teriak gadis berambut panjang dan berwarna coklat tua.
"Selamat ya, kalian bisa menjadi kandidat ketua OSIS"
"sama – sama Ran , aku pasti berjuang untuk mengalahkan Sinichi dalam pemilihan Ketua OSIS ini"
"ehm, aku juga pasti akan berjuang untuk mengalahkan Kaito ." jawab Shinichi dengan lirikan tajam kearah kaito.
"baguslah kalau begitu selamat berjuang !". ujuar Ran.
-00-
"TTTTTeeeeeettttt … " bel tanda pulang sekolah berbunyi. Seluruh siswa bergegas untuk meninggalkan kelas masing-masing namun lain halnya dengan kedua pemuda dan ke dua pemudi ini.
"Eh shinichi, kaito ! kalian tidak pulang?" . Tanya Sonoko.
"Ehm kalian pulang dulu saja nona-nona cantik ..". jawab kaito dengan nada yang lembut.
"Yasudah kalau begitu kami pulang duluan ya ?" kata Ran sambil melambaikan tangannya kepada Kaito dan Shinichi. Sekarang di kelas tersebut hanya ada kedua pemuda tersebut.
"Hay bocah detective !. Bagaimana kalau kita bersaing untuk menjadi ketua OSIS. Biar kita lihat diantara bocah detective dan bocah maling manakah yang lebih unggul?"
"Hah? Kau meragukan kemampuanku ?"
"Ehm tidak, maka dari itu mari kita bersaing secara sehat. Bagaimana deal?"
"em bagaimana ya ? oke lah deal !"
"Baiklah kalau begitu ayo kita pulang, shinichi!"
"Naik apa ?"
"Delman" (?)* emang di jepang ada delman ?
-00-
Di sudut kamarnya Sinichi terlihat gelisah, "ehm , bagaimana ini aku hahrus melakukan apa biar teman – teman memilihku sebagai ketua OSIS?. YA aampun bagaimana ini hari pemilihan tinggal 2 hari lagi ? apa yang harus kulakukan ?"
Setelah beberapa abad berfikir (busyet dah) tiba-tiba wajah Sinichi berubah, bibirnya tersungging dan wajahnya memancarkan aura yang khas pertanda ia telah menemukan sesuatu. "jika analisis ku benar teman-teman akan memilihku sebagai ketua OSIS jika aku menyogok mereka dengan memberikan uang kepada mereka. Maka dengan itu aku bisa Menang melawan bocah maling itu," gumam Sinichi.
dI kamar sebelah terlihat sesosok cowok yang sedang berbaring di kasurnya yang berantakan . " ehm kira-kira apa yang direncanakan Shinichi untuk menjadi ketua OSIS ya ? apa yang harus kulakukan agar aku bisa memenangkan pemilihan besok lusa ?"
"aku harus berfikir!" . batin Kaito
1 menit
2 menit
3 menit
4 menit
5 menit
6 menit
7 menit
8 menit
dst …..
Sangking banyaknya menit authornya sampai males ngetik.
"Aha !",teriak kaito. "Tiada jalan lain selain aku harus pergi ke Dukun !"
Tanpa buang-buang waktu lagi kaito bergegas keluar dari rumahnya dan menyalakan mobil keluarga Kudo yang berada di garasi dan segera berangkat kerumah dukun yang dituju!
-00-
Hari yang ditunggu-tunggu pun tiba. Hari ini saatnya pemilihan ketua OsIS. Seluruh siswA SMA Teitan berkumpul di Aula . acara pertama dimulai dengan Orasi para kandidAt ketua oSis, kemudian pengambilan susara yang dilakukan oleh seluruh siswa SMA Teitan. Dan yang terakhir adalah pembacaan hasil perhitungan suara.
"shinichi. Sah!"
"Shinichi, sah!"
"Kaito , sah !"
"Sinichi, sah !"
"kaito, sah !"
Suara – suara tersebut terus berkumandang (adzan kali berkumandang ?) di dalam ruang aula yang sangat besar itu.
Tak berapa lamaa, seorang wanita yang memakai bawahan gelap, dan blezer putih naik ke atas panggung ."anak anak, penghitungan suara telah selesai dilak sanakan dan yang berhhak menjadi ketua Osis periode 2010-2011 adalah ….
"eeng ini eng .. brum2 brum2,tin tin, Koran –koran surya jawa pos .. yang haus yang haus, tisu seribu 3!(loh loh ini kog jadi di stopan ? oke oke , kembali ke cerita)
dan yang berhak menjadi ketua Osis periode 2010-2011 adalah Kaito Kudo !
tepuk tangan membahana di ruang Aula semua siswa bertepuk tangan kecuali 1 orang , ya dia adalah inspektur megure ,(loh2 kog gak nyambung? ) ma .. maaf maksut saya adalah tentu si Shinichi-Tantei.
Kaito yang berdiri di samping shinichi pun hanya bisa tersenyum kepada shinichi.
"bagaimana bocah detective ? ternyata bocah maling lah yang lebih unggul dari detective semacam kau!"
"cih. Itu sih hanya kebetulan"
Shinichi pun bergegas meninggalkan ruangan itu.
to be continue ..
-00-
