Disclaimer:kuroko no basuke tetep milik tadatoshi fujimaki kok :)kalau cerita ini milik author mei aonaru seorang ^^
warning:typo,ga-je,bahasa yang amuradul,huruf yang tiba-tiba muncul, OOC,dkk! Author baru memulai bikin cerita fantasy jadi.. maaf kan kalau agak aneh dan ga bikin kalian geregetan, karna geregetan itu judul lagu /apa sih -"
Rating:T aja deh biar agak aman dikit lah. anak kecil jangan liat! Tapi bukan berarti disini ada adegan yang aneh-aneh ya cuman author sayang kalian /plak!
kalau ga suka,gapapa author rapopo~ _〆(。。)
enjoy to read!
.
.
Bermain atau mati?
.
.
Virtual Sekai
.
.
Seorang pemuda bersurai merah sedang tertidur lelap di kasurnya, akashi seijuro namanya. Beberapa menit kemudian dia pun terbangun, melihat kesekitar. Meja bundar kecil di pojok kiri di temani kursi antik warna putih mini, lalu ada lemari kecil di atasnya lampu tidur dan tembok yang di cat warna putih salju, karpet merah terbentang lebar di lantai. Seketika akashi memegang kepalanya yang sakit.
"dimana aku?" tanyanya sambil bergumam
"kau di kamar, sayang"
"huh. ka-kau.. oh.. ternyata kau. apa yang terjadi?"
"hm.. tadi kau pingsan lalu pelayan membawa mu ke sini"
"souka.."
"nee, siapa namamu?" seketika matanya mulai menajam melihat ke arah akashi
"akashi seijuro" dengan muka polosnya dia menjawab
"oh iya sei-kun. kau mau makan apa? biar nanti aku yang masak untuk mu"
"apa saja. masakan yang kau buat pasti enak"
"sei-kun bisa saja. kalau begitu.. bagaimana kalau pancake?" akashi mengangguk, dia pun pergi meninggalkan kamar 'masakan yang ku buat pasti enak? masuk dapur saja tidak pernah.. hahaha... dia sudah berhasil ku taklukan..' benak sang ratu yang berjalan melewati lorong
[skip]
"souka.. kau baru saja jadi penjaga bawah tanah.."
"yah.. begitulah.. aku tidak tau harus apa.. tapi bagaimana lagi.. nanti orangtua ku dibunuh karna ke egoisan ku nanti"
"memang seharusnya kau begitu.. kau harus berusaha menyukainya walaupun hati mu menolak,ini untuk orang yang kau sayangi"
"hum! aku akan berusaha.. oh iya aku oumi, yoroshiku"
"kuroko tetsuya, yoroshiku. oh iya oumi-san kalau boleh tau itu nama dari siapa?"
"..." oumi menunduk
"sumimasen sudah menanyakan hal aneh. ayo kita lanjutkan jalannya" oumi masih terdiam. kuroko melihat kearah oumi "ada apa?" layar hp kuroko mati, suasana kembali gelap
"nama itu dari sang ratu untuk ku" kuroko memencet hpnya, cahaya kembali menerangi
"lalu?"
"dia sudah meninggal. aku tidak tau kenapa.. aku benci ratu yang sekarang karna dia semua makhluk di dunia ini menjadi budak, tidak peduli kecil atau besar, mau perempuan atau laki-laki semua sama, semua harus menurut apa yang dia katakan atau kau akan mati karna sihirnya"
"termasuk pemain yang kesini?" oumi mengangguk
"semuanya tidak terkecuali" mata kuroko terbelalak dia pun menegguk air ludahnya
[skip]
"seharusnya kau tidak mengarahkan cahaya itu ke depan matanya, serigala tanah benci itu!"
"aku tidak tau! kau tidak memberi tau ku tadi!"
"seharusnya kau mengerti!"
Sretttt!/ beberapa serigala berhenti di depan mereka berdua
"huh. yabai.. kita terkepung"
"hah.. hah.. mampus! kita pasti mati"
"nee, terus kita harus apa?"
"aku bukan dari tanah mana ku tau dan aku baru tau jika tanah yang sering aku injak ternyata bisa begini.. ini aneh.."
"i-ta-da-ki-MASSS!" salah satu dari serigala itu berjalan mendekat ke arah aomine dan menyerangnya
Teng/
Buk/
"huh. ternyata ini tameng.. souka.. eh? tameng? sugee! sebuah kapak bisa jadi tameng juga! ini benar-benar luar biasa!"
"oi! disaat seperti ini kau bisa bangga begitu? cepat lawan mereka!"
Syattt/ sebuah kapak panjang mengenai leher serigala yang mengelilingi mereka
"wahahahaha! pasti poin ku bertambah!"
"huh.. yokata.. nyawa ku selamat.. kita harus pergi dari sini sebelum serigala lain datang"
"daijobu, jika aku masih memegang ini kita pasti aman"
"aman kata mu? tadi kenapa kau tidak menggunakannya? malah lari.."
"itu karna.. karna kau tadi lari jadi aku ikut lari"
"hah.. alasan... oh iya aku usazumi, kau?"
"aomine daiki. kalau dalam game biasanya jika melawan musuh dapat sesuatu seperti nyawa atau-"
"hah.. hah.. hah.. huh.. ini memang game tapi nyawa mu ada satu, sekali kau mati kau tidak akan kembali lagi kesini.. atau ke dunia mu"
"si-siapa kau?!"
[skip]
"hee? kau bisa bicara?"
"hm? memangnya aneh? bisa turunkan cahaya itu dari mata ku" momoi pun mengarahkan cahaya hpnya di mukanya agak turun dikit
"a-aneh sih.. tapi kalau di dunia game mungkin ini hal yang biasa.. ya kan?"
"intinya aku aneh kan?"
"bu-bukan itu maksud ku.. ini pertama kalinya aku menemukan hewan yang bisa bicara"
"oh.. gomen siapa namamu?"
"mo-momoi satsuki"
"ouki. kau tersesat?"
"bisa dibilang begitu"
"aku akan mengantarkan mu keluar dari sini, ikuti aku"
"arigatou ouki-kun"
"kochira koso"
beberapa menit kemudian..
"aku lapar"
"eh?"
"kau tau aku sangat lapar saat ini" ouki berbalik menatap momoi
"a-apa maksud mu?"
"aku ingin memakan mu.." mata ouki berubah
"hee? iieeee!" teriak momoi sambil menutup kepalanya dan berjongkok
"bukan kau yang ku maksud. oi! kisama!" ouki menggigit leher serigala yang ada di samping momoi
"se-sejak kapan dia ada disana?" momoi menjauh. ouki memakan serigala itu
"kau mau? ini" ouki menaruh daging serigala di depan momoi
"tidak terimakasih... aku ga suka serigala"
"kau tidak suka.."
"maksud ku aku tidak suka makan daging serigala"
"souka.. kalau begitu aku makan sendiri saja" perut momoi tiba-tiba bunyi "kau belum makan"
"aku masih bisa hidup walau lapar"
"kau harus makan ini"
"tidak usah.. buat mu saja.."
"yasudah.. itadakimas"
Bruk/
"huh. m-momoi kau kenapa?" momoi pun pingsan
[skip]
"banyak juga ya ssu"
"aku tidak menyangka kalau sebanyak ini.. hah.. aku capek kise-kun"
"kalau begitu kita istirahat disini dulu ssu"
"nee, aku bingung kenapa kau bisa kesini?"
"hm.. oh pas aku udah milih karakter, entah kenapa tiba-tiba saja aku kesini. tapi, pas aku bermain sendiri tidak ada yang aneh.. aku main seperti biasa ga kesini"
"ada yang aneh?"
"oh! prolog, pas aku main sendiri aku melihat prolognya sampai beres. saat aku main berdua karna teman ku ingin melewati prolognya jadi aku skip ssu. mungkin karna itu.."
"bisa jadi. aku baru ingat kalau ratu pernah membuat game dan game itu akan membawa seseorang dari dunia luar. dan sampai sekarang kaset game itu masih ada disana, jadi banyak yang kesini tapi tidak tau cara mainnya"
"karna melewati prolog yang disana ada peraturannya ssu" okari mengangguk dengan semangat
"terus untuk apa kau disini?" tanya okari yang membuat kise kebingungan
"membunuh sang ratu"
"huh. kau siapa? ka-kawaii ssu"
"salah fokus.."
[skip]
"ikuchi suyuki. putri dari ratu sebelumnya, kau harus membantu ku"
"jadi.. untung saja aku ga mati tadi.." aomine terduduk lemas melepas kapak panjangnya
"baru sadar kau? eh? p-poi! kau masih hidup? yokata.." usazumi memeluk suyuki
"nee, ini pasti rencana dia" usazumi melepas pelukkannya
"aku juga curiga kalau dia yang membuat ini"
"ano.. kalian ngomongin apa sih? dia siapa?" tanya aomine kebingungan dan di jawab usazumi
"ratu yang sekarang. dia yang membuat dunia ini menjadi aneh dan tidak terkendali, banyak yang mati karnanya"
"hee? be-benarkah? jadi karna dia lagi!"
"tenang dulu. jika kita lawan dia sekarang mungkin kita akan mati"
"pasukan, aku sudah membuat pasukan. dimana ya mereka semua?"
"hanya beberapa orang yang bisa selamat dari sini karna banyak serigala tanah yang kelaparan"
"jadi.. mu-mustahil membunuh dia?"
"bukan mustahil. kalau memang hanya kita bertiga yang selamat dari sini yasudah kita lawan saja dia"
"nyawa mu bagaimana?"
"nyawa ku? hm.. entahlah.. sekarang ini aku tidak mementingkan nyawa ku, aku sudah puas berada disini menikmati game yang tidak pernah aku coba" aomine berdiri menggegam kapaknya sangat kuat
"tapi tadi kau bilang untung ga mati tadi"
"ikou, lebih baik kita lanjutkan saja jalannya" aomine berbalik
"sebenarnya kau tidak ingin mati kan? kau terlihat kuat padahal kau lemah" aomine menaikkan kapaknya memegangnya sangat kuat
"jujur saja. dari mata mu aku bisa lihat kalau kau menyimpan sesuatu yang kelam, kau tidak mau orang lain melihat itu karna kau terlalu kuat menyimpan kelemahan mu"
"urusee. tutup mulut mu jangan bilang lemah lagi aku benci kata-kata itu, lemah itu untuk pengecut seperti kau" aomine berbalik
"pengecut mana yang mementingkan nyawa orang lain" aomine terdiam
"sudahlah kalian. kalau kalian seperti ini terus serigala yang lain akan datang lagi" usazumi melerai mereka. akhirnya aomine mengalah (aomine: karna dia cewe aku mengalah) dan mereka melanjutkan perjalanan.
[skip]
"ikuchi riteru,anak dari ratu yang lama. etto.. honto ni kawaii?"
"uhm! kau lucu sekali ssu, etto.. ikuchicchi" wajahnya memerah dan memalingkan wajahnya
"panggil riteru saja"
"oke.. riterucchi"
"ukhm! kalian berdua sama saja.. ano ikuchi-chan, apa maksudmu membunuh sang ratu?"
"dia membunuh oka-san.. karna itu aku dan nee-chan ingin membuat pasukan dari dunia luar untuk membunuh dia. jadi, onegai.. mm.. siapa nama mu?"
"o-"
"bukan kau tapi- kau" riteru menunjuk kise
"eh? aku kise ryouta ssu"
"kau mau menolongku kan? ryouta-kun.."
"uh-uhm.. pastilah, kau yang memanggil ku kesini untuk itu kan ssu?" riteru tersenyum gembira diikuti kise juga. okari pundung di pojokan karna jadi kacang mereka berdua
[skip]
"mmh.. huh. ss-si-siapa kau?!"
"ouki, kau tidak megingat ku? "
"ouki yang ku kenal serigala bukan manusia"
"souka.. waktunya berubah..."
.
.
.
"matte kuroko-san, sepertinya aku akan-"
"hu?" kuroko berbalik "o-oumi-san? nande?"
.
.
"sekarang.. kau hancurkan mereka semua, jangan ada yang terlewat"
"ha'i. aku akan hancurkan"
"bagus, lakukanlah sei-kun"
[T.B.C]
Telat lagi ya? gomen.. rasa malas merasuki ku.. yah.. semoga saja nanti rasa malasnya keluar, etto.. boleh minta review kalian? mungkin dengan adanya review kalian rasa malasnya lebih cepat keluar.. nanti kalau ga keluar aku bakal ruqyah jika perlu.. hehe.. ga kok canda.. lanjutkan saja~~
