THE STORY OF TWINS NECKLACE
Suzaku menyusuri jalan setapak untuk menuju kesebuah toko. Took yang didatangi oleh Suzaku adalah toko perhiasan dimana disana ada berbagai macam perhiasan dari kalung sampai anting. Lulu melihat sebuah kalung dengan lambang salib dan taburan bulan di keempat sisinya dan berniat untuk membelinya.
"Pak saya ingin membeli kalung ini" pinta Suzaku pada pemilik toko.
"Selera mu bagus sekali nak. Kalung ini adalah keluaran terbaru ditokoku. Kau bisa mengukir nama dibelakang kalung ini" terang pemilik toko sambil mengeluarkan kalung yang diinginkan Suzaku.
"Benar kah. Kalau begitu tolong tulis nama Lulu dibelakang dikalung itu pak" pinta Suzaku.
Sang pemilik toko tertawa dan mengukir nama Lulu dibelakang kalung itu. Setelah memberikan kalung itu si pemilik toko mengeluarkan kalung yang sama dengan yang dipesan oleh Suzaku. "Sebagai hadiah karna kamu adalah pelanggan pertama ditokoku" kata si pemilik toko dan memberikan kalung yang satunya pada Suzaku.
"Kalau begitu bisa ukirkan nama ku disana" pinta Suzaku sekali lagi pada pemilik toko.
"Baiklah. Siapa namamu?" tanya pemilik toko yang sudah siap dengan alatnya
"SUZAKU"
Suzaku keluar dari toko dan memasukkan kalung milik Lulu kedalam sakunya dan memakai kalung bertuliskan nama Lulu. Sampai ditempat Lulu dan Nunally, Suzaku diam-diam memasukan kalung itu kedalam saku jaket Lulu berharap Lulu akan menemukannya. Tapi sudah 2 hari Suzaku tidak melihat Lulu memakai atau membahas soal kalung itu. Hari ke-3 saat pergi piknik bersama Lulu dan Nunally, Suzaku memberanikan diri untuk bertanya pada Lulu
"Emm..Lulu..Apa kau tidak menemukan sesuatu dijaketmu?"tanya Suzaku.
"owh!, jadi kau yang memasukan kalung itu kedalam jaketku. T'rima kasih aku suka" ucap Lulu sambil tersenyum manis. "Sebagai ucapan terima kasih akan aku berikan ini untukmu, aku membuatnya karna aku tau kau pasti suka" Lulu mengeluarkan puding dari keranjang piknik.
Suzaku hanya terdiam dan memakan puding buatan Lulu. Rasa pudingnya benar-benar enak.
"Lulu seandainya kita berpisah nanti, kau akan tetap memakai kalung ini kan?" tanya Suzaku.
"Tentu saja. Aku tak akan melepasnya apapun yang terjadi" jawab Lulu dengan penuh keyakinan.
Lulu masih sedih karna kalung satu-satunya yang mengingatkan dia pada Suzaku telah hilang. Lulu berjalan muram menuju kelasnya sampai tiba-tiba ada yang menarik tangannya dan membekapnya.
BRAK!..Tubuh Lulu didorong ketembok dan saat melihat orang yang membekapnya orang itu adalah Suzaku. Suzaku mengeluarkan Kalung dari dalam sakunya dan menunjukannya pada Lulu.
"Katakan apa maksudnya ini?, kanapa waktu itu kau tidak memakainya?" tanya Suzaku sambil memperlihatkan kalung yang tadi dia temukan pada Lulu.
"It-itu.." Lulu tak bisa menjawabnya. Kalau dia bilang itu miliknya Suzaku akan merasa kalu Lulu masih mencintainya. "Itu milik Euphie" kata Lulu langsu.
"BOOHONG!, AKU YAKIN INI MILIKMU!. BENDA INI HANYA ADA 2 DAN EUPHIE TAK MUNGKIN MEMILIKINYA" teriak Suzaku.
"..."
"Jujurlah padaku Lulu. Ini milikmu kan!" ucap Suzaku sekali lagi berharap kalau Lulu akan bilang bahwa kalung itu miliknya.
Lulu mengambil kalung itu dan berlari meninggalkan Suzaku. Suzaku yang masih belum mendapatkan jawaban dari Lulu mengerjarnya dan menangkap gadis itu. Suzaku mengunci Lulu diatasnya dan tidak akan membiarkan gadis itu lari lagi. Dia ingin jawaban dari gadis itu. Sedangkan Lulu, dalam hati dia berdoa semoga ada yang menolongnya disaat seperti ini. Dia tidak ingin rencananya terbongkar dan semua harus berakhir. Sampai tiba-tiba...
BUG!. Pukulan mendarat dipipi Suzaku dan menyebapkan pemuda itu tersungkur dan berdarah. Zero membantu Lulu berdiri. Suzaku agak sukar berdiri karna akibat pukulan yang keras dari Zero memandang pemuda itu dengan tatapan ingin membunuh.
To Be Continued..
Thanks buat yang udh review..selanjutnya tunggu kisah terakhir aja..
