MEET WITH SHE AGAIN

"Apa kabar Onii-san " sapa Nunally dari atas kursi rodanya.

"Nunally!, benarkah ini kau?" tanya Suzaku tak percaya.

"Tentu saja ini aku Suzaku Nii-san. Lalu bagaimana keadaanmu?" tanya Nunally sambil tersenyum menatap Suzaku yang masih shock melihatnya.

"Baik..Kamu sendiri apa kabar Nunally?" Suzaku balik bertanya sambil berlutut didepan Nunally.

"Tentu aku baik2 saja Onii-san. Lihat badanku jadi tambah kuat nie Onii-san" kata Nunally sambil memperlihatkan lengannya.

"Hahahaha.. Kau tidak berubah ya Nunally, tetap ceria seperti dulu" ucap Suzaku sambil mengelus2 rambut cokelat Nunally.

"Sayoko chan. Bisakah kau membelikan minuman untukku dan Suzaku" pinta Nunally.

"Tentu saja nona. Suzaku sama, bisakah anda menjaga nona selagi saya berbelanja"

"Serahkan saja padaku Sayoko"

"Kalau begitu, saya permisi"

Nunally dan Suzaku berbincang2 sampai tiba2 Suzaku bertanya pada Nunally siapa gadis yang bersamanya dan Sayoko.

"Tentu saja itu Onee-chan. Masak Suzaku Nii-san tidak mengenali Onee-chan?" tanya Nunally agak bingung pada Suzaku.

"A-apa?" sepertinya tadi Suzaku salah dengar.

"Iya. Itu Lulu-chan. Kak sedang menemui seseorang dilantai 2 gedung ini" kata Nunally.

DEG!. Tiba2 jatung Suzaku tiba2 berdegup kencang. Sudah 8 tahun mereka tidak bertemu dan Lulu pasti sudah semakin dewasa. Benarkah Lulu kembali kesini untuk menemuinya?. Akankah cintanya kembali bersemi bersama gadis itu?.

Tiba2 terdengar suara seorang gadis memanggil Nunally. Refleks Suzaku menoleh dan melihat gadis yang tadi dia lihat dikuil. Gadis berambut hitam panjang sepinggang memakai baju kemeja putih dan rok hitam serta bermata violet.

"Benarkah itu Lulu?" batin Suzaku

"Nunally, apa yang kau lakukan disini? Mana Sayoko?" tanya Lulu pada adiknya Nunally. Lulu tidak sadar kalau Nunally bersama Suzaku dan saat melihatnya Lulu agak terkejut tapi masih bersikap tenang.

"Lulu". sapa Suzaku tersenyum.

Lulu tak menjawab dia hanya duduk disebelah Nunally tanpa menoleh pada Suzaku.

Dari kejauhan tampak Rival dkk sudah muncul. Nampak Rival yang sudah siap untuk memukul kepala Suzaku, tapi tidak jadi karna melihat gadis disebelah Nunally.

"Suzaku, siapa gadis itu?" bisik Rival ditelinga Suzaku.

"Dia Lulu. Teman masa kecilku" jawab Suzaku.

"owh!, cantik juga. Aku menyukainya" batin Rival.

Rival mengulurkan tangan kepada Lulu "Hai, boleh kenalan?, nama ku Rival. Siapa namamu?" tanya Rival

"Lulu Lamperouge" jawab Lulu sambil menyambut uluran tangan.

"Nama yang cantik. Secantik orangnya" rayu Rival.

Lulu hanya tersenyum dipuji seperti itu. Tiba2 pukulan halus mendarat diatas kepala Rival. JDUUGG!..(Sampek benjol) hadiah dari Suzaku. Sherly dkk terkejut Suzaku bisa melakaukan hal itu.

Beberapa saat kemudian Sayako datang membawa pesanan Nunally dan memberikannya pada Suzaku juga. Lulu bangkit dari tempat duduknya dan mengajak Nunally untuk pulang.

"Ayo Nunally waktunya kita pulang" ajak Lulu pada adiknya tersebut.

"Tapi Nee-chan. Aku masih ingin bersama Suzaku Nii-san ." rengek Nunally pada Lulu

"Tidak apa Nunally. Nanti kita pasti akan bertemu lagi." bujuk Suzaku pada Nunally agar anak itu mau pulang.

"Uuhh!.. Baiklah Onii-san besok kita ketemu lagi ya." ajak Nunally sambil berlalu bersama Lulu dan Sayako.

"Suzaku, perasaan ku saja atau gadis itu bersikat dingin padamu?" tanya Kallen pada Suzaku.

"Aku juga berpendapat demikian. Tapi, kenapa dia tiba2 begini padaku?" ucap Suzaku pada Kallen.

Beberapa jam kemudian Suzaku pulang keApartemennya dan bersiap2 untuk kembali bersekolah besok. Malamnya Suzaku tidak bisa tidur karna memikirkan Lulu. Lagi2 perasaan itu datang lagi. Saat2 bersama Lulu dan Nunally hadir kembali dalam hidupnya. Karna memikirkan hal itu Suzaku sampai kurang tidur akibat memikirkan Lulu.

Esok paginya diAsford Academy Suzaku tidak konsentrasi mendengarkan pelajaran. Matanya agak mengantu dan beberapa kali sempat menguap.

"HUUAAHM" Suzaku menguap.

"Kurugi Suzaku, kalau anda tidak enak badan sebaiknya anda keUKS saja" kata guru pengajar.

"Maaf Sensei..Saya hanya agak mengantuk." jawab Suzaku jujur.

Untung si Sensei Matematika itu tidah jadi melayangkan penghapus saat tanpa sadar Suzaku tiba2 menguap kembali karna walikelasnya tiba2 masuk kelas.

"Anak2 hari ini ada murid pindahan. Dan mulai saat ini dia akan belajar disini. Ayo perkenalkan namamu." kata wakil kelas. Suzaku tidak berminat memperhatikan sampai tiba2 dia melihat mata violet dan rambut hitam sepinggang .

"Nama saya Lulu Lamperouge. Salam kenal semuanya." ucap Lulu sambil tersenyum.

Spontan Suzaku berdiri yang membuat bengku yang diduduki berdencit keras. Akibat dencitan bangkunya saaat berdiri semua mata tertuju padanya.

"Nah kebetulan sekali Kurugi. Lulu, dia adalah Suzaku Kurugi. Mulai sekarang kau akan duduk disebelahnya" kata wali kelas kepada Lulu.

Lulu berjalan kearah Suzaku dan duduk disebelahnya. "Salam kenal Suzaku" ucap Lulu seperti mereka tidak pernah bertemu.

Tiba2 dada Suzaku agak sesak. Ucapan Lulu tadi membuat hatinya sedikit nyilu. Apa tidak ada harapan bagi Suzaku untuk kembali pada Lulu?.

Selama pelajaran Lulu sama sekali tidak menoleh pada Suzaku. Lulu hanya mencatat apa yang dikatakan oleh guru. Suzaku sama sekali tidak mencatat ataupun mendengarkan perkataan guru. Suzaku hanya bisa menarik nafas panjang.

TENG. TENG. TENG.

Akhirnya bel istirahat pun berbunyi. Lulu membereskan barang2nya lalu menuju keluar kelas. Tapi sebelum sampai dipintu tiba2 Rival yg dikenal Play Boy mendekati Lulu dan mengajak gadis itu untuk kekantin.

"Maaf..Aku harus menemui adikku disekolah menengah..permisi" tolak Lulu dengan lembut. Seketika hati Rival hancur berkeping2 akibat ucapan Lulu barusan.

Sebelum menemui Nunally, Lulu mampir sebentar dikantin untuk membeli minuman. Kemudian Lulu berjalan menuju sekolah menengah dan melihat Nunally sedang berbincang-bincang dengan Suzaku. DEG!..Tiba2 saja jantung Lulu langsung berdebar2. Lulu tidak ingin mengingat kejadian dimasa lampau bersama Suzaku. Saat ingin pergi tiba2 Nunally memanggil namanya.

"Nee-chan " teriak Nunally.

Dengan malas Lulu membalikan badan dan berjalan mendekati Nunally juga Suzaku.

Lulu duduk disamping Suzaku tanpa berkata apa2.

"Suzaku nii-san, Nee-chan sangat suka Chiffon Cake Stroberry. Nie kasik ke Nee-chan " kata Nunally menyodorkan kue kesukaan Lulu ke Suzaku.

Kemudian Suzaku mengambil kue itu dan menyodorkannya kebibir Lulu. Lulu tidak membuka bibirnya meski Suzaku menyodorkannya Chiffon Cake . Diliriknya Nunally yang agak kecewa membuat Lulu terpaksa memakan kue itu. Nunally tersenyum bahagia melihat Lulu mau memakan kue pemberian Suzaku. Dalam hatinya Suzaku berharap ia bisa selalu seperti ini bersama Lulu. MISI SELESAI!..

Setibanya dirumah Lulu masih sebal dengan kejaian tadi disekolah. Ingin rasanya Lulu menabok muka Suzaku setiap ingat kejadian 8 tahun lalu. Saat mencium badannya langsung ada aroma tak enak dari badan Lulu. Dia pun langsung mandi dan setelah selesai mandi Lulu membuka pesan yang ada di layar komputer yang baru saja dihidupkan. Ada inbox masuk dari Zero Kiryu..DEG!, Tiba2 Lulu merasakan firasat buruk akan menimpanya.

To Be Continued..

Maaf ya..tiba2 ada namanya Zero.. abis Ayako fans beratnya sich!, jadi Ayako masukin kesini deh!..Maaf ya Yuuki-Chan.