"Jungkookie!"

Suara berat dari arah pintu kelas jungkook itu membuat seisi kelas yang sedang menikmati sesi istirahat itu menoleh. Termasuk Jungkook yang langsung memasang senyum lebarnya.

"Taetae hyung!" Jungkook berdiri dan menghampiri taehyung yang menampilkan rectangle smilenya.

"Apa kau ingin ke kantin?"

Jungkook mengangguk. "Tentu! Aku menunggumu."

Taehyung tertawa dan menggenggam tangan jungkook tanpa canggung dan berjalan menuju kantin.

Ketika sedang mengobrol santai, jungkook melihat kehebohan di sudut kantin. "Hyung..." jungkook menarik narik lengan Taehyung pelan.

Taehyung yang akan duduk itu pun menoleh dan mengikuti arah mata jungkook. Melihat ke pojok kantin di mana banyak siswi siswi bergorombol mengelilingi sesuatu.

Taehyung mengangkat bahu cuek. "Aku yakin itu hanya Jin sunbae, Yoongi sunbae, dan si pendek Jimin. "

Jungkook masih menatap kumpulan gadis itu dengan bingung. "Kupikir hanya jin hyung yang jadi idol disini?"

Taehyung tertawa. "Dia dan si manis Min Yoongi. Tapi Jimin sedang mendekati Yoongi. Kau tau kan bagaimana gencarnya jimin? Ia akan ada dimana si manisnya ada."

Jungkook mengangguk mengerti. Ia tau bahwa jimin adalah sahabat Taehyung dan sedang mendekati seseorang bernama Min Yoongi. Tapi ia tidak pernah tau yang mana Min Yoongi sunbae itu. Secantik apa hingga Taehyung pun menyebutnya si manis min Yoongi.

Tapi sepertinya Yoongi sunbae ini dekat dengan Jin hyung kesayangannya. Baiklah! Ia akan mendekati Yoongi sunbae ini dan meminta jalan mendekati jin hyung. Tidak peduli bahwa pagi tadi ia baru saja bersin di wajah Seokjin. Ini bisa di jadikan alasannya bertemu Seokjin. Lagipula Kata Taehyung, Yoongi sunbae ini manis. Jadi pasti baik hati kan?

"Hei jangan melamun! Kau ingin pesan apa?" Taehyung mengacak rambut Jungkook gemas.

Jungkook tersadar. Ia segera duduk di hadapan Taehyung. "Aku ingin soda saja hyung. "

Taehyung mengangguk dan berdiri untuk memesan sementara Jungkook asyik kembali dengan pikirannya bersama Seokjin.

Taehyung kembali membawa 2 botol soda. Jungkook menerimanya sambil tersenyum.

"Bagaimana pagimu tadi?" Taehyung membuka pembicaraan. "Kulihat wajahmu senang sekali tadi"

Jungkook mengangguk. "Benar! Kau tau hyung, aku tadi berjalan memutar ke dekat apartment Seokjin hyung. Dan aku melihatnya! Tapi sialnya dia melihat ku. Dan aku kesal! Aku gugup dan bersin di wajahnya! Aku malu sekali. Tapi aku senang karena aku bisa berangkat bersamanya hehehehe" Jungkook menceritakan panjang lebar tanpa jeda.

Taehyung tersenyum. "Kau menyukainya?"

Jungkook mengangguk bangga. "Dia tampan kan?" Ucapnya lalu meminum soda di tangannya.

Sementara Taehyung masih tersenyum sambil menutupi luka nya.

,,,

Jungkook menatap coklat di tangannya dengan bangga. Ia yakin dengan ini, Yoongi sunbae akan membantunya.

Yeah! Setelah mencari sekian banyak informasi, ia akhirnya tau bahwa Min Yoongi ini adik sepupu seokjin. Dan ia suka nongkrong di atap gedung sekolah sebelum pulang ke apartment nya dan seokjin. Bagaimana ia bisa baru saja tau informasi sepenting itu? Huh menyebalkan. Rutuknya dalam hati.

Jadi rencana Jungkook adalah

Mendekati Yoongi sunbae

Main ke apartment nya

Lalu mendekati Seokjin.

Jungkook merasa sangat pintar.

"Hei kook. Kalau kau terus tersenyum seperti orang gila begitu, aku akan meninggalkanmu." Sujeong menegur Jungkook sambil merapihkan buku bukunya karena kelas baru saja berakhir.

Jungkook merengut. "Iya iya maaf. Kalau tidak ada kau bagaimana aku menemukan Yoongi sunbae?" Jungkook menjawab sambil memasukkan coklatnya ke tas dan berdiri.

Sujeong menggelengkan kepalanya "Aku memperingatkanmu oke, Yoongi sunbae tidak seramah itu."

Jungkook tertawa meremehkan. "Tidak ada gadis yang tidak takluk padaku. Ayolah!" Jungkook menarik tangan Sujeong yang memandangnya bingung. Tapi ia menurut saja dan mengantar Jungkook ke atap sekolah tempat Yoongi sunbae biasa duduk.

"Kupikir kau dan Taehyung oppa berpacaran." Sujeong membuka pembicaraan di perjalanan mereka ke atap.

Jungkook menggeleng. "Dia seperti kakak bagiku. Meski dia memang tampan sih."

"Tapi sepertinya ia menyukaimu."

Jungkook tertawa "Mana mungkin!"

Sujeong ingin menyahut, tapi seseorang telah lebih dahulu merangkul leher Jungkook dari belakang dan Jungkook refleks berbalik untuk menemukan Taehyung yang memeluknya sambil memberikan senyuman serta jimin yang membawa sebuket bunga.

Jungkook memukul dada Taehyung pelan dan merengut "Hyung mengagetkanku!"

Taehyung tertawa lagi. "Maaf hahahaha. Si bantet ini ingin menemui cinta manisnya jadi aku menemaninya dan tanpa sengaja melihat mu. Kalian mau kemana?"

"Jungkook memintaku menemaninya menemui Yoongi sunbae." Sujeong angkat bicara.

Jimin menatap mereka tajam "Apa kalian ingin mendekati Yoongi-ku?"

Jungkook memutar matanya malas dan menjelaskan rencananya untuk mendekati Yoongi sunbae demi seokjin hyung nya. Jimin mengangguk paham. "Aku tidak yakin kalian bisa melelehkan Yoongi sunbae dengan coklat. Tapi syukurlah, Kupikir kau menyukai Yoongi-ku. Jangan jatuh cinta pada kemanisannya!"

Jungkook memandang malas Jimin. "Aku tidak tertarik pada wanita. Aku tertarik pada Jin hyung." Kemudian ia menyeret sujeong menjauhi Jimin dan Taehyung.

Jimin mengerutkan kening bingung dan memandang Taehyung. "Memangnya gadis yang mana? Sejak kapan Yoongi manisku seorang gadis? Apa dia benar benar gadis? Ah aku tau dia memang cantik."

Taehyung menghela nafas berat. "Dia mencintai seokjin hyung..."

Jimin menepuk punggung sahabat aliennya itu sambil tertawa. "Ayolah. Apa kau akan menyerah? Kau harus memperjuangkan cintamu! Seperti aku memperjuangkan cintaku pada manisku!"

Taehyung menatap Jimin dalam dalam. "Apa menurutmu aku bisa?"

Jimin mengangguk semangat. "Kita ini seme. Kita harus kuat mengejar cinta uke kita. Kecuali kalau kau itu seke. Aku tidak tau lagi. Sekarang ayo temani aku ke tempat manisku untuk menyerahkan bunga ini sebelum anak anak itu merusak mood cinta manisku dan yoongi-ku malah membuang bungaku"

"Tanpa itu pun aku yakin Yoongi sunbae pasti membuang bungamu." Taehyung mengejek.

Jimin mengepalkan sebelah tangannya dan meninju udara menunjukkan semangat. "Seribu kalipun ditolak, aku akan menjadikannya milik ku yeah!"

Taehyung mengangguk dan tertawa. Diam diam ia memuji semangat Jimin.

Ya. Ia juga tidak akan menyerah.

.

.

.

TBC

JENG JENG! TAU KAN SIAPA PANGERAN NYA JUNGKOOK? Hahahahahaha~ banyak yang salah /? Ini beneran ff vkook kok tenang ajah~ tapi di ffku, mereka harus melewati lika liku friendzone dulu :))) hayo siapa yang pernah kena friendzone? :') Aku ga akan bikin kisah cinta mereka semulus badan Yoongi oppa /plak. Nah, segini dulu dari aku. Kritik saran diterima~ last but not least, review please 3