ZERO COME BACK

Lulu membuka email dari Zero yang mengatakan bahwa beberapa hari lagi dia akan pulang dari Britania. "Huuf!, bukan sesuatu yang buruk" batin Lulu. Kalau Zero benar2 ada disini dia pasti akan langsung marah karna hari ini adalah ulangtahun Zero. Langit malam ditutupi oleh awan hitam. Mungkin sebentar lagi akan hujan. Tiba2 saja ada yang mengetuk pintu kamar dan terdengar suara Sayoko dari luar.

"Nona. Suzaku-sama datang berkunjung" kata Sayako.

"Astaga!.. Tadi siang Nunally mengundang Suzaku untuk makan malam disini. Aku benar2 lupa" ucap Lulu sambil menepuk dahinya.

Beberapa saat kemudian Lulu menuju ruang makan dan disana sudah ada Suzaku dan Nunally. Lulu duduk diantara Suzaku dan Nunally, mereka pun makan dengan tenang sambil sedikit bercakap-cakap. Lulu masih diam, dia tidak ingin berbicara dengan Suzaku. Yang membuat Suzaku agak sedih karna sampai sekara Lulu tidak mau bicara padanya. Sehabis makan Lulu membawa piring makannya, dan Nunally kedapur. Tanpa sengaja Lulu mengenggol piring makan yang membuat piring itu hancur berhamburan. Refleks Suzaku berlari menuju dapur dan didapur Lulu berusaha membereskan pecahan kaca tapi jarinya malah terluka. Suzaku yang melihat hal itu langsung mengisap jari Lulu yang berdarah yang membuat muka Lulu merah padam. Saat melepaskan tangannya dari bibir Suzaku secara paksa tiba2 masih dengan muka yang merah.

"Apa yang kau lakukan?" tanya Lulu.

"Kenapa kau selalu mengacuhkanku?" Suzaku balik bertanya.

"Itu bukan urusanmu Suzaku Kurugi" jawab Lulu sambil bnerjalan meninggalkan ruangan.

Tiba2 seperti disambar petir. Suzaku merasakan hatinya benar2 pedih akibat kata2 Lulu. Kemuadian tanpa disadari oleh Lulu, Suzaku memeluknya dan saat Lulu ingin melepaskan diri Suzaku mencium bibirnya. Mata Lulu membulat. Saking terkejutnya Lulu menghentikan rontaannya dan masih mencerna apa yang baru saja terjadi. Hujan pun turun saat Suzaku mencium Lulu.

Beberapa saat kemudian Suzaku melepaskan ciumannya dan ada sesuatu yang panas mendarat dipipinya. PLAK!, Lulu menampar Suzaku. Lulu marah karna Suzaku telah mengambil ciman pertamanya. Lulu berjalan keruang tamu untuk menemui Nunally yang bingung melihat sikap kaknya setelah keluar dari dapur. Lulu mencoba menyembunyikan wajahnya yang merah padam Dari Nunally.

Hujan diluar tidak mau berhenti, dan saat Suzaku ingin pamitan pulang Nunally mencegahnya.

"Onii-san tidak boleh pulang. Aku tidak ingin Onii san sampai sakit kalau hujan2an pulang kerumah".

"Tapi Nunally, aq..."

"Pokoknya kalau Onii-san pulang aq tak akan mau bicara lagi padamu", teriak Nunally.

Suzaku akhirnya mengalah pada Nunally dan menginap disana. Suzaku melihat Lulu yang langsung memalingkan wajahnya saat Suzaku melihatnya. Mungkin Lulu masih marah gara2 Suzaku menciumnya. Lulu membawakan secangkir teh hangat untuk Suzaku. Karna Sayoko sedang mengurus Nunally jadi Lulu yang harus membawakan teh untuk Suzaku. Jam sudah menunjukan pukul 21.00.. Lulu hanya melihat keluar jendela sampai tiba2. Hujan mengingatkannya pada Zero yang datang kerumahnya sambil hanya demi membawakan Lulu Lyli putih. Tiba2 lamunan Lulu buyar oleh kata2 Suzaku.

"Lulu, maaf..Aku tadi telah belaku kasar padamu" kata Suzaku.

"Kenapa kau melakukan itu padaku Suzaku? Kenapa kau mengambil ciuman pertama ku?" tanya Lulu dengan nada marah.

"Aku tidak bermaksud. Kau tau, aku terlalu merindukanmu sampai2 aku tidak sadar apa yang ku lakukan. Kepergianmu 8 tahun yang lalu membawa hatiku pergi bersamamu. Taukah kau betapa sakitnya hatiku saat kau pergi begitu saja keBritania tanpa kabar pada ku?" tanya Suzaku bertubi2.

"..." lulu hanya diam tanpa kata. Dia tidak mampu menjawa pertanyaan Suzaku, sampai tiba2 pemuda itu kemudian kembali memeluknya. Sponta Lulu ingin melepaskan diri, tapi kekuatan Suzaku terlalu besar. Tiba2 ada yang membuka pintu dan masuk menuju ruang tamu tanpa permisi dan melepaskan Lulu dari pelukan Suzaku. Suzaku terdiam melihat pemuda setinggi dia berambut perak bermata hitam menatapnya agak marah.

"Ze-Zero.." kata Lulu tergagap.

"Apa kabar Lulu ku sayang" ucap Zero sambil tersenyum. Bajunya basah karna Zero hujan2an ke rumah Lulu.

"Kenapa kau ada disini. Bukakah kau bilang akan kemari beberapa hari lagi." tanya Lulu.

"Aku merindukanmu Lulu. Tak bolehkah jika aku merindukan pacarku?" jawab Zero.

"Apa?" tanya Lulu lagi.

"Sudahlah. Ngomong2 siapa pemuda yang berani memelukmu ini?" tanya Zero agak sinis pada Lulu.

Merasa disindir Suzaku lalu mengulurkan tangan dan menatap Zero. "Aku Suzaku Kurugi".

"Jadi dia Suzaku. Orang yang menyakiti hatimu sehingga kau pulang ke Britannia"tanya Zero.

"..."Lulu lagi2 diam mendengar kata2 Zero. Melihat Lulu diam Zero memeluknya dan membuat Suzaku terkejut. Tanpa pikir panjang Suzaku berlari meninggalkan Lulu bersama Zero. Suzaku tidak perduli dengan hujan yang akan membuat dia sakit. Suzaku akan lebih sakit lagi bila melihat Lulu dipeluk oleh Zero.

" Kau tidak perlu memelukku seperti itu Zero" ucap Lulu melepas pelukan Zero.

"Habis, otakmu tidak main saat aku mengatakan kau adalah pacarku"

"Maaf2.. aku benar2 lupa dengan rencanaku" jawab lulu seadanya.

"Ayahmu bilang 2 hari lagi kau harus pulang. Ada hal penting yang harus beliau bicakan denganmu" kata Zero

"Ah!, baiklah. Sampai kapan kau akan disini?" tanya Lulu.

"Mungkin aku akan pulang bersamamu dan Nunally" jawab Zero sambil memunum teh yang seharusnya untuk Suzaku.

"Begitu. Aku harus menemui seseorang. Maukah kau menemaniku?" pinta Lulu sambil memandang Zero.

"Menemui anak itu ya. Baiklah!" jawab Zero.

Esok paginya diAsford Academy berulang kali Suzaku bersin2. sepertinya efek dari air hujan itu mulai menampakan wujudnya. Diruang Osis Suzaku tidak bisa mengerjakan tugasnya dengan benar

"HACIUUHH!" bersin Suzaku menerbangkan kertas didepan mejanya.

"Sebaiknya kau minum obat Suzaku" saran Milly ketua Osis.

"Tidak perlu Kaicho. Aku baik2 saja" kata Suzaku. Sampai tiba2. "HACIUHH!" bersinnya lebih keras.

Milly mengajak Suzaku keUKS sampai tiba2 iya bertemu dengan Euphie dikoridor. Euphie yang sedang mencari laporan melihat Suzaku langsung menggantikan Milly membawa pemuda itu keUKS. DiUKS Euphie dan Suzaku bertemu Lulu dan Zero yang ada diUKS.

"Lulu?..Sedang apa disini?" tanya Euphie sambil menaruh Suzaku diatas kursi (kayak barang aja..XD)

"Zero bersin2. Aku bermaksu mengambilkannya obat" kata Lulu memberikan obat pada Zero. "kebetulan kau ada disini aku ingin bicara" kata Lulu

"Ada apa?" tanya Euphie.

"Terima Kasih karna kau telah membantuku untuk menyembunyikan identitasku saat aq bersekolah disini. Mulai besok aku akan pulang dan kau tidak perlu membantunku lagi " kata Lulu seraya pergi dari UKS. Suzaku tidak mengerti apa yang dikatakan oleh Lulu dan Euphie hanya tersenyum padanya.

Esok harinya diAsford Academy Suzaku mendengar bahwa Britannia akan mengadakan pesta dan Euphie mengundangnya untuk datang kesana. Jujur Suzaku aga canggung dan mengiyakan undangan dari Euphie. Malamnya Suzaku datang dengan Euphie disampingnya. Semua mata tertuju padanya dan Euphie. Lalu tiba2 Charles Di Britannia berdiri dari singga sananya dan mengumumkan sesuatu.

"Wahai para Saudara2 sekalian. Pada malam yang berbahagia ini Aku Charles Di Britannia akan mengumumkan pertunangan anakku Lulu Vi Britannia dengan Zero Kiryu" ucap Charles dengan bangga.

"APA!" teriak Suzaku. Jadi selama ini Lulu adalah anak dari Charles Di Britannia Emperor Of Britannia ke-98.

To Be Continued..