"Laksanakan rencana itu sekarang! Kau mengerti?!"

"Hah~ mendokusei"

"Kita mulai Sasuke-kun!"

Disclaimer: Masashi Kishimoto Sensei

Pair: SasuNaru

Rate: M

Warning: Abal, gaje,AU, typo merajalela, OOC, BL, cerita pasaran, alur kecepatan,loncat-loncat de el el

Happy reading minna ^0^/

"Shh… 'Suke~"

"Kau benar-benar sexy, Naru…"bisik Sasuke yang semakin senang karena Naruto sudah terbawa permainannya.

"Ja-janghan… meng…khh…godaku…Te-temehh" katanya lagi

"Kalau begitu memohonlah, Dobe…" bisik Sasuke sambil terus mempermainkan nipples Naruto

"Teme!" kesal Naruto

"Hn" Sasuke tetap memainkan kedua nipples Naruto tanpa niat untuk melanjutkan kekegiatan selanjutnya

"Kh… sialan! Hhnh…Ku-kumohon~ please…" mohon Naruto dengan mata yang sedikit berair dan setengah terbuka yang ditutupi kabut nafsu, ia benar-benar menginginkan lebih.

"As you wish, angel" ucap Sasuke dan mulai melumat bibir Naruto penuh nafsu.

"Hnh mmm…" erang Naruto

"Apa aku mengganggu?" ucap sebuah suara tiba-tiba

"Gyaaaa! Shi-shika!" kaget Naruto yang langsung menendang Sasuke sehingga terjatuh dan sesegera mungkin meraih selimut untuk menutupi tubuh polosnya

"Ck, mengganggu saja" desis Sasuke tidak suka

Siapa coba yang tidak kesal, lagi asik-asiknya eh si rusa pemalas ini malah nongol. Dalam hati Sasuke bersumpah akan membalas semuanya nanti, tunggu saja, batinnya.

"A-apa yang kau lakukan di-disini Shika?" tanya Naruto yang malu karena kedapatan sedang bermesraan dengan Sasuke

"Aku ada perlu denganmu, penting" ucap Shikamaru pada Naruto

"Kalian bicara saja aku ada urusan sebentar, ingat, jangan pergi kemana-mana Dobe" kata Sasuke yang sudah selesai berpakaian dengan rapi entah dari kapan.

"Hah~ mendokusei" kata Shikamaru

"Sa-sasuke…"

"Hanya sebentar Dobe" potong Sasuke

"Aku pergi" kata Sasuke sambil berjalan meninggalkan Shikamaru dan Naruto.

Sasuke tidak khawatir meninggalkan Naruto dengan Shikamaru, tidak mungkin kan si rusa itu berbuat yang aneh-aneh pada Dobenya tho si rusa sudah mempunyai si puppy itu, pikir Sasuke tanpa tahu ada bahaya lain dibalik semua itu.

Sasuke meninggalkan kediaman Uzumaki tersebut karena dirinya merasakan hawa kehadiran mahluk dunia bawah yang ia yakini sebagai suruhan si tua bangka atau mungkin si putri norak aka Sakura.

Sasuke sudah terbang berkeliling, tapi tak satupun makhluk dari dunianya yang ia temukan

"Apa hanya perasaanku saja" gumamnya

"Apa yang kau lakukan di sini Sasuke?!" kata itachi pada adik semata wayangnya dengan intonasi yang tidak biasa

"Harusnya aku yang menanyakan itu, apa yang kau lakukan disini baka aniki?" tanya Sasuke dengan nada datar kebanggaannya

"Naru-chan mana?" tanya Itachi tanpa menjawab pertanyaan Sasuke

"Dirumah, dengan temannya" jawab Sasuke lagi santai, yah walaupun jauh dalam hatinya ia merasakan ada sesuatu yang tidak beres yang sedang terjadi.

"BAKA! ia dalam bahaya bodoh!" geram itachi yang heran dengan sang adik yang terlihat tenang-tenang saja saat ini, padahal situasi sedang genting

Tanpa berpikir dua kali, Sasuke langsung saja melesat menuju rumah Naruto, ia akan membuktikan pada anikinya kalau Naruto pasti baik-baik saja, ya, pasti baik-baik saja batinnya.

Benar saja, sesampainya di rumah Naruto, Sasuke tak menemukan sosok malaikat pirangnya begitu juga dengan sahabat Naruto, Shikamaru.

Seketika itu juga emosi seorang Sasuke memuncak, matanya berubah merah dengan tiga koma kecil di dalamnya, terlihat sekali aura hitam mematikan kini tengah menyelubunginya.

"NARUTO!" teriaknya

"Akan ku bunuh, AKAN KUBUNUH KALIAN!" kata Sasuke yang saat ini sedang lepas kendali

"Berani-beraninya mereka" geram Itachi yang tidak suka melihat adik tersayangnya berada dalam keadaan lepas kendali seperti ini.

Sementara itu

Disebuah rumah yang menjadi tempat persembunyian sang Putri Haruno, sebuah rumah yang terlihat sangat suram dengan cat yang sudah mengelupas, belum lagi tanaman merambat yang hampir menutupi seluruh dinding yang ada.

"Bagus, kerja bagus" ucap Sakura yang tengah memuji Shikamaru atas apa yang telah di perbuatnya.

"…" tak ada respon dari Shikamaru

Sakura perlahan berjalan mendekati Naruto, ia memperhatikan Naruto dengan seksama dari ujung kepala hingga kaki, sementara yang ditatap hanya bisa memandang orang yang disebutnya sahabat dengan tatapan kosong.

"Apa bagusnya sih anak ini?" ucap Sakura yang merasa kalau selera Sasuke dalam memilih pasangan sangat buruk.

"Tepati janjimu" ucap Shikamaru tiba-tiba

"Well, karena kau sudah menjalankan semuanya dengan baik, tidak ada masalah" ucap Sakura enteng, lalu memberikan isyarat pada anak buahnya untuk melakukan sesuatu.

Terlihat seorang pemuda dengan surai coklat dengan tato segitiga terbalik di kedua pipinya, memasuki ruangan tersebut dengan wajah yang tiddak bisa di bilang baik-baik saja. Terlihat beberapa luka memar di wajahnya.

'Begitu ya?' batin Naruto

"Kau sudah berjanji untuk tidak menyentuhnya!" marah Shikamaru begitu melihat keadaan Kiba yang Sudah babak belur tersebut

"Mau bagaimana lagi, dia susah diatur" tanggap Sakura

"Kau…"geram Shikamaru

"Kalian, kurung mereka semua!" perintah Sakura dan pergi meninggalkan ruangan tersebut dengan Tawa yang membahana di seluruh ruangan, jika saja ada anak kecil yang lewat disana bisa dipastikan mereka akan berlari ketakutan sambil menangis.

Segera, prajurit suruhan Sakura tersebut memasukkan Shikamaru, Kiba dan Naruto ke dalam penjara bawah tanah yang gelap dan lembab di rumah tersebut.

"Hei lepaskan kami!" teriak Shikamaruyang tentunya itu hanya usaha yang sia-sia saja.

"Cih, Sial" umpat Shikamaru

Tak ada satupun suara yang terdengar dari ketiga penghuni penjara yang lembab dan gelap tersebut. Mereka sibuk dengan pikiran mereka masing-masing. Kiba yang memikirkan pandangan Naruto terhadapnya setelah ini, Shikamaru yang memikirkan caranya dia keluar dari tempat ini dengan Kiba sedangkan Naruto sibuk menatap kedua orang yang mengaku sahabatnya dengan pandangan kosong.

'Flashback'

Setelah Sasuke pergi, Shikamaru berjalan mendekati Naruto serta memandangnya dengan pandangan yang sulit diartikan.

"Naruto… Maafkan aku…" lirih Shikamaru yang tentu saja mendapat tatapan bingung dari Naruto

"A-apa maksudmu Shika? Aku tidak mengerti" kata Naruto

"Maaf…" lirih Shikamaru lagi

"Shika? A-aku…" perkataan Naruto terpotong oleh beberapa sosok yang menurutnya aneh telah menerobos memasuki rumahnya.

Segera sosok tersebut menangkap dan menyeretnya dari kediamannya sendiri.

'Flashback end'

"Jadi permintaan maaf-mu itu untuk ini, ya…" lirih Naruto yang kontan membuat jantung kedua sahabatnya ini berdetak cepat.

"Tidak masalah, ini bukan yang pertama kalinya bagiku diperlakukan seperti ini" tambahnya lagi yang makin mengiris hati kedua orang yang mendengarnya.

"Na-naru ma-maaf" ucap Kiba yang mulai terisak

"Maaf… ya…?" gumam Naruto Lagi

"Ha-ah, apa gunanya itu saat ini…" katnya lagi sambil menutup kedua matanya.

"Sasuke… apa kau akan menolongku~" Sasuke-lah harapan terakhir Naruto, ia berdo'a semoga harapanya kali ini tidak pupus seperti yang sudah-sudah

####

"Kau yakin otouto?" tanya Itachi pada adiknya yang kini tengah mengamati sebuah rumah yang diyakini sebagai tempat persembunyian Sakura.

"Ya, aniki. Tidak ada yang lain, pasti 'putri norak' itu pelakunya! Akan kuhabisi dia sekarang juga" kata Sasuke

"Jangan gegabah Sasuke, bisa berbahaya, kau tidak tau seperti apa Haruno Sakura yang sebenarnya. Kita susun rencana dulu" kata Itachi

"Sasuke… apa kau akan menolongku~"

DEG

"Tidak bisa aniki, aku harus menyelamatkan Naruto sekarang juga" kata Sasuke dan melesat meninggalkan anikinya, perasaannya tidak enak. Sasuke seperti mendengar suara Naruto yang berharap padanya. Oleh karena itulah ia tak bisa lagi menunggu walau hanya untuk sebentar saja. Ia takut sesuatu yang tidak diinginkan terjadi pada angelnya itu.

"Tunggulah Naru~" batinya

TBC

Yak sampe disini dulu, maaf kependekan lagi, lagi dan lagi, lagi don't forget… review please^^

Balesan Review:

Rin Miharu-Uzu: rencana Saku udah pada tau kan…. makasi dah review^^

Ciel-Kky30: ni udah lanjuuutttt…. makasi dah review^^

Yuki amino: iya alurnya emang cepat ma loncat…. Tapi… makasi dah review^^

Ichigo 'Momo' Citrusz: si eyang kakung emang di jamin Happy di sono. makasi dah review^^

Rachan: ho-oh Naru tuh… si Shika tuh emang tegaan… pi apa boleh buat demi Kiba juga…. makasi dah review^^

Majiko harada: maaf emang pendek… Ren kehabisan inspirasi… hehe… makasi dah review^^

.Micha007: haha lemonan GaaNaru? Tidaaakkk! Jangaaan… kasihan si Teme ntar merana… yang dilakukan ma Saku udah tau kan… makasi dah review^^