Our Dilemma Kiss

Park Jimin

Min Yoongi

Terinspirasi atau remake dari manga 17sai kiss to Dilemma.

.

.

Jimin melangkah menyusuri lorong lorong gelap itu sendirian. Tangannya meraba di sepanjang dinding untuk menemukan...

Dapat.

Jimin tersenyum puas dan membuka handle pintu yang sengaja di cat dengan warna kusam agar tidak terlihat mencolok.

"Park! Kau lama sekali!"

Sambutan pertama yang di terimanya saat memasuki ruangan besar, terang, dengan dekorasi grafiti heboh dan musik yang menghentak adalah teriakan Kim Taehyung.

"Kau tau aku harus menyelinap keluar kan?"

Taehyung mendengus. "Akan di mulai sebentar lagi. Dan lepaskan hoodie mu itu astaga kenapa kau menggunakannya kemari?"

Jimin terkekeh dan melepas hoodie nya. Menampilkan tubuhnya dengan balutan kaus hitam tanpa lengan yang memamerkan otot di sekujur badannya.

"Oh lihatlah. Sang buruk rupa telah keluar dari kepompongnya dan menjadi pangeran. Tapi berhati hatilah pangeran. Si buruk rupa akan ketahuan jika kau tidak berhati hati." Ejek Taehyung.

Dan Jimin dengan senang hati menghadiahi sahabatnya itu dengan satu jitakan keras.

.

,,,

.

"Bangtan Crew! Kalian pemenangnya!" Suara mc itu menggema di seluruh ruangan.

"Yeaaah!" Anggota bangtan crew itu, Jimin Taehyung, dan Jungkook bersorak gembira.

Bagaimana tidak gembira, mereka baru saja memenangkan battle dance dengan rival mereka.

Salah satu anggota grup rival mereka, Namjoon, mendekati Jimin dengan pandangan berbahaya. "Ini belum berakhir."

Jimin tertawa. "Silahkan. Lanjutkan sesukamu."

Taehyung dan Jungkook menarik Jimin ke lantai dua bangunan itu sebelum adu tatap antara Jimin dan Namjoon itu malah jadi adu jotos.

"Hyung jangan ladeni mereka. Berbahaya kau tau itu. " Jungkook memakai kembali jaketnya untuk menutupi kaus tipis yang di pandangi Taehyung dengan mata kelaparan itu.

"Dia selalu tidak terima kita menang." Dengus Jimin. "Tapi syukurlah. Dengan begini dia tidak bisa mengambil tempat kita ini kan."

Jungkook dan Taehyung mengiyakan ucapan Jimin dan segera mendudukan bokong mereka di lantai.

Ruangan yang di maksud Jimin adalah sebuah ruangan luas di lantai dua gedung tua di pinggiran kota Seoul. Hanya ada kamar mandi, sebuah kamar berukuran kecil, dan dua sofa untuk tempat tinggal Jungkook. Sisa nya adalah tempat kosong yang memang sengaja agar mereka lebih leluasa berlatih dance disini.

Sebenarnya hanya Jungkook yang dancer. Lalu Jimin pun jadi tertarik. Dan Taehyung bergabung. Mereka sering mengikuti kompetisi semacam barusan untuk mendapatkan uang karena Jungkook yatim piatu dan dia sangat menyukai Dance. Dan oh liat saja. Betapa mesra Jungkook dan alien itu.

"Teman teman..." Jimin mendengus melihat Jungkook yang sudah duduk di pangkuan Taehyung yang dengan santainya menciumi seluruh leher pemuda kelinci itu. Apakah mereka lupa bahwa ada seseorang yang tidak punya pasangan disini?

Jungkook berusaha mendorong kepala Taehyung. "M-mian Jimin hyung..."

"Santai saja. Aku juta sering melihatmu mencium Yoongi hyung saat aku disana. Dan aku tidak pernah se 'jones' itu kok." Taehyung malah memanas manasi Jimin.

"Kau membuat aku merasa sangat terhina Kim Taehyung-ssi. Aku tau itu usahamu agar aku pergi dan kau bisa melakukan sesuatu yang aku tidak ingin tau."

Taehyung tertawa keras dan Jungkook memukul kepala kekasihnya itu. "Tidak! Kami tidak pernah melakukan apapun!"

"Kau ingin berkata bahwa kau iri padaku karena aku sudah mendapatkan milik ku dan kau terjebak dengan kepompong kecupuan mu? Haha. Selamat Park."

Jungkook sontak menutup mulut Taehyung yang asyik menggoda Jimin. Kekasih aliennya ini suka sekali membully si pendek itu.

"Sudahlah. Aku bisa gila jika terus disini." Jimin melempar bantal sofa terdekat pada wajah Taehyung yang langsung mengumpatinya.

.

,,,

.

"Jimin! Bangunlah! Yoongi sudah disini!"

Pemuda yang di panggil itu hanya mengerang malas dan kembali membenamkan wajahnya pada bantal. Ia baru sampai rumah dengan diam diam dan sukses pukul 3 pagi dan baru tidur selama 2 jam!

"Park Jimin! Bangun!" Ibu Jimin sudah akan mendatangi kamar anak tercintanya itu jika Yoongi tidak menahan tangannya.

"Tidak apa apa eomma. Aku akan membangunkannya."

Ibu Jimin tersenyum. Yoongi memang menantu idamannya meskipun ia tidak tau pasti bagaimana hubungan Jimin dan Yoongi. Lihat, ia bahkan sudah mau memanggilnya eomma.

"Baiklah Yoongi. Kurasa semalam dia begadang lagi. Anak itu ckckck."

Yoongi tertawa. Ia langsung saja melesat ke kamar Jimin dan membuka pintunya yang ia yakin tidak dikunci.

Yoongi membayangkan akan melihat Jimin dengan jaket cupu atau apapun yang terlihat menjemukan seperti Jimin yang biasa. Tapi segala bayangan Yoongi tentang Jimin tertidur dengan cupu harus menguap begitu saja saat ia melihat siapa yang tidur di kasur acak acakan milik Jimin.

Seseorang...

Dengan tubuh atas tidak mengenakan pakaian alias topless. Dengan seluruh otot di tubuhnya. Dengan abs yang membuat Yoongi akan meneteskan air liur. Kulit coklat tan nya. Celana pendek nya. Dan wajahnya yang tertutup bantal. Yoongi sempat heran bagaimana jika orang itu mati karena wajahnya di tutupi bantal seperti itu.

Dengan segala keberanian, Yoongi mendekat dan menyingkirkan bantal di wajah orang itu.

Apa itu Jimin?

Park Jimin?

Si cupu dengan jaket hitam bertudung dan kacamata super tebal yang di pakai setiap detik?

Si crying baby yang Yoongi bonceng dan selalu memeluk Yoongi jika crying baby itu mengaku sedang 'takut' ?

Tapi yang ada di hadapannya ini adalah pemuda tampan dengan Garis rahang tegas. Bibir tebal. Rambut yang acak acakan karena memang sedang tidur.

Apa ini Jimin?

Yoongi menahan nafasnya. Jantungnya berdetak berkali kali lebih cepat. Kenapa Jimin menjadi sangat cupu jika dia ternyata setampan ini?

Pandangan Yoongi terkunci pada bibir Jimin. Katakan saja Yoongi gila. Tapi beberapa kali ia memang bermimpi dicium bibir itu.

Tanpa sadar ia menunduk kan wajahnya yang sudah semerah kepiting rebus. Matanya terpaku pada wajah tampan dan bibir Jimin. Poni Yoongi jatuh membingkai wajah cantiknya karena ia terus menunduk kan wajahnya mendekati wajah Jimin dan logika nya sudah menghilang entah kemana.

Hingga...

.

,,,

.

TBC

.

sekali lagi bagi yang masih bingung, jimin ini SEME ya :'D sudah ada kok di summary nya aku tulis Jimin!seme . Bagaimana? Kalian suka ndak? Jadi Yoongi tuh kalo di ibaratkan dia cewe, dia itu cewe tomboi. Dia uke tomboi (?) Buat yang nungguin anak baru nya, sabar ea~ chapter depan muncul kok~ trus jimin, tae, jjk itu kalo malem jadi dancer. saya terinspirasi film step up 3. Tau kan step up 3? Keren lho wkwkwk.

Kalo masih bingung bisa pm saya (?) Saya ga gigit~ segitu dulu yaaa semoga suka :D

Last but not least, review please ^^