"Akan kulakukan apa saja untukmu Naru… dan yang pertama-tama yang harus kulakukan adalah menjauhkan monster itu darimu" ucap Gaara dan berlalu dari sana.

Disclaimer: Masashi Kishimoto Sensei

Pair: SasuNaru

Rate: M

Warning: Abal, gaje,AU, typo merajalela, OOC, BL, cerita pasaran, alur kecepatan,loncat-loncat de el el

Happy reading minna ^0^/

"Gaara POV"

Aku tidak mengerti apa yang membuat Naruto begitu special di mataku, rambutnya yang cerah mata yang biru, seakan bisa menyihir diriku ini. Memang aku pernah meninggalkannya, tapi itu kan DULU! Sudah lama sekali. Dan menurutku apa yang kulakukan dulu tidaklah begitu menyakiti Naruto yah… walaupun ada sedikit rasa bersalah. Dan sekarang aku kembali untuk memperbaiki semuanya tapi… Pemuda itu, pemuda yang selalu berada di dekat Naruto, pemuda yang sudah merebut Naruto dariku, jelas dia bukan manusia. Manusia mana yang bisa terbang seperti itu?! TIDAK ADA! Monster itu harus di musnahkan, aku tidak peduli sekuat apapun dia AKAN KU MUSNAHKAN! Ditambah lagi, aku yakin dialah yang menghasut Naruto agar tidak memaafkanku.

"GaaraPOV end"

Naruto terlihat begitu menikmati saat-saat dia duduk di pinggir danau yang biasa dikunjunginya itu, ia disana duduk bermenung sambil memikirkan nasibnya yang entah sial atau untung bertemu dengan seseorang seperti Sasuke yang sayangnya mesumnya tidak ketulungan. Setiap ada kesempatan Sasuke pasti selalu berusaha me-rapenya, heran, kok ada ya orang yang kelewat mesum kayak Sasuke pikir Naruto (penyakit turunan tuh Nar dari mbah buyutnya).

SRAK!

"Ternyata kau masih suka datang ketempat ini ya, Naru" kata Gaarayang tiba-tiba saja berada disana.

"…" tak ada jawaban dari Naruto walaupun ia sedikit kaget, tidak akan menyangka kalau Gaaraakan datang ke tempat tersebut.

Tak heran Gaaramengetahui tempat tersebut karena Gaaralah yang pertama kali menunjukkan tempat tersebut padanya.

"Kau masih marah padaku Naru?" tanya Gaaralagi

"Pasti monster itu yang menghasutmu untuk tidak memaafkanku, kan?" lanjutnya

"Siapa yang kau sebut monster Sabaku?" kata Naruto dingin. Ia tidak suka ada yang menjelek-jelekkan Sasuke yang notabenya adalah orang yang disukainya apalagi dia dan Sasuke adalah… ah, lupakan.

Gaaratersenyum miris mendengar Naruto yang tak lagi mau menyebut namanya seperti dulu. Kemana Naruto yang dulu pikirnya, ini bukan Naruto-nya. Gaaraberjalan mendekati Naruto, dapat dirasakan kini amarah tengah menguasainya, ia tidak suka Naruto bersikap seperti itu padanya.

"Monster itu benar-benar sudah meracuni pikiranmu Naruto!" bentak Gaara yang menggenggam erat tangan Naruto

"Lepas!" kata Naruto tapi sepertinya Gaara seakan menulikan indra pendengarannya.

"Kau harus menjadi milikku Naru… takkan kubiarkan monster itu mempengaruhimu lebih dari ini!" kata Gaara yang sudah benar-benar kalap.

Perlahan tapi pasti Gaara mulai mendorong tubuh mungil Naruto dan menindihnya, menciumi bibir merah yang begitu menggoda tersebut. Menciuminya kasar penuh nafsu, tangannya mulai membuka satu per satu kancing seragam Naruto, dengan perlahan tangan tersebut menelusuri setiap lekuk tubuh Naruto sampai akhirnya tangan tersebut berhenti di tonjolan yang terdapat di dada Naruto, dipelintirnya tonjolan tersebut sehingga Naruto mendesah dengan tindakannya itu.

"Le-pas!" kata Naruto yang berusaha berbicara di sela-sela ciuman tersebut, ia tidak suka ini, ini menjijikkan, memang Sasuke pernah melakukan hal ini padanya tapi rasanya tidak seburuk ini batin Naruto.

"Su…kehh.." erang Naruto yang masih berusaha menghentikan segala yang di perbuat Gaara padanya.

PLAK!

Tiba-tiba saja sebuah tamparan mampir dengan sangat tidak lembut di pipi Naruto.

"Jangan pernah menyebut nama monster itu di depanku Naru!" bentak Gaara yang semakin emosi.

"Sasu-ke… Sasuke… Sasuke SASUKE!" teriak Naruto kian menjadi

Habis sudah, Emosi Gaara benar-benar meledak melihat Naruto yang terus saja melawan sambil memanggil-manggil nama Sasuke, ia tak tahan lagi, di tamparnya pipi kenyal Naruto tersebut berkali-kali, kesal, ia benar-benar kesal.

BUAGH!

Gaara merasakan sakit yang sangat di area belakang kepalanya. Seseorang telah memukulnya dan seseorang itu adalah Sasuke.

"Su-suke~" isak Naruto begitu menemukan sosok Sasuke di depannya, Naruto langsung menghambur ke arah Sasuke dan menangis.

"Sudahlah Dobe… kau aman sekarang" kata Sasuke sambil mengelus rambut pirang lembut milik Naruto.

"A-aku ta-takut Sasu-ke" isak Naruto

"Ssstt tenanglah… aku akan melindungimu Naru, takkan kubiarkan orang gila ini menyakitimu lagi" kata Sasuke menenangkan.

Sasuke memandang sosok Gaara dingin, ia sangat-sangat tidak suka jika seseorang mencoba mengambil apa yang menjadi milikknya. Berani sekali anak ini menyentuh propertinya, pasti tidak sayang nyawa huh batin Sasuke.

"Jangan pernah mendekati Naruto lagi!" kata Sasuke dingin yang disertai wajah stoic andalannya

"Cih… kau kira aku takut padamu, dasar monster" balas Gaara sambil mencoba bangun dari jatuhnya

"Berani sekali kau" kata Sasuke sambil menahan amarahnya walau tampangnya tetap stoic, biasanya tak seorangpun yang berani berurusan dengannya tapi anak ini…

"Lihat saja aku akan mengambilnya darimu" ucap Gaara dan pergi dari sana.

.

.

.

"Kalau kukatakan aku bukan manusia bagaimana? Apa kau percaya?" kata Sasuke tiba-tiba membuat kaget Naruto yang sedang menghabiskan sarapan paginya sebelum berangkat kesekolah

"Kau sudah gila Teme, jelas-jelas kau itu manusia, dasar aneh!" kata Naruto

"Hn" kata Sasuke

"AKU BERANGKAT!" teriak Naruto yang kesal dengan 'hn' tidak berguna andalan Sasuke tersebut.

###

Naruto berangkat kesekolah dengan perasaan yang sedikit kesal. Ia jadi teringat akan kata-kata Gaara yang mengatakan bahwa Sasuke adalah seorang(?) monster, dan pertanyaan Sasuke pagi ini ketika sarapan benar-benar membuatnya kesal, bagaimana tidak, pertanyaan Sasuke tersebut terkesan kalau Sasuke membenarkan ucapan gaara.

"Monster… ya…" gumam Naruto

Sejenak terpikir olehnya tidak masalah jika seandainya Sasuke itu seorang monster atau apapun itu asalkan Sasuke tetap berada disisinya.

"Ya… asalkan tetap disisiku tidak masalah" gumamnya lagi

Naruto begitu larut dengan pikirannya sendiri sehingga tak menyadari seseorang tengah mengawasinya sembari tersenyum licik.

"PAGI MINNA~" sapa Naruto dengan suara toa kebanggaannya.

"BERISIK!" jawab teman-temannya sementara Naruto hanya membalasnya dengan nyengir kuda.

"Hoam… mendokusei" kata Shikamaru yang terganggu karena kedahsyatan suara Naruto

Naruto merasa ada yang kurang pagi ini, Kiba… dari tadi ia belum mendengar suara Kiba, tidak biasanya pikir Naruto. perlahan Naruto berjalan mendekati Kiba yang ternyata sedang melamun.

"Kiba, apa kau sakit?" tanya Naruto yang sontak mengagetkan Kiba dari lamunannya.

"Ti-tidak kok, a-aku baik-baik saja" jawabnya gugup

Naruto merasa yakin kalau Kiba pasti tengah menyembunyikan sesuatu darinya.

'Apa yang sedang disembunyikannya dariku? Ini aneh' pikir Naruto yang memang sudah merasa heran dengan sikap Kiba belakangan ini.

'Oh, mungkin lagi PMS' pikirnya lagi (ngaco lu Nar) sambil beranjak menuju tempat duduknya.

Betapa kagetnya Naruto ketika mendapati Sasuke tengah duduk dengan damainya di tempat duduknya yang memang tepat berada di sebelahnya.

"Te-teme! Bukannya tadi kau masih di rumah?" kaget Naruto

"Hn" jawab Sasuke singkat

"Ba-bagaimana bisa kau tiba lebih dulu dariku?" tanya Naruto lagi

"Hn" jawab Sasuke lagi yang sukses menuai persimpangan kecil di dahi Naruto.

"TEME!" teriak Naruto marah

PLAK

Tiba-tiba sebuah buku melayang mengenai kepala Naruto.

"Baiklah semuanya duduk, kita ulangan mendadak!" Kata Iruka-sensei dengan senyum termanisnya.

"HEEEEE…." Teriak para penghuni kelas tersebut serempak dan tentu saja Sasuke dan Shikamaru adalah pengecualiannya.

Sungguh sensei yang tak berperasaan batin mereka serempak.

Atap sekolah

"Iruka-sensei, kau sungguh kejam~" ratap Naruto ketika makan siang di atap bersama Sasuke, Kiba dan Shikamaru.

"Salahmu sendiri tidak belajar, Dobe!" kata Sasuke

"Teme!" kesal Naruto

'Naruto POV'

Hanya perasaanku saja atau memang suasananya lagi aneh ya? Kok rasanya.. sepi… itu si Kiba ngapain melototin Shika mulu, aneh… tidak seperti biasanya… apa Shika melakukan yang waktu itu lagi padanya ya? Tapi, Hika kan bukan Sasuke yang pervert-nya minta ampun, hah~ bingung….

'Naruto POV end'

"Maaf aku duluan" kata Kiba dan beranjak dari sana meninggalkan tanda tanya besar di benak para sahabatnya itu, apalagi Naruto.

"Apa yang kau lakukan padanya Shika?" tanya Naruto dengan nada menginterogasi pada Shikamaru.

"Tidak ada" jawab Shikamaru enteng

'Mungkinkah….' Batin Shikamaru dan mulai beranjak untuk menyusul Kiba meninggalkan Sasuke dan Naruto yang makin heran dibuatnya.

Shikamaru terus berjalan menyusuri lorong sekolah demi mencari Kiba dan menanyakan apa yang telah terjadi. Tak di sangka seorang cewek berambut pink tengah menghadang langkahnya.

"Laksanakan rencana itu sekarang! Kau mengerti?!" tanya sakura pada sosok cowok yang rambutnya diikat keatas layaknya nanas tersebut.

"Hah~ mendokusei" jawab Shikamaru

"Kita mulai Sasuke-kun!" kata Sakura dengan tampang sok yang memuakkan.

TBC

Yak cukup sampai disini dulu

Ne, minna… hontou ni gomenasai…. Hehe updatenya kelamaan, habiznya penyakit ren kumat nih..(penyakit males)… hehe sekali lagi Sorry….

Balesan Review:

Wkyjtaoris ALL: oke… nih udah lanjut…

Ciel-Kky30: ho-oh Kaya'nya Gaara bru belajar mesum… hehe

UzumakiKagari: hm… bagus juga…

A: denger tuh Sas, jangan nyium Naru mulu…

S: emang gw peduli?

Rin Miharu-Uzu: oke…

Evilian Niiu: un, udah di update selamat membaca…

Ichigo bukan Strawberry: maaf pendek… lg banyak kerjaan….

Gunchan CacuNalu Polepel: jangan di tonjok jidatnya nar tangan bisa patah lho..

MoodMaker: Shika ma Kiba kan rencananya mo bikin scandal makanya begituan di sekolahan hahaha… n Gaa, entah apa yang ada di otaknya

blue night-chan: Naru ma Gaa dulu sahabatan… tapi ya,.. gityu deh…

Rachan: Nah tunggu aja siapa Gaarasebenarnya … hehehe

Kkhukhukhukhudattebayo: ho-oh tuh Naru beneran polos apa bego ya? Heran juga… Gaarabakal ngelakuin apa aja tuh, kaya'nya jadi babu ok juga.

Tia Hanasaki: author masih pengen nyiksa Naru Hwahahahaha….*Plak, Maaf…

Thank you buat yang udah repiu… seneng deh… sering-sering ya…. ^^