Dunia Bawah

"Jadi kau gagal Sakura?" tanya Fugaku pada calon menantunya

"Tenang saja paman, aku masih punya rencana yang pasti akan berhasil" kata Sakura

"Sekali lagi, ingat, kau hanya kuberi satu satu kesempatan lagi" Fugaku memperingatkan

"Ba-baik" jawab Sakura tergagap karena sedikit ketakutan oleh hawa yang dikeluarkan calon mertuanya. Kalau rencana kali ini gagal, pupus sudah harapannya untuk jadi istri Sasuke. itu tidak bisa di biarkan pikirnya.

Sakura pun membungkuk memberi hormat dan segera meninggalkan istana raja Uchiha tersebut. Ia benar harus mengerahkan semua yang dimilikinya supaya tidak gagal dalam kesempatan terakhirnya.

"Keluar dari persembunyianmu, Itachi!" kata Fugaku tiba-tiba

"Humph… kau memang hebat tou-sama" kata Itachi setelah membuka kekai yang membuatnya tak terlihat

"Apa maumu?" tanya Fugaku yang mersakan gelagat tidak baik dari putra sulungnya tersebut

"Tidak banyak" kata Itachi santai

"Katakan saja, aku tahu selama ini kau selalu membantu anak tidak berguna itukan?!" kata Fugaku dengan nada yang sedikit meninggi

"Huh, tidak berguna, ya? Jadi kalau dia tidak bisa memenuhi keinginan tou-san dia jadi anak yang tidak berguna?"tanya Itachi

"Dengar! Walaupun kau ayah kami, aku tidak akan segan-segan menghajarmu selama itu menyakiti saudaraku!"lanjutnya kali ini denga sharingan aktif di matanya serta hawa intimidasi yang kuat.

"Omong besar, memangnya kau bisa apa?" tanya Fugaku meremehkan

"Kau menantangku orang tua, lihat dan tunggu!" kata Itachidang langsung pergi dari tempat itu. sekarang ia mengerti mengapa Sasuke selalu bersikap kurang ajar pada ayah mereka, dia memang pantas dibegitukan, pikir Itachi yang juga ikut-ikutan durhaka kaya' Sasuke.

"Danzo" panggil Fugaku pada salah satu pengikutnya

"Ya" ucap seorang paruh baya yang memakai perban disebelah matanya.

"Jalankan rencana itu sekarang!" perintah fugaku

"Baik yang mulia" kata Danzo dan menghilang dari sana (wuih ajib bisa ilang…)

Disclaimer: Masashi Kishimoto Sensei

Pair: SasuNaru

Rate: M

Warning: Abal, gaje, AU, typo merajalela, OOC, BL, cerita pasaran, alur kecepatan, loncat-loncat de el el

Happy reading minna \^0^/

'FALLING'

"Pagi Dobe…" sapa seorang pemuda raven dengan style pantat ayam aka Sasuke pada sang terkasih, Uzumaki Naruto.

Naruto yang baru saja terbangun langsung kaget begitu mendapati Sasuke berada di sebelahnya tanpa sehelai benangpun di tubuhnya. Reflek Naruto yang melihat hal itu menendang Sasuke keras hingga Sasuke jatuh dari tempat tidur.

"A-apa yang telah kau lakukan padaku Teme!" terik Naruto yang langsung menutupi tubuhnya dengan selimut begitu mendapati kondisinya sama dengan Sasuke.

"Apa yang kulakukan? Yang benar itu apa yang telah kita lakukan Do-be-chan" bisik Sasuke seduktif

Muka Naruto memerah begitu mendengar kata-kata sasuke

"MESUM!" teriak Naruto dan langsung berlari ke dalam kamar mandi

"Ne, Dobe buka pintunya, ayo mandi-sama-sama" Kata Sasuke sambil mengetuk-ngetuk pintu kamar mandi

"TIDAK! Aku tidak mau!" teriak Naruto dari dalam

Setelah menunggu beberapa saat Naruto tidak lagi mendengar sura Sasuke

"Aman" lirihnya

"Aman dari apa?" tanya sebuah suara baritone yang membuat wajah Naruto pucat seketika

"Ka-kau…"

"Kau tidak lupa aku ini apa kan?" potong sasuke disertai seringai mesum andalannya

"Gyaaa… Teme.. tidak jangan sentuh…" teriak Naruto (poor Naru)

^-^;

"Ini semua salahmu Teme!" kata naruto yang sedari tadi terus saja memegangi bokongnya yang terasa sakit. Sedangkan Sasuke hanya menyeringai senang melihat Naruto yang seperti itu.

"Teme!" pekik Naruto ketika dirasanya sebuah benda kenyal mendarat sekilas di bibirnya

"I love you" kata Sasuke tiba-tiba yang pastinya membuat wajah Naru semakin gosong saja

"Ka-kau…"

"Katakan Dobe, apa benar kau tidak takut padaku yang bukan manusia ini?" tanya Sasuke lirih

"Aku mencintaimu teme, siapapun kau" kata Naruto yang melai medekati wajah Sasuke dan menciumnya lembut

Ciuman lembut tersebut perlahan menjadi lumatan-lumatan yang semakin lama semakin panas

"Mmhghh.. Te-temeh…" desah Naruto di sela ciuman mereka

TOK TOK TOK

Suara ketokan pada pintu mengganggu kegiatan kedua insan tersebut.

"Te-teme…ah… ada yang datang..ngh.." kata Naruto yang berusaha menghentikan Sasuke

"Tidak usah biarkan saja" tanggap Sasuke datar, siapa yang mengganggu moment berharganya sih, batin Sasuke kesal

TOK TOK TOK

Lagi pintu itu di ketuk

Tak punya pilihan lain, dengan sekuat tenaga yang dia punya Naruto sukses menendang Sasuke(lagi)dan membuatnya jatuh dengan tidak elitnya dari atas sofa dimana mereka duduki

"iya… tunggu sebentar…" kata Naruto yang sedang merapikan pakaiannya yang berantakan karena ulah Sasuke

CKLEK

Naruto membuka pintu rumahnya dan seketika tubuhnya menegang begitu malihat siapa yang datang

"Ka-kalian…" gagap Naruto begitu melihat Shikamaru Dan Kiba saat ini berada di depannya.

"Na-naru.."

"Pulanglah!" potong Naruto atas perkataan Kiba tadi

"Ta-tapi Naru…" kata Kiba

"PERGI!" teriak Naruto

BLAM

Dengan segera ditutupnya pintu itu, entah kenapa begitu melihat kedua orang yang pernah menyandang gelar 'sahabatnya' itu membuat kenangan menakutkan yang dialaminya bagai terputar bagai sebuah kaset di pikirannya. Ia tak bisa lagi mempercayai siapapun kecuali Sasuke dan Iruka-sensei, tapi saat ini Iruka-sensei sedang tidak ada karena pergi melanjutkan kuliahnya keluar negri.

"Naru…" kata Kiba miris melihat perlakuan Naruto pada mereka. Memang kalau dipikir-pikir mereka pantas menerimanya, tapi apakah tidak ada lagi kesempatan untuknya dan Shikamaru?

"Sudahlah Kiba, kita coba lain waktu saja" kata Shikamaru yang berusaha menghibur kekasih hatinya tersebut.

"Sepertinya itu sia-sia" kata Sasuke yang muncul entah dari mana

"Apa maksudmu?" tanya Shikamaru tidak suka

"Kalian benar-benar tebal muka ya, berani sekali datang kesini setelah menyakitinya" jawab Sasuke enteng

"I-Itu…" Kiba tak bisa melanjutkan kata-katanya karena apa yang dikatakan Sasuke itu ada benarnya.

"Lebih baik kalian hentikan saja" saran Sasuke

"Itu urusan kami, dan kami ini Sahabatnya!" kata Shikamaru dengan nada yang meninggi, jelas tersirat kemarahan disana

"Sahabat? Setelah semua yang kau lakukan kau masih bisa bilang begitu?" sinis Sasuke

"Memalukan" lanjutnya

"Kau!" kata Shikamaru yang mulai kesusahan menahan amarahnya

Dengan cueknya Sasuke berjalan melewati kedua orang itu dan kembali memasuki kediaman Uzumaki tersebut. Ia yakin saat ini Dobe-nya pasti sedang menangis, tapi tiba-tiba saja langkahnya terhenti

"Ini peringatan untuk kalian, menyakitinya sekali lagi berarti MATI" kata Sasuke tanpa menoleh pada Shikamaru dan Kiba tapi sangat Terasa hawa intimidasi yang dikeluarkannya sehingga membuat kedua orang tersebut gemetaran. Dan Sasuke pun menghilang di balik pintu tersebut

"Ba-bagaimana ini Shika…" isak Kiba

"Sssttt tenang saja kita coba lagi lain kali, sekarang kita pulang dulu" kata Shikamaru

'apa benar sudah tidak ada maaf untuk kami Naru' batin Shikamaru

TBC

Replies from review:

Gunchan CacuNalu Polepel: baku hantam?Ada, pi blom saatnya, tunggu aja ya… makasi dah review^^

Khukhukhukhudattebayo: Gaara emang berani ma Sakura secara dulu ada ehem ehem juga, makasi dah review^^

Ichigo 'Momo' Citrusz: Neji lagi pergi mengembara jadi ga muncul dulu, buat sementara biar Gaara rebutan Naru ma Suke dulu sampe Nejinya pulang hahaha makasi dah review^^

Yuki amano: hubungan GaaNaru yang dulu ya, kalo dibilang hampir pacaran gitu pi ga jadi. Trus Gaara itu RAHASIA hahaha… makasi dah review^^

Two Brother Crazy Lady and Boy: tenang Gaara emang mo ngerebut Naru… makasi dah review^^

Devilojoshi: lemonan GaaNaru ya…. Gimana ya…. (Sasu: awas lo thor, kalo kejadian gw jadiin umpan hiu lo di laut* hiiii)… makasi dah review^^