Saat kakakku datang ke Tokyo, aku tahu persis apa yang akan terjadi. Dulu, dia sering memarahiku, menyuruhku melakukan ini dan itu sesuai perintahnya. Aku tidak menyangka dia masih suka melakukannya meski aku sudah sebesar ini. Di hari dia menginap, kakak mengajariku bagaimana cara mengurus rumah yang baik dan benar.

Malamnya, aku sangat lelah. Aku mengeluh pada Ichigo, memohon, "Yang Mulia, kau harus menegakkan keadilan bagi permaisuri rendah hati ini."

Ichigo menjawab, "Baiklah, aku, Kaisar Ichigo, akan membantumu menghukumnya sebagai balasan."

Malam itu, mereka berdua duduk di ruang tengah, bermain video game semalaman.

Keesokan paginya, kakakku muncul di hadapanku dengan mata merah, dan mendesah, "Suamimu itu monster! Dia mengajakku bermain game sepanjang malam."

Kaisar, aku mencintaimu!